NovelToon NovelToon
Sejuta Cinta Dari Suami

Sejuta Cinta Dari Suami

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:102.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tinayuni

Pernikahan adalah hal yang diinginkan banyak orang, sayangnya pernikahan Aina Putri Arman tak semulus seperti yang di harapkan sebelumnya.
Calon suaminya tidak datang dan akhirnya, Davian Kin Sanjaya menggantikan posisi calon suami Aina di pelaminan.

Adakah sesuatu yang membuat calon suami Aina tidak hadir dalam pernikahannya sendiri?

Lalu bagaimana kehidupan rumah tangan Davian dan Aina selanjutnya?

Sekuel dari Takdir Janda Muda.

Ini adalah cerita hiburan semata, semoga suka😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Panggilan Baru

Aina menggeliat kan tubuhnya saat ia merasa sinar matahari jatuh pada pupil nya. Ia mengerjab berkali-kali dan menggulingkan tubuhnya pada sisi kirinya.

"Kau?" Aina beranjak duduk dengan cepat saat melihat Davian menatapnya di samping tempat ia tidur.

"Iya aku, kenapa?"

Perdebatan pun kembali terjadi. Sebelumnya saat mereka hendak tidur pun mereka sudah seperti anjing dan kucing.

Rebutan kasur. Namun akhirnya Aina luluh dan mau untuk berbagi tempat tidur bersama dengan Davian walau terpaksa dengan guling sebagai pembatas nya.

Davian sampai berpikir, apa yang salah dengan dirinya sampai Aina tidak mau tidur bersamanya, sudah empat bulan ia selalu melakukan pendekatan secara pribadi dan kalem, nyatanya belum membuahkan hasil.

"Aku akan mandi dulu!"

Dengan cekatan Dav memegang tangan Aina dan menjatuhkannya di atas tempat tidur.

"Hei! Apa yang kau lak-?"

"Diamlah!" Dav mengamati Aina dari atas kepala hingga ke bawah. Tangannya memegang Aina dan membuat wanita itu mengedip beberapa kali karena bingung.

"Tubuhmu kurang gizi, apa kau tidak pernah menggunakan uang yang aku berikan untuk keinginanmu?"

"Pertanyaan macam apa itu? Bi Inah sudah menyiapkan yang terbaik untukku setiap hari, bagaimana kau bisa bilang aku kekurangan gizi?"

Dav tergelak dan melepaskan tangannya pada tangan Aina. Ia beranjak duduk dan memegang ponselnya.

"Pakai saja fasilitas yang aku berikan, kartu kredit, mobil ... kau bisa menggunakannya. Jangan mengurung dirimu di dalam rumah terus. Kulit mu bisa pucat kalau kau kekurangan cahaya matahari!"

"Tanpa kau beritahu aku juga akan melakukannya!" kata Aina sembari membenahi pakaiannya yang terlipat.

Beberapa saat kemudian ponsel Dav berbunyi dan nama Agil tertera memanggil dirinya.

"Sebentar Agil menelpon!"

Ia berdiri dan melangkah mendekati sofa dan duduk di sana.

"Iya Agil, ada apa?"

"Ada pencurian di Mall kita dan pencurinya adalah anak karyawan Mall sendiri, bos. Apa kau akan datang ke sini?"

Terkejut. Dav akhirnya memutuskan untuk datang ke sana menyelesaikan masalah itu. Sepertinya keinginan untuk bersenang-senang dengan Aina tertunda untuk hari ini.

Tak apa, masih ada hari berikutnya.

Melihat keseriusan di wajah suaminya, Aina pun memberanikan diri untuk bertanya ada apa.

"Anak karyawan kita mencuri di Mall, aku harus menyelesaikannya."

"Mall? Mall milikmu?"

"Iya, dan kau juga harus ikut aku ke sana!"

"Hmmm aku sudah biasa ikut denganmu bekerja!"

**

Sesampai di Mall, Agil sudah menunggu di depan dan membawa mereka ke ruang security dimana anak itu di amankan.

"Anak kecil?" gumam Dav saat ia melihat pencuri itu ternyata hanyalah seorang anak kecil. Pun dengan wajah yang baru saja menangis karena ketakutan, membuat Dav tidak tega.

"Bisa kalian semua meninggalkan kami?" perintah Dav pada para security dan petugas keamanan lainnya termasuk Agil.

Setelah mereka semua keluar, kini tinggallah Dav, Aina dan anak kecil laki-laki itu yang kini ketakutan.

Aina bergerak mendekati anak itu dan membelai lembut kepalanya." Kenapa kau mencuri sayang?" tanyanya lembut sembari berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan anak itu.

Anak itu masih terdiam dengan kepala menunduk, tidak berani menatap Aina ataupun Davian.

"Tenang saja kami tidak akan memarahimu. Katakan saja alasannya, kami pasti akan membantumu!"

'Sangat lembut tidak seperti saat wanita ini bersama diriku.' Batin Dav yang mulai melihat karakter Aina yang lain.

"Ayah tidak punya uang untuk membeli tas ini dan aku sangat menyukainya!" ucapnya dengan takut.

Merasa kasihan, Aina menatap Dav yang mengangguk padanya.

"Aku akan membelikan tas ini untukmu. Lain kali jangan mencuri lagi ya, ayahmu pasti masih mengumpulkan uang untuk membelikanmu tas ini, kau harus bersabar dan berdoa, jangan menyusahkan ayahmu!"

Anak itu mengangguk tanpa berani menatap Aina.

"Apa kau sudah makan?"

"Belum," menggeleng.

"Baiklah! Ayo makan!"

Dengan penuh kasih sayang Aina merangkul anak itu dan membawanya pergi dari sana.

Agil dan petugas keamanan yang berada di luar ruangan hanya bisa menatap Aina yang membawa anak itu menjauh dari tempat itu.

"Peringatkan ayahnya saja dan jangan beri hukuman apapun pada anak itu!" perintah Dav pada petugas keamanan.

"Baik Tuan!" ucap petugas keamanan bersamaan.

Semua petugas keamanan kembali pada tempat mereka masing-masing menyisakan Agil dan Dav yang masih berdiri di sana.

Mereka kembali berbincang masalah yang baru saja terjadi, kemudian kembali pada masalah serius mereka tentang proyek yang bekerja sama dengan Metta.

"Selidiki ibu istriku itu. Aku yakin dia ini memanipulasi perusahaan keluarga Arman untuk kepentingan pribadinya."

"Akan segera aku laksanakan. Tadi aku juga sudah membatalkan meeting kita hari ini dan seperti yang sudah aku duga, dia marah dan tidak terima karena kau memutuskan secara sepihak!"

"Biarkan saja!" Dav menyeringai kemudian berniat menyusul Aina dan anak itu yang mungkin sekarang berada di lantai 3 Mall tersebut untuk menikmati kedai makanan yang ada di sana.

Benar saja, ia melihat istrinya itu tertawa bersama dengan anak itu. Terlihat damai. Lalu kenapa dengannya dia seperti kutub?

Ia mendekati keduanya dan tanpa izin menarik kursi dan melesakkan tubuhnya di sana.

Suasana pun langsung hening. Tawa Aina langsung menghilang seiring dirinya melihat Dav duduk dan menatapnya intens.

"Kenapa? Tertawa saja, aku tidak melarang!" ucap Dav santai.

"Mengacaukan suasana," gumam Aina yang di dengar oleh Dav.

"Selalu saja bersikap dingin padaku. Hukum saja aku jika menurutmu aku salah, dasar wanita kutub!"

Terlihat alis Aina yang sebelah naik ke atas.

"Orang-orang memanggilmu siapa?" tanyanya yang membuat Dav bingung.

"Dav, Vian, Davian!? Ada masalah?"

"Baiklah, aku punya panggilan baru untukmu. Vi!"

"...?"

"Iya Vi, kenapa? Tidak ada yang memanggilmu Vi bukan?" seringai Aina membuat Dav jengkel.

"Jangan kau teruskan dengan kata Viking, karena aku bukan bagian dari bangsanya!"

Aina tergelak." Tidak, aku hanya akan memanggilmu Vi saja, kau pernah memberiku tawaran yang spesial, maka aku juga akan memanggilmu dengan nama spesial juga. Vi!"

Terserah Aina saja. Jika dengan memanggil Vi membuat Aina tertawa, kenapa juga Dav harus menolaknya. Membuat tertawa wanita ini lebih sulit daripada membuat dia marah.

Kembali mereka bermain dengan anak laki-laki di sebelah mereka. Setelah merasa puas, mereka mengantar anak itu pulang dan setelahnya mereka kembali pulang ke rumah mereka sendiri.

Suasana rumah sangat dirindukan oleh Aina, apalagi kamarnya. Dimana tempat itu selalu menjadi pelampiasan kekesalannya ataupun kesenangannya.

"Selamat datang Tuan dan Nyonya!" sapa Bi Inah setelah membukakan pintu lebar untuk mereka.

"Berapa kali aku bilang, jangan panggil aku Nyonya, Bi Inah, anggap saja aku anak sendiri, panggil aku Aina!"

"Lakukan saja perintah dia Bi, biar dia senang!" Dav berjalan masuk ke dalam meninggalkan Aina dan Bi Inah.

"Baiklah, Aina. Aku akan membiasakan diri memanggil namamu!"

"Itu akan membuat kita lebih akrab Bi. Baiklah, aku masuk ke dalam kamar dulu!"

1
Indrayani setiadi
tokoh utama wanita Aina menyebalkan dan keras kepala
untuk penjahatnya tidak di hukum
jd kurang gereget dan kurang puas endingnya..
Nurmiati Aruan
lama-lama nyebelin si Aina ini
Jade Meamoure
author berhasil membuat tokoh wanita yg paling menyebalkan 🤣🤣🤣 kalo d dunia nyata dah d mutilasi ini 🤣🤣🤣
Jade Meamoure
bodoh eh
ega cempluk
Aina ni ngeyel di bilangin
Devi Ratna Sari
penasaran
Devi Ratna Sari
suka😍😍😍😍
🔵🌼⃝⭕Tunik
kereeeeeeen
fiona azzahra
mampir.....
Rozh
💓
Onih Sumarni
mau dong punya suami kya davian
Onih Sumarni
jangan jangan nanti alle jatuh cinta sama aluna
Onih Sumarni
davian sabar banget
Bly_mput
FIKS HARUS SEASON 2 AKU GAK NGEH AGAK KURANG PAHAM
budiarti halim
ko ceritanya mikin jengkel
CR⃟7Naikenz *🎯Hs
semangat mom cz 😍😍
Darah Biru (Bangsawan)
mantap kak ❤️ semongko~
Cahyaning Wulan
serius tamatnya begini doank ???
꧁🌳~T|MB€®🌳꧂: serius kak, kalo kepanjangan jadi ruwet nanti🤭🙏 makasih sudah setia baca Aina Davian 😊
total 1 replies
༄⃞⃟⚡Kᵝ⃟ᴸ𒈒⃟ʟʙᴄ-ᴺᵘᵗ
TAMAT KAHHH
꧁🌳~T|MB€®🌳꧂: iya nut
total 1 replies
Onih Sumarni
aku mampir thor
꧁🌳~T|MB€®🌳꧂: makasih kak😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!