Aska dan Carla 2 pewaris Geng saling bermusuhan yang yang tanpa sengaja bertemu dan saling jatuh Cinta. dibawah tekanan Para Tetua Geng yang tidak ingin mereka bersama, mereka berdua tetap nekat untuk bersama.
Carla juga di buru karena di anggap mengandung anak kutukan yang bisa menghancurkan keberlangsungan kedua geng.
Kisah kelam masa lalu membuat kedua geng saling menahan diri untuk tidak berperang semakin membuat semuanya menjadi tegang.
Novel ini benar-benar novel baru dengan ide dan gagasan baru, di luar dari 4 novel sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fonzo manek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pegawai Kantor dan Voucher Belanja
Aku niatnya mau refreshing di tengah keramaian. Ini sama saja kayak di rumah. Manding aku dirumah Lanjut Carla dengan bete
"Aku sengaja melakukan ini. Untuk mengurangi polusi dan keramaian, kondisi kamu belum stabil untuk berada di keramaian."
"Pokoknya gak mau tau. Aku mau pulang." Rengek Carla
Aska yang kebingungan segera menelpon Kantor pusat menyuruh semua karyawan yang tidak sibuk menyusulnya ke Mall.
Aska memberi Voucher belanja 5 juta kepada setiap pegawai yang datang ke Mall.
Sebelum ke Mall, para pegawai sudah di briefing untuk menyapa dan bersikap ramah terhadap Carla.
Mereka juga di ijinkan untuk membawa serta keluarga yang tidak berhalangan membuat semua pegawai sangat senang.
Pegawai yang mendengar pengumuman itu segera berbondong-bondong ke Mall yang di bilang Aska.
Apa lagi CEO mereka yang meminta di Tamba Voucher belanja 5 juta ke masing-masing orang membuat mereka semakin tertarik untuk kesana.
Jarak tempuh yang dekat membuat para pegawai kantor pusat yang jumlahnya hampir seratus orang tiba mall dengan cepat.
Carla yang bete sambil bermain game yang ada di mall di kagetkan dengan pengunjung Mall yang tiba-tiba menyeruduk masuk.
Mereka semua berusaha mencari tau dimana Carla dan menyapanya dengan ramah.
Suasana Mall yang tadi sepi mendadak ramai dengan banyak pengunjung.
Itu membuat mood Carla kembali naik. Dia mengajak teman-temannya untuk berbelanja kebutuhan mereka.
Antusias dan semangat Carla membuat Aska tersenyum puas. Tidak mudah membuat Wanita satu ini bahagia.
Aska yang ikut senang melihat Carla bahagia membebaskan mereka berbelanja apapun dengan harga berapapun.
"Mas..... Cape. Rajut Carla setelah mengelilingi Mall"
"Istrahat dulu disana sambil mesan minuman." di balas anggukan Carla
Gia dan Bella hanya mengikuti apa yang di katakan Carla bersama perawat.
Belum juga pesanan datang, Carla sudah tertidur pulas di bahu Aska membuat Aska, Gia dan Bella hanya bisa menggelengkan kepala.
Dokter Harlan yang baru saja datang hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kegilaan Aska.
"Gak usah lebay. Buruan pesan makananmu. aku hanya mengikuti saranmu."
"Waowww..... Aku cukup kagum denganmu, putri tidur. Kamu saat ini sudah menjadi topik pembicaraan di berbagai media sosial. CEO Mandat Corporation menyewa 1 Mall agar tunangannya yang sakit bebas berbelanja di Mall. Belum lagi kamu memberi Voucher belanja pada karyawan pusat agar menemani tunanganmu di Mall."
"Apa yang bisa kulakukan. Dari pada singa betina ini mengamuk di rumah, Manding aku lakukan ini." Ucap Aska dengan santai
"Aku bukan singa, Mas Aska. Imut kayak gini di bilang singa." Ucap Carla yang masih setengah mengantuk karena baru tersadar
Membuat Aska menatap Dokter Harlan dengan tatapan membunuh. Ingin rasanya Dia mengulik Doker Harlan saat itu juga.
Yang di tatap cuma diam sambil berlindung diri pada Gia yang ada di sampingnya.
"Ayo segera makan. Kita nungguin kamu karena ketiduran tadi." Ajak Aska sambil membenarkan posisi duduk Carla
"Ayo. Aku juga lapar. sekarang juga sudah waktunya aku minum obat."
Suster yang sejak tadi di samping mereka segera mengeluarkan obat yang mereka bawa untuk Carla.
Melihat obat yang cukup banyak membuat Gia dan Bella bergidik ngeri.
"Makanya mulai dari sekarang jaga kesehatan kalian. Jangan sampai kalian mengalami hal yang sama denganku" Nasehat Carla sambil menunjuk mereka menggunakan sendok yang dia gunakan saat ini di balas anggukan kedua sahabatnya yang sudah lapar.
Mereka menghabiskan waktu di Mall hingga sore baru kembali ke rumah. Sedangkan para pegawai bebas menghabiskan waktu disana hingga Mall di tutup.
Happy Reading, Guys
tetap semangat yah thor