NovelToon NovelToon
Dilamar Tuan Ibrahim

Dilamar Tuan Ibrahim

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pa'tam

Jatuh cinta pandangan pertama bisa saja terjadi.
Dan katanya pacaran setelah menikah sangat indah.
Benarkah?
Simak yuk dan temukan jawabannya disini.

Seperti biasa cerita ini hanya fiktif, jangan dikaitkan dengan dunia nyata, oke!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

Setelah selesai mengurus buku nikah dan menandatangani nya Ibra segera membayar biayanya. Setelah itu mereka pun keluar.

Abi Abdullah dan umi Sa'diah sudah masuk terlebih dahulu kedalam mobil. Mereka akan pulang langsung ke pesantren.

Semalam Abi Abdullah beserta istri dan anaknya juga langsung pulang ke pesantren setelah acara ijab kabul.

Ibra dan Viora akan pergi ke mall terlebih dahulu, keduanya ingin membeli sesuatu. baru setelah itu mereka akan ke mansion.

Ibra sengaja tidak memberitahu kan sang bunda. Biar bundanya nanti menjerit saat melihat menantu kesayangannya datang.

"Kamu mau beli apa sayang?" tanya Ibra.

"Beli sesuatu untuk buah tangan, masa berkunjung tidak bawa apa-apa," jawab Viora.

Ibra tersenyum, ia akan membiarkan Istrinya melakukan apa saja. Yang penting hatinya senang. Dan juga niat Viora baik untuk menyenangkan hati Bundanya.

Tiba diparkiran mall, Ibra memarkirkan mobilnya. Ibra segera keluar, lalu membuka pintu mobil untuk Viora.

"Terima kasih," ucap Viora sambil tersenyum. Ia merasa diperlakukan seperti ratu.

Ibra membalas senyuman tersebut, Viora terpesona melihat senyuman manis suaminya. Pria berdarah Arab Pakistan Indonesia itu memang sangat mempesona.

Keduanya berjalan beriringan memasuki mall tersebut. Viora langsung langsung menuju tempat menjual buah dan makanan ringan lainnya.

Buugh ... Seseorang menabrak tubuh Viora. Seorang wanita seksi yang baru selesai ketemu kliennya.

"Ehh maaf," ucap Viora.

"Jalan lihat-lihat dong," ucap wanita itu.

Dia yang menabrak Viora, dia juga yang terjatuh terduduk ke lantai, kemudian dia juga yang marah-marah.

"Maaf," ulang Viora. Padahal yang salah wanita itu.

"Aduh, punya mata gak sih...?" bentak wanita itu.

"Ada apa ini?" tanya Ibra.

Oya, tadi Ibra ke toilet saat istrinya hendak menuju tempat penjualan buah. Jadi ia tidak melihat istrinya kena tabrak.

"Ibra," sapa wanita itu berubah lemah lembut.

"Nyonya Imelda, ada apa? Kenapa anda membentak istriku?" tanya Ibra.

"Is-istri? Kapan kamu menikah?" tanya Imelda.

Ibra tidak menjawab, karena ia ingin mengejar istrinya yang lebih dulu pergi. Viora sangat malas melayani orang seperti itu.

"Sayang!" panggil Ibra.

Imelda menghentakkan kakinya karena merasa di acuhkan oleh Ibra. Imelda mengepalkan tangannya kuat.

"Sialan wanita itu, ternyata dia merebut Ibra dariku," batin Imelda.

Kemudian Imelda pergi dari tempat itu. Ia menelepon seseorang untuk membereskan Viora. Kebetulan Imelda sempat memotretnya, jadi Imelda mengirimkan foto tersebut pada orang suruhannya.

Sementara Viora sedang asyik berbelanja, dengan didampingi oleh Ibra. Mereka seperti pasangan yang paling romantis di era ini.

"Bukankah itu tuan Ibrahim?" tanya pengunjung satu. Kebetulan ada yang mengenali nya.

"Iya, tapi mengapa dia berjalan dengan Nona muda keluarga Henderson?" tanya pengunjung dua.

"Jangan-jangan mereka pacaran?" tanya pengunjung tiga.

"Gak mungkin, tuan Ibrahim sama Nona muda tidak pernah ada terdengar pacaran. Tapi kalau benar gak masalah sih, keduanya cocok," jawab pengunjung empat.

"Iya cocok banget," jawab pengunjung satu menimpali.

Begitulah penilaian mereka tentang sepasang suami istri yang mereka lihat, tapi belum mereka ketahui statusnya.

Orang yang mereka bicarakan malah asyik berbelanja membeli buah dan makanan ringan lainnya.

"Sudah?" tanya Ibra. Viora mengangguk.

Ibra memberikan kartu hitam miliknya, Viora menggeleng. Karena ia juga punya.

"Uang suami adalah uang istri, uang istri adalah uang istri. Dan ini sebagai nafkah lahir untukmu, sayang" kata Ibra.

"Hmmm, baiklah. Tapi abang?" tanya Viora.

"Aku masih ada satu, jangan takut," jawab Ibra.

Viora sedikit demi sedikit membiasakan diri dengan perlakuan manis Ibra padanya. Begitu saja sudah membuat orang iri dan baper. Bagaimana kalau lebih? Bisa-bisa mimisan massal kali ya?.

Ibra dan Viora pun pergi kekasir untuk melakukan pembayaran. Pegawai kasir menatap Ibra tak berkedip untuk beberapa detik. Sementara yang ditatap malah menatap sang istri.

Pegawai kasir tersadar setelah mendengar deheman dari Viora. Dengan malu-malu ia pun menghitung belanjaan Viora.

"Mengapa sayang?" tanya Ibra.

"Gak ada apa-apa, pegawai kasir nya lelet mungkin kehabisan kuota," jawab Viora asal.

Ibra menutup mulutnya agar tidak tertawa dengan keras. Ada-ada saja sang istri, masa manusia kehabisan kuota.

"Tapi biasanya kalau orang kehabisan kuota bisa galau loh," kata Viora seolah tau apa yang dipikirkan Ibra.

"Iya-iya sayang benar," ujar Ibra.

Pegawai kasir semakin malu karena ia mendengar pembicaraan Viora dan Ibra. Setelah menghitung belanjaan nya, Viora pun memberikan kartu hitam yang diberikan Ibra kepadanya. Ibra tersenyum.

Ibra tidak sadar kalau senyuman nya itu menghipnotis para pengunjung mall ini. Padahal senyum nya hanya untuk sang istri, tapi orang lain yang melihatnya malah terhipnotis.

"Uh manis sekali senyum nya," kata si A.

"Ada gak ya yang seperti itu lagi?" tanya si B.

"Biasanya barang bagus kualitas terbaik limited edition," canda si C.

Si B mencebikkan bibirnya. Yang lain pun tertawa mentertawakan si B.

"Terima kasih, silakan datang lagi tuan, Nona," ucap pegawai kasir.

Viora dan Ibra pun mengangguk, kemudian keduanya pergi dari situ. Saat diparkiran, ternyata Imelda masih menunggu didalam mobil. Ia akan mengikuti Ibra dan Viora.

Viora sadar sedang di perhatikan, tapi bersikap biasa saja. Ibra juga begitu, tapi keduanya ingin melihat sejauh mana orang yang mengintai mereka bertindak?.

Ibra menyimpan belanjaan Viora di bagasi mobil. Kemudian ia masuk dibagian kursi penumpang. Karena dibagian kemudi sudah ada Viora.

"Mengapa kamu yang nyetir, sayang?" tanya Ibra.

"Aku ingin balapan," jawab Viora santai. Ibra tersenyum lalu mengelus kepala Viora yang berbungkus hijab.

Kalau bunda Azizah melihat nya pasti ia akan melompat kepelukan suaminya karena iri.

"Pegangan ya," peringatan Viora. Ibra mengangguk.

"Istri memang multitalenta, apalagi yang tidak aku ketahui tentang kamu, sayang?" batin Ibra.

Perlahan Viora mengemudikan mobilnya keluar dari parkiran tersebut. Dan benar saja mobil putih milik Imelda mengikuti mereka.

"Benar insting ku," batin Viora.

Ibra menoleh kebelakang melihat mobil yang mengikuti mereka. Kemudian Ibra tersenyum.

"Ternyata insting istriku kuat juga," batin Ibra.

Viora melajukan mobilnya dan mobil dibelakang juga melaju. Viora tersenyum.

"Berhubung aku malas meladeninya, aku balapan aja deh," gumam Viora. Ibra tersenyum mendengar gumaman Viora.

Jalanan cukup senggang, dan itu sudah cukup buat Viora ngebut. Viora menambah kecepatan mobilnya dan mobil milik Imelda pun melaju.

Viora semakin melaju dengan kecepatan tinggi, Ibra pun berpegangan kuat pada pegangan mobil yang ada diatas pintu mobil.

Viora melihat kekaca spion tidak ada lagi mobil yang mengikutinya. Imelda mengumpat karena kehilangan jejak mobil yang diikuti nya.

Kini mobil Viora sudah tiba didepan gerbang. Penjaga gerbang awalnya ragu untuk membukakan pintu.

Tapi setelah melihat Ibra didalam mobil tersebut, penjaga pun berlari kecil untuk membukakan pintu gerbang.

"Pak, ini adalah istriku, berarti Nona muda di keluarga ini," kata Ibra memperkenalkan istrinya.

"Baik tuan muda," jawab keduanya serentak.

Kemudian Viora membawa masuk mobil itu hingga ke depan mansion. Untuk pertama kalinya Viora memasuki mansion ini. Dulu sewaktu mengantarkan mobil Ibra, Viora hanya sampai gerbang saja.

1
Anita Juwita
/Good/
Deandra Annisa
padahal segitu udah mahal memang dasar orang kaya
Atze Atze
cerita keren kok Thor... suka banget karyamu Thor 👍👍
Atze Atze
Lila dan tuk para cewek jangan pernah terlalu percaya pada teman dekat atau suami sekalipun...
Atze Atze
boni Boni jadi cowok goblok banget...
Astri
viora ini berapa orang bersaudara yah??
Neneng Tejaningsih
Luar biasa
Mazree Gati
bukanya orang hamil katanya ga boleh makan durian ya
04581
tetap semangat kak dan sehat selalu 💪
irma hidayat
selalu semangat berkarya thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
Uuhhh ... Aku BAPER Thorrr🤣
Memyr 67
𝖽𝖺𝗋𝗆𝖾𝗇𝖽𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗏𝖺 𝗆𝗎𝗇𝖼𝗎𝗅 𝖽𝗂 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝗂, 𝖽𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝖿𝖺𝗆𝗂𝗅𝗒?
Pa'tam: Kalau berkenan bacanya, cerita keluarga Henderson sudah ada 12 series, sampai cicitnya.
total 3 replies
Memyr 67
𝗇𝖺𝗒𝖺𝗋𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗒𝖺? 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀. 𝗄𝖾𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗇𝗂
Memyr 67
𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝖺𝗋𝖺 𝗅𝗂𝖼𝗂𝗄 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗍𝗎 𝗃𝗎𝗋𝖺𝗀𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗇𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗁𝖺𝖿𝗎𝗋, 𝗄𝗈𝗄 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅 𝖽𝗂𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝗆 6.30 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗃𝖺𝗄 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆?
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗍𝗈 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗌𝖺𝖽𝖺𝗋 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖽𝗂𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝗋𝗇𝗀𝗃𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗂𝗏𝖺𝗇𝖽𝖾𝗋, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝗋𝗂𝗇𝖼𝖾 𝗒𝗀 𝖻𝖾𝗋𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅 𝗅𝗈𝗅𝗈𝗌 𝗌𝖾𝗐𝖺𝗄𝗍𝗎 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗁𝖺𝖻𝗂𝗌𝗂.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 17, k𝖾𝗍𝖾𝗆𝗎 𝗃𝗈𝖽𝗈𝗁
Memyr 67
𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗄𝖺𝗇? 𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝗒𝗀 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺, 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝖼𝖾𝗅𝖺𝗄𝖺𝗂 𝗌𝖺𝗁𝖺𝖻𝖺𝗍𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗀𝗈𝖽𝖺 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗄𝖾𝗋𝖾
Memyr 67
𝗌𝖺𝗋𝗍𝗂𝗄𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗋𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗁𝖾𝖻𝖺𝗍, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗆𝖺𝗆𝗉𝗎 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗇 𝖼𝖾𝗈 𝗌𝖺𝗃𝖺. 𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗃𝖺𝗍𝗎𝗁𝗄𝖺𝗇 𝗏𝗂𝗈𝗋𝖺? 𝗅𝖺𝗐𝖺𝗇 𝗍𝗎 𝗉𝗎𝗅𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗁𝖺𝖼𝗄𝖾𝗋 𝗍𝗈𝗉 𝗄𝗅𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!