'Terkadang rasa cinta itu bisa berubah menjadi suatu kebencian sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan. Maka janganlah engkau berlebihan dalam mencintai seseorang sehingga engkau akan menyesal dengan mencintainya tatkala engkau telah membencinya. Begitupula suatu kebencian bisa berubah menjadi kecintaan dengan pergantian waktu dan keadaan. Maka janganlah engkau terlalu berlebihan dalam membenci seseorang sehingga engkau akan malu tatkala engkau telah mencintainya.'
Kisah wanita cantik bernama Amaira Maulida, seorang istri yang berusaha untuk menggapai cinta suami yang membencinya setengah mati, berucap doa di setiap sujudnya, meneteskan air mata kala menyebut nama 'Muhammad Azka Al Fahri' agar suaminya itu memiliki perasaan yang sama untuknya. Bukan hanya untuk Icha Falikha, istri keduanya.
Ini adalah kisah tentang kehidupan poligami yang dimana istri pertama menjadi yang kedua.
Siapkan mental untuk baca, agar tidak emosi karena ini menyangkut kisah ketegaran wanita yang berusaha
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 (Tiga Pria)
Happy Reading.
Amaira membuka pintu mobil Farhan ketika sudah sampai di depan Cafe & Resto milik Kemal.
"Biar saya bukain," ujar Farhan segera keluar dari dalam mobil.
"Eh, aku bisa buka sendiri kok mas, lagian tangan kiriku masih berfungsi 'kan?" ucap Amaira terkekeh.
"Iya, aku cuma takut kamu nggak bisa buka, maaf ya?" Sesal Farhan karena merasa bersalah dengan kelalaiannya.
Amaira hanya bisa nyengir, bukankah dia juga sebenarnya bersalah, tapi Farhan terus menerus meminta maaf padanya.
"Iya, Mas, makasih lo udah di anterin."
"Udah tugas aku, Ra. Oh ya, ini tempat kamu kerja atau milik kamu?" Tanya Farhan membuat Amaira tertawa.
"Alhamdulillah kalau aku punya Cafe & resto sebesar ini, tapi sayangnya belum mas, aku kerja di sini dan baru seminggu yang lalu, jadi aku mau izin sama atasan karena pasti akan bolos kerja lama," ujar Amaira.
Lagi-lagi Farhan merasa tidak enak, dia yang menyebabkan siku Eriska retak dan akhirnya tidak bisa bekerja lagi sebelum pemulihan.
"Udah, mas Farhan nggak perlu minta maaf lagi," sela wanita itu saat tahu jika Farhan akan mengucapkan kata maaf.
"Kalau gitu aku masuk dulu ya mas, assalamualaikum!"
"Wa'alaikumsalam!"
Setelah itu Amaira masuk ke dalam restoran yang belum buka itu, karena baru jam setengah delapan pagi. Cafe & Resto buka jam 8 pagi dan Amaira sudah harus sampai di sana pada jam 7 pagi untuk menyiapkan segalanya.
"Assalamualaikum mas Faiz, Fira. Maaf aku telat, tadi ada sedikit kecelakaan," Fira dan Faiz langsung menoleh dan melihat Amaira datang dan langsung histeris saat melihat keadaan Amaira.
"Astaghfirullah, Maira! Tangan kamu kenapa!" Seru Fira mendekati wanita berhijab itu.
"Kecelakaan," cicitnya.
"Kok bisa? Kenapa kamu nggak hati-hati, kalau mas Kemal tau pasti dia langsung nyuruh kamu tinggal di mess. Udah dari kemarin-kemarin kan kamu ditawari pindah, tapi kamu tetep nggak mau! Tau rumah kamu jauh tapi masih aja tetep ngeyel!" Omel Faiz sudah seperti ibu-ibu yang sedang menasehati anak perempuannya.
Faiz ini tim Kemal, dia tau kalau atasannya itu naksir sama Amaira. Meskipun Kemal tidak pernah cerita tapi Faiz tahu bahasa tubuh Kemal yang memang suka curi pandang terhadap wanita itu.
"Aku nggak bisa tinggal di mess, karena aku udah punya sua ...!"
"Ya Tuhan!! Maira! Kamu kenapa, beb?" Ucapan Amaira terjeda karena tiba-tiba Sisil berteriak dan berlari ke arahnya.
"Kecelakaan, tadi kurang hati-hati, jadi ya gini deh!" Jawab Amaira merasa tidak enak karena dikhawatirkan begitu dalam oleh teman-temannya ditempat kerja.
Hanya satu yang tersenyum sinis, yaitu Bunga. Sejak awal perempuan itu memang selalu judes kepada Amaira, apalagi tahu jika Kemal selalu mencari Amaira, bukan dirinya.
*****
Kemal tersenyum lebar, hari ini rencananya dia akan ke Cafe & Resto cabang 2, tapi sebelumnya dia akan mengecek Cafe & Resto cabang 1 yang jaraknya tidak terlalu jauh, hanya 5 Km saja.
Sudah di bilang kan kalau Farhan ini punya 3 cabang Cafe & Resto di kota itu. Cabang 3 ada di pinggir kota. Kemal akan datang ke tempat itu seminggu dia kali karena lumayan jauh. Dia sudah menyerahkan semuanya pada orang kepercayaannya.
Setengah jam yang lalu, Kemal sudah mengecek laporan di cabang 1, dia sudah tidak sabar untuk pergi ke cabang 2, di mana di sana ada wanita pujaannya.
Kalau ada yang bilang Kemal ini lagi kasmaran, memang betul. Buktinya lelaki itu tidak bisa tidur beberapa hari ini karena salah satu perempuan yang sudah menarik hatinya.
"Mas, ada tamu yang nyari mas Kemal," tiba-tiba salah satu pegawai nya masuk ke dalam ruangannya.
"Siapa?" Belum sempat pegawai Kemal menjawab, tiba-tiba seorang pria tinggi dan tampan, yang tampan-nya menyaingi Kemal nyelonong masuk.
"Gue laper, bikinin makan donk, gue bayar!" Kemal mendengus melihat sahabat karibnya yang tidak lain adalah Azka itu.
"Emang bini lu kemana? Nggak di masakin sama Icha?"
Ya, Kemal ini tahu kalau sahabat nya itu udah nikah, tapi dengan Icha. Kekasih Azka yang selama ini Kemal tahu.
"Gue lagi males makan di rumah, Icha ngambek!" Jawab Azka duduk di kursi depan Kemal.
"Kalau bini lagi ngambek, ya bujuklah, bukannya malah kabur! Dasar suami durhaka!"
Kemal mengaduh ketika kepalanya di lempar bolpoin oleh Azka.
"Nikah sana, biar tahu gimana rasanya! Wong Icha duluan yang ngambek, berarti dia yang durhaka sama suaminya!"
"Doain, mudah-mudahan tahun ini gue melepas masa lajang," Kemal tersenyum tipis. Mengingat wajah Amaira yang membuat hatinya teduh.
"Wuihh, emang lu udah ada cewek?"
"Lagi inceran, dia tuh cantik banget. Kalem, sopan, tutur bahasa bagus, Sholihah, pakaiannya sopan berhijab, terus nih ya, dia kalau gue ajak ngomong pasti nundukin pandangan, paling-paling cuma 5 detik natap gue. Duh, jadi makin tergila-gila gue sama dia!"
Entah kenapa mendengar cerita Kemal tentang sosok perempuan yang menjadi incarannya membuat Azka jadi teringat Amaira.
Lantas, Azka langsung mengambil ponselnya dan mencari kontak istri pertamanya itu. Ada rasa aneh dihatinya ketika dia tidak melihat pesan apapun dari Amaira. Sudah seminggu ini, sejak terakhir kali mereka berinteraksi, Amaira sudah tidak mengirimkan pesan lagi padanya.
Azka membuka kontak Amaira yang belum dia simpan itu, hatinya jadi aneh. Tiba-tiba saja dia ingin tahu Amaira ada di mana dan sedang apa.
Azka langsung menamai kontak itu dengan nama 'Istri'.
Kalau punya Icha tentu dinamai dengan 'Sayangku' sejak dari masih pacaran sampai sekarang belum di ubah oleh Azka.
Tapi kalau ada yang tahu, jika tulisan 'Istri' sendiri sudah mengartikan kalau derajat Amaira di atas Icha yang hanya di kasih nama 'Sayangku'.
Satu langkah, Amaira sudah menang satu langkah dari Icha. Tinggal bagaimana jalan kisah rumah tangganya sekarang dan ke depan. Amaira tidak tahu.
Bahkan dia tidak tahu jika sekarang ada 3 pria yang sedang menyebut namanya di dalam hati.
Azka sendiri yang merasa sebagai suaminya, langsung mengirimi pesan, menanyai Amaira 'Jam berapa pulang?'
Azka merasa bangga pada dirinya sendiri, karena dia juga memiliki wanita disampingnya yang memiliki kriteria seperti yang perempuan yang Kemal inginkan.
Padahal mereka berdua saja tidak tahu jika yang sedang dipikirkan adalah perempuan yang sama.
****
"Ini, cepat makan terus pulang, gue mau pergi nyemperin sang pujaan!"
"Ck, ngusir nih! Tega banget sih lu, mentang-mentang lagi jatuh cinta, iya-iya gue makan!" Azka langsung makan masakan Kemal setelah mendapatkan pelototan dari sang juru masak.
Saat ini hati Kemal gelisah, karena nomor Amaira tidak aktif. Kemal sudah mengirim pesan sejak tadi, tapi masih centang satu.
Begitupun dengan Azka, yang sedang gelisah karena Amaira belum membalas pesannya. Padahal dia tahu jika istri pertamanya itu paling gercep balas jika mendapatkan pesan dirinya.
Bersambung.
sedang dirimu dgn azkha sdh zinah,! zinah mata zinah hati,zinah tangan,zinah kaki,zinah pandangan.
semua itu perbuatan syetan Dajalll.
ingat sabda Rasullah
BUKAN UMATKU DAN GOLONGANKU BAGI PEREMPUAN DAN LAKI LAKI YG DENGAN SENGAJA MERUSAK IKATAN PERNIKAHAN SEPASANG SUAMI ISTRI YG SAH DI HADAPAN ALLAH"
TEMPAT MEREKA DI NERAKA BERSAMA DAJJAL.
JD BUST ICHA MAU SHOLAT SEHARI 1000 RAKAT,PUASA TIAP HARI SEDEKAH SEHARI 1 MILYAR. TETAP TDK ADA ARTINYA!
MENDING LOE ZINAH SAMA SEMUA LAKI2 YG LOE TEMUIN.
LOE TELANJANG BUKA BAJU BUKA AURAT SDH PENGIKUT DAJALLL JADI TDK MASALSH.
INGAT DI HADIS ITU! DIRIMU SUDAH BUKAN UMAT DAN GOLONGAN RASULLAH.