NovelToon NovelToon
Terjebak Hasrat Majikan

Terjebak Hasrat Majikan

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Tamat
Popularitas:874.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Himasun

Jatuh cinta pada majikan sendiri tentu bukanlah hal yang patut disyukuri. Namun, Fiona seorang wanita yang tidak percaya cinta dan hanya menjalin hubungan dengan pacarnya atas rasa iba tiba-tiba jatuh cinta pada majikan nya sendiri setelah melihat kekasihnya selingkuh dengan adik tirinya


Berbeda dengan orang lain, hubungan Fiona dan majikan nya berjalan mulus tanpa hambatan. Disaat sedang manis-manisnya, Fiona dinyatakan hamil.


" Detrick aku mengandung anakmu."


" Jangan bohong. Bayi itu bukan anak ku."


Dengan rasa kecewa dan sedih, Fiona pergi dari kehidupan seorang Detrick Reventoon. Majikan yang ia cintai, majikan yang telah menanam benih di rahim nya namun tidak mengakuinya.


Bagaimana kah kisah mereka berlanjut? Apakah mata Detrick akan terbuka dan mengakui anaknya sendiri? Dan bagaimana nasib Fiona? Apakah mereka berdua akan kembali bersatu tergantung mood othor? Entahlah siapa yang tahu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Himasun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semoga Berhasil

Fiona bangun sangat pagi, tentu agar ia bisa menyiapkan mental dan fisik nya untuk melayani Detrick. Apalagi semalam ia sudah di buat pegal-pegal.

Seperti biasa, tidak ada yang istimewa saat Fiona membangunkan Detrick bangun, ia juga sudah membuat dirinya agar terbiasa melihat pemandangan roti sobek Detrick sehabis mandi. Dan tentu Fiona harus bisa membuat kakinya menjadi lebih kuat untuk berdiri menunggu Detrick.

" Tuan, apa anda ingin sarapan?." Tanya Fiona saat melihat Detrick mengancingkan lengan kemeja nya

" Tidak." Jawab Detrick tanpa melihat Fiona

" Baiklah. Emm tuan, apa saya masih bisa bekerja menjadi Office girl di perusahaan?." Tanyanya hati-hati. Hari ini ia mengambil kelas siang, jadi saat pagi ia kosong

Detrick menghentikan aktivitasnya, ia melirik Fiona " Terserah kamu." Ketusnya

" Terima kasih tuan." Jujur saja ia bahagia karena tidak di larang untuk bekerja, walaupun hanya sekedar seorang office girl. Bagi Fiona asalkan mendapatkan gaji ia tidak akan masalah. Apalagi waktu nya banyak disita dengan aktivitas kampus dan sekarang ia juga harus membiasakan diri untuk menjadi pelayan Detrick.

Apalagi ia tidak di bayar untuk itu. Tapi, asalkan utang Fiona lunas ia rela melakukan nya. Fiona juga di untungkan disini " setidaknya makanan dan tempat tinggalnya gratis." Gumam Fiona

" ayo turun ke bawah. Bawa tas ku." Tanpa melihat Fiona ia pergi begitu saja

" Baik tuan.". Sahut dengan semangat. Ia dengan cepat mengambil tas Detrick

Mereka berdua pun berlalu meninggalkan mansion, didalam mobil. " Tuan, apa nanti anda bisa menurunkan saya di perempatan jalan?." Tanya Fiona

" Untuk apa?."

" Ah! Tidak bagus jika seorang office girl terlihat keluar dari dalam mobil yang sama dengan seorang CEO." Kata Fiona

" Terserah kamu. Aku juga tidak berniat membawamu sampai ke depan kantor." Ketus Detrick

Fiona hanya tersenyum paksa, biarlah asalkan Fiona tidak mendapatkan masalah itu sudah cukup baginya

" Kau dengar perkataan nya." Lanjut Detrick. Michael yang sedang mengemudi mengangguk.

Sesuai perkataan Fiona tadi, Michael menurunkan Fiona di perempatan jalan. Fiona akan berjalan sendiri sampai ke kantor

.........

Fiona Bekerja seperti biasa, ia bahkan seperti seolah-olah tidak mengenal CEO nya. Tapi, ada sesuatu yang berbeda yaitu pandangan para teman-teman yang sama-sama bekerja menjadi Office girl

Kenapa tidak! Ini untuk pertama kalinya seorang Office girl di panggil ke dalam ruangan CEO, bahkan ketua atau senior Fiona saja tidak pernah di panggil, eh dia yang baru sebulan bekerja sudah di panggil

Apalagi Fiona menjadi satu-satunya office girl yang di tugaskan untuk membersihkan ruangan Detrick, semakin curiga lah mereka. Tapi, Fiona tidak ingin ambil pusing ia hanya ingin bekerja dengan baik

Waktu makan siang pun masuk

" Fiona, ayo kita makan siang." Ajak Rani salah satu teman Fiona.

" Ayo." Dengan senang hati Fiona menyetujui nya. Keduanya pun masuk kedalam kantin bersama-sama.

Fiona dan Rani duduk di kursi paling pojok lalu mulai membuka bekal nya masing-masing. Yah dua orang yang sama-sama tidak akan menghabiskan uang hanya untuk makanan yang bisa mereka dapatkan secara gratis. Lebih baik bawa bekal daripada beli di kantin, pikir keduanya

" Oh yah Fiona setelah ini kamu akan masuk kuliah 'kan." Rani memulai pembicaraan sembari memasukkan satu sendok nasi kedalam mulut

" Iya. Aku ada kelas siang ini." Jawab Fiona, ia terlebih dahulu minum air putih barulah makan makanannya. Itulah salah satu kebiasaan Fiona

Rani manggut-manggut, ia seumuran dengan Fiona. Setelah lulus SMK Rani lebih memilih untuk langsung bekerja dari pada kuliah. Karena masalah finansial yang tidak memadai

" Kamu beruntung sekali. Andaikan aku juga sepintar dirimu, mungkin aku juga bisa dapat beasiswa." Ucap Rani mengunyah makanannya

Fiona terkekeh " Salah mu sendiri yang tidak mengasa otak." Timpalnya. Mungkin Rani adalah orang yang paling dekat dengannya di banding teman-temannya yang lain. Setelah Liana dan Nia tentunya, teman-teman nya di bar

Rani mendengus " Oh yah kamu juga yang di tugaskan untuk memberikan ruangan tuan Detrick 'kan. Ahhh enaknya...."

Fiona geleng-geleng kepala. 'enak dari mana!' dengus dalam hati

" Kamu bisa melihat wajah tampan tuan Detrick setiap hari. Ahhh enaknya..." Mengunyah makanannya

'enak dari mananya! Melihat wajah menyeramkan itu setiap hari membuat ku ingin sembunyi di lubang semut' Fiona bersungut-sungut dalam hati. Tidak mungkin ia mengatakan yang sebenarnya, bisa-bisa para karyawan yang sedang makan di kantin mendengarnya

" Tapi.." menghentikan kunyahan nya

" Tapi?." Fiona bertanya, ia juga menghentikan kunyahan nya

" Kamu kok bisa di izinkan masuk kedalam ruangan tuan Detrick. Apalagi kamu keluar dalam keadaan utuh." Tanya Rani berbisik

Fiona menghela nafas kasar 'aku lebih baik keluar dengan keadaan tidak utuh yang penting masih hidup daripada di jadikan pelayannya seperti sekarang.'

" Sebenarnya aku di marahi habis-habisan. Tuan Detrick benar-benar menyeramkan. Aku seperti akan di lahap habis olehnya." Balasnya dengan berbisik. Membayangkan wajah dingin Detrick membuat bulu roma Fiona berdiri

" Memangnya kamu salah apa?."

" Aku tidak bisa mengatakan nya. Yang penting sekarang aku sedang tidak baik-baik saja, aku sangat-sangat tidak suka melihat wajah dingin nya." Sungut Fiona

" Kau tahu, aku seperti ingin memasukkan nya kedalam karung lalu membuangnya ke lautan agar aku tidak bisa melihatnya lagi."

" Hah! Aku sangat ingin memandang rendah dirinya seperti dia yang selalu memandang rendah diri ku. Akan aku suruh dia menjilati kakiku." Fiona benar-benar mengeluarkan unek-uneknya

" Fi.. husstt Fiona..." Rani menaruh telunjuknya di bibir lalu melirik ke arah belakang Fiona

" Ada apa?."

" Belakang.. belakang." Begitu lah kira-kira yang dikatakan Rani lewat bahasa bibir

" Belakang?." Gumam Fiona, ia baru akan menoleh ke belakang namun tiba-tiba...

" Mungkin hal itu tidak akan terjadi, karena kaki nona sudah hilang." Suara dingin nan datar langsung bisa Fiona kenali siapa dia

Sontak Fiona berbalik " Pa.. pak Michael. A.. ada yang bisa saya bantu?." Tersenyum paksa

Para karyawan yang tengah makan di kantin sontak menghentikan kegiatannya. Mereka semua melirik tangan kanan sang CEO yang terkenal datar. Mereka tidak percaya seorang seperti Michael datang ke kantin.

Michael menatap Fiona dengan datar. Ia sudah menduga kalau gadis di depannya ini akan memaki dan mengumpat sang tuan muda, tapi Michael tak menyangka Fiona akan mengatakan hal-hal yang kejam.

Michael memberikan sebuah paper bag " Bawalah ini ke ruangan tuan Detrick jika anda masih sayang dengan nyawa anda, nona Fiona." Ucap Michael datar tapi terkesan mengancam

" Ah.. ba.. baik!." Mengambil paper bag tersebut " Kalau begitu saya permisi." Menunduk sembilan puluh derajat dan langsung pergi dari sana tanpa menoleh melihat Rani yang juga sudah tidak bisa berkutik, begitu pun dengan para karyawan yang lainnya. Apalagi saat Michael mengatakan tentang nyawa tadi.

" Lanjutkan acara makan siang kalian." Katanya dengan nada datar lalu pergi dari sana.

Setelah Michael pergi..

Haaaahhhhhhh

Semua karyawan sontak mengembuskan nafas lega. Sedari tadi mereka menahan nafas. Haisss hanya untuk bernafas dan bergerak saja sudah susah apalagi untuk menjawab

Memang, bos dan anak buah sama saja

.

.

1
Rahma Putri
Luar biasa
Gavin Bae
carl tdk salah.FIONAlah yg salah.masak dia denban gak tahu malaunya meminta pria asing menemaninya membeli dasi.dan bahkan sampai mencoba dasi yg dibelinya keleher pria asing tersebut.apa namanya wanita seperti itu kalau bukan wanita MURAHAN.
Gavin Bae
emang tempat asalmu harusnya di CLAB MALAM FIONA.ditempat itu jiwamu sangat berkembang.
Gavin Bae
jangan salahkan derik atas perlakuannya sama Fiona.saya saja yg tahu permsalahannya sangat jijik sama Fiona.mana ada yg namanya wanita baik2 yg dengan tak tahu malhnya memapah lelaki mabuk kekamar hotel.emang pelacur bermuka polos si Fiona.
Gavin Bae
fiona itu seharusnya menjadi tokoh antagonisnya.ibunya aja seorang jalang,ayahnya kriminal.sifiona kerja di clab malam.dan fiona tanpa malu berani bersentuhan sama laki2 yg bukan muhrimnya.memapah laki2 asing yg sedang mabuk menuju kamar hotel.apa namanya kalau bukan jalang tak tahu diri.
Gavin Bae
emang fiona yg jelas2 salah.siapapun yg melihat gambar dan video itu jelas akan menuduh fiona wanita jalang.murahan banget.memapah laki2 asing yg bukan muhrimnya menuju kamar yg sedang mabuk j3las perbuatan wanita murahan.dasar jalang murahan.
Gavin Bae
fiona 3mang jalang.walaupun aku tahu letak permasalahannya tapi memapah laki2 lain lagi mabuk yg bukan apa apanya masuk kedalam kamar tetaplah jalang namanya.
Gavin Bae
murahan banget.mau mau aja bersentuhan sama laki2 lain yg tdk ada ikatan.
Gavin Bae
fiona..fiona..bibit jalang mencoba jadi wanita baik2.kagak bisalah.disuruh jangan keluar malam lagi,tapi masih ketagihan juga.MCnya parah.
Ruk Mini
asik thorrr..sukaa bgt..apa lgi sm figur tokoh sgt berprinsip...tq thorr d tgg karya2 mu lgi
aulia.nessa
emm, jalan ceritanya sih bagus, tapi di scane ini mengingatkan saya dengan salah satu novel (love me please, hubby!), soalnya mirip banget scane nyaaa, apkah ini kebetulann???
Feby: maaf yah kak, kalau soal mirip atau enggaknya novel othor dengan novel yang lain, itu semua diluar kendali othor. Soalnya semua novel othor itu real berasal dari haluan othor sendiri 😆 mungkin kalau memang mirip, itu semua cuman kebetulan 😌
total 1 replies
aulia.nessa
bngst kau carl
aulia.nessa
wait, perasaan ku gaenak...thor, nih baby ngak keguguran kan?
aulia.nessa
sumpah, awas ya lu carl^^
nessa
emang rasanya di anuin gmn sih?
nessa
ytta aja
nessa
wkwkwk
aulia.nessa
hayolohhh🌚
aulia.nessa
authornya keknya semangat banget deh buat bikin eps ini ampe ampe ane lihat dari atas ampe bawah selalu lihat typo yang berlebihan🗿🗿 tetep semangat^^🐱
aulia.nessa: bisa ae thor🗿🙏
total 2 replies
aulia.nessa
jangan di perjelas thor😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!