NovelToon NovelToon
My Young Husband

My Young Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda
Popularitas:179k
Nilai: 4.8
Nama Author: riyaarmalissa

Apa jadinya jika dua sifat yang saling bertolak belakang disatukan dalam ikatan bernama pernikahan.

Gawa dengan sikap kasar serta tempramental yang angkuh serta sifat kasar yang mendasar sering membuat dirinya di panggil dengan sebutan Singa. Sementara Kristal dengan segala sikap penurut serta lemah lembut nya.

Hingga berawal dari satu teror yang seolah menjadi kan nya sebagai pintu teror yang lainnya. Bukan hanya cinta, namun persahabatan juga akan di uji dalam cerita ini.

Bersama dengan para sahabat nya, akan kah Gawa dapat menyelesaikan kejadian-kejadian aneh itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riyaarmalissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tragedi Taman Lawang

Setelah pengakuan cinta yang di lontarkan Gawa, kini hubungan keduanya semakin erat. Walaupun sikap dingin Gawa tidak hilang, tapi setidaknya dia mulai merubahnya.

Malam ini rencananya dirinya akan kumpul bersama anak-anak Darkmoon setelah meminta izin kepada Kristal, dan tidak lupa pula izin kepada Ayah-nya.

"Kamu pulangnya jangan terlalu malem Wa."

Ujar Kristal yang kini menyisirkan rambut Gawa. Sebenarnya ia ingin sekali melarang, namun setelah melihat wajah gemes sang suami membuat ia mengurungkan niatnya.

"Jam sepuluh harus udah pulang pokoknya."

"Iya kris, Abang bakal pulang cepet."

Abang? sejak kapan Gawa menjadi menye- menye ala playboy seperti Danu?.

"Ih Abang? apaan sih?."

"Yaudah kalo gak abang berarti Mama sama Papa, gimana?."

Tawarnya dengan mengedipkan sebelah mata

dan blussshh! pipi Kristal merona mendengar penuturan Gawa barusan.

"Issh jangan gitu wa, Kristal malu!"

Rengek nya dengan tangan yang menutupi wajah.

"Ahk gak seru lo, baru gitu aja langsung gempa."

Ejek Gawa sambil mengusap lembut kepala Kristal dengan sayang. Jika begini terus bisa- bisa Kristal akan terkena serangan jantung secara dadakan disetiap harinya.

"Udah sana pergi nanti temen-temen kamu pada nunggu."

Elaknya dengan Mealibikan teman-teman Gawa. Padahal mah dalam hatinya sudah dugun dugun tak tentu arah menahan perasaan yang seperi ingin membuncah.

Ketahuilah, Kristal juga wanita pada umumnya yang akan tersanjung jika diperlakukan dengan hal-hal manis seperti pada novel Romansa yang sering dibacanya.

Gawa mengedikkan bahu acuh, dirinya berjalan mendekati Kristal. Mengikis jarak diantara keduanya, memegang bahu Kristal supaya mendekat.

Cup, satu kecupan ia daratkan di kening Kristal, tidak sampai disitu, bahkan tangannya dengan lembut mengusap rambut halus milik istrinya itu.

"Abah pergi dulu ya Amah, jangan nunggu kalo Abah kemaleman pulang."

Uuhhh lembutnya tutur sapa Gawa mengalahkan kain sutra yang telah disetrika beribu kali, dan untuk kesekian kalinya Kristal merasakan speechless melayang jauh diatas awan.

Gawa yang melihat keterdiaman Kristal hanya terkekeh lucu dan berlalu begitu saja tanpa memikirkan dampak yang terjadi pada istri mungilnya.

Tiba saat dirinya sadar, ia sudah tidak mendapati Gawa di hadapannya, menggelengkan kepala agar kesadarannya kembali.

"Yaampun suaminya kristal."

Ucapnya tanpa sadar.

Berbeda dengan Gawa, sesampainya di Markas, Gawa melihat keadaan Markas yang sudah tidak berbentuk lagi. Kulit kacang dimana mana, kaleng botol minum bertebaran dengan manusia-manusia yang berada disana berkumpul menjadi satu seperti lalat.

"Eleh eleh, aa' gawa teh baru datang nyak?."

Ucap Rey yang pertama kali melihat kedatangan Gawa dengan wajah sangarnya.

"Ini kenapa kondisi mar6kas kek gini? terus bang Galang mana?."

Jika Galang ada di sini, pasti Markas akan aman aman saja, tapi ini? di luar dugaan.

"Bang Galang masi di Kampus, kan dia sidang hari ini?."

Jawab Rigel berjalan mendekati Gawa hingga dengan gerakan cepat dirinya dudu disofa samping Gawa.

"Sambil nunggu Bang Galang gimana kalo kita cari makanan, laper nih."

Ajak Danu sambil mengusap usap perutnya

"Yookkksss lahh Abang Abang sekalian."

Dasarnya Rey saja, jika masalah makanan dia tidak ingin ketinggalan.

"Hem."

"Yyyeyyy let's go Zheyenk."

Sorak Rey melompat tinggi dengan tangan masing-masing merangkul Danu dan Gawa

"Eh dulu dulu, kita jalan aja kan ya? soalnya deket kok, kita cari aja di Taman Lawang."

"Taman Lawang?."

Beo Gawa menanggapi ucapan Rigel.

Bukan kah Taman Lawang itu tempat para makhluk bertulang lunak?.

"iya taman lawang, disitu tuh makanan nya beuh mantep mantep"

...hiperbola sekali danu itu. padahal bukan masalah rasa makanannya, tetapi lebih ke harga yang murah....

"tapi kan.."

"Amun ya Wa kita mau Makan, gak usah ribet banget napa."

ugghh, jika gawa bukanlah salah satu sahabatnya, maka saat ini juga dia sudah melempar gawa dengan sofa. RIP AKHLAK

"Ok kalo gitu."

Final Gawa menyerah, dia tidak ingin memperpanjang masalah yang sebenarnya bukan lah masalah.

"Yang lain disini aja ya jaga markas, nanti pulang kita bawain makanan."

Ujar Rey dengan beberapa orang yang berada didalam markas. mereka sih iya iya saja, namanya juga ada imbalannya.

Mereka berempat berjalan beriringan dengan candaan konyol yang dilemparkan Rey dan Danu, jika dilihat lihat mereka berdua juga cocok untuk menjalin hubungan selain sahabat. ck

"Semalem gue beli donat."

Ucap Rey kepada mereka semua.

"Terus?"

Hmmmm..mereka bertiga mencuim bau bau kurang menyenangkan disini.

"Gue buang."

Tukasnya sok cool

"Ih bodo."

"Gak ngakal ni anak."

Ucap Danu dan Rigel bersamaan, sedangkan Gawa hanya diam saja. Dirinya terlalu malas untuk menanggapi ocehan Rey yang sama sekali tidak pantas untuk dibahas sebenanya.

"Wa tanya dong kenapa."

uughh, kenapa juga Rey harus melibatkan dirinya di pertanyaan konyol itu.

"kenapa?"

Dengan ogah ogahan dirinya bertanya.

"Masa donat tengahnya bolong" Jdeerr!!

Keluh nya dengan wajah sememelas mungkin membuat mereka bertiga diam. tidak tau lagi harus menanggapi apa.

dahi Gawa Mengernyit heran, dari kejauhan tampak seseorang yang sedang jalan searah mereka. tapi bukan itu yang dipermasalahkan, mengapa orang itu sangat aneh, dengan bentuk tubuh seperti pria tetapi memakai pakaian wanita berwarna norak serta aksesoris yang tak kalah nyentrik.

rupanya ketiga sahabatnya itu belum juga menyadari kedatangan makhluk jadi-jadian yang kini semakin dekat.

"HEY HEY HEY, ADA AA' AA' KASEP EUYY, NAMANYA SAPOSKA?"

Riang orang itu dengan genit. kipas yang dipegangnya dikibas kibaskan kearah mereka

"Njirr, makhluk Tuhan salah jadi nih"

Bisik Rigel kepada Danu. jika Rigel dan Danu hanya menanggapi dengan biasa biasa saja, maka lainnya dengan Gawa, tubuhnya sudah kaku sulit untuk digerakkan dengan keringat yang membasahi wajahnya.

"IH SOMBONG SOMBONG! TAPI GAK APA APA, ORANG KASEP MAH EMANG SHOMBONG!"

Ucapnya dengan gerakan jari yang dibuat buat lentik

"NAMA AKU YANTI, KALO SIANG YANTO, NAMA AA' AA' PADA SAPOSKA? "

ulangnya lagi.

"Siapa yang disini nama tantenya saposka?"

Tanya Gawa kepada mereka.

"IH MANEH TEH GUMUSSH, KASEP KASEP KOK NORSE!"

Ujar Yanti atau Yanto itu dengan tawa yang mirip seperti makhluk tak kasat mata.

"JANGAN SENTUH GUE!"

Teriak Gawa, bagaimana tidak teriak jika tangan laknat makhluk bernama Yanti itu memegang rahangnya dengan gerakan gemulai.

"IH GALAK! "

Ujarnya dengan sedih.

"LEPAS ATAU MAU GUE LEMPAR LO KE KALI TEBET! "

"IH MAKIN MACHO KAHMU!"

"Wa mending kita cari strategi aja, jangan urusin dia. "

Ucap Rey memberi saran, dari pada terlalu lama disini, bisa bisa mereka berempat menjadi seperti makhluk bertulang lunak di depannya ini.

"Ok guys, lo pada tau kan kalo kita udah sahabatan sejak lama? jadi apapun yang terjadi gue minta sama lo kita tetep sama sama."

ucap gawa dengan bijaknya, mereka tidak memperdulikan Yanti alias Yanto yang sejak tadi garuk garuk *** nya.

you now ***? yess pantat.

"Hooh, berarti dalam hitungan ke tiga kita semua harus lari gaes."

Rey mengambil ancang ancang untuk siap berlari puluhan kilometer

Danu mulai menghitung.

"1... 2...."

"LARI KAMPRETT KALO LO SEMUA MASI MAU IDUP!!"

Ucap Gawa yang kini sudah kalang kabut lari tak tau arah, antah barantah.

Sementara ketiga daki kuda masi terdiam seribu bahasa dengan yang baru saja terjadi.

Gawa? meninggalkan mereka? setelah memberi petuah begitu bijak sampai mereka terlena dengan kata katanya.

Mereka yang tersadar dari keterdiaman pun langsung berlari.

"GAK KUKU GAK NANA, GAK KUKU GAK NANA, GAK KUKU GAK NANA!!!"

Sepanjang berlari, Rey mengulang kalimat itu dengan semangatnya.

Seketika dirinya melihat Pak Haji yang mengayun sepedanya entah dari mana.

"PAK HAJI BONCENGIN REY! "

Teriaknya membuat Pak Haji itu menghentikan gerakannya dalam mengayuh sepeda tua nya itu.

"Kamu kenapa lari lari Rey?"

Bingung Pak Haji dengan Rey, pasalnya seluruh baju yang kini dikenakannya telah basah oleh keringat.

"Itu gak penting dulu Pak hosh ya hosh ng penting hosh hosh boncengin dulu rey pulang, soalnya hosh ini menyangkut kelangsungan hidup Rey Pak."

Ucapnya dengan nafas tersegal segal.

"Yaudah ayok bapak boncengin."

"E**eiit gak usah biar Rey aja."

Ucapnya merebut sepeda yang dipegang oleh Pak Haji.

Diperjalanan mengayuh sepedanya, ia melihat kebelakang jika Yanti alias Yanto itu masi mengejarnya.

Lantas dengan gerakan semangat empat lima dirinya mempercepat goesan pada sepeda itu.

"ASTAGFIRULLAH WARAHMATULLAHI WABAROKATUH, REY JANGAN KENCENG KENCENG NGAYUHNYA NANTI SARUNG BAPAK COPOT! "

"GAK MASALAH ITU PAK, YANG MASALAHNYA SEKARANG KITA DIKEJAR SAMA MAKHLUK YANG NGGK SENGAJA ALLAH CIPTAIN! "

Balasnya tak kalah teriak.

Sementara itu, Rigel dan danu berlari searah menuju Masjid dengen berpegangan tangan ala kawin lari.

"Sumpah gak inget kodryat tuh makhluk."

Sebel Danu marah, kini keduanya tengah duduk diteras Masjid. posisi Rigel yang duduk menjadikan paha miliknya ditiduri Danu.

"Udah nggak bener lagi tuh pergaulannya."

Ucap Rigel sembari mengusap pelipis yang penuh dengan keringat.

"Betewe endewey buswey, gawa sama rey gimanaya?"

Duhh, polos sekali pertanyaan Danu. Ya jelas mereka tak kalah kalang kabutnya dengan kalian bangsul.

Saat ini Gawa terus berlari dengan tujuan pulang ke rumah. Menemui Kristal dan mengunci diri dikamar.

"Mang! Mang Oncom bukain gerbangnya."

Teriak Gawa menggoyang kan gerbang tidak sabaran.

"Siap den."

Setelah gerbang terbuka, langsung saja dirinya berlari masuk ke rumah.

"Kamu dari mana Wa?."

Tanya Gayatri heran, mengapa Putera sambungnya itu seperti habis dikejar hantu saja, fikirnya.

"Besok aja gawa ceritain, sekarang pintunya tutup aja ya Bun."

Ucap Gawa tanpa sadar dengan memanggil Gayatri 'bun'. mendengar itu, gayatri senang liar biasa.

gimana sama part ini?

spam coment terus ya supaya author makin sering up nya.

jangan lupa juga voment nya 🙂

seeyou

1
Uwie Yanti
kok lama banget sich up nya thor...? udah lama bakal dad ending nich kaya' na...
Hasmits Mita
lanjutannya lama banget ya
Evitha Junaedy
tah kemana lenggawa slm ini...
Mizz Jutex
misteri masih berlanjut
Mizz Jutex
black cardnya kok cm isi ratusan jeti thor
kaum sultan masa isinya cm segitu
wkwkwk
Yuni Dradjad
Ayo donk lanjutin!!!!!!!!!! Penasaran neeeeeeh.
Ana Mahbubah
klo Gawa masih hidup, kenapa g pernah hubungi Kristal dan waktu ketemu kok Gawa gandeng cewek lain😭😭😭
Yuni Dradjad
Macet lagi yooo
Yayah Badriyah
akhirnya up date juga setelah sekian lamanya🥰🥰👍
Lili Suryani Yahya
sudah lama bnget, sama prginya dengan Gawa😂😂😂😂😂, Up trs thorrr
Dien Sriwahyuli
sekalinya update langsung nyesek thor.. apa pun itu kalo emang gawa udah bahagia buat juga kristal bahagia walau gak Bersama gawa. intinya semuanya harus bahagia thor
Naninany
ya allah thor.... ikut deg degan aku bcnya....
akhirnya LENGGAWA is back...
hebat km thor...👍👍👍
😘 sweet baby😘
lanjut
N Aisah
ada apa dengan gawa?
bikin penasaran
lanjut thor
Sita Aryanti
kok gitu amat ya keluarga hawa..hawa jg laki2 kurang 1ons kali istri di nyinyir di tampar masih diam ja..kabur yg jauh ja kris
Sita Aryanti
mampir...nyimak
Naninany
ini othornya ngilang kemana yak..?? tiap hari aq tungguin kok gx up up....
othor zeeyeeenggg.... tunjukkanlah drmuuu...
readers mu ygtak tau diri ini sngt merindukan ending ceritamuuu...😁😁😁
Dien Sriwahyuli
masih banyak misteti di novelmu thor, naura sama adnan kek gimana bisa bersatu, trus gimana awal giselda dan galaksi dia nikahnya ketemu janda ato gimana, trus suami barunya itu kekasih lama ato gimana, terlalu banyak tokoh
Lili Suryani Yahya
knpa ga lanjutin thor??
Dien Sriwahyuli
kalo genta kakak kandung gawa berarti giselda bukan gadis waktu dinikahi galaksi ya thor.. btw nama2 karakter disini unik2 ya
Mizz Jutex: Genta kan sepupunya Gawa
mungkin Galen maksud anda ya, anaknya bunda Giselda kan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!