NovelToon NovelToon
Pendekar Legenda

Pendekar Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:598.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: EON

Seorang Pria tua yang di sebut sebagai Manusia Terkuat di dunia Kultivasi, Kekuatan Pria tua itu tidak perlu di tanyakan lagi, Musuh - musuhnya takut hanya mendengar namanya saja. Hal tersebutlah yang membuat dia tidak memiliki satu seorang teman ataupun keluarga.

Hanya kehampaan yang Pria tua rasakannya sekarang, Kerena hal itu Pria tua tersebut meminta kepada Dewa untuk memberikan sebuah dunia menarik untuknya, Dewa mengabulkan dan Mereinkarnasi Pria tua tersebut ke sebuah dunia Baru.

Apakah Pria tua tersebut dapat berdirii puncak dunia di dunia yang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EON, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 12 - Dua Mosters Saling Bertarung.

Selama 1 bulan, Arthur hanya melatih fisiknya, Kekuatan Fisik Arthur tidak seperti sebulan yang lalu, Sekarang Arthur sanggup melawan Pendekar Menengah hanya dengan fisik saja.

Clara juga tidak mau kalah dengan Arthur, Selama 1 bulan Clara melatih Ilmu Pedang Menari dengan instruksi Arthur sampai mencapai tahap Penguasaan Tinggi.

Dalam menguasai Ilmu beladiri ada tahapan yang di sebut Penguasaan.

Tahap pertama disebut Penguasaan Awal yang dimana seseorang pendekar yang mampu menguasai Ilmu bela diri sebanyak 20 persen.

Penguasaan Menengah 40 persen, Penguasaan Tinggi 60 persen, Clara termasuk seorang jenius karena biasanya Penguasaan Tinggi tercapai setelah menjadi Pendekar menengah.

Selanjutnya Penguasaan Ahli 80 persen, Terakhir jika seseorang Pendekar bisa menguasai 100 persen Ilmu bela diri, Maka disebut dengan Penguasaan Master.

“BAM!”

“Kamu seharunya jangan membuat celah.” Arthur dan Clara sedang latihan tanding.

“Tidak bisakah kamu memukulku dengan pelan saja.” Clara berbicara dengan kesal.

“Kamu itu pendekar, Pukulan seperti itu tidak akan berpengaruh banyak pada tubuhmu, Apa lagi yang kau tunggu cepat serang aku.” Arthur memasang kuda-kudanya.

“Jurus Pertama Pedang Awan.”

Clara mengayunkan pedang kayunya dengan sangat cepat ke arah leher Arthur.

“Terlalu lambat.” Arthur mampu menghindari serangan Arthur dengan cara melompat kebelakang.

Clara meluruskan pedangnya. “Jurus Ketiga Pedang Lurus.”

“Tidak aku sangka kamu bisa memanfaatkan situasi.”

“Tapi serangan kamu kurang cepat.” Arthur memiringkan badannya untuk menghindari serangan Clara.

“Jangan meremehkan aku Arthur, Jurus terakhir Pedang Pesona.”

Jurus terakhir dari Ilmu Pedang Menari merupakan sebuah gerakan untuk menunjukkan pesona tubuh si pengguna kepada lawan, Agar perhatian lawan menjadi buyar.

“kamu pikir dengan tubuhmu Aku akan terpesona denganmu.” Arthur menghindari serangan Clara dengan mudah.

“Hei kenapa kau berhenti.” Setelah Arthur menghindari serang Clara, Arthur melihat Clara tidak bergerak.

“Arthur Bodoh!” Clara berbicara sambil berlari menjauhi Arthur.

“Kenapa sih dia, Apa aku ada berbuat salah?” Batin Arthur sambil melihat Clara menjauh darinya.

***

Dimeja makan.

“Arthur seminggu lagi pertandingan akan di mulai, bagaimana dengan perkembanganmu.” Tanya Han kepada anaknya.

“Ayah tenang saja, Dapat aku pastikan mungkin aku yang akan menjadi peringkat satu.”

“Bagaimana perkembangan Clara.” Han juga penasaran sudah sejauh mana kekuatan Clara bertambah.

“Hampir saja lupa, Aku ingin meminta tolong kepada ayah satu hal.”

“Apa itu.” Tanya Han penasaran.

“Pengalaman Clara dalam bertarung masih sangat lemah, Arthur ingin ayah latihan tanding dengan Clara untuk menambah pengalamannya.”

“Kenapa kamu yang tidak melakukannya sendiri.”

“Ah itu ayah...” Arthur melihat ke arah dan Clara memalingkan wajahnya karena marah kepada Arthur.

“Sepertinya kalian berdua sedang bertengkar.” Han mengetahui Clara sedang bermusuhan Arthur.

“Baiklah besok ayah akan latihan tanding dengannya, Bukan cuma Clara saja, Ayah juga ingin mencoba kekuatan anakku.”

“Baik ayah, Jangan menahan kekuatan ayah, anakmu ini sangat kuat.”

Esok harinya di halaman rumah Clara. “Kamu hanya menggunakan tangan kosong.” Han melihat Arthur tidak membawa senjata.

“Iya ayah.”

“Jika begitu mari kita mulai.”

Pertarungan antara ayah dan anak pun terjadi, Arthur terus menghindari serangan Han yang di berikan kepadanya.

Han juga tidak menahan kekuatannya yang merupakan seorang Pendekar Tinggi.

“BAM!” Arthur menerima sebuah pukulan dari Han.

“Cih, kenapa kesenjangan Pendekar Awal dan tinggi sangat besar.” Batin Arthur.

“Apa kamu sudah tidak sanggup lagi, Ayah baru saja memulainya.”

Gantian Arthur maju untuk menyerang Han.

“Pendekar Menengah?

“Tidak aku sangka kekuatan Fisiknya sudah menyamai Pendekar Menengah.” Ujar Han setelah menerima serangan dari Arthur.

“Paman Kalahkan Arthur.” Clara tidak meninggalkan kesempatan untuk membalas Arthur.

“Anak ini, dia sekarang menjadi serius.” Han melihat Arthur sudah menyiapkan kuda - kuda untuk mengeluarkan Ilmu bela diri miliknya.

“Jurus pertama Pukulan Cepat.”

Arthur mengayunkan tangan dengan sangat cepat ke arah hulu hati milik Ayahnya.

Han dapat menghindari serangan Arthur dengan mudah karena Perbedaan kekuatan mereka berdua sangatlah jauh.

“Jurus ketiga Pukulan Memutar.”

Arthur memutar badannya. “Huff... Hampir saja.” Han membengkokkan badannya kebelakang untuk menghindari serangan Arthur.

“Ada Celah, Jurus kedua Pukulan Berat.” Arthur menyalurkan semua kekuatannya di tangan kanannya.

“BAM.”

“Aku ceroboh.” Han terkena serangan Arthur.

“Ayah jangan meremehkan aku.” Arthur menatap ayahnya dengan tajam.

“Baiklah Sepertinya aku juga harus serius.” Arthur dapat melihat tatapan Ayahnya berubah.

Arthur mengetahui arti di balik tatapan ayahnya. “Kemarilah Ayah.”

“Nak Aku maju.”

Pertarungan terjadi lagi, tidak seperti sebelumnya, Sekarang Han menggunakan Ilmu berlari juga.

“Jurus Pertama dari Ilmu Pukulan 7 Warna, Pukulan Putih.” Han mulai menunjukkan serangkaian gerakan yang sangat rumit.

“Anak dari Monster akan tetap Menjadi Monster.” Grey melihat pertarungan Han dan Arthur.

Clara juga menyaksikan pertarungan itu terus terpukau melihat gerakan yang di lakukan ayah dan anak tersebut.

Arthur menyilangkan tangannya untuk menerima serangan ayahnya.

“Bagaimana mungkin.” Arthur melihat jalur serangannya tiba-tiba berubah menjadi ke arah hulu hatinya.

“BAM”

Arthur terpental jauh karena menerima serangan Ayahnya.

“Sepertinya ayah menang.”

Arthur bejalan mendekati Ayahnya sambil memegang area perutnya karena sakit “Tidak disangka Ayah mempunyai Ilmu bela diri yang sangat mengerikan.”

“Ayah juga ingin kamu mempelajari Ilmu bela diri ayah, Tapi tunggu kamu mencapai tahap Pendekar Menengah.”

“Ayah jangan menyesal ketika aku bertambah kuat dengan Ilmu beladiri ayah.” Arthur mengepalkan tangan dan menjulurkan tangannya.

“Ayah akan menunggu saat itu.” Han meninju tangan Arthur yang di kepalnya.

BERI LIKE DAN COMMENT

1
Su Kamto
Luar biasa
Kang Raehan
END.,.... kumat
Kang Raehan
thor nanti jangan bikin kecewa krena diriku pengila cerita kayak gini... jgan zonk stelah cerita muali naik.. pokokx kasih tuntas
Sang M
matamu..matamu....kalo mau omong cepat omong!!! bingung ,cookk
Sang M
Hai Arthur anjing.... jgn jadi orang kasar. Host memalukan lu. dancokk.bersikaplah lembut ke perempuan. kasar lu... nih ku potong pala lu... Coook Thor ini...
Sang M
konyol. ... dancokkk kau....
Sang M
matamu....Arthur dasar sialan lu..
Sang M
bunuh semua jgn kasih ampun
Sang M
cerita aneh, pas momen gak tepat. bully host terus Thor.
Sang M
konyol...konyol....koder.......
Sky•X7
masih 1 tahun udh bisa jalan+ngomong gg gimang
swek lord
wkwkwkwk
swek lord
wkwkwk lucu thort
swek lord
wkwkwk lucu cokkk
M.Yunus
lagi -lagi tambah seru nih👍
M.Yunus
lagi -lagi tambah seru nih👍
M.Yunus
lanjut 🙏
M.Yunus
wah... tambah menarik nih👍
M.Yunus
👍👍👍
M.Yunus
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!