NovelToon NovelToon
Kakak Ku Ternyata Pangeran Vampir

Kakak Ku Ternyata Pangeran Vampir

Status: tamat
Genre:Vampir / Cinta Terlarang / Dunia Lain / Roh Supernatural / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: meli meilia

~NOVEL KE 15~
Nama ku Myrtle. Aku telah jadi yatim piatu sejak masih bayi. Kemudian aku ikut tinggal di rumah sepupu ibu ku dan menjadi bagian dalam keluarga nya.
Sebuah tragedi kemudian terjadi pada keluarga sepupu ibu ku itu. Hampir semua anggota keluarganya meninggal dalam kecelakaan pesawat. Hanya menyisakan Sang Sulung, Rayn Millard seorang saja.
Sejak itulah Aku tinggal berdua dalam asuhan Kak Rayn. Sampai kemudian aku menyadari rahasia tersembunyi terkait Rayn.
Bahwa sebenarnya, kakak sepupu ku itu ternyata adalah vampir!
Bagaimana kelanjutan hidup ku setelahnya?
Haruskah aku tetap hidup bersama Rayn, atau pergi sejauh-jauhnya?
Bagaimana juga kehidupan ku bersama Ray nanti, bila sosok wanita vampir lain muncul dan mengaku sebagai pemilik Rayn? Wanita yang telah mengubah Rayn menjadi seorang vampir..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meli meilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimisan

Keesokan harinya, saat jam olahraga sedang berlangsung.

"Aduh!" aku mengaduh sakit, saat sebuah bola sepak terlempar dan mengenai kepala ku.

Tak lama kemudian, seseorang datang mendekat.

"Myrtle! i'm sorry..i didn't mean to..( Myrtle! maaf.. aku gak sengaja..)" ucap Andrew dengan ekspresi menyesal.

"It doesn't matter, And.. just go on.. (Gak apa-apa, And.. lanjutin aja..)" ucapku mempersilahkannya lanjut bermain bola.

Saat ini jam olahraga sedang diisi dengan permainan sepak bola.

Kebetulan yang lebih dulu bermain adalah grup siswa. Dan sialnya, aku harus terkena sepakan bola. Padahal posisi ku sudah duduk menjauh di tepi lapangan.

'Kenapa juga itu bola nyasar ke kepala ku ya? Kan ada anak perempuan lainnya ya?' dumel ku dalam hati.

"Kamu gak apa-apa, Myr? Kayaknya tadi kencang banget kena nya. Sampai kamu terjengkang ke belakang gitu kan?" tukas Miranda terlihat khawatir juga.

"Lumayan sih. Tapi ga apa-apa, Nda.. Nanti juga hilang kok pusingnya..

Dan pertandingan antar dua grup lelaki pun berlanjut. Sementara itu aku malah menundukkan kepala ku di antara dua lutut yang terangkat.

'Aneh banget. Lama-lama kok pusingnya malah makin jadi ya..?' gumam ku dalam hati.

"Myr! Myrtle! Ayo buruan bangun! Giliran kita main nih sekarang!" panggil Miranda terdengar berdiri di depan ku.

Aku pun menengadahkan kepala ke atas. Dan rasa pusing itu kian menjadi-jadi.

"Ya ampun, Myr! Kamu mimisan!! seru Miranda dengan ekspresi ketakutan di wajahnya.

"Huh .? Mimi..eehhg??"

Tiba-tiba saja aku merasa tubuh ku limbung. Tahu-tahu aku sudah berada dalam gendongan tangan seseorang. Dan setelah ku tengok, ternyata dia adalah Kak Rayn.

"Kak Rayn?" aku memandangi wajah tampannya dnegan bingung.

Ku sadari wajahnya terlihat begitu tegang.

'Apa Kak Rayn begitu khawatir dengan kondisi ku? Tapi.. bagaimana dia bisa tahu..?' benak ku bertanya-tanya sendiri.

"Myrtle gak apa-apa, Kak.. Myrtle cuma pusing a--"

"Udah. Rebahin kepala kamu ke bahu Kakak. Dan usahakan untuk tutup hidung kamu juga yang berdarah itu. Cepatlah!" titah Kak Rayn terdengar begitu mendesak.

"Eehh.. ? Memangnya kenap--"

Lagi-lagi ucapan ku dipotong oleh Kak Rayn.

"Ikuti saja kata-kata ku, Myr. Ini demi keselamatan mu!" bisik nya lagi begitu pelan.

Akhirnya, tanpa berkata apa-apa lagi, aku langsung mengikuti saran Kak Rayn.

Ku sumbat hidung ku yang terasa mengeluarkan cairan kental dengan ujung jari ku. Sementara aku merebahkan kepala ku ke bahu Kak Rayn. Selagi ku lakukan itu aku terus memperhatikan wajah tampan milik lelaki yang sedang menggendong ku saat ini.

Setelah beberapa lama, Aku sadar kalau Kak Rayn membawa ku ke ruang UKS. Selanjutnya ia merebahkan ku ke atas kasur putih. Sementara ia diajak bincang oleh penjaga di UKS, Bu Hikmah.

"Pak Rayn.. Anak ini kenapa, Pak?"

"Saya juga gak tahu, Bu.. tapi dia mimisan. Dan.. pusing juga katanya tadi."

Setelah itu, giliran aku yang ditanya oleh Bu Hikmah.

"Kamu kelas berapa, Dek?"

"Kelas dua IPA 2, Bu.." jawab ku dengan lesu.

"Nama?"

"Myrtle Adelaine.."

"Ada keluhan apa? Tahu penyebabnya juga?"

"Pusing aja sih, Bu.. Tadi habis kena bola di pinggir lapangan.."

"Ooh.. lagi pelajaran olahraga ya?"

"Iya, Bu.. "

"Ehh, Tapi kok Pak Rayn yang bawa Myrtle ke sini? Bukan nya Pak Rayn ngajar pelajaran lain ya, Pak?" tanya Bu Hikmah pada Kak Rayn yang masih berdiri menunggui ku di ujung kasur.

"Kebetulan lewat aja, Bu Hikmah.."

"Ooh.. Kalau gitu, kamu beruntung banget dong, Myrtle. Udah digendong sama Pak Rayn sampai ke sini.." canda Bu Hikmah menghibur.

Aku hanya tersenyum kecil saja, membalas candaannya itu. Sementara Kak Rayn ku dapati masih terlihat tegang menatap ku.

"Darahnya masih keluar gak? Coba Ibu lihat dulu ya sebentar. Buka tangannya, Myrtle?"

Aku pun langsung menuruti perintah Bu Hikmah. Akan tetapi ku lihat Kak Rayn malah semak n tegang.

Tiba-tiba ia pergi keluar ruangan begitu saja. Meninggalkan ku berdua dengan Bu Hikmah.

"Syukurlah.. mimisan nya sudah berhenti. Mungkin kamu kena heat stroke aja. Cuaca akhir-akhir ini memang agak panas. Kamu jarang minum mungkin?"

"Eee..mungkin, Bu.." jawab ku ambigu.

"Biasanya minum itu minimal per harinya harus 8 gelas ukuran besar ya, Myr..Dan kalau cuaca nya panas gini, ya harus lebih banyak minum lagi. Apalagi kamu mungkin punya riwayat darah rendah?"

"Itu.. gak tahu juga sih, Bu.."

"Hhmm.. Biasanya sih gitu ya. Bagian bawah mata kamu juga agak pucat tuh, kelihatan banget."

"Ooh..."

"Iya. Ya udah. Kamu istirahat aja dulu di sini. Dan ini, minum pil penambah darah nya aja ya. Nanti juga membaik kok.. perut kamu lapar gak? Ibu punya roti nih. Dimakan juga ya, Myr.. Biar gak sampai anemia.."

"Eeh.. makasih, Bu.."

Setelah itu, Bu Hikmah membiarkan ku beristirahat di ruang UKS. Aku pun langsung memejamkan mata ku saja jadinya. Karena memang hanya itulah yang paling ku perlukan saat ini.

Sementara dalam hati ku ada banyak pertanyaan yang mulai muncul mengganggu pikiran ku.

'Apa benar Kak Rayn kebetulan lewat pas kejadian aku mimisan tadi di lapangan?'

'Terus, kenapa Kak Rayn kelihatan tegang banget pas nyuruh aku untuk tutup hidung? Apa karena godaan darah ku yang manis itu cukup mengganggu nya?'

'Tapi kenapa sekarang Kak Rayn malah pergi ninggalin aku sendirian di sini? Berasa kayak dikasih balon harapan, tapi terus malah dipecahin balon harapan nya. Jadi sedih deh sekarang..'

Berbagai pikiran itu terus saja berputar-putar di benak ku. Meski kedua mata ku telah lama terpejam..Baru ketika kesadaran ku mulai hilang saja akhirnya aku bisa benar-brnar beristirahat.

Ya.. sekitar sepuluh menit setelah ku pejamkan mata, aku baru bisa tertidur lelap.

***

(POV Rayn)

'Sial! Aku mencium darah manis Myrtle di udara!'

Tanpa pikir panjang, aku langsung pergi meninggalkan ruang kelas tempat ku mengajar saat ini. Dan secepat kilat, langkah ku langsung ku tujukan pada posisi darah manis milik Myrtle menguat kuat.

'Di pinggir lapangan! Itu dia!'

Aku menemukan sosok Myrtle. Namun ia hampir seperti akan limbung ke samping. Dnegan terburu-buru ku tangkap bahu nya DNA ku gendong Myrtle. Tujuan ku saat ini adalah membawanya ke tempat yang aman.

Sialnya, aku tak bisa menggunakan kekuatan lari cepat ku saat ini. Karena ada banyak pasang mata yang meliha5ku membawa Myrtle pergi. Jadilah akhirnya tujuan ku kini menjadi ruang UKS di dekat kantor guru.

Myrtle lalu diperiksa oleh penjaga UKS di sana. Namun saat ku terjadi, aku mencium keberadaan vampir lain yang hendak mendekati ruang UKS ini.

'Sial! Darah manis nya Myrtle sudah mengundang beberapa vampir terdekat ke mari. Aku harus membereskan mereka dulu secepat mungkin!'

Akhirnya, tanpa berkata apa-apa lagi kepada Myrtle, aku langsung saja pergi keluar ruangan. Tujuan ku saat itu hanya satu. Yakni mengamankan Myrtle dari apapun yang bisa membahayakannya!

***

1
Ryan Jacob
semangat Thor
Fay
👍👍
Herawati Savanna
cerita nya menarik
Herawati Savanna
baru mampir
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Makin Seru Kk
PaMud Mampir
Nightingale Soakage
Kalau kata nak jaman sekarang sih karya thor-nim damage-nya ga nahaaaan! Alias ah duh aku kebawa suasana banget
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Hwaiting Kk Mel
PaMud Papa Muda mampir
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: Iya Kk Mel
total 2 replies
SizzlingTeapot
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
meli meilia: wahh.. senangnya.. makasih ya Kak untuk semangat nya.. sehat selalu, Kak..
total 1 replies
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Makin Seru Kk Mel
Ry Benci Pakpol Mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!