NovelToon NovelToon
Cinta Karena Jebakan

Cinta Karena Jebakan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rosi Lombe

Rachel Anderson harus rela kehilangan kesuciannya dan hamil di luar nikah karena jebakan nyasar yang dilakukan oleh saudara kembarnya dan juga sepupunya sendiri. Ia terpaksa menikah dengan seorang pria yang sudah dianggapnya sebagai kakak kandung sendiri bernama Gideon Harpa karena bayi yang ada dikandungannya membutuhkan status sang ayah.

Mungkinkah cinta akan bersemi meskipun awalnya mereka menikah hanya karena status untuk sang bayi yang belum lahir? Mampukah keduanya menjalani kehidupan rumah tangga mereka dalam ikatan keterpaksaan?

Seri Keempat Novel The Andersons Family. Agar memahami alurnya, silahkan baca terlebih dahulu Novel sebelumnya:
1. Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO
2. Malaikat Kecilku Gabriella
3. Sangkakala Milik Serafim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosi Lombe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gamal Sakit

"Rach, kau dimana?" Gaby menelpon adiknya.

"Aku baru saja pulang dari kampus kak, ada apa?" Rachel bertanya.

"Kak Gamal masuk rumah sakit" kata Gaby memberi info.

"Loh kok bisa?" Meskipun Rachel tau kalau Gamal memang sakit karena ditinggal oleh Sera, namun ia tidak menyangka kalau sampai separah ini hingga masuk rumah sakit segala.

"GERD-nya kambuh karena psikosomatis ditinggal Sera" jawab Gaby.

"Astaga, benar-benar ya kak Gamal ini" Rachel jadi gemas sendiri melihat bagaimana kedua orang yang saling jatuh cinta ini tidak mau saling terbuka dan menyakiti diri masing-masing.

"Menyebalkan sekali ya mereka itu!" Gaby sama gemasnya dengan Rachel.

"Bangetttt,,, ya sudah kak, aku ke rumah sakit sekarang juga ya, kakak masih di rumah sakit kan?" Rachel bertanya pada Gaby.

"Iya, aku dan kak Dimas masih di rumah sakit" jawab Gaby.

"Oke, tunggu aku ya, stengah jam lagi aku akan tiba" kata Rachel.

"Oke, hati-hati di jalan ya" kata Gaby.

"Iya kak, bye" Rachel kemudian menutup telponnya.

..........

"Kak Gamal, kau kenapa?" Rachel mendekat ke arah brankar.

"Hai Rach, aku tidak apa-apa kok, tenang saja!" jawab Gamal sok cool.

"Kalau tidak apa-apa kenapa tiduran di sini?" Rachel menatap Gamal kesal.

"Heheheheh, GERD ku kambuh nih" akhirnya mengaku juga.

"Apa Sera sudah tau kalau kakak sakit?" Rachel bertanya kepada Gamal sambil melirik ke arah Niken yang berdiri di sisi Gamal dan menggenggam tangan pria tampan itu.

"Belum, aku tidak mau membuatnya khwatir" jawab Gamal.

"Kakak jangan ge er, Sera itu tidak akan pernah khawatir padamu lagi, karena sekarang dia sudah hidup bahagia di sana, bahkan dia sudah punya gebetan baru yang tampan, muda, pintar dan kaya raya loh!" Rachel asal mengarang bebas saja karena kesal melihat Gamal kembali menerima Niken yang dengan tidak tau malunya hadir kembali setelah bertahun-tahun menghancurkan hidup Gamal.

"Sera memang hebat ya, baru saja pindah beberapa hari, eh sudah ada gebetan baru saja!" Gide yang paham akan ekspresi kesal Rachel ikut menimpali.

"Tentu saja, Sera kan gadis yang cantik, pastilah banyak pria keren yang mengejarnya!" Dimas pun tidak mau kalah.

"Ck!" Gamal yang sedang sakit karena stres memikirkan Sera, semakin stres mendengar bahwa Sera sudah didekati oleh pria lain.

Sementara Niken tetap berusaha bersikap biasa saja, meskipun ia sesungguhnya merasa bahwa setiap ucapan orang-orang yang ada di ruangan itu sedang menyindir kehadirannya. Setelah beberapa kali berinteraksi dengan Gamal saat bersama dengan Sera, Niken mulai paham bahwa ada sesuatu antara mereka berdua.

"Sudah-sudah jangan membahas Sera terus, nanti kupingnya dia panas loh, trus nanti dia kegigit-gigit terus lidahnya karena diomongin sama kalian!" Gaby menghentikan mereka semua, ia yang berada ditengah-tengah antara adik dan sahabatnya berusaha untuk netral.

"Oya, kau sudah makan siang belum?" Gaby bertanya kepada Rachel.

"Belum kak, tadi aku langsung ke sini jadi belum sempat" jawab Rachel.

"Kalau begitu kau ke kantin saja dulu gih, beli makan siang, nanti kau bisa ikutan sakit kalau tidak makan" Gaby memberi kode kepada Rachel agar menjauh dari Niken untuk sementara waktu. Ia yang tau bahwa Rachel sangat membenci Niken karena Sera, berusaha menengahi konflik yang sedang berlangsung.

"Ayo Rach, biar aku temani, toh disini juga sudah terlalu pengap!" Gide yang juga membenci Niken memilih untuk menjauh dari gadis yang sudah menghancurkan hati kakaknya itu.

"Ayo kak" merek berdu pun akhirnya pergi ke kantin.

"Kau mau makan apa?" tanya Gide kepada Rachel.

"Ketoprak sepertinya enak" Rachel menatap barisan kios makanan yang berjajar rapi di kantin rumah sakit.

"Oke, sebentar ya aku pesankan, oya minumnya apa?" Gide sudah berdiri.

"Teh manis saja kak" jawabnya spontan.

"Siippp" Gide pun berjalan menuju kios ketoprak .

"Ngomong-ngomong bagaimana dengan kuliahmu?" Setelah memesan makam siang mereka, Gide pun kembali duduk.

"Menyenangkan, bahkan aku bertemu dengan teman SMP ku yang mengambil jurusan yanh sama heheheh" Rachel sudah kembali ke mood baiknya.

"Syukurlah, apa materinya susah?" tanya Gide lagi.

"Aku belum belajar kak, masih masa orientasi saja, jadi belum tau seperti apa materinya" Rachel menyeruput teh manisnya.

"Oohhhh" Gide ber oh ria.

"Permisi, ini pesanannya" sang pedagang ketoprak meletakkan ketopraknya di meja.

"Terima kasih" Rachel yang sudah sangat lapar langsung mulai memakannya.

"Kau ini benar-benar anak kecil yang ceroboh ya, makan sampai belepotan kemana-mana begini!" Gide membersihkan sisa bumbu kacang di bibir bagian bawah Rachel saat gadis itu masih sibuk mengunyah.

"Aku sangat lapar kak heheheh" Rachel selalu cuek dengan penampilannya.

"Ck, kau ini!" Gide hanya bisa geleng-geleng melihat sikap absurd gadis cantik di depannya itu.

Mereka berdua cukup lama menghabiskan waktunya di kantin untuk mengobrol dan bercanda ?karena malas melihat kehadiran Niken. Setelah Gaby menelpon dan mengatakan bahwa Niken sudah pulang karena keluarga besar Anderson sudah datang semua, barulah Rachel dan Gide kembali ke dalam kamar rawat Gamal.

1
Siti Nurbaidah
seru💖💖💖👌👍💕
Lilee
Luar biasa
Lisa Halik
happy ending thor&tahniah
Lisa Halik
hahahaha mike ron micheal
Lisa Halik
bucin terus gide sama rachel
Gama Liel
ka cerita raf nya kmna ka?
Nana Ghifari
kki
Queenoflife
baca cerita mimin yuk 😁
Heni Linda Oriflame
lanjut
Chris Antono
Luar biasa
Chris Antono
Lumayan
Bu Zahwawe
pusing,, terlalu banyak percakapannya,,
Luh Gede Ika Jayanti
Luar biasa
Intan Anggraeny
lanjut ke novel selanjutnya
Intan Anggraeny
bacanya ketagihan
Intan Anggraeny
bacanya ketagihan
sri harjuni
bagus banget
Rosi Lombe: halo kak, terima kasih sudah membaca novel ini.. Jangan lupa untuk membaca novel Rosi yang lainnya ya.. Happy reading
total 1 replies
Sri Yanti
kel bahagia
Rosi Lombe: Halo kak, terima kasih sudah membaca novel ini, jangan lupa untuk membaca novel Rosi yang lainnya ya.. Happy reading
total 1 replies
Nabila Petta
Tetap semangat ya Author... Teruslah berkarya... God bless you Author...
Rosi Lombe: Halo kak, terima kasih sudah membaca novel ini, jangan lupa untuk membaca novel Rosi yang lainnya ya.. Happy reading
total 1 replies
Putri Sera
makanya klo di bilang suami ga usah kuliah bolos aja temani suami kerja aja jgn ngeyel. pelajaran buat para istri. jgn ngeyel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!