NovelToon NovelToon
Ibu Sambung Untuk Putri

Ibu Sambung Untuk Putri

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda
Popularitas:38.9k
Nilai: 5
Nama Author: Reni t

Orion terperanjat, Putri (8 tahun), anak semata wayangnya tiba-tiba saja membawa seorang wanita yang akan menjadi ibu sambungnya sendiri. Sudah lebih dari 7 tahun Orion penyandang status sebagai duda pasca di tinggalkan untuk selamanya oleh istrinya tercinta.

Apakah Orion akan menikahi wanita yang di bawakan oleh putrinya setelah anak itu terus saja merengek-rengek ingin memiliki seorang ibu sama seperti anak lain seusianya? Atau, dia telah memiliki calon ibu sambung lain untuk sang putri?

Di baca perbab jangan lupa like ya, Reader.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ISUP bab 13

"Mom, Dad. Kenapa kalian diam saja?" tanya Putri berjalan menghampiri Tania lalu mengelus perut datar sang ibu, "Di dalam perut Mommy ada bayinya, kan?"

"Tidak!" sahut Tania dan juga Orion secara bersamaan dengan ke dua mata yang membulat sempurna.

Putri seketika mengerucutkan bibirnya sedemikan rupa seraya menatap wajah ke dua orang tuanya secara bergantian, "Ish, reaksi kalian berlebihan? Padahal aku ingin sekali punya adik. Apalagi kalau adik kembar, pasti rasanya senang sekali."

Tania seketika berjongkok tepat di depan Putri lalu merapikan rambut anak itu, "Putri sayang, kamu pasti akan punya adik suatu saat nanti. Mommy janji itu, mau kembar 2, bahkan kembar 3 sekalipun, Mommy siap ko."

Orion seketika tersenyum sinis seraya menatap wajah istrinya.

'Adik dari hongkong, ada-ada aja si, Tania. Menghalunya ketinggian,' batin Orion.

"Beneran? Mommy janji akan memberiku banyak adik, kembar 3?" sahut Putri raut wajahnya seketika kembali ceria.

"Tentu saja, sayang. Iya 'kan, Mas? Kita akan memberikan Putri banyak adik?" tanya Tania seraya mengalihkan pandangan matanya kepada Orion.

"Hah? Eu ... i-iya, Mommy kamu ini pasti akan memberikan banyak adik untuk kamu, hehehe!" jawab Orion seraya tersenyum cengengesan.

"Horeee! Aku bakalan punya adik!" sorak Putri tersenyum dengan begitu lebarnya, "Aku janji bakalan jadi Kaka yang baik untuk adik-adikku nanti."

Baik Orion maupun Tania hanya menanggapinya dengan senyuman. Namun, senyuman yang mengembang dari bibir ke dua manusia itu memiliki arti yang berbeda. Tania tersenyum penuh harap, berharap bahwa suaminya ini akan memberikan hatinya seutuhnya juga memberikan nafkah batin yang masih belum dia berikan sampai saat ini.

Sedangkan Orion tersenyum hambar. Dirinya tidak berniat memberikan adik untuk Putrinya. Jangankan bersentuhan, memberikan nafkah batin kepada istrinya saja, dia belum berniat melakukan hal itu sedikit pun. Ya, meskipun sebagai laki-laki normal, hasratnya kadang-kadang sulit untuk dikendalikan ketika dirinya dihadapkan dengan tubuh molek Tania. Namun, Orion Dirgantara akan berusaha untuk menahannya semampu yang dia bisa.

"Sudah siang, kita berangkat sekarang? Daddy masih banyak pekerjaan di kantor," pinta Orion tersenyum kecil dan segera di jawab dengan anggukkan oleh istri dan juga putrinya.

Tania berjalan ke arah samping hendak masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi supir, tapi Orion segera menahan pintu kendaraan beroda 4 itu saat Tania hendak membukanya.

"Mau apa kamu?" tanya Orion dengan wajah dingin.

"Mau apa lagi? Katanya kamu buru-buru, Mas?" tanya Tania dengan wajah polosnya.

"Saya tidak akan membiarkan kamu menyetir mobil saya lagi," tegas Orion dengan nada suara yang sedikit di tahan, "Kamu ingin saya mati kena serangan jantung gara-gara di bawa naik mobil secara ugal-ugalan, hah?"

"Benar juga, malam pertama aja belum masa udah mati aja," bisik Tania mengatakan hal yang sama persis seperti yang diucapkan oleh Orion tadi, "Saranku, Mas Oreo. Sebelum kamu menyesal nantinya, gimana kalau nanti malam kita melakukan malam pertama? Dari pada kamu keburu mati," celetuk Tania lalu berjalan meninggalkan suaminya begitu saja.

"Apa?" Orion seketika membulatkan bola matanya, "Wanita ini, selalu saja bikin saya kesal. Pengen ta tampol tu dia punya mulut," gumam Orion benar-benar merasa kesal.

Dia pun masuk ke dalam mobil, hal yang sama dilakukan oleh Tania dan Putri. Mesin mobil pun di nyalakan lalu melesat dengan kecepatan sedang menuju mall di mana mereka akan menghabiskan waktu siang ini.

* * *

Orion benar-benar membelikan pakaian untuk istrinya. Pakaian mahal juga bermerk berharga lumayan. Dia tidak ingin lagi melihat penampilan lusuh Tania yang sangat-sangat tidak sedap di pandang menurutnya. Beberapa kantong belanjaan pun berada di tangannya membuatnya agak kesusahan membawa barang-barang itu tentu saja.

Sementara Tania dan Putri berjalan di depan seraya bergandengan tangan dengan wajah ceria. Orion tiba-tiba saja menghentikan langkah kakinya.

"Sebenarnya kalian mau ke mana lagi sih?" tanya Orion membuat Putri dan Tania seketika menghentikan langkah kaki mereka, "Daddy lelah sekali tau, apalagi harus membawa barang belanjaan sebanyak ini," sahutnya lagi dengan wajah kesal.

"Ya udah, Daddy tunggu saja di Restoran itu, aku sama Mommy mau ke suatu tempat dulu," jawab Putri seraya menunjuk Restoran cepat saji yang berada tepat di samping ayahnya.

"Jangan lama-lama, Daddy tunggu kalian di sini," pinta Orion meraih kembali kantong belanjaan yang sempat dia letakkan di atas lantai lalu masuk ke dalam restoran tersebut.

Sementara Putri dan Tania kembali berbalik dan melanjutkan langkah kaki mereka. Orion memesan beberapa camilan juga minuman dingin seraya menunggu sang putri dan Tania kembali. Dia duduk di dalam Restoran dengan bersilang kaki seraya memainkan ponsel miliknya.

* * *

2 Jam Kemudian

Orion mendengus kesal. Dia menatap arloji yang melingkar di pergelangan tangan kirinya secara berkali-kali. 2 jam sudah berlalu dan Putri serta Tania masih belum juga kembali. Orion benar-benar merasa kesal.

"Astaga, sebenarnya mereka ke mana sih? Bikin kesel aja," decaknya seraya menatap layar ponsel lalu hendak menghubungi Putri.

Orion hendak menekan tombol dial. Namun, laki-laki itu seketika menghentikan gerakan jarinya saat mendengar suara Putri memanggil dari arah pintu depan. Laki-laki itu sontak menoleh dan dengan wajah kesal.

Akan tetapi, raut wajah Orion seketika berubah saat melihat penampilan istrinya yang terlihat sangat-sangat berbeda dari sebelumnya. Potongan rambut Tania nampak berbeda, jika sebelumnya rambut panjang tanpa model apapun, kini terlihat di potong juga di beri tambahan poni di keningnya. Tubuh langsingnya yang semula hanya memakai dress sederhana, kini nampak berbalut t-shirt berwarna putih lengkap dengan rok jeans di atas lutut terlihat seperti seorang remaja. Belum lagi, wajahnya di poles dengan make up natural membuat wajahnya benar-benar terlihat lebih cantik dan segar.

Orion sontak berdiri tegak seraya menatap wajah Tania dengan mulut yang di buka lebar merasa terpesona.

'Ya Tuhan, kenapa wajah Tania jadi cantik seperti itu?' batin Orion seraya memegangi dada sebelah kirinya di mana jantungnya berdetak sangat kencang.

BERSAMBUNG

1
Evi Lusiana
mo sedih jd ketawa aku thor
Evi Lusiana
awal msalah datang
Evi Lusiana
dasar duda labil blom lama ngejek mulu skrg blg gk tahan
Evi Lusiana
awas lo pk oreo tr lg bucin baru tahu rasa
Melani Sunardi
Luar biasa
Melani Sunardi
senangnya, Orion ga keras kepala dan besar ego nya. mau meminta maaf pada istrinya 👍👍👍
Melani Sunardi
😅😅😅 ga rasa salah ya kamu Tania....
Melani Sunardi
hayuk Tania kamu bisa menaklukkan Ori. .... semangat....🔥🔥🔥
Melani Sunardi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Melani Sunardi
😅🤭 biasanya kalo sudah bisa berdebat nti jadi kangen loh O....
Rahma Inayah
¹tu kn bnr putri cnt mati ama david.semoga david mempunyai perasaan yg sm
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Rabiatul Addawiyah
🤣anak kecil sdh mikir jd calon suami
Mmh Azka_Adzkiya
wadduuhh ternyata beneran cinta sm om om😁
Diah Darmawati
aiihhhh😍😍😍😍🤣🤣🤣🤣🤩
Rahma Inayah
kecil aja sdh centil putri gmn besar nnt
Rahma Inayah
duh songong nya orion mntg2 byk duit
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Reni: Baik, Kak say. Di tunggu besok ya.❤️
total 1 replies
Rahma Inayah
pasti david yg nolong.jodoh putri di masa depan 🤭🤭🤭🤭
Reni: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
Rahma Inayah
pasti beny yg culik putri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!