NovelToon NovelToon
Pernikahan (Suri Si Gadis Tumbal)

Pernikahan (Suri Si Gadis Tumbal)

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Badboy / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:104.1k
Nilai: 5
Nama Author: II

Tak ada yang tahu tentang nasib hidup seseorang, seperti nasib gadis cantik yang harus menerima kenyataan, bahwa dirinya di paksa menikahi pria brendal dan brengsek.

semua berawal, ketika kedua orangtuanya menerima tawaran dari keluarga kaya untuk memberikan anak gadisnya untuk di nikahi anak kedua keluarga Barata. Keluarga kaya dan terhormat tapi penuh scandal.

Di mana, anak laki-laki mereka adalah biang keladinya.

Ramalan mengatakan anak kedua Keluarga Barata akan insaf kalau di nikahkan dengan gadis berinisial S? Persis seperti nama depan laki-laki tampan itu.

Sky Antony Barata adalah namanya.

Siapa kiranya gadis itu? gadis malang yang harus menjadi tumbal keluarganya dan perlakuan buruk Sky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Terjebak!

Suri terus menendang pintu Toilet. Berteriak tanpa henti. Memaki Melodi dan ke empat temannya penuh amarah. Terhitung sudah hampir 30 menit dirinya terkurung di sana tanpa ada yang mendengar teriakannya.

"Ke mana petugas!" Pikir Suri. Seharusnya ada petugas yang menjaga sirkuit.

"Petugas? buka pintunya! Hey tolong?" Kembali berteriak. Memikirkan para Sekuriti yang berjaga di depan pintu masuk. Tapi mengingat jarak antar Toilet dan pintu masuk terbilang amat sangat jauh, jadi para petugas itu tidak bisa mendengar suara teriakan Suri.

Sia-sia tak ada yang menjawab. Sky yang di harapkan datang juga tidak kunjung terlihat.

Suri berbalik bersandar lemas di balik pintu toilet. Menatap langit-langit Toilet yang rendah. Berpikir terus menerus. Sampai Suri tertawa mengingat ponselnya yang tertinggal di dalam mobil Sky. Suri bahkan tidak membawa tas seperti wanita pada umumnya pergi keluar rumah.

"Sial! Hari ini aku benar-benar sial! Lihat saja nanti, aku akan membalas perbuatan mereka setelah aku keluar dari tempat ini." Suri mengepalkan tangan. Memukul-mukul lantai toilet sampai ia mengerang karena sakit.

Di tempat lain. Sky menjalankan mobilnya sampai ke mansion dan sialnya lagi hujan semakin deras. Sky keluar mobil setelah menunggu para pelayan datang dan membuka pintu mobil.

Ada dua pelayan yang menyambut kedatangan Sky. Keduanya berdiri sembari membawa payung. Tidak ingin sampai tubuh Sky yang berharga kehujanan. Itu akan sangat fatal. Suasana hati Sky tengah buruk jangan sampai para pelayan membuat kesalahan.

Sky keluar mobil. Berjalan angkuh tanpa merasakan tetesan air hujan. Kedua pelayan siap di kedua sisi tubuhnya. Sebenarnya Sky bisa langsung masuk ke dalam rumah setelah mobil berada di dalam garasi. Tapi Sky dengan santai memarkirkan mobilnya di depan teras mansion. Kenapa juga harus memarkirkan mobil di sana. Para pelayan juga harus bekerja untuk mendapatkan uang bukan?

Sky tidak memikirkan sang istri yang sekarang masih terjebak di dalam toilet sirkuit. Dirinya terlalu marah dan kesal karena sudah kalah dalam balapan mobil dan itu adalah yang pertama.

Dia akan menanggung semuanya.

Batin Sky yang siap memberi Suri pelajaran? Pelajaran apa? Itu masih menjadi misteri.

"Sky?" Suara sang ibu yang kebetulan masih bersantai di ruang keluarga menegur sang putra.

"Sky, lelah!" Katanya. Memilih berjalan untuk meraih tombol lift.

Nyonya Rose menghela napas melihat bagaimana Sky yang tidak bisa ramah padanya.

Tapi Nyonya Rose sedikit kebingungan ketika Sky pulang seorang diri, padahal dirinya ingat betul Sky keluar bersama Suri.

"Sky, tunggu. Suri mana?" Tanya Nyonya Rose celingukan. Melirik lama pintu masuk yang tertutup. Di luar hujan dan angin kencang jadi pintu yang selalu terbuka itu kini di tutup.

Sky yang akan masuk kedalam lift menjawab dengan enteng. "Tidak tau! Mungkin dia pulang ke rumah orangtuanya!" Lalu Sky masuk ke dalam Lift meninggalkan sang ibu yang melongo.

"Astaga!" Lirih Nyonya Rose segera memanggil pelayan.

"Kamu."

"Saya, Nyonya!" Satu pelayan mendekat.

"Cepat keluar dan cari, Suri." Titahnya.

Si pelayan mengangguk patuh. Berlari keluar mansion untuk memberi tahu para penjaga.

Nyonya Rose kembali duduk, berusaha tenang dan memilih untuk tidak memberi tahu Tuan Diki dan Tristan yang sudah berada di kamar mereka.

Ponsel Nyonya Rose mainkan. Mencari kontak seseorang.

Menunggu...

📞 "Halo?"

📞 "Halo. Tuan Chris, Ini saya." Seru Nyonya Rose.

📞 "Selamat malam Nyonya, Suatu kebahagiaan bagi saya, Nyonya mau menelepon. Apa semua baik-baik saja,"

Tuan Chris, ayah Suri terdengar ketakutan. Suaranya pelan dan serak.

📞 "Apa Suri masih ada di rumah Anda, Tuan?" Tanya Nyonya Rose yang mana nada suaranya terdengar kesal. Sky pulang dan itu tanpa Suri. Pikirannya Suri memaksa Sky untuk ke rumah orangtuanya dan tidak ingin cepat kembali.

Di sebrang telpon Tuan Chris mengerutkan kening.

📞 "Maafkan saya Nyonya! Tapi Suri tidak ada di rumah kami."

Di akhir percakapan Nyonya Rose mengatakan hal yang bisa membuat Tuan Chris ayah Suri tenang.

📞 "Itu Suri sudah kembali. Astaga! Maafkan saya Tuan Chris. Malam-malam begini Saya menghubungi anda. Suri baru saja masuk ke rumah. Saya begitu ketakutan. Tadi Sky pulang sendirian! saya pikir Suri ada di rumah anda. Tapi ternyata, Suri tertinggal di dalam mobil dia ketiduran. Baik Tuan Chris, saya tutup dulu.

📞 "Astaga, Nyonya, anda membuat saya khawatir. Syukurlah anak saya sudah kembali ke rumah. Kalau Suri membuat masalah jangan sungkan untuk menegurnya, Nyonya."

📞"Baik, Tuan Chris."

Panggil terputus..

"Pelayan!" Teriak Nyonya Rose. Merasa kebingungan ternyata Suri tidak ada di rumah orangtuanya.

"Kemana gadis itu?"

.

.

"Tolong! siapapun tolong!" Suri sudah mulai putus asa. Menangis juga tidak ada gunanya.

"Apa aku akan mati di tempat ini!" Katanya lirih. Merenung sejenak dan hasilnya tetap saja nihil.

Sementara itu. Orang yang di hubungi Jason untuk memperbaiki mobilnya sudah datang, mengabaikan derasnya hujan dan angin kencang.

"Tuan Jason, hujannya tidak akan berhenti sekarang!" Jason dan kelima montir berteduh di tempat para pembalap mobil beristirahat. Menatap hujan yang semakin deras dari pantulan cahaya lampu jalan.

"Apa kalian bisa memperbaikinya hari ini?" Tanya Jason. Melihat mobil hitamnya yang basah.

"Bisa, tuan!" Jawab salah satu montir. Padahal mereka ingin beristirahat dan mengerjakannya esok hari. Tapi tidak mungkin juga menolak Jason.

Jason mengerti. Dirinya bukan manusia keji seperti Sky yang tidak bisa melihat wajah lelah para pria luar biasa itu.

"Saya lelah dan tidak mungkin juga menunggu sampai mobilnya di perbaiki. Apa kalian bawa mobil lain?"

Kelimanya mengangguk bahagia sembari tersenyum. Ucapan Jason bak angin segar.

Mobil hitam kesayangan Jason di derek. Dan Jason mendapatkan tumpangan untuknya bisa pulang.

"Bisa tunggu sebentar?" Kata Jason kepada pria yang akan mengantarkan dirinya pulang.

Si pria itu mengangguk. menatap kepergian Jason yang berjalan ke arah toilet berada.

"Dia bukan hanya tampan tapi dia juga baik. Orang kaya sejati." Kagum si pria itu. Dirinya memilih menunggu Jason di dalam mobil.

Sedangkan Jason mulai masuk kedalam toilet yang kebetulan berdekatan dengan toilet perempuan.

Sialnya, Suri malah tertidur. Tidak bisa mendengar suara siulan Jason yang indah.

Adegan yang begitu dramatis dan menyebalkan. Seharusnya Suri tidak tertidur di saat yang menegangkan.

Suara buangan air kloset milik Jason berhasil membuat mata Suri terbuka. Mengerjap berat dengan wajah kusut.

Itu suara air kloset, bukan?

Batin Suri yang masih mengerjap malas.

Jason sudah selesai. Dirinya menaikkan kait resleting dan berputar untuk keluar toilet.

Samar suara pintu Toilet yang di tutup menyadarkan Suri kalau ada seseorang di luar.

"Hey! Siapapun tolong!" Suri berteriak dengan suara yang hampir habis.

"Tolong..uhuk-uhuk." Batuk menemani teriakan Suri.

.

.

"Tolong! Tolong!"

Jason berhenti berjalan. Menoleh kearah toilet wanita yang tidak jauh dari posisinya.

Suara siapa itu?

"Ada orang di situ?"

1
christina paya wan
sky sakit mantel
Kesya
kk adik gak boleh dinikahiin karna masih sekandung
Zizie Malek
lanjutannya thor 💐
Risda Hutagalung
ter nanti nanti lah aq upnya thor..
Risda Hutagalung
lanjut thor,,masih menunggu up nya..
EBENEZEE
di tunggu up ya Thor bgs bgt ceritanya, aq jd baper 😭😭😭😭
Zizie Malek
😭😭😭😭..ayo lanjutannya thor 💐
Sarmila Bintang
bagus ceritanya hnya sja lama bru di up lgi
Zizie Malek
Thor, ini sudah tamat @ masih berlanjut?
indri IJR: masih berlanjut kak. malam ini up eps baru ya
total 1 replies
Sarmila Bintang
jngn lama² up nya Thor?
indri IJR: siap kakak 😊
total 1 replies
Awan Mendung
seru d tambah greget aku thor
Awan Mendung
dari atas semu pad takut ke s sky, kok ini masih za ada yg mengganggu istri nya padahal tau istri nya ,dan lagian itu s sky knp tdk pernah mendengR gosip s suri dasar laki²tdk berguna a
Awan Mendung
apa s sky gila tah
Awan Mendung
gila eta s sky
Awan Mendung
ak lihat gantengan s daren thor hihi
Awan Mendung
meninggal kan jejak d sini thorrr
Awan Mendung
aku mampir thor ,naf thor itu nama panjagan suri susah d lidah ku hehehe
Anisa Sutiani
tetap semangatt untuk up terus 😁😁
Anggun Roma Dona
Ne cerita sebenernya bagus, aku suka. UP yg banyak donk thor tetap semangat.
Anisa Sutiani
akhirnya up juga thor...lama nunggu upnya
indri IJR: heheh... maaf ya kak sudah lama menunggu kelanjutan ceritanya. insyaallah saya akan up rutin. kemarin-kemarin saya harus menghabiskan waktu mengurus ayah saya yang sakit. mohon doanya kak. terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!