Luna gadis berusia 21 tahun karena tidak ingin terluka karena cinta untuk kesekian kalinya akhirnya memutuskan menikah dengan Alfin yang baru dikenalnya 5 bulan. Bagi Luna Alfin adalah sosok pria yang baik,alim,dan juga sangat menghormati kedua orangtuanya makanya Luna mantap untuk dinikahi Alfin
Tapi tanpa sepengetahuan Luna ternyata Alfin masih sering komunikasi dengan Kiki mantannya,dan masih mencintai Kiki.....bagaimana kisah luna selanjutnya yuk jangan ikuti kisah luna terusss yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Komah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bimbang
Saat ini mereka sedang menonton TV d ruang tamu sambil mengawasi adifa dan adnan yang sedang bermain puzzle angka dan huruf.
Dek,katanya mungkin mas ali tidak jadi pindah ke Jawa besok pas shafa SD.ucap alfin
Emangnya kenapa mas?tanya luna
Karena istrinya mas ali sekarang lagi hamil, ucap alfin
Alhamdulillah mau tambah keponakan lagi , kok ya hamilnya pas kita udah beli rumah ya mas ,ucap luna
Ya nggak papa dek, hitung-hitung ini bisa jadi tabungan buat kita. Dan udah lega kalau udah rumah sendiri ,ucap alfin
Iya sih mas, jawab luna
Lagian nggak ada ruginya juga ya mas kalau udah punya rumah sendiri, walaupun mas ali nggak jadi pindah ke Jawa sekarang. Lanjut luna
Iya dek,jawab alfin
Tak terasa alfin dan keluarga kecilnya sudah tinggal di rumah mereka selama 2 tahun,dan adifa pun kini mulai sekolah Taman kanak-kanak (TK). Setiap pagi ada saja kerempongan dikeluarga ini, dari adifa yang akan sekolah tapi susah bangunnya, adeknya yang minta ikut sekolah. Seperti pagi ini adifa yang lagi marah karena buku gambarnya yang dicoret-coret adnan.
Kakak ayo bangun, udah jam 6 kak. Ucap luna
Masih ngantuk bu,ucap adifa
Iya nanti habis mandikan udah nggak ngantuk,jawab luna
Iya bu,jawab adifa bergegas kekamar mandi
Setelah selesai mandi adifa pun sarapan sambil membuka buku gambarnya karena mau melanjutkan mewarnai yang tadi malam
Ibuuuuu,buku kakak kok dicoret-coret. Siapa yang coret-coret.ucap adifa
Ibu nggak tau kak, coba ibu lihat. Jawab luna
Pasti adek ya, tunjuk adifa ke adnan
Yang ditanya pun hanya senyum kegirangan sambil tepuk tangan
Adek pokoknya nggak boleh nganter kakak sekolah, ucap adifa sambil marah
Kenapa? Tanya luna
Ya adek jahat, ini kan buku kakak. Harusnya minta izin dulu, jawab adifa
Ya kan adek masih kecil kakak,adnan belum tau. Ucap luna
Pokoknya nggak boleh nganter kesekolah,ucap adifa sambil pergi keluar
Heemmm, luna pun menarik nafas sambil geleng-geleng melihat kelakuan adifa
Mas,jagain adnan ya. Kalau adnan ikut nanti adifa tambah marah, ucap luna
Iya dek, mas sama adnan dirumah. Jawab alfin
Kemudian luna pun mengantar adifa ke sekolah. Setelah mengantar adifa ke sekolah, luna pun langsung pulang untuk melanjutkan pekerjaan rumah yang tidak pernah habisnya. Setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah selesai,luna bermain bersama adnan sambil menunggu jam adifa pulang sekolah.
Saat luna menjemput adifa bersama adnan pun adifa sudah tidak marah lagi ke adnan. Dari kejauhan adifa sudah memanggil adnan
Dedek adnan,halooooo. Seru adifa sambil melambaikan tangan
Halooooo kakak,jawab adnan sambil melambaikan tangan juga
Adifa pun lari menghampiri ibunya dan adeknya,kemudian salim dan naik motor. Setelah sampai rumah, adifa pun bercerita banyak ketika tadi disekolah
Kakak hari ini hebat, puji luna
Iya bu, tapi kakak bosen dirumah. Nggak ada temennya, nggak kaya dirumah nenek banyak temennya. Ucap adifa
Kakak mau main kerumah temen kakak? Tanya luna
Nggak mau lah,jawab adifa
Kalau kakak mau,ibu anterin, tawar luna
Nggak mau, dirumah aja.jawab adifa
Ya udah kalau begitu,jawab luna
Adifa sering sekali bilang kalau dirinya bosan dirumah yang sekarang,karena merasa tidak ada temannya. Sedangkan anak kecil dirumah neneknya banyak,setiap adifa kerumah neneknya pasti anak-anak tetangga maupun saudara banyak yang nyamperin untuk bermain bersama.Ada temannya tetangga sebelah,tapi beda sekolah dan semenjak sekolah jarang ketemu makanya dia sering bilang bosan. Adnan pun demikian,dirumah neneknya betah banget kadang palah nggak mau pulang.
Kadang luna bingung mau menanggapi apa,tapi ini kan dirumah sendiri masa mau pindah lagi, tapi kalau tidak di tanggapi adifa sering mengeluh tidak punya teman. Temannya hanya disekolah sama ngaji saja. Luna pun sampai galau kalau memikirkan itu semua,sedangkan alfin bilangnya " pikirkan aja besok,lagian adifa lulus TK.nya masih lama".
Terimakasih🙏🙏😍😍
jangan lupa follow dan ikuti terus ceritanya ya kak😍😍