Bayangan orang-orang untuk status putri tunggal keluarga pengusaha ternama, adalah gadis anggun yang penuh pesona dan wibaya seorang penerus tahta.
Tapi nyatanya, itu tidaklah berlaku untuk Larissa Moretti. Meskipun ayahnya seorang pengusaha kaya raya yang tersohor di Kolombia, serta memiliki ibu yang anggun dan lemah lembut.
Gadis itu sama sekali tidak mewarisi sikap ibunya, gadis itu adalah gambaran gadis jalanan yang urakan, suka membuat masalah hingga membuat sang ayah menggeleng-gelengkan kepalanya yang hampir pecah.
Puluhan bodyguard yang di sewa ayahnya selalu mengundurkan diri bahkan sebelum mereka bekerja satu Minggu mengawal gadis urakan itu.
Hingga untuk terakhir kalinya, sang ayah menyewa bodyguard melewati agensi terbaik di Kolombia, dan menyewa seorang bodyguard yang memiliki reputasi terbaik disana.
Gavin Kingsley, pria berumur 30 tahun dengan perawakan super atletis dan yang paling membuat Larissa tertegun adalah wajahnya yang tampan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon By.DarkRose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 14: Sekilas Tato Mawar Berduri
...Bau manis yang menyengat dari sirup delima kini bercampur dengan aroma parfum di dalam ruang ganti privat yang terletak di area belakang hotel. ...
...Ruangan itu berukuran sedang, dirancang khusus untuk tamu penting yang membutuhkan privasi. ...
...Dindingnya dilapisi wallpaper kelabu, dilengkapi sebuah sofa panjang, cermin besar berbingkai kuningan, dan wastafel di sudut ruangan yang dipisahkan oleh sekat kayu berukir....
...Gavin Kingsley mengunci pintu kayu ruangan itu dari dalam dengan satu sentakan....
... Begitu kunci berputar, dia membalikkan tubuh tegapnya....
... Kemeja putih mahalnya yang semula bersih tanpa cela, kini melekat basah pada kulitnya....
... Cairan merah pekat dari sirup delima itu merembes ke dalam, mencetak dengan sangat jelas siluet otot dada dan perutnya yang keras bagai batu....
...Wajah Gavin kembali kaku, sedatar dinding, meskipun mata birunya masih menyiratkan sisa-sisa amarah dari insiden di balkon tadi. ...
...Jiwanya meronta hebat karena harus berada dalam kondisi berantakan seperti ini di hadapan Larissa....
..."Nona, tunggu di area sofa. Saya harus membersihkan ini terlebih dahulu," perintah Gavin dengan suara bariton yang ketus dan kaku. ...
...Tanpa menunggu jawaban dari Larissa, dia melangkah lebar melewati sekat kayu berukir, menuju area wastafel untuk menanggalkan pakaian kotornya....
...Larissa mendengus kecil, namun senyuman licik yang penuh dengan niat usil tidak luntur dari wajah cantiknya....
... Dia mengempaskan tubuh rampingnya ke atas sofa beludru, membiarkan gaun merah marunnya sedikit tersingkap di atas lutut....
... Sepasang mata hazelnya yang jernih bergerak liar, memandangi sekat kayu yang memisahkan mereka....
...Sifat bar-barnya yang hobi memicu adrenalin dan rasa ingin tahu yang sangat besar tidak bisa diredam. ...
...Alih-alih duduk manis menuruti perintah sang pengawal, Larissa justru berdiri kembali dengan langkah kaki secepat kilat, tidak menimbulkan suara sedikit pun di atas karpet tebal. ...
...Dia berjalan mendekati sekat kayu, lalu sedikit memiringkan kepalanya untuk mengintip melalui celah ukiran sekat yang berlubang cukup lebar....
...Dari balik sekat temaram itu, Larissa bisa melihat punggung dan bahu lebar Gavin yang sedang membelakanginya....
...Gavin melepaskan sarung tangan kulit hitamnya dengan satu tarikan napas, meletakkannya di tepi wastafel....
... Jari-jarinya yang panjang bergerak cepat, membuka satu per satu kancing kemeja putihnya yang basah kuyup dengan gerakan yang kaku....
... Ketika kemeja itu ditanggalkan sepenuhnya dan dilemparkan ke dalam wastafel, napas Larissa mendadak tertahan di tenggorokan....
...Tubuh Gavin dari belakang tampak begitu kokoh dan sangat atletis, tubuh sempurna dari seorang pria yang menghabiskan seluruh hidupnya dalam latihan fisik tingkat tinggi. ...
...Otot-otot belikat dan punggungnya bergeser dinamis setiap kali dia bergerak menyalakan keran air. ...
...Namun, yang membuat mata hazel Larissa melebar bukan sekadar bentuk tubuhnya yang menawan, melainkan goresan sejarah yang tertulis di atas kulitnya....
...Punggung dan bahu Gavin dipenuhi oleh puluhan bekas luka yang mengerikan. ...
...Ada bekas luka bakar yang sudah mengering di dekat bahu kiri, garis-garis panjang bekas sayatan bilah pisau di sepanjang tulang rusuk, dan yang paling mencolok, dua buah bekas luka tembak kecil di dekat pinggang bawahnya, bekas tembakan peluru berkaliber besar yang menembus tubuhnya....
..."Dia bukan sekadar mantan tentara biasa," batin Larissa menjerit....
...Jantungnya mendadak berdegup kencang....
...Pengawal pribadi yang dikirim ayahnya ini menyimpan terlalu banyak rahasia berdarah....
...Namun, kejutan terbesar malam itu baru saja dimulai ketika Gavin meraih selembar handuk kecil untuk menyeka sisa sirup merah di kulit punggung kanannya....
...Seiring dengan sapuan handuk yang membersihkan cairan merah pekat itu, sebuah mahakarya tinta hitam dan kelabu perlahan terekspos sepenuhnya di bawah siraman lampu neon wastafel....
...Di atas belikat hingga punggung kanan Gavin, terukir sebuah tato yang sangat besar, rumit, dan terlihat maskulin....
...Itu adalah gambar sebuah mawar hitam yang dikelilingi oleh jalinan duri-duri tajam yang tampak seolah merobek kulit di sekitarnya. ...
...Desainnya begitu detail, legam, dan memancarkan aura kepemimpinan yang nyata....
...sebuah simbol estetika yang sangat gelap dan mengancam....
...Larissa terpaku seketika di tempatnya berdiri. ...
...Tubuh rampingnya mendadak kaku, seolah-olah aliran darahnya membeku dalam satu detik itu....
...Sebagai putri dari seorang Marco Moretti yang bergerak di lingkaran atas Kolombia, Larissa tidak asing dengan berita-berita rahasia yang beredar di kalangan elite. ...
...Otaknya langsung menghubungkan titik-titik misteri tersebut. ...
...Simbol mawar hitam berduri tebal itu... itu bukan sekadar seni tubuh biasa. ...
...Itu adalah lambang tertinggi, tanda kekuasaan dari Kingsley Syndicate, kartel dan organisasi mafia terbesar, paling kejam, dan paling berkuasa yang memegang kendali penuh atas seluruh dunia bawah tanah Kolombia. ...
...Sebuah organisasi yang bahkan namanya saja membuat para pejabat korup dan polisi di Bogota berbisik ketakutan....
..."Gavin... dia adalah bagian dari mereka? Atau jangan-jangan..."...
...Sebuah perkiraan yang jauh lebih gila dan mengerikan melintas di kepala Larissa, membuat bulu kuduknya meremang hebat dengan ketakutan hebat....
...Rasa terkejut yang teramat sangat dan rasa panik yang mendadak menyerang sistem motoriknya, Larissa tanpa sadar memundurkan langkah kakinya satu langkah ke belakang untuk menjauh dari sekat....
...Sial bagi Larissa, dia tidak memperhatikan sekelilingnya....
...PRAAANGGG!!!...
...Tumit sepatu hak tinggi peraknya menghantam bagian bawah sebuah meja sudut kecil berkaki tinggi. ...
...Sebuah vas bunga porselen berisi bunga lili putih yang bertengger di atasnya kehilangan keseimbangan, meluncur bebas ke bawah, dan menghantam lantai marmer ruang ganti dengan bunyi hancur yang sangat keras, memecah seluruh kesunyian tempat itu dalam sekejap....
...Pecahan porselen dan air vas berserakan di dekat kaki Larissa....
..."Nona?!"...
...Suara bariton Gavin yang sedingin es dan penuh akan nada khawatir langsung menggelegar dari balik sekat....
...Sebelum Larissa sempat memikirkan kalimat alasan atau melarikan diri kembali ke sofa, sekat kayu berukir itu sudah dihantam terbuka dengan kasar dari dalam. ...
...Gavin Kingsley melangkah keluar dengan kecepatan yang tidak masuk akal....
...Sosok tegapnya berdiri bertelanjang dada, memperlihatkan otot-otot bidangnya yang kokoh penuh bekas luka dan tato mawar berduri besar yang kini menghadap langsung ke arah Larissa. ...
...Sepasang mata biru cerahnya telah menggelap, memancarkan aura pembunuh dan tajam yang mengunci tubuh Larissa seutuhnya, menuntut penjelasan atas aksi yang baru saja dilakukan oleh sang nona muda yang hobi bikin pusing kepala....