Kevin O'Leary adalah seorang CEO dingin dan berwibawa yang sangat disukai oleh wanita manapun. Tapi sayangnya ia belum pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun
Kimberly Kane adalah seorang ballerina profesional yang sangat terkenal didunia. Ia pernah jatuh cinta kepada satu pria tetapi hubungan itu kandas hingga akhirnya ia tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan pria manapun.
Apa jadinya jika mereka bertemu secara tidak sengaja? Dan bagaimana nasib mereka ketika ada yang ingin menghancurkan hubungan mereka?
No plagiat❕❕
Instagram : xylv.ia_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XylviA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11 (revisi)
Saat di kantor Kevin merasa lelah akibat semalam Ia lembur mengecek berkas yang diberikan. Ia pun menghentikan kerjaannya sebentar lalu memijat keningnya. Ia pun menghela napas panjang. Tiba-tiba Michael datang
Kevin yang melihat itu pun langsung berdoa dalam hatinya supaya Michael tidak menggangu walaupun hal itu pasti tidak mungkin.
“Aku sibuk jadi jangan ganggu aku,”uap Kevin. Michael yang melihat keadaan Kevin pun hanya bisa tertawa.
“Tenang saja aku tidak akan mengganggu,”ucap Michael. Kevin pun hanya menatap Michael. Tentu saja Ia tidak percaya kepada ucapan Michael.
“Lalu untuk apa kau kesini? Aku sedang lelah dan pekerjaanku menumpuk. Jangan sampai aku sendiri yang menyeretmu keluar dari ruangan ini.”
“Bersantailah sedikit. Aku hanya ingin meminta nomor telepon Fiona.”
“Buat?” Ucap Kevin. Ia tidak mau memberikan nomor telepon Fiona kepada Michael. Ia takut saja jika Fiona merasa tidak nyaman dan lagipula nomor telepon merupakan privasi yang tidak bisa disebar begitu saja.
“Mengajaknya berkenalan tentu saja. Lagian aku yakin dia tidak akan bisa menolak pesonaku,”ucap Michael dengan percaya diri.
“Tidak boleh. Kalau mau kau bertemu saja langsung dengan orangnya.”
“Kalau aku kenal dengan Fiona tidak mungkin aku akan meminta nomornya.”
Kevin pun hanya menghela napasnya. Ia pun berpikir apakah Ia harus memberikannya atau tidak. Ia sudah pusing dengan pekerjaannya dan sekarang ditambah lagi dengan tingkah sahabatnya ini.
“Baiklah. Tapi aku harus minta ijin terlebih dahulu.” Ucap Kevin. Ia kemudian mengirim pesan kepada Fiona. Setelah Fiona memberikan ijin, barulah dia menuliskan nomor telepon Fiona di secarik kertas lalu memberikannya kepada Michael.
Michael yang melihat hal tersebut senang. Ia langsung mengambil secarik kertas itu lalu mepihat nomor telepon dan langsung menyimpannya di kontak miliknya.
Michael yang merasa urusannya selesai pun langsung keluar dari ruangan sahabatnya. Kevin antara harus merasa lega atau tidak karena sahabatnya meninggalkannya tetapi mempunyai nomor Fiona.
Tiba-tiba Michael balik dan langsung berkata. “Kau harus mengajaknya berkencan ok.” Dan Michael langsung pergi lagi.
Kevin pun langsung memikirkan perkataan Michael. Sial, Ia menjadi tidak fokus dengan pekerjaannya. Untung saja Michael adalah sahabatnya. Kalau tidak mungkin sudah terjadi perkelahian disini.
Pikirannya langsung tertuju pada Fiona. Ia harus bertanya pada Fiona tentang jadwal Kim dan kesukaannya. Ia tidak mau mendapat penilaian yang buruk dari Kimberly di hari pertama mereka berkencan. Walaupun hanya perkenalan.
Fiona
^^^Selamat siang Fiona. Ini Kevin. Apakah nanti malam Kim punya jadwal? ^^^
Tentu saja tidak. Makanan kesukaannya adalah makanan Italia terutama pasta ;)
^^^Baiklah terima kasih.^^^
Kevin sangat berterima kasih kepada Fiona. Fiona juga tau apa yang akan dilakukan Kevin. Sekarang Kevin hanya perlu mereservasi tempat di restoran Italia malam ini. Ia tau satu restoran Italia yang sangat terkenal dan langsung memesan tempat disana. Moodnya seketika menjadi baik. Ia tidak sabar malam ini.
...*** ...
Kimberly dan Fiona baru balik dari cafe untuk makan siang. Mereka langsung berlatih kembali gerakan ballet mereka. Walaupun bagi sebagian orang satu bulan itu adalah waktu yang lama tapi berbeda bagi mereka satu bulan untuk melatih gerakan adalah waktu yang sangat singkat dan sangat padat jadwal. Untungnya latihan hari ini hanya sampai sore.
Mereka mengambil istirahat 5 menit dan mereka langsung minum untuk melepas dahaga. Tiba-tiba ponsel Fiona bergetar menandakan ada pesan masuk. Fiona langsung mengecek handphonenya dan ada pesan dari nomor tidak dikenal.
08XXXXXXXXXX
Hai Fiona namaku Michael. Aku teman dekatnya Kevin dan aku mendapatkan nomor ini darinya. Jangan marah pada Kevin karena aku memaksanya. Kau mau kita kenalan? Siapa tau cocok jadi kau juga punya kekasih seperti temanmu itu.
^^^Tentu saja. Namaku Fiona dan aku akan kembali latihan ballet jadi jika kau ingin ketemu kau boleh datang ke taman kota jam 7 malam.^^^
Fiona senang bukan main. Akhirnya ada pria yang mau dekat dengannya. Sebenarnya ada banyak yang ingin bersamanya. Tapi Ia tau bahwa semua pria itu tidak tulus padanya. Walaupun Fiona juga belum kenal 100% dengan Michael.
“Ada apa?”tanya Kimberly yang bingung melihat temannya tiba-tiba tersenyum.
“Teman Kevin ingin mengajakku berkenalan. Tentu sana aku langsung menyetujuinya jadi nanti malam aku ada kegiatan,”ucap Fiona dengan senyuman yang berseri-seri. Kimberly yang melihat itupun ikut tersenyum. Akhirnya sahabatnya ini dekat dengan pria. Fiona cukup pemilih dalam urusan tersebut.
“Aku yakin Kevin juga akan mengajakmu sebentar lagi,”ucap Fiona sambil menyenggol pelan bahu sahabatnya itu. Kimberly hanya tersenyum.
Tiba-tiba handphone Fiona bergetar lagi disaat waktu istirahat mereka sudah hampir habis. Buru-buru Fiona membuka handphonenya. Lagi-lagi ini dari nomor tidak dikenal tapi kali ini Fiona tau siapa yang mengirim pesan tersebut.
08XXXXXXXXXX
Selamat siang Fiona. Ini Kevin. Apakah nanti malam Kim punya jadwal?
^^^Tentu saja tidak. Makanan kesukaannya adalah makanan Italia terutama pasta ;) ^^^
Baiklah terima kasih.
Fiona pun langsung tertawa keras yang membuat Kimberly kaget. Dia pun menepuk pundak Kim berkali-kali yang membuat Kimberly kebingungan.
“Bersiaplah malam ini,”ucap Fiona yang membuat Kimberly semakin bingung. Ada apa dengan malam ini? Bukannya Fiona akan ada kencan? Sudahlah Kimberly pun melanjutkan latihan mereka.
Selesai latihan mereka pun langsung pergi ke arah tempat minum mereka dan langsung duduk di lantai. Mereka sangat lelah. Ponsel Kimberly berbunyi. Ia langsung mengecek handphonenya dan ada notifikasi dari pesan. Kimberly langsung membuka pesan itu yang ternyata adalah pesan dari Kevin.
Kevin
Kau mau jalan denganku malam ini?