NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

Alina Anastasya gadis cantik berumur 23th yang sedang menempuh pendidikan di luar kota tiba tiba orang tuanya menghubungi nya untuk cepat pulang.

"hallo Alin ini ibu cepat kamu pulang kakak mu sedang kritis" mendengar ibunya yang sangat panik

"hallo ibu ada apa bicara pelan pelan kak Andin kenapa Bu?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

    Nafas Tio yang harum mint begitu terasa di hidung Alina,jantung Alina yang berdebar sepertinya terdengar oleh Tio dalam hati Alina apa dia mau mencium gue tapi dari tadi gak ada yang menyentuh nya,Alina pun membuka matanya perlahan

   "Kenapa kamu menutup mata kamu Alina?" tanya Tio yang sudah ingin tertawa melihat wajah merah Alina

   "Gapapa aku hanya ngantuk saja" sungguh Alina sangat malu sekali

  "Oh ya bukannya kamu berharap yang lain"

  "Berharap apa kak jangan ngada ngada ya,udah jalan aja kenapa berhenti"

    Alina menyembunyikan wajah nya dengan menatap jendela di samping nya karena dia sungguh sangat malu sekali.

    "Kita makan dulu ya aku belum sempet makan siang tadi"ucap Tio

    "Hmmm"

   Tio memarkirkan mobil nya di tempat makan dan Alina hanya mengikuti Tio dari belakang,sadar Alina tidak disamping nya Tio menggandeng nya agar Alina berada di samping nya.

   "Apaan sih kak kok gandengan kayak mau nyebrang aja"

   "Kalau gak gini kamu gak bakalan dibelakang aku terus"

   "Nyari kesempatan aja dasar buaya" Alina menggerutu

   "Alina aku mendengar nya!"

   "Hehe maaf kak"

   "Ayo duduk kamu mau pesan apa?" Tio memberikan buku menu nya

   "Aku mau makan ini dan air putih saja kak"

   "Mba saya pesan ini 2 air putih 2"ucap Tio pada pelayan

   "Baik.. Pak tunggu sebentar"

   "Alina tadi kamu jalan sama siapa?"tanya Tio

   "Aku jalan sama temen kuliah"

   "Bukan sama pacar kamu?"

   "Kalau aku jalan sama pacar aku memang nya kenapa?"

   "Gapapa Alina" Tio tidak mengajak Alina berbicara lagi

  Kenapa jadi tiba tiba pendiam memangnya kenapa kalau aku punya pacar,bukannya dia tau dari awal aku udah pacar kenapa sekarang dia marah.

  Alina dan Tio makan dengan tenang,setelah beberapa saat mereka sudah selesai makan dan langsung pulang. Saat Alina memasuki rumah ia disambut dengan tangisan Ezra

    "Ezra kenapa mah?"tanya Alina dan mengambil alih Ezra

    "Kamu kayak gak tau aja dia paling gak bisa lama lama gak liat kamu"

    Oke maaf sayang Tante ke luar nya terlalu lama sekarang jangan nangis lagi ya apa kamu mau mimi,Alina membawa Ezra ke kamar nya

   "Kalian kok bisa pulang bareng Tio"tanya mama Lia

   "Kita ketemu di mall jadi pulang sekalian"

   "Bagaiman apa Ezra baik baik aja?"

   "Ya dia hanya demam biasa aja,cuma dari tadi dia nangis karena gak ketemu Alina"

   "Sekarang Ezra kemana?"

   "Alina membawa nya ke kamar"

   "Kalau gitu Tio ke atas dulu"

  Tio memasuki kamar nya dan mengganti pakaian nya ia ingin melihat putra kesayangannya.

   "Apa panas nya sudah turun Alina?"tanya Tio

    "Iya kak mungkin kemarin dia demam mau tengkurap liat kak dia udah bisa sendiri"Alina bersorak gembira dengan pertumbuhan Tio

   Tio yang melihat Alina sangat senang dia bisa menyayangi anaknya meskipun Ezra tidak lahir dari rahimnya tap setiap pertumbuhan Ezra Alina selalu antusias.

   Yeee anak ganteng Tante udah bisa tengkurap sendiri,bayi kecil itu seperti senang melihat tantenya gembira iapun ikut tersenyum dan berceloteh tidak jelas.

   "Kak apa kamu gak seneng sama pertumbuhan Ezra kok ekspresi nya gitu lempeng aja"

   "Aku senang Alina tapi aku lebih senang melihat kamu tersenyum seperti itu"

   "Apaan sih kak kok gak nyambung"

   "Kenapa pipi kamu selalu merah Alina?"dengan senyum Tio yang menggoda

   "Emmm aku gapapa aku aku hanya kepanasan aja kak"

   "Bukan karena salting hmm"

   "Gak ada ya kak kamu jangan ngada ngada"

   "Oh ya Alina nanti malam ayo kita jalan jalan"

   "Jalan jalan kemana kak?"

   "Kamu ikut aja"

   "Kita jalan bareng Ezra kak?"

   "Enggak,Ezra akan tidur biar nanti sus nya yang nemenin"

   "Tapi gimana kalau dia bangun kak"

   "Gak bakalan Alina udah kamu jangan khawatir gak bakal lama"

   "Oke kalau gitu, Sekarang kakak jagain dulu Ezra aku mau mandi dulu"

    "Gak mau aku mandiin Alina"dengan senyum Tio yang manis

    "Apaan sih kak kok tiba tiba kamu mesum"

  Tio hanya tertawa melihat Alina yang ketakutan dan langsung meninggalkan kamar Ezra, apa apaan bapak bapak satu itu kenapa jadi mesum gitu jadinya aku takut Alina bergidik ngeri.

   "Alina...Alina buka pintu nya"ucap mama Lia

   "Ada apa mah,Alina baru beres mandi"

"Mama sama papa kamu kita mau ke luar kota dulu jadi kalau kamu perlu bantuan kamu hubungi mamah Rina aja ya"

"Kok dadakan sih mah memang nya ada apa?"

"Papa kamu ada kerjaan disana,mamah juga di kasih tau nya dadakan jadi kamu baik baik jaga Ezra yang bener ya"

"Iya mah,mamah juga hati hati dijalan nya"

Hari sudah malam,Alina sibuk memilih baju yang pas untuk malam ini dia sibuk memilih dan mencoba semua baju nya kok gak ada yang bagus ya,yang ini kayak mau ke pesta ini terlalu simple aghhh aku bingung sekali gak ada orang yang bisa aku minta pendapat.

"Alina kamu udah siap?"tanya Tio yang sudah menunggu nya di depan pintu

"Bentar kak aku kebelet pipis dulu"

Bodo amat aku pilih yang ini aja kenapa harus sibuk pilih pilih baju padahal cuma jalan aja bukan untuk kencan bareng pacar,Alina buru buru memakai baju nya dan memoles wajah nya senatural mungkin agar tidak terlihat ia begitu effort mau jalan sama Tio.

"Ayo kak aku udah siap"ajak Alina

"Kamu kenapa lama sekali Alina?"

"Maaf kak perutku sakit jadi dari tadi aku bolak balik kamar mandi"

"Kalau kamu sakit ayo kita ke rumah sakit aja gak usah jadi"

"Ehhh gapapa aku cuma makan pedas aja tadi tapi udah gapapa"

"Iya bener aku gapapa ayo jalan keburu malam banget"

Alina dan Tio berjalan bergandengan saat Alina ingin membuka pintu mobilnya Tio lebih dulu membukakannya,dalam hati Alina ehhh kenapa ini ko tumben tumbenan dia bukain pintu.

"Sebenarnya kita mau kemana kak"

"Rahasia ini kejutan untuk kamu Alina

Apaan sih kok bikin penasaran kenapa jadi so misterius seperti ini apa dia kesambet apa gimana,biasanya juga dia gila kerja tapi sekarang kok dia banyak dirumah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!