Arrabella foster Ruzian. Di hari bahagianya ke-17 tahun menjadi hari berakhirnya semua kepahitan dalam hidupnya.
kejadian tragis yang membuat dirinya mati tanpa bisa membela diri.
perempuan malang itu di fitnah dengan tuduhan yang sama sekali tak pernah di lakukan.
siksaan demi siksaan yang terus dia dapat kan tanpa mendapat pembelaan dari siapapun.
Arabella telah mati dan membawa segala kesakitan yang selama ini dia dapatkan dalam kehidupannya. Dan entah dari mana Jiwa seorang gadis dari abad-21 masuk ke dalam tubuh Arabella yang telah mati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rikatsya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
Kedua prajurit itu tengah sibuk terus menerus mengucek mata perih mereka yang disebab kan oleh Gas berasap itu.
"Akhh Perih" Teriak mereka.
Tiba-Tiba dari arah depan 3 orang prajurit sedang berlalu lalang disana. mereka yang tengah asik bercengkrama tiba-tiba mendengarkan teriakan dari kediaman Selir li wei. Sontak membuat mereka berlari ke arah kediaman seli li weii.
Mereka bertiga melihat kedua prajurit yang seperti menahan sakit dibagian mata mereka.
"Ada apa ini" tanya mereka kepada kedua prajurit itu.
"Seseorang telah melemparkan Gas berasap kepada kami. Tolong ambil kan air" Ucap kedua prajurit itu
Salah satu dari mereka berlari untuk mengambil Segelas Air untuk kedua prajurit itu dan memberikan nya kepada Mereka.
"ini" ucapnya sembari menyodorkan Air itu kepada kedua prajurit itu.
Kedua prajurit itu segera mengambil air itu dan membasuh mata mereka.
"Sebenarnya apa yang telah terjadi kepada kalian berdua." ucap Salah satu dari ketiga prajurit itu.
Kedua prajurit yang merasa mata mereka sudah tidak perih lagi segera membelalak kan bola mata mereka dan segera berjalan ke arah pintu besar kediaman Selir li wei dan segera membuka nya.
"Selir li weii apakah anda baik-baik saja?" Teriak mereka sembari memasuki ruangan Selir Li wei
Ketiga prajurit yang berada diluar segera memasuki ruangan selir li weii. Mata mereka semua terbelalak tak kala melihat kepala seseorang yang berlumuran darah berada disamping Tubuh Selir Li weii
Selir li weii yang merasa terusik oleh suara keras dari seseorang segera bangun dari tidur nya.
"Apa yang kalian lakukan Di kediaman ku ini hah?!" Bentak Selir Li weii Saat melihat kelima prajurit terdiam mematung didepan pintu sembari menatap nya.
Selir Li weii yang melihat keterdiaman mereka menggeram marah."Brengsek. Berani-berani nya kalian memasuki ruangan ku tanpa seizin ku. Aku akan mengadu kan tingkah tidak sopan kalian ini kepada yang mulia Kaisar " ucap Selir Li weii marah
Kelima prajurit bergetar ketakutan."Ma-maaf kan kami selir li wei. Kami hanya ingin melihat kondisi anda. Ada seseorang masuk kedalam kediaman anda. Kami hanya takut anda kenapa-napa selir Li weii" Ucap Mereka
Selir Li Weii yang mendengar ucapan para prajurit itu mengernyit kan dahi."Apa?! Seseorang masuk kedalam Kediaman ku? Tapi kalian tidak menghentikan nya. Kurang ajar" Ucap Selir Li weii segera bangkit dari duduknya. Tapi ia segera menunda tak kala ia merasakan Bahu nya terasa basah dan berbau Anyir. Ia segera menoleh kan kepala nya.
"Akhhhh" Teriak Selir Li weii dan segera melompat dari ranjang nya. Tak kala melihat Kepala seorang wanita yang berlumuran darah tepat disamping tubuh nya.
"Akhh sialan. Singkir kan Kepala itu dari ranjang ku."Teriak Selir Li weii ketakutan Dan segera keluar dari kediaman nya. Tubuh nya bergetar tak kala melihat kepala seorang wanita yang sangat ia kenali itu."M-Mi-a" Lirih nya bergetar
Kedua prajurit Berlari tergesa-gesa ke arah kediaman Kaisar untuk memberitahu apa yang telah terjadi dikediaman selir Li weii.
****************
Kedua prajurit itu telah sampai di depan pintu besar dan mewah milik kaisar.
Kedua prajurit yang sedang bertugas menjaga pintu kediaman Kaisar segera menghentikan mereka."Ada Perlu apa kalian Kesini" tanya Prajurit Itu
"Ada yang ingin kami sampaikan kepada yang mulia kaisar." Ucap kedua prajuri itu.
Kedua prajurit yang bertugas menjaga kediaman Kaisar mengangguk kan kepala mereka."Tunggu lah disini. Aku akan memberitahu kan nya kepada yang mulia kaisar.'" ucap salah satu Prajurit itu dan memasuki Kediaman Kaisar.
Prajurit itu melangkah kan kaki nya mendekati Kaisar yang sedang mengerjakan berkas-berkas kerajaan.
"Permisi yang mulia. Maaf telah mengganggu kegiatan Anda." Ucapnya sembari menunduk kan kepalanya ke arah kaisar
Kaisar Mengangguk kan kepalanya."Hmm. Ada apa kau kemari?" Ucapnya tanpa menghentikan kegiatan nya.
"Kedua Prajurit yang sedang bertugas menjaga kediaman selir li weii tiba-tiba datang kemari. Dan mereka ingin memberitahukan sesuatu kepada anda yang mulia."ucap prajurit tersebut
"Bawa mereka masuk" ucap Kaisar
prajurit tersebut mengangguk."Baik lah yang mulia. Saya undur diri." Ucap prajurit itu dan segera melangkah keluar.
"Masuk lah. Yang mulia kaisar menyuruh kalian masuk." Ucap nya dan segera berjaga di depan pintu kediaman Kaisar.
Kedua prajurit itu mengangguk dan segera memasuki kediaman kaisar.
"Permisi yang mulia kaisar. Semoga anda diberikan umur panjang 1000 tahun lagi."ucap mereka sembari membungkukan badan mereka
Kaisar mengangguk."Apa yang ingin kalian sampaikan?" tanyanya
mereka mengangguk dan segera mengatakan tujuan mereka."Waktu kami sedang berjaga-jaga didepan pintu kediaman selir Li weii tiba-tiba kami melihat seseorang berjubah sembari menenteng Kepala seorang wanita yang telah putus di tangan nya. Ia berjalan ke arah ke diamanan selir li weii Dan kami segera ingin menghentikan nya. Tetapi yang mulia seseorang berjubah itu melemparkan kami Seperti Gas asap ke arah kami. Sehingga kami tidak bisa menghentikan nya untuk masuk kedalam kediaman selir li weii yang mulia" Ucap Kedua prajurit itu
Kaisar yang mendengarkan sedari tadi ucapan prajurit yang ada disamping nya ini sontak terkejut dan Segera berdiri dari duduk nya.
"Apa?!" ucapnya terkejut."Lalu bagaimana keadaan selir Li weii?"tanya nya
"Selir li weii tidak kenapa-kenapa Yang mulia. hanya saja seseorang berjubah itu meletakkan kepala seorang wanita di samping tubuh Selir Li weii yang sedang tertidur." ucap mereka
Kaisar membelalak kan matanya. Dan segera melangkah kan kaki nya keluar dari kediamanan nya dengan tergesa-gesa. Diikuti Para Prajurit dibelakang nya
****************
Kaisar telah sampai dikediaman Selir Li wei. Bersama para Anggota keluarga nya kecuali Xuan mei dan xuan jian. Mereka berdua sedang menjalani hukuman. Ia melangkah kan kaki menuju selir Li wei.
"Apakah kau baik-baik saja?"tanya Kaisar Khawatir
Selir Li wei mendongak kan kepalanya menatap Kaisar dengan wajah pucat nya. Ia segera memeluk Tubuh gagah Kaisar dengan erat.
"Hiks aku sangat hiks takut yang mulia hiks" Isak nya dipelukan Kaisar
Kaisar hanya mengusap punggung selir Li Weii pelan."Kau tidak perlu takut Selir Li wei"
Selir su Yingxi dan permaisuri lian Haong menatap tak suka ke arah selir Li wei.
"Sialan kau Li wei" batin Selir Su yinxi menatap iri ke arah Selir Li wei
"Berani-berani nya tangan kotor mu itu menyentuh tubuh suami ku sialan." batin permaisuri lian Haong menatap benci kearah Selir Li weii
Kaisar segera melepaskan pelukan nya dari selir li wei. Dan memasuki kediaman selir li wei.
"Ayahanda pelaku nya orang yang sama." ucap pangeran Han su ho kala melihat ukiran nama yang terdapat dikening yang mereka ketahui adalah pelayan dari selir Li weii
Kaisar yang melihat itu hanya memijit kening nya lelah."Apa sebenarnya motif pembunuh itu" ucapnya
"Permisi yang mulia." ucap Axerion tangan kanan kaisar. Yang tiba-tiba datang
Kaisar menolehkan kepalanya menatap axerion."Ada apa?"
"Saya dan Para prajurit baru saja mencari tubuh Dari pelayan itu yang mulia. Ternyata si pembunuh itu membunuh pelayan Selir Li wei di kamar nya sendiri. Saya menemukan potongan-potongan daging manusia yang saya yakini itu adalah tubuh milik Si pelayan itu yang mulia" ucap Axerion
Kaisar menghela nafasnya lelah."Axerion segera bereskan mayat pelayan itu. Kremasi tubuh pelayan itu dengan layak." ucapnya kepada Tangan kanan nya."Dan kau kasim Han segera umumkan dan kumpul kan semua orang yang ada dikerajaan ini untuk datang ke balai pertemuan" ucap Kaisar
Axerion dan kasim han mengangguk serempak."Baik yang mulia" ucap Mereka. Kaisar hanya mengangguk singkat dan berlalu dari sana meninggalkan kediaman selir Li weii.
****************
Balai pertemuan
Semua orang telah berkumpul di balai pertemuan untuk menunggu sang kaisar datang.
Kaisar segera melangkah kan kaki nya menuju balai pertemuan. Ia melangkah masuk keruangan besar itu yang telah diisi banyak Para prajurit dan pelayan serta para keluarga nya. Kaisar segera menaiki panggung.
"Baik lah disini saya tidak mau terlalu basa-basi disini. Saya hanya ingin menyampai kan kepada kalian. Terutama untuk para prajurit. Saya ingin pembunuh yang bernama Cheetah itu segera ditangkap bagaimana pun cara nya. kali ini dia sudah melampaui batas. sudah Ada dua orang pelayan mati terbunuh di kerajaan ini dengan sangat menggenaskan . Dan saya tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Saya ingin kalian secepatnya menangkap pembunuh itu." ucap Kaisar tegas
semua perajurit yang mendengar perintah dari kaisar."Siap yang mulia" Teriak mereka serempak
"Sebagian dari kalian sudah terlatih dan kalian tidak bisa menangkap pembunuh yang sedang berkeliaran di kerajaan ini?" Ucap Kaisar tak habis pikir."Dan untuk para keluarga kerajaan. Saya peringatkan kalian jangan berani-berani nya keluar dari kediaman kalian tanpa dikawal oleh para prajurit. Kalian harus tetap dikediaman kalian masing-masing. Pembunuh itu masih berkeliaran di kerajaan ini. Jadi saya peringatkan sekali lagi untuk tidak keluar seorang diri." lanjutnya. Membuat mereka semua mengangguk menyetujui perkataan kaisar.
Kaisar menatap para prajurit nya itu."Segera perketat penjagaan dikediaman ini. Saya tak ingin mendengarkan ada yang terbunuh lagi dikerajaan ini" ucap nya."Hanya itu yang saya sampaikan kepada kalian. Sekarang kalian bisa meninggalkan balai pertemuan ini." Ucap kaisar dan melangkah keluar dari balai pertemuan itu.