NovelToon NovelToon
Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Tamat
Popularitas:408.5k
Nilai: 5
Nama Author: Farida Alsa

jangan dibaca..beberapa bab terhapus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Farida Alsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kata pepatah

Sudah empat hari Zia melewati hari tanpa Farhan. Zia sudah mulai menguatkan hati walau kadang air mata menetes tanpa permisi disaat bayang - bayang Farhan silih berganti menyapa di setiap ruang.

"Ma, mama uda buka orderan kue lagi?" Saf mulai bertanya ke Zia

"Sudah nak, kenapa?" Tumben anaknya nanyai jualan mamanya.

"Iya temen Saf, Mamanya pada nanyak mau order." Jawab Saf duduk dilantai sambil mengikat tali sepatunya diujung pintu.

"Aif juga uda kangen sama kue mama. Apalagi bakpaonya."

"Ya udah ntar mama buat bakpao untuk Aif. Saf bilang aja ke temen kalau mama uda buka orderan."

"Siap mama"

"Ya udah yuk berangkat." Ajak Zia ..

Sebenarnya Zia bingung belakangan ini dia merasa ada yang mengintip atau mengikuti kemana Zia pergi tapi saat dilirik kebelakang tidak ada siapapun.

Zia menutup pintunya disaat ternyata Bu camat dan yang lain sedang belanja sayuran.

"Assalamualaikum ibu - ibu " Sapa Zia, anak - anaknyapun tidak lupa salim kepada empat emak paruh baya yang masih sibuk memilah sayuran yang dibeli.

"Waalaikumsalam" Jawab mereka serentak.

"Uda pada rapi mau berangkat sekolah ya?" Tanya Bu dimas

"Iya Nek mau sekolah ini menuntut ilmu tiada jenuh." jawab Aif sambil terkikik.

Ibu-ibu yang lain juga ikut tertawa lihat jawaban Aif. Akhirnya candaan mereka terdengar lagi, Aif ya gitu suka becanda tapi gak bisa dibecandai langsung nangis.

"Ya udah hati-hati dijalan ya." Bu Camatpun ikut bicara.

"Assalamualaikun nenek - nenek kece." Sapa Saf

"Waalaikumsalam gadis-gadis cantik yang satu uda gak gadis lagi." Semuanyapun tertawa lagi saat gurauan terdengar dari bu Karti.

Zia dan anak -anakpun pergi menggunakan motor peninggalan suaminya. Masih syukur motor Farhan kemarin ditinggal dikantornya jadi Zia masih ada kendaraan yang kemarin sore baru diantar sama teman Farhan dikantor dulu.

"Bu Camat, sadar gak sih kalau mobil seberang sana selalu ada disitu?" Jiwa kepo bu karti mulai keluar.

"Lah iya bener Bu, kadang ku lihat pagi,sore atau siang gitu selalu ada." Bu Dimas juga ikut nambahin garemnya biar asin.

"Bener juga ya, ku kira saudara-saudara komplek sini." Jawab Bu camat

"Saudara dari mana? mobilnya aja bukan mobil sejuta umat kayak kita, emang disini ada gitu punya saudara yang sultan?" Imbuh Bu Cici nambahin gulanya biar manis.

Mereka yang sudah selesai belanjapun berinisiatif mendekat ke mobil itu.

" Tok..tok.." Suara pintu mobil diketuk sama bu karti yang tingkat kepo bak detektif sudah terkenal seantreo komplek.

Seseorang yang didalam mobil pun tersentak, terkejut bakal didatangi ibu-ibh komplek itu.

"Maaf bu ada apa ya?" Tanyanya

"Ngapai kamu disini? Seharusnya kami yang tanya kamu ada apa disini setiap hari" Bu Camat yang mengenal wajahnya langsung to the point.

"Eh siapa sih bu? Ibu kenal? " Tanya bu Dimas.

"Selingkuhannya kali." Kompor bu Cici memanas

"Eh, enak aja." Sahut bu camat sambil memukul pundak bu cici. tidak sakit tapi terkejut juga dipukul gitu.

"Maaf bu, saya Abi Zidan." Abi mulai pening melihat kehebohan ibu - ibu didepannya.

"Ngapai kamu kesini?!" Bu camat sudah mulai garang mencoba mengeluarkan tanduknya jika lelaki didepannya ini punya niat gak baik. Ibu-ibu disana hanya bingung melihat bu camat marah.

" Saya hanya mau lihat kondisi Zia dan anaknya bu. Saya masih merasa bersalah setelah kecelakaan itu belum meminta maaf secara benar tapi mau menemuinya saya belum berani secara langsung."

Saat Abi mengatakan itu pukulan bertubi - tubi menghantam tubuhnya, ada dari pukulan sandal bu dimas yang terlihat ditelapaknya bekas keinjak taik ayam, pukulan sayuran dari bu cici hingga daunnya rontok dijalanan, ada juga cubitan maut dari bu karti. Sungguh malang nasib Farhan kena amuk ibu - ibu.

" Eh, udah - udah. kok jadi main hakim sendiri." Lerai Bu camat.

"Habis saya jadi kesel lihatnya." Sungut bu dimas yang sangat beruntung telapak sandal jadi bersih seketika tiada lagi yang menempel disana.

" Iya saya juga gerem banget jadi pengen saya picek - picek." Sahut Bu cici sambil memeras batang sayur yang daunnya sudah entah kemana, belum dimasak sudah jadi korban kesadisan.

"Lah ganteng gini kok tega nabrak orang sampek isdet, mau tak cubitin sampai gugur tuh gantengnya." Tambah bu karti

"Ehm.,, kalau kamu mau minta maaf datang aja sore nanti. tadi kami lihat mereka sudah bisa bercanda kayak dulu. tapi awas kalau macam-macam." Bu Camat sudah siap pasang benteng pertahanan.

"Baik bu makasih. Kalau gitu saya permisi pulang dulu. Nani sore saya kemari lagi. Assalamualaikum."

Abipun langsung masuk mobil dan hendak mau pergi tapi kehalang sama ibu - ibu yang masih ngeggosip didekat mobilnya.

"Yah gak jadi masak sayur aku." Keluh bu cici.

"Lah bu dimas juga mukul pakek sayur, kayak aku pakek sandal ada taik lincungnya biar bau tuh baju." ketawa kejam keluar dari mulut bu dimas.

"Iya,kirai ganteng ganteng bisa jadi kata pepatah." Sahut bu Karti.

"Pepatah apa?" Tanya Bu camat

"Iya, mati satu tumbuh seribu.. Mana tahu bisa jadi jodoh Zia, dari kemarinkan uda banyak yang antri tuh siap nunggu Zia habis masa iddah tapi Zia no responding." Kata bu karti yang bahasa inggrisnya bisa dihitung dulu.

"Tau ah.. bubar gerak." Suruh Bu camat. semuanyapun akhirnya bubar kerumah masing - masing.

Abipun mulai menghidupkan mobilnya dan segera pergi dari komplek itu...

" Bau apa ini..." Abi mengendus - endus bau menyengat yang mulai terasa ditubuhnya yang akhirnya terlihat dibagian pundak Abi bertengger seteplek taik ayam yang tertempel manja menyebarkan aroma syhadunya tanpa merasa bersalah.

Abipun dengan segera membuka bajunya dan melemparkannya ke bagian belakang.

"Ahh!!! Ganas kali mereka ,,," Kayaknya Abi jadi mulai ada trauma sama ibu - ibu komplek itu.

#kasian banget Abi dikeroyok#

#abizia#

#like,vote and comment yess#

1
cerita tamatnya cek di f***zo y kak.. udah tamat disana. penulis sasacuap
Fransiska Siba
Mungkin itu yg terbaik Fanny, Fanny juga begitu krn sifat keras hatinya. apalagi dimasalalu disebeb kan neneknya dan istri pertama papanya
Fransiska Siba
papanya aja udah jail gimana anaknya ga jail wkwkwk
Fransiska Siba
aku tetap Zia dan Abi, soalnya Fanny sdh kelewatan bangett. bertindak sesuka hatinya tanpa berpikir apa yg akan terjadi kedepannya
Fransiska Siba
makanya Abi kau jgn kayak Beny yaa, lembek. kasihan sekali keluarganya Rianti dan Beni akibat neneknya dan istri pertamanya Beny
Fransiska Siba
astga Fanny kau akan menyesal seumur hidup
Fransiska Siba
Nah org sepeti Radit yg bisa mendampingi Fanny, org bisa membuat Fanny turut padanya, ga sepeti Abi kesanya lemah terhadap Fanny jadi kalau ketemu kebawa emosi bisa istilahnya mereka tdk cocok disatukan krn sama2 keras
Fransiska Siba
kan dlu sdh Abi peringati tp kau ngeyel dgn ambisimu. padahal Abi dgn mati matian menjaga mu dan mencintai mu sepenuhnya tp kau saja yg tidak move onn dari masa lalu.
kayaknya Bagas dan Fanny membalas dendam masing2 deh padahal yg bersalah adalah bapaknya sendiri
Fransiska Siba
waduh berarti keluarga mama tiri dan bapaknya Fanny yg tdk beres, masa Bagas yg dlu tdk tahu apa2 ikut terlibat membenci saudara tirinya. pasti ada yg menanamkan kebencian itu
Fransiska Siba
aku malah dukung Abi sama Zia mereka cocok, kalau sama Fanny yg ada tdk ada kebahagian krn Abi sama Fanny sama2 keras dan berambisi dgn tujuan mereka. Zia hadir dihiduo Abi krn takdirnya membawanya dan Fanny hadir di hidup Abi krn Abi yg membawa dgn ambisi utk menyembuhkan Fanny, dia punya keyakinan utk menunjukkan gini lohh berumah ttangga yg seharusnya, Tp Abi tdk bisa memberikan itu krn dia tidk bisa membimbing istrinya bahkan dia tdk tahu isi hati istrinya, ga bisa ambil hati istrinya, yg bisa mendampingi Fanny adalah seorg yg ahli yg memahami dunia psikolog sehingga dia bisa baca gerak gerik tingkah Fanny sebenarnya Fanny mau apa2 dan dia dikasih arahan seperti apa. dia harus lembut tp tegas ga sepeti Abi mudah emosian dan tdk sabaran dan dia cepat putus asa
Fransiska Siba
kalian berdua yg gila, sama2 gila, Fanny terjebak dgn permainan gilanya krn masa lalu, dan Abi juga ikut gila krn mengikuti semua kemauan Fanny, seharusnya Abi kalau tujuan menyembuhkan bukan dgn mengikuti kemuan istrinya tp bagaimana cara nya dia lakukan dgn kata lembut supaya Fanny luluh dan ikuti kemauannya. mereka sama2 berambisi dan keras jadi susah utk disatukan
Fransiska Siba
nahkan Fanny dan Abi itu ambisi mereka terlalu tinggi, Fanny ambisi ya jahat sedangkan Abi ambisinya demi kebaikan tp menjadi malapetaka buat diri sendiri dan keluarga nya kelak
Fransiska Siba
makan tuh cinta gila mu Abi, krn itu obsesi mu juga dlu pengen buat Fanny bahagia dan pengen buat Fanny bisa merasakan pernikahan itu bahagia dan indah tdk sepeti org tua Fanny dlu sedangkan Fanny berambisi dgn sama masa lalunya utk mengwujudkan mimpinya sukses dan melampiaskan kepuasaan ya kalau istri pertama tdk terkalahkan dgn istri kedua. pasti itu rencana gila Fanny. dia cari objeknya yaitu Abi dan Zia. Abi dgn bodohnya menyeret Zia yg tdk tahu apa2. kalau aku baca isi novel ini secara tersirat Abi punya ambisi tersendiri utk menyembuhkan Fanny artinya bukan cinta malah dia membuat malapetaka utk keluarganya termasuk anak dan ortu apalagi diri sendiri dan Fanny berambisi dgn masa lalunya dgn membalas dendam dan menunjukkan dia bisa bahagia dgn sukses dan mencari pempiasan pembuktian istri pertama tdk terkalahkan. Abi dan Fanny tdk saling mencintai. Kata lain cinta yg sering mereka ungkapkan adalah cinta ambisi mereka...
cinta sejati yg seharusnya adalah Zia dan Farhan cinta mereka tumbuh krn Allah.
Fransiska Siba
kayaknya disekap itu Ibunya dan Bapaknya Fanny deh. Fanny itu bukan depresi tp psikot.
Fransiska Siba
berarti Fanny tdk cocok dgn Abi, Fanny lebih cocok dgn seorg dokter psikologi yg mendampingi dia, kalau sama Abi dia tdk sabaran mendidik istri apalagi dgn nada marah. Kalau sifat Fanny org nya keras jadi harus dilembutkan kata2 mutiara tiap hari. kalau sama Abi orgnya juga keras dan tdk sabaran jadi dia lebih cocok dgn Zia yg lembut dan juga tegas.
Fanny tdk salah to keadaan masa lalu yg merubah karakternya menjadi ambiisi krn obsesinya belum tercapai membuktikan ke Ayahnya kalau dia sdh sukses, pengen lihat Ayahnya bagaimana rupanya apakah dimasa tuanya ada penyesalan atau tidk, yakin deh pasti menyesal.
Fransiska Siba
berarti Fanny menciptakan keadaan seperi yg dialami ibunya dlu. Fanny rusak krn keluarga ayahnya dan Ayahnya itu sendiri pada akhirnya anak jadi korban
Fransiska Siba
Benarkan, Abi yg tidak bisa mendidik istrinya jadi jgn salahkan Fanny di sini kalau berbuat salah krn Abi tdk bisa tegas sekali buat jera istrinya terlalu lemah sama istri apakah krn cinta matinya
Fransiska Siba
benar kata Zia, suami tdik becus urus istri. tidak heran istrinya begitu suaminya saja lemah. kalian satu keluarga bermasalah tp Zia kalian korbankan dasar keluarga tdk jelas sdh buat Zia dan anak2 nya hilang sosok suami dan anak2 masih saja memanfaatkan kesempatan utk keuntungan keluarga mereka
Fransiska Siba
menurutku sungguh penghinaan bagi Zia, suaminya baru meninggal di suruh org menikah lagi apalagi Fani suka ngatur hidup org, suami mu bisa kau atur tp jgn org lain.
betul kata Zia, Abi sebagai kepala keluarga terlalu lemah dan tidak bisa mendidik istrinya selalu saja kalah
Mawar
mampirrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!