NovelToon NovelToon
Saham Tak Ternilai Tuan Kenzio

Saham Tak Ternilai Tuan Kenzio

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Single Mom / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

Melodi tidak menyangka terekspos nya sang anak membuat masa lalunya juga ikut kembali. Demi menyelamatkan karir dan putrinya, melodi menawarkan pernikahan pada Kenzio sang masa lalunya.

Cinta yang memudar karena ego akankah kembali seperti keinginan sang putri untuk keluarga yang harmonis?

Ikuti usaha Kenzio yang dibantu sang anak untuk meluluhkan hati sang Istri dengan tingkah manis dan romantis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kotak Yang Kosong

Sesuai perkiraan memang dua jam Melodi berada di luar untuk syuting. Tapi setelah keluar dari gedung itu, para fansnya langsung bergerombolan datang mengerumuni dirinya. 

Berkaca dari masa lalu dan perjuangan hingga mendapatkan para fans seperti ini membuat melodi dengan senang hati menerima kerumunan itu. 

Fans melodi yang tidak bar-bar mengikuti aturan yang tidak menyakiti idola mereka. "Melodi, boleh foto bersama?" Seorang fans datang menghampiri Melodi lebih dekat dengan kameranya.

"Tentu saja, ayo." Dengan senyuman manisnya Melodi menjadikan foto itu lebih indah dan menjadi spesial bagi fans itu.

"Terimakasih, aku sudah melihat video klip lagumu. Suara mu sangat indah dan kau tampak cantik disana." Puji fans itu membuat Melodi terharu.

"Terimakasih banyak."

"Melodi......"

"Melodi...."

"Melodi bisa lihat kesini." Beberapa wartawan turut hadir di sana mengambil gambar.

"Tuan Kenzio, bisa lihat kesini." Kenzio yang turut hadir di sana turut menjadi bulan-bulanan kamera wartawan. Kenzio memberikan beberapa pose bersama istrinya agar mereka bisa kembali pulang.

"Sudah ya, sampai jumpa lagi. Dan terimakasih banyak!" Melodi membungkuk kan tubuhnya karena kebiasaan dirinya ketika di sekolah di negeri sakura itu. 

Kenzio yang berada di samping istrinya memandu Melodi untuk segera masuk ke mobil. Tapi langkah mereka terhenti karena suara dan sosok yang mendekat.

"Permisi..... tolong tunggu sebentar." Terlihat seorang pria yang merangkul pundak wanita di samping nya.

"Tolong, istriku sedang hamil. Dia salah satu fans Nona melodi. Bisa foto bersama, tolong...."Kenzio yang berada di samping istrinya ingin bicara tapi didahului oleh Melodi.

"Tentu saja, aku sangat berterimakasih untuk ini. Ayo, hati-hati." Wanita hamil sekitar 6 bulan itu tampak senang disambut dengan baik oleh melodi.

Nampak ucapan terimakasih itu kembali terdengar dengan wajah bahagia pasangan suami istri itu. 

"Kau tampak senang sekali. Tidak lelah?" Tanya Kenzio memulai pembicaraan. 

"Tidak, rasa lelah ku tergantikan dengan senyum dan kehadiran mereka semua. Sama seperti mu yang menenangkan sebuah tender maka seperti itulah. Dulunya aku tidak memiliki apapun, fans atau ketenaran seperti ini. Itu semua berkat mereka, aku mendapatkan semua ini. Rasanya sangat bangga, aku sangat senang.... hasil kerja keras ku terbayarkan. Dan kau tau, aku juga bahagia tadi, seorang wanita hamil mengidam bertemu dengan ku. Aku juga di posisi itu dulunya, hanya saja bedanya...."Sambil menatap lurus ke depan, Melodi mengutarakan perasaan nya.

Dari samping, Kenzio dapat melihat ada genangan air mata di pelupuk mata itu. "Maaf, maafkan aku....." Kenzio segera memeluk istri, dia tau apa kalimat selanjutnya.

Melodi tidak mengatakan apapun, lidahnya terasa kelu untuk melanjutkan nya. Bayangan dirinya sendiri berjuang dalam keadaan hamil tanpa keluarga atau sosok suami di samping nya membuat hatinya sedih dan merebahkan kepalanya di leher Kenzio.

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

"Tuan....." Kenzio memberikan isyarat agar bibi tidak bicara.

Sepanjang perjalanan pulang, Melodi tertidur pulas dan di dalam dekapannya. Dengan hati-hati Kenzio membawa istrinya ke kamar untuk lebih leluasa beristirahat.

"Cinta bagaimana bi?"

"Baru saja tidur tuan." Jelas bibi membuat Kenzio mengangguk.

"Apa itu bi?" Tunjuk Kenzio pada sebuah kotak di atas meja yang tak jauh dari pandangan nya.

"Tuan, itu..... itu kotak biola Tuan."

"Kenapa diletakkan di sana?"

"Karena sudah rusak tuan, itu punya Nona cinta."

"Rusak?" Ulang Kenzio membuat bibi mengangguk.

Bersambung.....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

1
Alif
aq masih penasaran siapa yg memandang cinta dg tajam di balik pagar
Alif
umurnya cpt btul hbis 23 langsung naik ke 26 tanpa konfirmasi
Erni Nofiyanti
hamil dah
Erni Nofiyanti
ko Nelson bukan melodi
Alif: authornya lg khilaf sis
total 1 replies
Virgo Girl
Awal. yg menarik💗
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
Wiwin Winarti
Luar biasa
Tinta Emas: terima kasih kak
total 1 replies
Hilmiya Kasinji
lanjut kak...semangat berkarya
Tinta Emas: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Sativa Kyu
👍👍👍
Sativa Kyu: semangat Kak.💪
total 2 replies
Krystal Zu
mampirr
Asih Merta
sangat bagus/Smile/
Tinta Emas: terimakasih banyak kak
total 1 replies
Asih Merta
lanjut kaka
Ully Wana
sering up ya thor🥰💪💪
Tinta Emas: baik kak, terimakasih banyak
total 1 replies
Ully Wana
suka ceritanya kak, sering up ya thor...
Tinta Emas: ngga tau juga, tiba-tiba dapat notifikasi
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!