NovelToon NovelToon
ISTRI YANG TERSIKSA

ISTRI YANG TERSIKSA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:535.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: FRESH NAZAR

BACAAN 18+ Harap tidak dibaca oleh yang di bawah umur tersebut.
Pernikahan Saras yang indah berubah mengerikan karena suaminya Aidan ternyata seorang monster galak. Lebih parah lagi Aidan dan Papanya menyimpan rahasia kelam terhadap Mama Aidan. Tapi kenapa Saras yang hidup tersiksa akhirnya bisa meraih bahagia? Yuk, baca biar gak penasaran....
PERINGATAN: Beberapa tokoh di novel ini tidak biasa. Jangan baper dengan tingkah Aidan dan Papanya yang raja tega. Masih ada tokoh Nerissa, Jhon dan Emaknya Jhon yang rada gila tapi lucu. Baca sampai habis biar tau serunya Emak si Jhon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12. Seorang Lelaki Masuk Ke Kamar Mandi

 “Hhuuhhh!” Pak Argajaya mendengus jengkel menatap hand phonenya. Ia menonton video itu.

Rupanya video pendek itu merekam aksinya tengah menjedotkan kepala istrinya ke bangku mobil. Lalu ada pula saat Pak Argajaya memukul wajah sang istri.

Parahnya lagi! Ada bagian wajah Pak Argajaya dan istrinya yang di close up! Tentu orang yang kenal mereka akan mudah mengenali itu adalah Pak Argajaya dan istrinya!

Bagaimana orang misterius ini bisa merekam video itu?

Pak Argajaya berpikir keras. Ia  menatap langit-langit tempat parkir. Baru dilihatnya ada sebuah kamera CCTV di pojokan mengarah padanya dan para body guardnya.

Sial!  Pak Argajaya mengutuk! Rupanya si orang misterius mengambil gambar dari situ!

Hand phone Pak Argajaya kembali berdering. Nomer tadi menelponnya kembali. Pak Argajaya menerima telpon itu dengan setengah hati.

“Bagaimana?” Suara mirip robot itu kembali terdengar. “Kau mau  video itu kusebarkan ke teman-teman bisnismu dan ke media masa? Biar semua orang tau  bahwa Pak Argajaya yang terhormat  selama ini  sudah berbohong! Dia mengaku istrinya sudah mati terbenam saat liburan di laut dan mayatnya hilang?! Padahal istrinya yang stres masih hidup?”

“Oke. Oke!  Anda gak usah mengancam!” Pak Argajaya jengkel. “Tahan video itu. Jangan sebarkan!”

“Baik. Kau sudah tau aku punya kartu As. Aku akan memainkan kartu itu jika kau membangkang! Sekarang juga  kau antar sendiri perempuan itu ke belakang hotel. Biarkan dia masuk ke sebuah mobil putih! Ingat! Tak ada  seorangpun body guard yang boleh mengikutimu!”

“Oke! Akan kulakukan apa maumu!”

“Mobil putih sudah menunggu di belakang hotel! Cepat bawa istrimu kesana!”

KLIKK! Telpon diputus.

Dengan geram Pak Argajaya  menarik tubuh istrinya turun dari mobil. “Ikuutt…!”

Perempuan itu meronta. “Aku mau dibawa kemana? Aku mau ketemu Aidan…”

“Diam kau!” Pak Argajaya memaki. “Ikut…!”

Beberapa body guard hendak mengikuti Pak Argajaya. Tapi Pak Argajaya menahan mereka. “Kalian tetap disini! Orang misterius ini entah bagaimana caranya sedang memantau kita dengan teliti. Kalau kalian ikuti aku, dia

pasti tau dan akan mengancam aku lagi!’

Para body guard paham. Mereka berhenti mengikuti pak Argajaya.

Dengan susah payah Pak Argajaya setengah paksa menyeret  istrinya ke belakang hotel. Sulitnya perempuan itu tidak mau mengikuti Pak Argajaya begitu saja. Perempuan itu mulai menangis. “Hu hu hu hu…. Aku kesini mau ketemu Aidan… aku mau ketemu Aidan….”

“Itu Aidan disana… Aku akan mengantar kamu ketemu Aidan…” Pak Argajaya membohongi perempuan itu.

“Oh. Anakku Aidan…. Hu hu hu hu…” perempuan itu masih menangis tapi kini ada nada bahagia terdengar. “Aku tau kau sebenarnya anak baik. Hanya kau terpengaruh tingkah Papamu yang seperti setan!”

Jengkel mendera hati Pak Argajaya mendengar perempuan itu bicara. Didorongnya kepala perempuan itu dengan kasar. “Masih ngomong begitu lagi, aku hajar kau!”

Perempuan itu menangis lagi. Tapi Pak Argajaya tak perduli dan terus menyeretnya.

Tibalah mereka di belakang hotel. Ada pintu kecil mengarah keluar. Pak Argajaya menyeret perempuan itu keluar lewat pintu kecil. Kini mereka ada di sebuah jalan umum yang sepi.

JREENGG.

Sebuah mobil berwarna putih, dari merk mobil murah yang biasa dipake sejuta umat manusia dan biasa seliweran dimana-mana terlihat menunggu disitu. Mesin mobil menyala. Supirnya, seorang lelaki bertubuh tegap membukakan pintu mobil.

Supir menatap Pak Argajaya. “Saya dipesan Boss untuk menjemput  ibu. Tolong Ibu dimasukkan ke bangku belakang…” Ia berkata dengan sopan.

Pak Argajaya melakukan apa yang dikatakan supir. Ia memasukkkan istrinya ke bangku belakang mobil.

“Oke. Perempuan ini sudah di mobil! Aku tak ingin ada urusan lagi dengan kau dan Bossmu yang menyebalkan!” Pak Argajaya berkata ke supir.

“Boss punya pesan penting! Dia sedang butuh uang! Tolong ditransfer uang sepuluh milyar ke nomer rekening ini.’ Si supir tiba-tiba menyodorkan secarik kertas bertuliskan sesuatu ke Pak Argajaya.

Pak Argajaya makin geram kala menerima kertas itu. “Jadi ini mau Bossmu sebenarnya! Mau memeras aku?! Enak aja! Bagaimana kalau aku gak mau menransfer uang itu?!”

“Anda harus menransfernya. Boss hanya memberi waktu 3 jam dari sekarang. Jadi sebelum jam 7 malam Anda harus menransfer uang itu bagaimana pun caranya! kalau belum ditransfer, Boss akan membalas perbuatan Anda lebih kejam. Itu pesan Boss saya!”

“Hei! Katakan siapa Bossmu?!” Pak Argajaya mencengkeram  leher supir itu. “Aku curiga dia orang yang kenal baik denganku?! Sebutkan namanya!”

Supir tak menajwab. Dia hanya menepis tangan pak Argajaya yang mencengkeram lehernya. “Saya gak bisa menjawab! Saya pasti akan dibunuh kalau menyebut nama Boss…. Maaf, saya harus membawa ibu ini.”

Supir menjalankan mobilnya.

BRRRMMM! Mobil  melaju meninggalkan Pak Argajaya sendirian di belakang hotel.

“Setan!” Pak Argajaya mengepalkan tangan lalu meninju udara dengan jengkel sambil menatap mobil yang berlalu!

*

Saras merasakan lelah yang teramat sangat setelah permainan Aidan yang melelahkan dan menguras fisiknya. Apalagi bagian intimnya terasa nyeri.

Saras    ketiduran beberapa waktu di ranjang.

Terbangun tiba-tiba Saras menyadari dirinya polos tak berpakaian. Ia hanya ditutupi selimut  di pembaringan. Diliriknya jam digital di rak. Angka yang tertera 17.31. Sudah hampir maghrib rupanya.

Saras bangkit dengan sedikit memaksakan diri. Aarrghh…! Tubuhnya terasa lemas dan bagian intimnya masih sakit.

Apa itu? Saras melihat bercak kemerahan di seprai.

Ia menyadari itu darahnya sendiri. Pantas saja bagian intimnya masih nyeri.

Saras berpikir. Ia memang berpacaran 2 tahun dengan Rama. Lelaki itu juga penuh nafsu. Tapi ia dan Rama tak pernah kelewat batas. Rama tak mau bagian intim Saras  tergagngu karena dia  hanya menginginkan menikmati keperawanan Saras spesial hanya untuk  malam pertama. Momen yang akan dikenangnya seumur hidup.

Tapi ternyata Aidan yang mendapatkan momen spesial itu!

Oh. Saras baru menyadari jika dirinya sendirian di dalam kamar.

Kemana Aidan? Saras bertanya-tanya.

Tiba-tiba hand phone Saras berdering. Saras segera mengambil hand phonenya dari meja. Dilihatnya nomer yang masuk. Aidan.

“Iya… Aku baru bangun sayang? Kenapa?” Saras menerima telpon itu dan mendengarkan suara Aidan di seberang.

“Jam 6 kau harus sudah siap didandani untuk resepsi jam 7 malam ini. Buruan sekarang kamu mandi agar segaran!” Suara Aidan di seberang. Kalimatnya halus tapi bernada memerintah.

“Iya. Ini aku mau mandi. Kamu dimana?”

“Aku sedang ada urusan sedikit dengan Papa. Tadi Papa menelponku.”

“Tapi kamu  bentar lagi kesini kan?”

“Iya. Nanti sebentar lagi aku ke kamar.” Suara Aidan berubah tak sabaran. “Urusanku  lagi penting ini! Buruan kamu mandi…!”

KLIK! Telpon diputus begitu saja oleh Aidan.

Huhh! Saras mendengus. Rupanya begini watak asli Aidan. Kalau ada maunya tinggal perintah. Dan dia seenak udelnya bicara atau memutus telpon.

Sementara Aidan ternyata ada di kamar Pak Argajaya di lantai hotel yang sama.

“Jadi, Papa mau mengikuti perintah orang misterius ini? Papa mau mentransfer uang ke dia 10 milyar?!” Aidan menatap serius Papanya.

“Enggak Aidan! Papa bukan orang bodoh!” Pak Argajaya bicara dengan sinis. “Papa hanya akan  bilang uangnya bakal ditransfer lusa. Padahal  kita mengulur waktu untuk mencari dan menangkap orang misterius ini! Kalau sudah kita temukan! Kita habisi dia dan kita hilangnya jejaknya!”

Aidan tersenyum. “Papa memang hebat!”

“Orang jahat dan licik harus dibayar setimpal! Bukan begitu?!” Senyum menghias wajah Pak Argajaya.

“Sure.” Aidan menjawab santai.

”Sudah. Cepat kau kembali ke kamarmu. Mandi. Biar  siap untuk berganti pakaian. Jam 7 tepat kita sudah harus di ruang resepsi sesuai jadwal.”

“Siap!” Aidan mengangguk.

Lalu Aidan kembali ke kamarnya. Masih di lantai  hotel yang sama.

Saras sedang di bathtub kamar mandi. Ia membersihkan bagian intimnya pelan-pelan.

Aaarghh..! Saras meringis. Perih di bagian itu belum hilang. Mungkin karena besarnya senjata Aidan yang menghunjam berkali-kali dalam waktu lama.

KLIK! Pintu kamar mandi dibuka pelan-pelan dari luar. Ada seorang  lelaki masuk ke kamar mandi.

Saras menoleh dengan kaget!

BERSAMBUNG…….

1
Fitri Yuli
Lumayan
Ani Mendur
biasa jo
Irfan Idris
si Aidan hiperseks
玫瑰
lucu nya 🤭🤣😂😂😂
玫瑰
🤣🤣
玫瑰
Setuju
玫瑰
materialistic..huh
玫瑰
setelah membaca komen dan rekomen dari NT,aku singgah di sini.
Kalee Chan
yaa Alloh gustii...
kui si emak ganggu wae.
sak.e cah cah.. lgi panas panass.e diganggu.. gek Rasane wiiih Ra karuan.. sabaaar yaa narissa.🤭🤭
Jro Ratih
judul sm cerita nggak nyambung banget....
Balqis Shopp
klau aku jadi rama... setelah kejadian itu biar saras di buang sama adian dan mau balikan ke Rama lagi ..gue ogah... biar nangis darah juga saras nya gak sudi balikan termasuk cewe matre ihh benci 🤬
Suryani
lanjut
Umisah Asther
Q suka karyamu thor
choirunissa
mulai bqcq
@Ani Nur Meilan
mampir lagi Dan like

sambil nunggu Boss Barton Up lagi 🤗🤗🤗
Yani mulyani
giru trus bosenn
Yani mulyani
ga ada romantis" nya ..sllu d skip...konflik trus isinya
Yani mulyani
harusnya tadi pendarahan pas d dorong sama c aiden jd biar dia merasa bersalah...bkn don rama ..jd kan nyalahin rama ...
Yani mulyani
knp selalu ada kata JREENG sihhh galfok jd ga enak bacanya
Istri pangeran
sebel jg nih wanita keriput...napa ggu org mlulu kyk gak ada kerjaan
emang dl gak pernah gituan gitu??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!