NovelToon NovelToon
I Love You Queen

I Love You Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Kisah cinta masa kecil / Romansa-Teen school / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Tamat
Popularitas:92.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: mama uzda

Cinta tak pernah bisa dikendalikan

Queen yang baru berusia 5 tahun jatuh cinta pada Ryuuji—Sahabat Abangnya hanya karena bocah 10 tahun itu membelikannya es krim sambil menorehkan senyuman manis. Queen pun melamarnya, tetapi Ryuuji belum sempat menjawabnya, sedangkan bocah 10 tahun itu harus segera kembali ke Jepang.

10 tahun telah berlalu, Apakah Queen yang tengah beranjak jadi gadis remaja ternyata masih mengharapkan balasan dari Ryuuji?

Padahal di sisinya ada Awan—Sahabat masa kecil Queen yang setia dan selalu berada di pihaknya, kemudian ada Galang—Kakak Kelasnya yang terus berusaha menyatakan cintanya pada Queen, serta ada Jonas—teman sekelasnya yang diam-diam menyukainya.

Apakah Queen akan teguh pada cintanya atau berpaling?

Temukan jawabannya hanya di Novel I Love You Queen ...

Follow instagram penulis @sun_uzd

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama uzda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 11

Hari ini di rumah Liza tidak ada orang. Kedua orang tuanya sibuk bekerja, dan adiknya Geo sedang sibuk dengan kegiatan club basketnya.

Alhasil di rumahnya hanya tinggal ia dan Ryu saja. Mereka berdua memilih untuk menonton koleksi DVD Liza untuk mengisi waktu berdua,

"genre film apa yang kakak Ryu suka?" tanya Liza.

"genre yang aku suka? Romance?" kata Ryu.

Liza menelan ludahnya.

"oke, kita nonton film romance." kata Liza lalu memasang DVD film romance.

Mereka berdua makan popcorn sambil menonton film bersama seperti di bioskop. Lalu sampai pada adegan Sang Heroine menyatakan cintanya,

"apakah mereka akan melakukan kissing?" tanya Liza.

Ryu menoleh ke arah Liza,

"daripada menunggu mereka melakukan kissing, bagaimana jika kita yang melakukannya?" Tanya Ryu.

Deg !

"a,apa?" Liza tertegun dan tiba-tiba tanga Ryu sudah menyentuh pipinya lembut.

"aku mencintaimu, Liza...," bisik Ryu dan,

.

.

.

(NOTICE : cerita di atas hanya ada di dalam benak Queen)

"TIDAAAK !!!!" Jerit Queen langsung menggeleng-gelengkan kepalanya.

"kamu mikir apa, sih Queen? Ryu bukan buaya darat ! Dia tidak akan semudah itu mencium seorang gadis !!!" kata Queen berusaha menenangkan diri.

"tenanglah..., tarik napas..., buang..., tarik napas..., buang...,"

Ceklek !

Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, Queen langsung menoleh,

"Queen, kenapa kamu teriak-teriak? Apa ada masalah?" tanya Sultan, adik laki-lakinya yang 4 tahun lebih muda darinya.

"ah, tidak.., aku hanya didatangi pikiran-pikiran aneh." kata Queen.

Sultan lalu mendekati kakak perempuannya,

"Queen.., apa kamu sebegitu menyukai Ryu?" tanya Sultan.

Queen meliriknya,

"tentu saja ! Dia cinta pertamaku dan akan jadi cinta sejati ku !" kata Queen.

"bukankah kamu itu agak berlebihan, Queen? Mencintai orang boleh, tapi jangan memberikan seluruh cintamu padanya, Nanti dia akan meninggalkanmu pada akhirnya." kata Sultan.

"pft...," Queen tersanjung dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh anak berusia 11 tahun di hadapannya ini. Ia lalu menghampiri adiknya yang duduk di atas tempat tidurnya lalu merangkulnya,

"memangnya adikku ini pernah kehilangan seseorang yang sangat dicintainya?" ledek Queen. Siapa tahu anak kelas 6 SD ini diam-diam sudah pacaran.

Sultan menggeleng,

"bukan orang. Tapi kucing. Shukaku...," katanya. Ia menamai kucing kesayangannya itu dengan nama Bijuu dari anime favoritnya.

"dia mati bukan karena salahmu, Sultan...," kata Queen menghiburnya.

"tenang. Violet dan Fernando sudah bisa mengobati luka di hatiku,kok. Kakak tenang saja." kata Sultan memeluk Queen.

"unch.., kamu tuh imut banget...," Tiba-tiba mata Queen teralihkan pada rambut Sultan yang mulai memanjang.

"hemm, nih rambut enak, nih dikepang...," kata Queen sambil memegang rambut adik laki-lakinya.

Sultan langsung menjauh sambil memegangi rambutnya,

"kepang? apaan, sih? Besok abis pulang sekolah mau dipangkas sampai botak !" kata Sultan ketakutan,

"besok, kan dipangkasnya? sekarang mau kakak kepang, sayang...," bujuk Queen.

"enggak ! enggak !!" kata Sultan lalu langsung keluar dari kamar kakaknya itu.

"pft..., dasar..., imut banget, sih punya adek laki-laki...," gumam Queen. Lalu matanya kembali sedih. Ia melirik ke arah jam dindingnya,

"udah mau jam delapan malam..., kenapa Ryu belum pulang juga,ya?" katanya bicara sendiri.

"ugh.., bodo ah ! Mau ngemil dulu, biar bisa mikir lagi ngerjain PR nya !" kata Queen lalu keluar dari kamarnya.

*

Queen pergi ke dapur dan mengambil buah kiwi dan mengupasnya,

"lebih baik merasakan asamnya buah kiwi daripada galau nungguin Ryu pulang...," gerutunya yang kesal.

"Assalamualaikum...," kata Ryu mengucap salam sampai terdengar ke telinga Queen.

Senyum Queen langsung mengembang,

"akhirnya !!!" katanya. Queen langsung menghampiri Ryu.

Ryu datang sambil membawa sebuah kantong besar,

"ini apa, Ryu?" tanya Rin yang sudah menyambut Ryu duluan.

"kue cookies, tadi Ryu dan Liza buat bareng. Kata Liza ini buat Queen..," kata Ryu yang langsung menangkap Queen dengan tatapannya.

"eh, Ryu tersenyum sambil menatapku?" batin Queen dengan wajah yang memerah.

"ya sudah, Ya Ma.., Ryu mau mandi dulu...," izin Ryu.

"ya, ya.., sana.., lalu istirahatlah..," kata Rin lalu membawa kantong besar tadi.

Queen segera menghampiri Ibunya,

"sini, ma.., Queen aja...," kata Queen Abul merebut kantong besar itu.

"hemm.., ada yang kesenengan,ya abis disenyumin Ryu?" ledek Rin.

"ih.., apaan, sih Mama...," kata Queen malu.

*

Zrash...,

Zrash...,

Zrash...,

Ryu menyiram tubuhnya yang penuh dengan bisa dari sabun dengan semburan air dari shower. Kini Tubuhnya yang tadi lengket sudah kembali segar.

Ryu lalu keluar kamar mandi sambil mengelap rambutnya yang juga basah.

Tok

Tok

Tok

Pintu kamarnya diketuk oleh seseorang,

"siapa?" tanya Ryu yang buru-buru memakai celana dan kaosnya karena ia hanya keluar dari kamar mandi dengan handuk.

"Queen...," kata Si pemilik suara.

"sebentar Queen...,"

Ryu membuka pintu kamarnya,

"Queen__,"

Queen langsung masuk ke kamar Ryu dan duduk di atas tempat tidur Ryu.

"Queen.., kenapa kamu...,"

"kenapa lama banget, sih pulangnya? Emangnya ngapain aja di rumah Liza?" tanya Queen sambil memonyongkan bibirnya.

Ryu menghampiri Queen dan berlutut di hadapannya,

"banyak yang kami lakukan...," kata Ryu lalu menarik kedua sudut bibir Queen ke atas agar membentuk senyuman.

"kamu lebih cantik kalo tersenyum...," kata Ryu.

Deg !

"apaan, sih?!" batin Queen malu lalu melempar tangan Ryu.

Ryu tertegun,

"kenapa Queen sekesal ini?" batinnya bingung.

"aku, tuh tanyanya serius. Kenapa kamu lama banget main di rumah Liza?" tanya Queen sambil melipat tangannya.

"mau dengar semuanya?" tanya Ryu lalu berpindah duduk ke samping Queen.

"ya ! ceritakan semuanya !!!" kata Queen.

"yakin?"

"yakin !" Tegas Queen sambil menelan ludahnya.

Ryu tersenyum.

*

Liza memeluk gulingnya erat. Wajahnya langsung bersemu merah setiap memikirkan yang terjadi hari ini.

"bukankah kamu sahabatnya, Liza? Kenapa kamu begitu tega merebut laki-laki yang disukai sahabatmu?"

Tiba-tiba muncul suara di benaknya.

"Gue ? ngerebut kakak Ryu?" Tanya Liza.

"tidak, tidak.., Liza tidak merebut siapa-siapa. Bukankah Ryu bukan milik siapa-siapa. Dia belum memiliki kekasih."

Tiba-tiba ada suara lain yang muncul.

"ya, ya.., benar, gue gak merebut kakak Ryu. Meskipun Queen menyukainya, mereka belum jadian. Lagipula gue udah minta izin sama Queen untuk menyukai kakak Ryu." kata Liza lagi.

"tapi, bukankah kamu sama saja menikung sahabatmu dari kecil?" Tiba-tiba suara pertama tadi muncul lagi.

"menikung? Tidak mungkin. Darimananya gue menikung ??? Kakak Ryu itu tinggal di rumah Queen dan gue cuman menikmati satu hari bersama Ryu !! Jelas sekali gue yang bernasib sial di sini." kata Liza sambil melipat tangannya.

"ya, Liza, sebaiknya kamu memenangkan taruhan ini dan segera menyatakan perasaanmu pada Ryu. Jangan hiraukan apapun lagi."

Liza tersenyum,

"Ya, aku harus menang dan memberitahu kakak Ryu tentang perasaan gue." kata Liza lagi sambil tersenyum.

1
Rantiiy Junita
tolong deskripsi nama tokoh utamany yang cwok dgnti, jngan bkin orang terlanjur baca jdi sia2, tlong ya untuk novel selanjutnya, jngan gni lgi, ini bisa jdi msukan kan
🎹Ma²Uzda: makasih kak atas sarannya😊
total 1 replies
Rantiiy Junita
g seru g sesuai deskripsi, mnding g usah adlh ryuny jjik dah, udah cpe2 baca
🎹Ma²Uzda: makasih kak, sudah baca
total 1 replies
Alika Azka
happy ending
Rantiiy Junita: g seru
total 1 replies
Alika Azka
langsung nikah
Alika Azka
Aturan sambil bilang I love you 😊😊😊
Alika Azka
Ngapain sih Ryu muncul lg thor,buat kesel aja😤😤
Alika Azka
Ternyata perasaan mereka sama😊
Alika Azka
itu tanda jatuh cinta queen😂😂😂
Alika Azka
Happy ending lah
Alika Azka
Duh bikin tegang
Alika Azka
semoga selamat
Alika Azka
Awan cepat tolong queen dong
Alika Azka
pasti jionas lah pelaku nya
Alika Azka
Duh siapa pun tolong queen😩😩😩
Alika Azka
Duh queen hati2 sama jonas😁😁😁
Alika Azka
queen hati2 sama jonas
Alika Azka
papa is love you pokok nya😂😂😂
Miyura Rajati
lanjoot dong thor...
Alika Azka
Ya karena queen suka awan lah😂😂😂
Alika Azka
Ya bilang aja sih,Ungkapin perasaan mu sama queen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!