Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perpisahan cindy
Sesampainya di Villa, andini dan deva bergandengan tangan dari gerbang hingga sampai di depan pintu. Namun ketika hendak membuka pintu aldo dan cindy sudah terlebih dulu membukanya.
"eh kalian mau kemana?? "tanya deva.
" oh gue, mau pacaran lah ma cindy, emang loe doang yang bisa. "balas aldo sambil menggandeng tangan cindy.
Cindy yang kaget tangannya dipegang oleh aldo, hendak melepaskan tangannya, namun aldo malah menggenggam tangannya lebih erat. Cindy langsung memelototi aldo, namun aldo hanya tersenyum sambil mengode cindy agar tetap mengikuti caranya. Terpaksa cindy pun mengikuti cara aldo.
"loh kalian kapan jadiannya? Kok elo gak pernah cerita sih cin. "tanya andini.
" gue sama aldo mah enggak jadian din, loe tau kan aldo kayak gimana?? Biarin aja lah apa kata dia, haha,, iya gak al?,"sambung cindy.
"tau...."jawab aldo singkat
"ah loe gimana sih cin, tinggal bilang iya kenapa, gue mau bantuin loe, karna gue yakin loe males banget kan pagi pagi ketemu mereka gini. "
" oh kita duluan yaa, mau ke pasar, kata cindy mau masak buat kita semua. "ucap aldo yang udah bete.
" oiya gue juga mau masuk dulu bro,, haus gue, ayo yank buruan masuk jangan gangguin orang pacaran. "kata deva sambil menarik tangan andini.
" eh guys gue masuk dulu ya. Ati ati ya al, cin. "kata andini.
" iya beb. "balas cindy.
Akhirnya aldo dan cindy pun pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan mereka semua. Sedangkan andini dan deva kini sudah masuk ke kamar mereka masing² untuk membersihkan diri.
Namun tiba tiba ada suara teriakan dita dari taman belakang, dan beni yang mendengar suara itu langsung bergegas ke taman belakang.
"uaaaaaaaa, tooooollllooong. "teriak dita.
" lho kenapa dit, teriak teriak. "jawab beni.
" ben tolong tadi ada ular di balik semak semak itu."kata dita yang wajahnya mulai pucat.
"lho diem oke,,, gue cari kayu dulu, jangan gerak ya,jangan panik ya dit.. "balas beni.
" cepetan ben,, gue takut. "dita sudah mulai menangis.
Beni pun langsung mencari kayu ke dapur, dan setelah mendapatkannya beni langsung kembali ketaman belakang dan melihat ular itu. Dengan sigap beni langsung memukul kepala ular itu, dan akhirnya ularnya pun mati.
Beni yang melihat dita berjongkok ketakutan langsung mendekati dita, dan memeluk dita.
"are you oke?? Udah jangan nangis lagi ularnya udah mati kok mending kita masuk kedalem dulu,. "kata beni.
Dita pun langsung menganggukan kepala dan berjalan sambil di bantu oleh beni.
Sesampainya di dapur andini dan deva pun juga langsung lari ke taman belakang, karna waktu dita berteriak andini dan deva sedang mandi di kamar mereka masing².
" ada apa bro, tadi gue denger dita teriak teriak minta tolong. "tanya deva.
" loe kenapa beb, kok muka loe pucet gitu, ada apa sih ben. "tanya andini juga karna melihat dita yang begitu pucat.
" tadi ada ular ijo di taman belakang, ya emang kecil sih cuma kalo matuk bahaya bisa mematikan bro. "balas beni.
Andini pun langsung memeluk dita yang masih ketakutan,
" loe ngapain sih beb di taman belakang sendirian, gue takut loe kenapa² untung ada beni dirumah, soalnya aldo sama cindy juga lagi kepasar, loe udah gpp??. "tanya andini.
" gue udah gpp beb, tadi gue gak ada kerjaan liat Villa sepi jadi gue inisiatif aja buat beres² sisa pesta kita kemaren. "balas dita.
" lain kali jangan gitu lagi ya. "andini pun langsung memeluk dita.
"iyaa beb,, gue udah baikan kok, btw makasih ya ben, loe udah tolongin gue." ucap dita.
"iya Sama sama. "balas beni.
" lha gitu dong sekali kali akur,hahahaha. " deva yang menggoda beni dan dita langsung mendapatkan cubitan dari andini di perutnya.
" ampun yank, sakit yank. "deva memelas kepada pacar kesayangann itu.
" makanya lain kali kalau bercanda liat situasi dulu. "andini langsung mengomeli deva.
" udah woi berantemnya, gue ma dita akur kok loe yang jadi berantem sih. "hahahaha beni pun langsung menggoda deva balik.
Beberapa waktu kemudian aldo dan cindy yang berniat belanja ke pasar tidak jadi dan malah membeli makanan siap saji.
" guys ayo kita makan... "ucap cindy.
" lho katanya mau masak kok malah beli makanan. "tanya andini.
" tadi gue pikir daripada kalian ribet ribet masak mending kita langsung makan aja, lagian udah siang juga. "jawab aldo.
" oh okee, alhamdulillah deh kita gak capek capek masak buat kalian,. Xixixi"balas andini.
"eh cin jangan maen ke taman belakang sendirian ya, tadi dita pas mau beres² taman belakang ada ular ijo, untung ada beni."
"sumpah loe?? Terus loe gpp kan beb? "tanya cindy yang khawatir.
" gue udah gpp kok beb, cuma agak trauma dikit aja. "balas dita.
" yaudah buruan makan gue udah laper."sahut beni.
Akhirnya mereka semua makan bersama dan ditengah tengah makan mereka deva langsung memulai pembicaraan.
"guys, gue pengen kalian jadi saksi hariini ya."
"maksud loe gimana dev,??,"tanya Aldo.
Deva pun langsung mengeluarkan kotak kecil dan membukanya.Diambillah cincin itu dari kotak dan...
"yank gue pengen suatu saat kamu jadi ibu untuk anak anak ku dan setelah lulus kuliah aku ingin melamar kamu jadi istriku. Dan cincin ini sebagai tanda cinta ku buat kamu. "deva langsung memakaikan cincin itu di jari manis andini.
Andini yang tak percaya dengan apa yang dilakukan deva hanya diam dan airmata nya pun langsung jatuh.
" iya yank aku juga cuma mau kamu jadi suamiku nanti. "balas andini.
" ya ampun sweet banget sih loe dev, beruntung loe din dapet cowok kayak dev. "celetuk dita yang baper dengan kejadian barusan.
Cindy yang baru saja melihat adegan barusan langsung meneteskan airmata nya yang sudah tidak bisa ditahan lagi.
" eh loe kok ikut nangis beb, "tanya dita.
" oh gue terharu aja liat andini ma deva, kira kira gue bisa gak ya dapet cowok yang kayak dev gini. "jawab cindy.
" itu ada kok cin, disamping loe. "balas andini.
Aldo yang sudah enek melihat adegan barusan langsung mengalihkan pembicaraan dan disatu sisi juga berusaha menolong cindy dari sakit hatinya.
" eh btw loe pada mau kampus dimana??,"tanya aldo.
"oh gue ma dev udah janjian gak satu kampus kok, dev mau di kampus bhakti nusantara, gue mau di Bina Karya."jawab andini.
"loh kenapa gak sekampus beb, bukannya kamu pengen banget masuk ke universitas bhakti nusantara,? "tanya dita.
" enggak beb, gue gak mau aja jalanin hubungan monoton pengen ada tantangannya juga. Lha loe mau kuliah dimana beb?? "jawab andini.
" gue mau di universitas bhakti nusantara beb, ntar dev biar gue yang pantau deh beb.hehehe"balas dita.
"lha loe al mau dimana??kalo beni kan mau di universitas bina karya jadi ada yang mantau andini juga, iya gak yank?? "tanya deva,
" heeemmmm. "sahut andini.
" gue mau satu kampus sama andini juga. "kata aldo.
" oh kalo gitu gue titip andini ya. "jawab deva.
" oke... "balas Aldo.
" jangankan suruh jagain dikampus, bentar lagi gue yang bakal jagain dirumah juga, siap siap aja lo dev.. Puas puasin aja kalian, bentar lagi gak bisa kalian mesra mesraan kayak gini, dan jangan mimpi jadiin andini istri loe. Gak semua yang loe mau bakal kesampaian."gumam aldo sambil tersenyum licik.
"eh btw loe kuliah dimana ntar beb??,"tanya andini pada cindy.
"oh iya gue disini sekalian mau sampein ke kalian, kalo besok hari terakhir gue di Indonesia, gue pamit ya, karna gue mau kuliah di Belanda ikut om tante gue. Makanya gue minta acara ini buat perpisahan kita. Maafin gue ya kalo selama ini gue ada salah ma kalian. "ucap cindy.
" beeebbb..... "teriak dita dan andini yang kaget.
" loe kenapa gak kuliah disini aja sih, sekampus ma gue atau dita kan bisa. Ngapain jauh jauh ke Belanda?? "tanya andini.
" maaf beb ini udah jadi keputusan gue. Toh disini gue juga sendiri. Mama papa selalu sibuk di Australia,tempat kakak gue. "jawab cindy.
" bebepppp.....huaaaahhuaaa...."dita pun menangis tersedu sedu
"bentar lagi geng kita gak lengkap lagi dong, huuuuaaaa.... "teriak dita.
" udah beb, kita kan masih bisa vcall an, dan gue janji kalo lo ntar nikah ma deva gue pasti dateng beb, dan elo juga bebep dit. "sahut cindy.
Dan mereka bertiga kini berpelukan sebagai hari terakhir dan hari perpisahan dengan sahabat mereka cindy.
" jangan lupain kita yaa beb,,, "jawab andini dan dita bersamaan.
" pasti beb. "balas cindy.
Aldo yang melihat kesedihan mereka bertiga hanya melirik deva sambil berkata dalam hati.
" ini semua gara gara lo dev, liat aja cindy bukan dateng di pesta pernikahan loe ma andini. Tapi pernikahan gue sama andini dan gue pastiin itu. "batin aldo sambil mengepalkan tangannya.