NovelToon NovelToon
Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:32.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senja

Berawal dari seorang penulis Novel yang bernama Emily yang mendapatkan tantangan menulis cerita horor.

Dia mendapatkan ide dari temannya Vanessa yaitu, menulis kisah seorang pengusaha muda yang mati dalam kecelakaan tragis.

Ternyata arwah pengusaha muda yang bernama Harva gentayangan, Emily bisa melihat arwah itu dan berkomunikasi.

Apakah Emily berhasil menulis cerita horor?

Bagaimana Kisah Emily? Mari kita simak ceritanya🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MTCM 13

Lily lupa kalau Harva tidak bisa dilihat oleh orang, dia menitipkan tas miliknya pada Harva karena berat. Pantas saja tadi seorang penjaga penginapan ada yang ketakutan, makanya mereka ditolak.

"Mana tas gue," ucap Lily meminta tasnya pada Harva.

"Ini berat! biar gue aja yang bawa," kata Harva.

"Kalau lu yang bawa kita gak akan dapat penginapan sampai besok pagi, mereka semua takut sama tas jalan sendiri," ujar Lily sembari merebut tas itu.

"Oh... jadi gara-gara lu," sahut Joy menatap tajam Lily.

Lily tersenyum, karena memang dia yang dari tadi memaksa Harva untuk membawakan tas miliknya.

Akhirnya mereka menemukan sebuah penginapan yang harganya lumayan murah, tetapi tempatnya terbilang cukup besar.

"Gue gak mau tidur sendiri," ucap Vanessa.

"Kenapa tadi pesan tiga kamar! kalian aneh deh," kata Joy.

"Pokoknya gue mau tidur bareng Lily," kata Vanessa.

"Yaudah kita tidur betiga," kata Lily. Soalnya gue juga takut sendiri," Lanjutnya.

Harva menggaruk kepalanya yang tidak gatal melihat mereka berdebat, setiap melakukan sesuatu pasti mereka ribut dulu.

Akhirnya mereka memutuskan untuk tidur sendiri-sendiri biar istirahat mereka cukup, sebelum istirahat Lily mengajak untuk mencari makan lebih dulu.

Lily keluar sendiri dia ingin melihat-lihat daerah sekitar penginapan, ada sebuah cafe unik yang terbuat dari bambu. Dia sangat penasaran lalu masuk ke dalam cafe itu,

Saat masuk ke dalam cafe itu Lily heran dengan pelayanannya, tidak saling sapa dan mukanya begitu datar tanpa ekspresi. Lily kemudian keluar dari cafe itu karena takut, tetapi salah satu pelayan mengejar Lily.

"Tolong saya," ucap Pelayan itu dengan pelan.

Belum sempat Lily memberikan jawaban salah seorang yang diduga atasan itu tiba-tiba muncul dan melotot ke arah pelayan tadi, sehingga pelayan itu langsung pergi.

Lily melanjutkan jalan kakinya, dia duduk di tepi jalan sambil melihat kendaraan yang berlalu lalang.

"Gue cari lu kemana-mana ternyata disini," ucap Harva membuat Lily kaget.

"Ngangetin aja lu," ucap Lily.

"Makanya jangan melamun! entar kerasukan bingung lu, disini banyak tempat yang serem walaupun di kotakota," ucap Harva.

Lily menceritakan soal cafe tadi, anehnya Harva tidak melihat ada cafe disekitar penginapan. Ia menunjukkan dimana cafe itu berada, tetapi yang ditunjukkan oleh Lily adalah sebuah rumah kosong.

"Rumah kosong? itu cafe, Harva! coba lu lihat dengan jelas," ucap Lily.

"Ayo masuk ke dalam!" ajak Harva.

Lily memegang erat tangan Harva, mereka berdua masuk ke dalam cafe itu.

"Apa yang lu lihat?" tanya Lily.

"Tidak ada orang, hanya makhluk tak kasat mata," ucap Harva.

"Ini rame, banyak pelayan," kata Lily.

Harva mencoba memesan makanan pada salah satu makhluk yang dikira pelayan oleh Lily, tak lama kemudian makhluk itu datang meletakkan cacing dan secangkir darah.

Lily melihat mie dan secangkir teh yang disajikan oleh pelayan itu, kemudian dia hendak memakan tetapi Harva buru-buru menumpahkan semuanya.

"Kenapa lu tumpahin sih! sayang dong," protes Lily hendak melihat makanan yang tumpah itu.

Tiba-tiba bau amis begitu menyegarkan, Lily merasakan ada sesuatu yang berjalan di kakinya. Dia langsung menjerit karena cacing yang bergerak dikaki Lily, Harva membantu menghilangkan cacing itu kemudian mengajaknya untuk segera keluar dari dalam rumah kosong yang disangka Cafe oleh Lily.

Sudah dua kali dia tidak percaya dengan Harva, ternyata yang Harva ucapkan memang ada benarnya.

"Harva, kenapa gue gak percaya sama lu! gue nyesel," kata Lily.

"Terserah! lu pikir gue nyesatin gitu," kata Harva menatap Lily kesal.

"Cantik-cantik gila, ngomong sendiri," ucap orang yang berpapasan dengan Lily.

"Terserah juga mau lu katain gila! ini ada teman gue, namanya Harva!" teriak Lily pada orang yang mengatakan dia gila.

"Beneran gila, jelas Ceo itu sudah meninggal! Hahaha....," orang itu menertawakan Lily lalu berlari.

Lily menatap kesal orang itu, niat mau mencari makan justru menemukan hal yang tidak terduga. Karena sudah lelah Lily kembali ke penginapan, dia melihat Joy dan Vanessa sedang memakan spaghetti. Lily langsung merebut piring Vanessa dan membuangnya ke sampah, dia tidak mau kejadian seperti tadi terulang.

"Apaan lu! datang-datang spaghetti gue dibuang," kata Vanessa.

"Itu cacing bukan mie! makan nasi saja," kata Lily.

Harva ikut mengatakan kalau Lily juga gila, karena sudah membuang spaghetti beneran.

"Gue gila karena lu! coba lu diem jangan ngajakin gue ngomong, pasti orang gak anggap gue gila," kata Lily menatap kesal Harva.

"Gak hantu gak manusia hobinya debat terus! Lily, lu makan terus istirahat," kata Joy sudah menyiapkan makanan untuk Lily dan Vanessa.

Vanessa tidak mau makan lagi, karena kesal dengan Lily. Dia memilih untuk masuk ke dalam kamar dan beristirahat.

"Joy, kenapa gue hari ini soal sekali," ucap Lily sembari mengaduk-aduk makanannya.

"Kalau dibilangin nurut! jangan keluar sendiri," kata Joy.

Harva hanya diam duduk disebelah Lily, menatap Lily sambil tersenyum. Lily menatap Harva balik, sehingga keempat mata itu saling bertemu.

Harva tiba-tiba langsung menghilang, lalu Lily mengalihkan pandangannya kepada Joy yang posisi duduknya didepannya.

"Lu, diajak ngomong gak konsen gitu! bikin males tau," kata Joy karena melihat Lily seperti melihat sesuatu sambil tersenyum.

"Maaf, Joy! gue lagi badmood aja," ucap Lily.

Lily kemudian mengetuk pintu kamar Vanessa, dia meminta maaf pada Vanessa. Dia juga menceritakan kalau tadi pergi ke cafe aneh yang dia kunjungi tadi.

Vanessa memaafkan Lily, lalu menyuruh Lily untuk istirahat agar besok bisa berangkat pagi.

"Gue bersyukur punya teman kaya lu," ucap Lily.

"Udah sana keluar! gue mau istirahat," kata Vanessa mengusir Lily.

"Iya, gue balik ke kamar," kata Lily kemudian masuk ke dalam kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Vanessa.

Lily kemudian mulai memejamkan matanya, lama-lama dia tertidur juga. Tengah malam tepat pukul dua belas, angin bertiup dengan kencang. Karena merasa kedinginan Lily menarik selimutnya, untuk menutupi tubuhnya.

Lily hendak membuka tirai jendela kamarnya, ia ingin melihat angin yang bertiup diluar. Tiba-tiba ada sosok menakutkan dari balik jendela.

Mulut Lily terkunci seketika, seakan-akan sosok itu mendekati dirinya. Dia berusaha berteriak sekencang mungkin, Lily sangat takut. Detak jantung Lily berdetak dengan cepat, keringat membasahi tubuhnya.

Lily naik ke atas ranjangnya dan menutup dirinya dengan selimut tadi, dia tidak menyangka kalau di penginapan ini juga ada sosok aneh.

Perlahan dia membuka selimutnya lagi, untuk memastikan sosok menakutkan itu sudah pergi atau belum. Ternyata masih ada dan semakin mendekati dirinya.

"Tolong.... tolong!" teriak Lily.

1
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
huwaaaaa, kok udah tamat aja sich, kak😭😭😭, padahal akunku baru bisa dibuka😭😭 malah udah tamat aja ceritanya 😭😭😭
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
sebenarnya apa yg sedang direncanakan oleh Harva untuk bekas dendam pada Alena ya???
.
waahh .akhir yang seru dan romantis... koq end sih Thor
lanjutin donk ..,....
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Misinya udah tercapai hehehe..... baca yg baru 🤭😂
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
nahhh sedikit demi sedikit mulai terungkap kejelasan tentang harva
.
knapa harva ga jujur sih pada teman2 nya lily
.
makin seru cerita nya ....
.
oo ternyata harva sudah sadar dan hanya berpura2 ga ingat ya thor
💃💃
mampir dlu deh di bab awal., berarti ini hantunya cogan pasti ya🤣🤭
💃💃: idiih ogah jodoh sama setan🤣🙈🙈
total 2 replies
.
harva udah ingat atau emang ga ingat atas smua nya sih
.
udah lama up juga ya Thor
kangen Ama karya author yang 1 ini
pєkαᴰᴼᴺᴳ: InsyaAllah nanti up🙈
total 1 replies
Rina Puspadewi
ceritanya menarik tapi sayang updatenya lama
pєkαᴰᴼᴺᴳ: terimakasih kak
tapi jangan kasih bintang 4 dong lima kalau bisa🥺😭😭
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
ada yang gak beres nih kenapa tubuh harva panas
🍒⃞⃟🦅ALYCIAʷⁱˡᵍᵃ♡⁷
tebakanku yang bunuh harva alena
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
setelah sekian lamany up lagi yukk semangat yuk up lagi
pєkαᴰᴼᴺᴳ: makasih kak
total 2 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
ambyarfr harva lupa segalanya eh lupa apa pura pura ya yukkk lahh semangat up
.
smoga aja harva bisa mengingat smua nya ..ayo harva ...semangat dan fokus ya ..jangan dekati lagi si ular mulai dua 😏😔
𒈒⃟ʟʙᴄ🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
harva2 beli bunga kok sama lebahnya gak bisa bayangin hidung alena pasti bentol merah itu🤣🤣
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
wah udah sampe rumah tuh si Harva
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
emang iya sih katanya ilmu hitam itu gak mempan kalau nyebrang lautan
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
akhirnya yg aku tungguin up juga🤗🤗🤗🤗🤗.. makasih kak Senja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!