NovelToon NovelToon
Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Anime
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

“Di kehidupan ini, Akulah yang memegang kendali takdir.”

"Reinkarnasi sebagai saudara kembar Itachi dengan Supreme System."

"Aku akan mengubah takdir klan uchiha."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12: Neraka Api Biru dan Keputusasaan Sang Hantu

Bab 12: Neraka Api Biru dan Keputusasaan Sang Hantu

"Bagaimana bisa... kau tahu nama itu?!"

Suara Obito bergetar, kehilangan ketenangan yang biasanya dia agung-agungkan di balik topeng spiralnya. Nama itu telah dia kubur dalam-dalam bersama dengan jasadnya di bawah reruntuhan Jembatan Kannabi. Mendengarnya diucapkan oleh sesosok anak kecil misterius bertopeng gagak membuat bulu kuduknya meremang.

Lebih dari itu, tatapan Obito terkunci pada sepasang mata di balik topeng gagak tersebut. Pola geometris rumit hitam-merah yang berputar anggun itu tidak salah lagi.

Eternal Mangekyou Sharingan!

Tidak mungkin! Madara sudah mati, dan satu-satunya orang yang memiliki Mangekyou di klan Uchiha saat ini adalah aku! Dari mana iblis kecil ini mendapatkan mata itu?! Badai kepanikan berkecamuk di dalam kepala Obito.

Veil tidak memberikan jawaban. Logika Bumi miliknya mendikte satu hal: jangan pernah membuang waktu berbicara dengan musuh yang sudah masuk dalam jangkauan target membunuh.

Sring!

Mata kiri Veil berputar cepat. Amaterasu: Zero!

WUSH!

Tanpa ada peringatan berupa darah yang menetes dari pelupuk matanya—efek dari keabadian Eternal Mangekyou Sharingan—seberkas api biru mutasi yang teramat pekat mendadak meledak tepat di dada Obito. Api itu tidak berwarna hitam seperti Amaterasu biasa, melainkan biru elektrik yang memancarkan suhu panas ekstrem hingga mampu melelehkan batu-batu gua dalam sekejap.

"Ugh!" Refleks bertarung Obito yang terlatih segera menyelamatkannya. Dengan panik, dia mengaktifkan teknik ruang-waktu miliknya, Kamui, membuat tubuhnya menjadi tidak berwujud (intangible) untuk membiarkan api biru itu menembus dirinya.

Namun, senyum kejam terukir di balik topeng gagak Veil.

Amaterasu: Zero miliknya bukanlah api biasa yang hanya membakar apa yang disentuhnya. Ini adalah manipulasi penuh. Veil menggerakkan jari tangan mungilnya, dan aliran api biru yang menembus tubuh Obito mendadak berputar, membentuk pusaran badai api raksasa yang mengurung Obito di tengah-tengahnya.

"Kau bisa membuat tubuhmu menjadi tidak berwujud, Obito," ucap Veil, suaranya terdengar datar namun bergaung mengerikan. "Tapi batas waktu teknikmu adalah lima menit. Dan badai api biruku ini... tidak akan padam bahkan jika harus membakar tempat ini selama lima puluh tahun."

Obito terbelalak di dalam pusaran api biru. Suhu di sekitar ruangannya mulai memanas secara tidak masuk akal. Bahkan ruang hampa Kamui miliknya seolah mulai terdistorsi oleh panas ekstrem dari api mutasi Veil. Dia menyadari situasi mematikan ini: jika dia memadatkan tubuhnya untuk menyerang atau melarikan diri, api biru itu akan langsung melahapnya seketika.

Sial! Siapa sebenarnya anak ini?!

Dalam keadaan terdesak, Obito menoleh ke arah Kyuubi yang masih berdiri kaku di bawah kendali hipnotis Sharingan-nya. "Hancurkan dia, Kyuubi!" perintah Obito melalui ikatan mentalnya.

ROAAARRR!

Rubah ekor sembilan itu meraung keras. Cakar raksasanya yang diselimuti chakra kebencian masif bergerak membelah udara, menghantam langsung ke arah tubuh kecil Veil dengan kekuatan yang sanggup meratakan sebuah gunung.

BUMMM!

Hantaman itu menimbulkan kepulan debu dan ledakan chakra yang luar biasa. Obito menghela napas lega, mengira bocah itu telah hancur menjadi bubur daging.

Namun, ketika debu perlahan menipis, mata Obito membelalak hingga hampir melompat keluar dari rongganya.

Di sana, berdiri tegak tanpa goresan sedikit pun, Veil dikelilingi oleh struktur tulang rusuk raksasa berwarna biru pekat yang bersinar redup namun memancarkan tekanan dewa yang mutlak.

Susanoo!

"M-Monster..." bisik Obito, suaranya tercekat di tenggorokan. Mengaktifkan Eternal Mangekyou, Amaterasu mutasi, dan Susanoo secara bersamaan di dalam tubuh seorang anak kecil... Ini menjungkirbalikkan seluruh hukum dunia shinobi yang dia ketahui.

Veil mendongak, menatap Kyuubi yang masih menggeram di hadapannya. Mata kanan Eternal Mangekyou-nya mulai berputar lambat.

Kokuon (Kekosongan Jiwa).

Gelombang ilusi tak kasat mata melesat, menembus langsung ke dalam saraf optik raksasa milik Kyuubi. Seketika, pola Sharingan tiga tomoe milik Obito di dalam mata Kyuubi pecah dan memudar, digantikan oleh pola geometris rumit milik Veil sebelum akhirnya kembali menjadi mata vertikal rubah yang normal.

Ikatan kendali Obito pada Kyuubi... terputus secara absolut dalam fraksi detik.

Kyuubi bergidik, tubuh raksasanya mendadak gemetar saat merasakan tekanan jiwa yang teramat dingin dan hampa dari dalam ilusi Veil. Monster yang dikenal sebagai bencana berjalan itu, untuk pertama kalinya setelah kematian Rikudo Sennin, merasakan ketakutan murni kepada seorang manusia—terlebih lagi manusia itu berwujud anak berusia lima tahun.

"Sekarang," Veil mengalihkan pandangan matanya yang merah darah kembali ke arah Obito yang masih terjebak di dalam pusaran api biru. "Mari kita selesaikan urusan kita, hantu gagal dari klan Uchiha."

Tepat pada saat itu, sebuah kilatan kuning terang mendadak berkedip di udara di samping altar Kushina. Minato Namikaze telah kembali ke medan tempur dengan kunai bercabang di tangannya, siap mati demi melindungi istrinya. Namun, pemandangan yang menyambut Sang Hokage Keempat malam itu... adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa dia lupakan seumur hidupnya.

【Ding! Sukses memutuskan kendali Obito atas Kyuubi dalam waktu singkat!】

【Fluktuasi sejarah makro mendeteksi perubahan drastis! Anda mendapatkan bonus sementara: Akselerasi Pemulihan Chakra Instan!】

1
Klarasya
lanjutt thorr 😻
Fardhanan 12
lanjutt lanjuttt panjutttt
Fardhanan 12
😭😭😭😭😭
Klarasya
lanjuttt thorrr 🤧
Nawadipta
gak nyaman. klise, kaku, kurang emosional. terlalu cepat.
Zabibiex
ini buat nya pakai ai ya kek alay gitu soal-nya
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
Aisyah Suyuti
good
aldo
semangat terus author 🙏🙏🙏
aldo
wah seru sekali author
aldo
lanjut kan author
aldo
wah bagus sekali author
Hadi Hadi
is good 😍😍
Hadi Hadi
mantap 💪💪
Hadi Hadi
sikat 💪💪😍😍
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
semangat 😍😍
Hadi Hadi
😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!