NovelToon NovelToon
Janji Suci

Janji Suci

Status: tamat
Genre:Contest / CEO / Cinta Terlarang / Duda / Tamat
Popularitas:140.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Santi Larasati

Nada dan Alva di haruskan menjadi teman satu kamar di asrama karena ada sebuah kejadian yang tak diduga duga.

Selama menjadi teman satu kamar Alva selalu merasakan hal yang aneh pada dirinya yang menurutnya tak normal. Suatu hari Alva pergi ke dokter untuk memeriksaan kondisinya yang aneh selama ini.

"Apa keluhanmu?" Tanya sang dokter.

"Begini dok, akhir akhir ini jantungku selalu berdetak tak sewajarnya! Terkadang jantungku sakit, terkadang jantungku berdetak dengan kencangnya! Seperti itu yang kurasakan!" Jelas Alfa.

Sang dokter mengerutkan keningnya.

"Apa ini bereaksi setiap saat atau hanya saat saat tertentu? Atau mungkin bereaksi terhadap sesuatu?"

"Jantungku akan bereaksi seperti ini hanya pada seseorang saja dok!"

"Sepertinya anda punya masalah serius dengan jantung anda."

"Yang benar dok?"

Puk..

"Sakit kak!"

"Kau itu hanya pintar dalam akademi, tapi bodoh masalah cinta. Kau itu sedang jatuh cinta bodoh!!!"

Penasaran? langsung cek ceritanya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Larasati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 12

Di malam pertama camping Nada terbangun dari tidurnya karena ingin buang air kecil. Nada keluar dari tenda dan suasana camp begitu gelap dan sunyi karena para peserta lainnya sudah tertidur.

Nada tak tega jika membangunkan Vio jadi ia keluar sendirian walau sebenarnya ia sangat takut gelap. Bermodalkan senter hp Nada berjalan menjauhi tenda, setelah menemukan tempat yang pas barulah nada buang air kecil.

Tak sampai 5 menit Nada sudah selesai buang air kecil, saat akan berbalik tiba tiba ada yang menyekap mulutnya. Nada panik dan ketakutan apalagi ia di bawa ke dalam hutan. Mata Nada tiba tiba di tutup kain jadi ia tak bisa melihat orang yang menyekap dirinya.

"Wah, ternyata kau sangat cantik juga walau dalam gelap sekalipun." Kata orang yang menyekapnya.

"Buruan! Jangan lama lama!" Kata orang satunya, Nada menebak jika ada dua orang yang menculiknya.

"Ah, sial! Cuma liat wajahnya yang ketakutan saja sudah membuat adikku mengeras." Bisik orang yang berada di sebelahnya dengan suara yang begitu berat.

Nada menggelengkan kepalanya takut.

Nada merasakan celananya di tarik ke bawah dan kedua tangannya di cekal kedepan oleh orang satunya. Mulutnya di sumpal sesuatu sehingga ia tak bisa berteriak.

Nada merasakan ada sesuatu di bawah sana.

"Mmmm....." Nada menjerit tertahan ketika merasakan sakit dan perih seperti di belah menjadi dua di bawah sana.

Orang itu melakukannya dengan cepat, tanpa tahu Nada yang menangis.

"Cepat bodoh! Sebelum ada yang tahu!" kata orang satunya yang sedang menahannya di depan.

Nada menangis karena bagian bawahnya begitu sakit, ia yakin jika itu pasti berdarah.

Hingga 5 menit kemudian orang itu melepaskan miliknya dan mengeluarkannya di belahan ****** Nada.

Sedangkan orang yang satunya menatap jijik pada temannya itu.

"Aku jadi ingin lagi!" Kata orang itu.

"Gila kau ya? Sudah cepat bereskan!" kata orang yang satunya.

Tubuh Nada lemas tak ada tenaga apalagi bagian bawahnya yang begitu sakit. Setelah itu mereka meninggalkan Nada sendirian di tepi hutan.

Dengan sisa tenaganya Nada membuka penutup matanya dan berjalan kembali ke tendanya dengan jalan yang sempoyongan.

Entah kebetulan atau apa Alfa melihat Nada dari dalam hutan dengan jalan tertatih dan hampir jatuh. Dengan cepat Alfa menghampiri Nada yang sudah pucat itu.

"Ada apa denganmu? Kenapa kau bisa ada disini?" Tanya Alfa bingung.

Nada malah menangis dan memeluk Alfa erat.

"Ada apa? Apa yang terjadi denganmu?" Tanya Alfa khawatir.

Alfa mencium bau yang tak asing baginya, ketika melihat celana belakang Nada, Alfa terkejut karena ada darah di sana.

"Apa ada yang melukaimu? Katakan padaku Na! Jangan takut ya, aku akan melindungimu!" Alfa melepaskan jaketnya untuk menyelimuti Nada yang kedinginan dan terus menangis.

Alfa menggendong Nada bridal dan membawanya ke tempat lain. Tak mungkin ia membawanya ke tenda dalam kondisi nada yang seperti itu apalagi di tenda masih ada Vio.

"Kau tunggu di sini ya! Aku akan membawakan obat dan ganti untukmu! Sudah jangan menangis lagi!" Alfa mengusap air mata Nada dan kembali ke tenda mengambil ganti untuk Nada.

Nada sudah berhenti menangis dan mengeratkan jaket Alfa yang kebesaran di tubuhnya. Tak lama Alfa kembali membawa pakaian bersih dan salep.

Alfa membantu menggantikan pakaian Nada, Nada hanya diam dan patuh saja.

"Na, berbalik lah! Aku akan mengobatinya!" Kata Alfa. Nada malah ketakutan.

"Aku tidak akan menyakitimu, Aku hanya mengobatimu percayalah." Akhirnya Nada menurut.

Nada berbalik badan dan menungging agar Alfa lebih mudah mengobatinya. Alfa malah menelan ludahnya sendiri ketika di hadapkan ****** Nada yang putih mulus agak berisi, apalagi h*le Nada yang merah berkedut kedut.

Menggelengkan kepalanya cepat, menghilangkan pikiran kotornya Alfa mulai mengolesi salep pada h*le Nada yang lecet. Alfa menahan nafasnya dan mencoba menetralkan detak jantungnya yang berdetak kencang.

"Sudah!" Kata Alfa setelah memakaikan kembali celana Nada.

"Apa kau tidak jijik padaku?" Tanya Nada dengan suara lirih.

"Jijik kenapa?" Tanya Alfa.

"Aku... Aku hiks kotor, hiks... Aku sudah ternodai hiks... Aku kotor!!" Kata Nada Kembali menangis.

"Sssttt... Tenanglah! Kau tidak kotor, sudah jangan menangis tidak ada yang tahu kecuali aku jadi tenang ya! Dan siapa yang sudah melecehkanmu seperti ini?" Tanya Alfa dengan wajah seriusnya.

Nada menggelengkan kepalanya.

"Ceritakan padaku! Biar aku yang akan membalasnya nanti!" Kata Alfa bersungguh sungguh.

"Aku tidak tahu, tadi saat aku buang air kecil tiba tiba ada orang yang menyekap ku dan membawaku ke dalam hutan. Dan.. dan.. Mereka memakaiku begitu saja.. hiks.. hiks..." Nada terus menangis ketika mengingat kejadian yang menimpanya barusan.

Alfa memeluk Nada setelah mendengar penjelasannya.

"Kenapa kau tak membangunkanku jika kau ingin buang air? Aku berjanji akan membalaskan perbuatan mereka! Dan aku tak merasa jijik padamu! Jadi jangan menangis lagi ya!" Alfa melepaskan pelukannya dan menatap Nada yang sesenggukan.

"Sekarang tenang ya! Kita kembali ke tenda! Aku tak akan mengatakan kejadian ini pada siapapun." Alfa mengusap pipi Nada menghilangakan jejak air matanya.

Alfa kembali menggendong Nada ala bridal menuju tenda mereka. Dan menidurkan Nada tepat di sampingnya.

"Sekarang tidurlah!" Kata Alfa, Nada hanya menganggukan kepalanya dan menutup matanya.

Nada tak sadar jika ia tidur berbantalkan lengan Alfa begitu pula dengan Alfa, ia juga melakukan dan memperlakukan Nada dengan lembut juga tanpa sadar.

...****************...

Paginya Nada dan Alfa masih tidur sedangkan Vio sudah bangun sedari tadi dan memperhatikan dua anak Adam tersebut.

"Ehem... Pagi woi!" Kata Vio mencoba membangunkan mereka.

Dan berhasil, Alfa terbangun lebih dulu dan menatap Vio yang duduk sambil bersedekah tangan.

"Apa maksud kalian?" Tanya Vio mengintimidasi.

Alfa malah mengerutkan keningnya tak paham. Vio mengkodenya dengan dagunya ke arah mereka. Barulah Alfa sadar jika dirinya dan Nada tidur sambil berpelukan. Alfa menjaukan tangannya dari pinggang Nada, kemudian dengan perlahan mengangkat tangan Nada yang melingkari perutnya.

"Na-".

"Sssttt....." Alfa langsung menyuruh Vio diam ketika Vio hendak membangunkan Nada.

Dengan perlahan Alfa memindahkan kepala ke bantalan kain. Nada tidak merasa terganggu sama sekali. Alfa melihat Nada tertidur dengan nyenyak nya, mungkin tadi malam sangat lelah baginya begitu pula dengan Alfa.

Vio hanya menatap curiga pada Alfa, namun dihiraukan olehnya.

...****************...

Kegiatan pagi di mulai dengan acara senam bersama kemudian di lanjut dengan game kecil. Menjelang siang para siswa diharuskan memasak sendiri untuk makan siang mereka.

Kelompok nada berbagi tugas untuk memasak Nada, membuat api Alfa sedangkan Vio mendapat tugas mencari kayu bakar.

Nada memasak semur ayam, oh iya bahan bahan makanan sudah dadi sediakan pihak sekolah para siswa hanya perlu memasaknya sendiri.

Kelompok Willie hanya membuat mie instan karena tak ada yang bisa memasak. Sedangkan kelompok Vanio, Vanio lah yang memasak di bantu oleh Fatih dan Angga.

"Na! Aku makan tempatmu ya! Aku gak bisa masak, masa cuma makan mie instan doang kan gak enak." Kata Willie sambil bawa piring sendiri.

"Ya udah sini makan bareng bareng Wil!" Nada meraih piring Willie dan menuangkan nasi di atasnya.

"Terima kasih Nana cantik!" Willie langsung duduk di sebelah Vio.

"Sekali lagi ngatain aku cantik, gak aku kasih lauknya nih!" Kata Nada dengan wajah lucunya.

"Iya Nana ganteng! Tapi boong." Willie dan Vio tertawa karena berhasil menggoda Nada.

Nada memajukan bibirnya lucu karena ledekan sahabatnya itu. Diam diam Alfa menahan tawanya juga dan itu sempat dilihat Nada lewat ekor matanya.

"Dia tertawa?" Batin Nada.

...#...

...#...

...#...

...To be continue...

...Au ah author nulis apaan....

...Hemb......

...Jangan lupa tinggalkan jejak mu kawan!!😉👍...

1
wani
nada ini beneran cowok ya, bukan cewek yg lagi nyamar jadi cowok?
Xiao Laras愛: ya begitulah.
total 1 replies
Della Novilia
apa si nada itu cewek yg nyamar jadi cowok ya
Della Novilia
emangnya ada ya di asrama di satu kamar cewek sama cowok tidur bersama🤔setau aku gak ada deh
Xiao Laras愛
🙏
Nur Safitri
thor kabar baik keh🥺🥺🥺👉👈
Xiao Laras愛: sa sudah up ya cantik
total 1 replies
Nur Safitri
lama amat thor kagak2 up2
Septian Tian
gw geplak lu ya wir ma n nyosor jja nikahin dlu lah 😠😠
Septian Tian
ET gw bimbang dah jadi nya klo bener ada kembaran Alva gimna ya gw pengen nada Ama Alva tapi gw juga pengen nada Ama Wirya apa salah klo gw menginginkan mereka tresome 😭😭😭
Septian Tian: hehehe😁😁
total 2 replies
Septian Tian
klo misalkan ada renkarnasi Alva gpp deh si Wirya buat Adek nya nada yg penting jngan di ilangin jaehyun encete nya gw suka bet soalnya hehehe btw serah author lah yg bikin cerita ✌️✌️
Bintangfajar21
thor, aku baru nyadar kalau Nana cowok😅
Bintangfajar21
ijin promosi ya kak, mampir yuk ke novel aku yang berjudul l'M Not Rena Anymore
Xiao Laras愛: terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Septian Tian
jangan bilang ada kembaran Alva Thor gw stek Ama Wirya A.K.A jaehyun nct 😭😭😭
Ambar Wati
👍
사랑해
lanjut kak author semangat
Tasya
semangat up Thor
Tasya
kesalahan terbesar Will kenapa gak jujur kalau suka, kalau gini kan loe sendiri yang sakit
Tasya
kasihan Willi mencintai dalam diam
Leenjau
kasian sekalai nada Al ayo balik lihat ayah mu sprti itu ambil anak2 mu lg lihat istrimu kasien mereka
Leenjau
astagaa gw sesegukkan GK kuat kasian anak2nya Al Nada juga kasian
Leenjau
knp Al prgi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!