Novel ini menceritakan kisah tentang seorang wanita yang bernama Ailin yang selalu di sakiti oleh suami pertamanya sampai membuatnya harus kehilangan anak yang masih ada di dalam kandungannya.
Penghianat suaminya yang di lakukan terus-menerus membuat pernikahan mereka berakhir dengan kata cerai.
Apakah Ailin bisa move-on dari masa lalunya dan masihkah ada pria yang baik hati dan menyayanginya apa adanya. Temukan ceritanya di season kedua dari novel Pernikahan Kontrak Ailin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyesalan Datang Terlambat.
Tuan besar Sea yang sedang berbicara dengan istrinya langsung melihat kearah Radja dan juga Holly yang sedang berjalan mendekati mereka, sebenarnya Radja begitu enggan pergi meninggalkan rumah ini entah apa yang membuat pria itu sepertinya betah berlama-lama di dalam rumah Tuan besar
Sea ini. Ataukah mungkin karena Radja merasa senang karena dia bisa dekat dengan Ailin lagi.
“Holly Radja, kalian mau kemana?” tanya Tuan besar Sea sembari membubarkan banyak pengawal yang sedang berada di depannya saat ini.
Semua pelayan langsung membubarkan diri setelah mereka melihat isyarat tangan tuan besar Sea.
“Tuan, Nyonya. Kami mau berpamitan pulang dulu sebab hari sudah larut malam dan hanya kami tamu yang masih tersisa di dalam rumah ini,” ucap Holly sembari tersenyum melihat Tuan besar Sea dan juga Nyonya besar Sea secara bergantian.
“Iya benar apa yang istri saya katakan,” Radja menimpali ucapan istrinya itu dengan menatap kearah Tuan besar Sea sekilas. Nada suara Radja terdengar begitu berat bagi siapa saja yang mendengarnya seolah pria itu mengatakan hal tersebut dengan terpaksa.
Tuan besar Sea melihat kearah Radja entah apa arti dari sorot mata pria paruh baya itu saat ini, “Holly, Radja tinggal semalam di rumah ini Adam dan juga Ailin akan sangat menyukai jika kalian berdua mau menginap di
sini semalam,” ujar Tuan besar Sea dengan menatap kearah Holly.
Sebenarnya Holly ingin sekali menolak permintaan Tuan besar
Sea namun wanita ini tidak ingin mengecewakan Tuan besar Sea yang telah
menawarkan hal baik padanya, “Baiklah, saya dan juga Mas Radja akan bermalam di
sini karena permintaan Tuan besar Sea,” ucap Holly dengan di akhiri tawa renyah
dari bibirnya.
"Terimakasih Nak Holly," ucap Nyonya besar Sea sembari menepuk lembut beberapa kali lengan wanita itu.
Pelayan rumah Tuan besar Sea sedang berjalan mendekati Radja dan juga Holly yang berada di hadapan majikannya. Pelayan yang kelihatan masih muda dan juga cantik itu
mengantar Holly dan juga Radja menuju ruang tamu kedua di lantai bawah rumah
ini.
Sedangkan pelayan lainnya mengantar Sani menuju ruang tamu pertama rumah
ini yang letaknya berada di samping kamar Radja dan juga Holly istirahat. Karena hari sudah larut malam Nyonya besar Sea mengistirahatkan tubuhnya yang sudah merasa lelah sebab sejak pagi wanita paruh baya itu belum beristirahat sama sekali dia sedang sibuk menjamu para tamu yang datang ke acara pernikahan putrinya ini.
Di lantai bawah tersisa hanya pelayan yang sedang sibuk membersihkan rumah ini. Tuan besar Sea dan juga Pak Ray masih mendudukkan tubuhnya di sofa yang berada di ruang tamu rumah itu Pak Ray sejak dari tadi begitu penasaran, dengan apa yang sampai membuat Tuan besar Sea membiarkan Radja menginap di dalam rumah ini, pria itu segera menanyakan apa alasan Tuan besar Sea melakukan hal ini.
“Tuan Sea, bolehkah saya bertanya?” ucap Pak Ray terlebih dulu dengan hormat sebelum dia membuka mulutnya untuk menanyakan hal yang mungkin saja bisa membuat Tuan besar Sea merasa tersinggung.
“Aku sengaja menyuruhnya berada di sini agar dia melihat sendiri jika mantan istrinya itu benar-benar sudah melupakan dirinya dan
memulai kehidupan baru bersama pria lain yang jelas-jelas jauh lebih baik dan juga lebih bisa menjaga Ailin melebihi pria bodoh itu,” ucap Tuan besar Sea sembari menatap kearah Pak Ray yang langsung terkejut mendengar apa yang di ucapkan oleh Tuan besar Sea barusan.
Tuan besar Sea bukanlah seorang peramal yang bisa membaca pikiran seseorang, namun melihat wajah Pak Ray yang sejak dari tadi menatap dirinya dengan penuh tanda tanya membuat Tuan besar Sea bisa menebak apa yang sedang di pikirkan oleh pria yang kini duduk di sampinya itu.
“Tuan maafkan saya yang dengan lancang mempertanyakan keputusan anda,” ucap Pak Ray sembari menunjukkan wajah merasa bersalah.
Tersenyum sekilas sebelum bicara, “Aku tau kau memberanikan diri bertanya padaku karena tidak ingin melihat Adam dan juga Ailin tersakiti lagi,” ucap Tuan besar Sea sembari beranjak berdiri dari posisi duduknya.
“Sekali lagi Maafkan saya Tuan besar Sea,” ucap Pak Ray sembari ikut beranjak berdiri dari posisi duduknya dan segera membungkukkan badannya di depan Tuan besar Sea dengan penuh hormat.
“Pergilan untuk beristirahat, Istrimu pasti sedang menunggumu menyampaikan kabar ini sebab aku tau Sani juga begitu menyayangi putriku,” ucap Tuan besar Sea sembari langsung beranjak meninggalkan Pak Ray yang masih berdiri menatap kepergiannya.
Tuan besar Sea bahkan mengetahui apa yang sedang Sani pikirkan saat ini, karena tanpa Pak Ray dan juga Sani sadari jika saat mereka
berdua sedang membicarakan tentang Radja, pengawal Tuan Sea tak sengaja berjalan di berlakang mereka dan segera memberitahukan apa yang pengawal itu
dengar pada majikannya.
kamar Radja dan juga Holly.
Holly sedang duduk berselonjor di tempat tidur wanita itu sedang sibuk memainkan ponselnya! Holly sedang sibuk tertawa sendiri karena sedang berbincang-bincang dengan teman sosialita ya di dalam grup WHATSAPP miliknya. Radja yang berada di sampingnya melihat kearah istri yang selalu
mengabaikannya itu.
“Holly, ayo istirahatlah sudah pukul 01,00 malam.” Ucap Radja sembari memeluk pinggang istrinya yang masih duduk dengan menyandarkan punggungya di tempat tidur.
Menjauhak kasar tangan suaminya dengan mata melotot, “Apa sih Mas, kau tidak lihat aku sedang sibuk berbicara dengan teman-temanku! Manja sekali sana tidur sendiri,” maki Holly sembari bernajak bengun dari tempat tidur dan berjalan menuju sofa yang terletak di bawah ranjang itu.
Tanpa memiliki perasaan sedikitpun pada suaminya, waniat itu langsung melanjutkan lagi membalas pesan pada temannya di dalam grup WHATSAPP miliknya. Radja hanya bisa menghela nafas panjang melihat sikap istrinya itu.
Radja menatap ke langit-langit kamar tamu ini yang berwarna putih tanpa cela sedikitpun. Dia membayangkan jika saja yang berada di sampingnya saat ini adalah Ailin maka wanita itu tidak akan pernah menolak keinginannya ini.
Radja tak hentinya menyesali apa yang dia lakukan di masa lalunya, sekarang pria itu baru mengerti bagaimana rasanya tak di anggap dan juga di abaikan oleh pasangannya. Radja juga membayangkan Ailin sedang bersenang-senang di kamar sebelah dengan pria lain membayangi hal itu seakan membuat Radja begitu marah.
Kamar Pengantin.
Ailin sedang tertidur dengan begitu lelap di dalam dekapan suaminya, Pasti wanita itu merasa kelelahan karena Suaminya mengulang adegan yang sama sampai beberapa kali dengan durasi yang begitu lama.
Adam masih belum bisa memejamkan matanya sebab dia begitu bahagia bisa melihat Ailin di sampingnya setiap saat.
SETELAH BACA JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN JUGA KOMENTAR YA. . .
Jadi nikmatilah buah dari apa yg kau perbuat sama Ailin ok!! Hareudang..hareudang..hareudang panas panas panas.....nih lagu wat Radja ketika liat kemesraan Aili. dan Adam.
Aku setuju dengan pernikahan Ailin dan Adam, bayangin aja suami bawa pacarnya kerumah terus dia berhubungan intim dan istrinya diabaikan padahal baru melahirkan dan kehilangan anaknya. Iiuuhhh jijik .... suami abis celap celup sama pacarnya terus pengen pertahanin penikahannya?? gak semua wanita mau menerima suami seperti itu ya, mending pergi aja relakan suaminya sama selingkuhannya bersama kan cocok tuh pasangan lalat dan sampah.
mana yang benar Holly cinta deri atau raja
ada bab Holly seperty udah sangat jatuh cinta sama deri hingga tidak mau pisah dari deri tapi di bab lain dijelaskan deri hanya pelampiasan dan dia masih sangat cinta dengan raja, puyeng gua
kenapa ga sendiri aja ya.....
maaf kalo lancang.....
selamat buat Ailin dan adam
raja....... gigit jari
selamat buat Adam....