NovelToon NovelToon
Move On

Move On

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Mengubur cinta yang sudah lama dipendam pada atasannya lalu menerima perjodohan dari orang tuanya, Safira berharap bisa segera move on dari cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Namun tak mudah menjalani kisah baru sementara hati masih terpaut pada cinta yang tak sempat digapai. Apalagi jodoh yang orang tuanya pilihkan adalah pria masa lalu yang juga pernah menorehkan luka yang tak kalah dalam di hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Belas

"Selamat ya, tadi kamu keren banget Safira" El memberikan sebuket bunga mawar pada Safira yang baru keluar dari ruang sidang skripsinya.

"Makasih El" Gadis itu menerima bunga yang Elbram ulurkan dengan mata berbinar. Hari ini sungguh luar biasa bagi Safira. Sidang skripsinya sukses dan pria yang ia cintai hadir melengkapi kebahagiaan nya, sungguh hari yang indah. Safira mencium bunga pemberian dari Elbram dengan senyum yang tak surut dari bibirnya.

"Kamu emang paket komplit ya, uda cantik pintar banget lagi. Kamu luar biasa banget Safira" Puji Elbram lagi. Safira tersipu, wajahnya berubah kemerahan. Pria itu memang paling pintar membuat dirinya melayang dengan segala pujian dan kata-kata manisnya.

"Makasih pujiannya El padahal aku nya biasa aja. Banyak yang lebih dari aku kok, oh ya makasih juga kamu uda sempetin buat hadir" Safira sangat bahagia, padahal ia tau El sedang sibuk namun pria itu bersedia meluangkan waktu untuknya.

"Enggak kamu emang luar biasa, aku senang banget hari ini bisa menyaksikan dan membersamai hari bahagia kamu. Sekali lagi selamat ya cantik" Elbram mengusap rambut Safira. Gadis itu mengangguk, entah El menyadari atau tidak mata Safira bersinar penuh cinta. Semua yang El lakukan semakin membuat Safira kesulitan melepaskan diri dari pesona pria itu.

"Maya sama Dini nggak datang?" tanya Elbram karena tak mendapati dua sahabat Safira yang biasanya selalu ada di sisi gadis itu. Mereka bertiga nyaris tak pernah terpisahkan.

"Mereka ada bimbingan hari ini, mau ngejar sidang minggu depan biar bisa wisuda bareng 2 bulan lagi" Safira berusaha mengerti kondisi dua sahabatnya tersebut, beruntung Elbram hadir menemaninya sehingga dirinya tak merasa sendirian.

"Oh gitu, Hemm karena kamu sukses hari ini aku mau traktir kamu makan siang ya. Lapar kan?" tanya Elbram.

"Iya El" Safira mengangguk. Elbram meraih tangan Safira dan menggenggamnya. Pria itu membawa Safira berjalan keluar gedung menuju tempat mobilnya diparkirkan.

"Kamu boleh minta apa aja, aku akan menuruti semua mau kamu sebagai hadiah" Ucap Elbram, Safira menatap penuh semangat pada pria itu

'Kalo minta dilamar gimana El?' sayangnya Safira tak memiliki cukup nyali untuk menyatakan keinginan hatinya tersebut.

"Hemm minta apa ya?" Safira pura-pura berfikir "Nggak ada deh El, aku nggak mau minta apa-apa. Tapi makasih ya uda kasih penawaran" Karena satu-satunya yang Safira inginkan dari Elbram saat ini adalah kepastian hubungan mereka. Tapi belum saatnya bagi Safira untuk mempertanyakan hal itu sekarang. Ia masih bisa menunggu hingga wisuda nya tiba.

"Sayang banget loh kamu nggak gunain kesempatan ini buat minta hadiah dari aku. Aku ini pelit orangnya" Safira tersenyum dan menggeleng.

"Terus seabrek hadiah dari kamu itu apa?" Selama ini Elbram sering tiba-tiba memberinya hadiah mulai dari bunga, makanan, tas, aksesoris, sepatu dan boneka meski tak ada momen spesial yang sedang Safira rayakan. Apalagi jika El sedang dinas luar, ia tak pernah absen membawakan Safira oleh-oleh.

"Oh iya ya? kayaknya aku nggak bisa pelit ya kalo sama kamu. Bawaannya gemes pengen selalu kasih hadiah." ucap Elbram enteng, mungkin pria itu tak tau bahwa ucapan sepele nya selalu berhasil menyalakan api cinta yang semakin besar di hati Safira.

Safira menenangkan jantungnya yang berdebar kencang karena posisi Elbram begitu dekat. Pria itu sedang memasangkan sabuk pengaman ke tubuhnya. Elbram memang selalu memperlakukannya bagaikan seorang putri. Lantas bagaimana bisa Safira mengalihkan perasaannya pada orang lain meski El tak kunjung memberinya kepastian? Pria itu terlalu pintar membuat dirinya merasa nyaman.

"Yakin nih sama aku doang? atau sebenarnya kamu tu pada dasarnya emang suka kasih hadiah sama siapa aja. Ke cewek terutama" Goda Safira setelah Elbram selesai memasangkan sabuk pengaman dan sudah duduk pada posisi siap mengemudi.

"Sumpah ke kamu doang kok Fir, bahkan sama mantan aku aja aku jarang kasih hadiah kecuali untuk momen tertentu. Makanya dia selingkuh, aku terlalu cuek dan nggak peka katanya" ucap Elbram.

'Sadar nggak sih El, sikap dan semua ucapan kamu ini semakin membuat aku berharap sama kamu' Gumam Safira di dalam hati.

"Padahal menurut aku kamu tu perhatian banget kok, selama kenal kamu aku sama sekali nggak ngerasa kamu cuek dan nggak peka" Safira sedikit bingung mendengar cerita El, dengan semua sikap dan perlakuan El padanya selama ini sulit dipercaya jika Elbram adalah sosok pria yang seperti El sebutkan. Bagi Safira, Elbram adalah tipe pria yang care dan romantis.

'Yah kecuali tentang perasaan nya, El memang tidak peka atau sebenarnya pura-pura tidak peka?' lagi-lagi Safira hanya berani berujar di dalam hati.

"Ya sama kamu emang beda, nggak tau kenapa aku tu nggak bisa buat nggak peduli sama kamu Fir. Mungkin karena kamu terlalu istimewa"

"Atau gara-gara diselingkuhi kamu berubah jadi buaya tukang gombal ya El?" ledek Safira, hal itu semata ia lakukan untuk mengalihkan rasa gugup yang menderanya.

"Dih malah dibilang gombal padahal beneran" Elbram menghentikan mobilnya di restoran favoritnya. Hampir setiap pergi dengan Safira Elbram selalu mengajak gadis itu makan di restoran tersebut, karena nya restoran ini memiliki tempat khusus di hati Safira.

"Kamu masih trauma ya karena diselingkuhin?"

"Enggak, kayaknya kita uda pernah bahas ini kan? aku nggak trauma sama sekali Fir. Cuma jadi lebih hati-hati aja" jawab Elbram.

"Kamu belum berniat memulai hubungan baru lagi?" Safira memberanikan diri untuk mengorek isi hati pria itu.

"Aku masih menikmati kesendirian aku Fir. Aku belum ingin terikat dengan siapapun." Jika selama ini ucapan Elbram selalu manis dan menebar bunga-bunga di hati Safira tidak untuk kali ini. Ucapan pria itu terasa menusuk begitu dalam, ada rasa perih yang menembus hati dan perasaan Safira.

"Jadi bisa tebar pesona ke banyak cewek ya El" Safira berusaha terlihat biasa meski hatinya begitu hancur.

"Kamu cemburu ya?" Elbram malah meledek Safira. Pria itu mengulum senyuman melihat pendar kemerahan di wajah gadis itu.

"Siapa yang cemburu, nggak jelas banget kamu tuh El" sungut Safira. Ia mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Yakin nih nggak cemburu?" Goda Elbram lagi.

"Ngapain cemburu, kamu kan bukan pacar aku?"

"Jadi harus jadi pacar dulu baru boleh cemburu? kalo mau cemburu juga nggak apa-apa Fir, aku malah seneng" Elbram terkekeh sambil mengacak-acak rambut gadis itu.

Sikap Elbram benar-benar membuat Safira kebingungan. Ia tak mengerti apa sebenarnya yang diinginkan pria itu.

🍁🍁🍁

1
pipi tembem
the best story...
pipi tembem
idih...
pipi tembem
sakit banget tuh Fir...
Ani Kurniati
bagus cerita nya
queen zha
bagusss banget ceritanya
Rizky Manik
👍🏽👍🏽👍🏽👍🏽
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
🤣🤣🤣
Ria Na
Luar biasa
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Dysha♡💕
akhirnya selesai juga baca semua novel author,semoga segera buat novel baru ya Thor😍🫶sangat sangat luar biasa ⭐
Adi Fatih
aku baca lg di 2025
Nabil Az Zahra
di sni jg ortu fira trksan egois bgt mksain anaknya, gak liat ksdihan fira
Muppin🍓: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
Nabil Az Zahra
bukan mnja mungkin, tp gak bsa di pke ma el jd ga di plih fir.
Nabil Az Zahra
lha jempolnya dah biru trnyta, tp lupa alurnya jd tk bca ulang🤭
Maria Christanti
sll semangat thor dlm berkarya. walaupun sibuk dikehidupan nyata.
bu mid Galakz
baguss 😍😍
Lisna Wati
tenang ya el pasti selamat
💟노르 아스마💟
cerita bagus banget
💟노르 아스마💟
kemaruk
💟노르 아스마💟
udh baca bayik bro
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!