Kayla menangis tersedu di dalam kamarnya mengingat semua hal yang telah di alaminya, belum lagi bayi yang sedang ia kandung dia tidak tahu meminta tanggung jawab kepada siapa. Hamil tanpa tahu yang menghamilinya siapa, tidak di anggap anak lagi oleh ayahnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kayla ayahnya langsung menganggap Kayla bukan bagian dari keluarga Wicaksono lagi. Hal itu membuat ibu dan kaka tirinya senang. Yang terjadi pada Kayla tak lepas dari rencana Ibu dan kaka tirinya sehingga Kayla hamil. Meskipun begitu ia tidak pernah berencana menggugurkan bayi yang telah tumbuh di rahimnya, ia mempertahankan kandungannya hingga lahir kedunia. Bayi kembar yang terlahir sebagai anak jenius.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misdayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12. Kim Hyun Jae
Hai hai thor kembali
Apartement yang di huni Kayla saat ini begitu sunyi karena hanya ada dirinya. Lia pergi mengantar Andrew dan Samuel kesekolah setalahnya Lia pergi kekampus. Sedangkan bi Sumi izin tidak bisa datang karena di rumahnya mengadakan syukuran.
Kayla merasa tidak mood untuk datang ke lokasi syuting karena kejadian kemaren, namun Kayla orang yang frofesional sehingga dia putuskan untuk datang. Hanya saja dia izin terlambat.
Tepat jam 11 Kayla tiba di lokasi syuting pemandnagan pertama yang ia lihat adalah Melissa yang sedang menyuruh asistennya untuk mengipasi Melissa yang kepanasan, Kayla muak melihat itu namun tetap memasang wajah datarnya dan melangkah mendekati sutradara.
*****
Aslan Wicaksono tiba di perusahaan Kim Brothers company alasanya kemari adalah meminta bantuan agar perusaahaanya tidak bangkrut. Seteleah menuju ke lantai khsuus CEO Aslan di arahkan sekertaris untuk menunggu sebentar karena sang CEO sedang berada di luar bertemu klien. Aslan bukan tipe orang yang mau menunggu namun karena demi perusahaan dia terpaksa melakukan hal tersebut. Sekitar 15 menit Aslan menunggu dan yang di tunggu akhirnya tiba.
Lelaki tampan dan masih muda berjalan mendekat kea rah Aslan. Dia tersenyum penuh arti kepada Aslan karena dia memnag sudah tahu bahwa pertemuan ini pasti mengenai dana yang di butuhkan Aslan agar perusahaannya tidak bangkrut dan jatuh ketangan orang lain.
“Apa kabar CEO Aslan?” Tanya lelaki itu kepada Aslan dan duduk di hadapan Aslan.
“Baik, Anda sendiri bagaimana kabarnya CEO Kim?” Tanya Aslan balik.
“Sejauh ini kabar saya baik.”
Kim Hyun Jae lelaki muda keturunan keluarga Kim pewaris perusahaan Kim Brothers Company lelaki tampan keturunan Korea yang menetap di Indonesia mengikuti jejak orang tuanya.
“Ada keperluan apa Ceo Aslan ingin menemui saya empat mata begini?” Tanya Hyun Jae.
“ Saya sebelumnya sudah mengatakan tujuan saya ingin bertemu anda Ceo Kim.”
“Well saya masih memikirkan apa yang akan saya dapatkan jika menanam saham di perusahaan yang di ambang kehancuran?” Hyun Jae mengatakan dengan tenang.
Sedangkan Aslan trdiam kemudian dia menjawab. “ Tentu saja ada keuntungannya Ceo Kim, saya akan membuat perusahaan saya bangkit kembali.” Ucap Aslan meyakinkan.
“Harus berapa lama saya menunggu perusahaan itu bangkit kembali? Sedangkan para pemegang saham semuanya ingin menarik saham mereka setelah penggelapan dana miliaran yang di lakukan oleh salah satu karyawan anda.”
“Tentang itu saya akan meyakinkan mereka kembali Ceo Kim.”
“Begini saja saya akan mengucurkan dana untuk perusahaan anda tapi dengan satu syarat.” Ucap Hyun Jae tenang.
“Apa itu Ceo Kim?” Tanya Aslan tidak sabaran.
“Saya ingin anak anda menjadi calon istri saya. Bagaimana Ceo Aslan?”
“Kalau hanya itu saya akan menyetujuinya.” Setelah itu mereka mengobrol dan membicarakan tentang perusahaan sambil meminum the.
Dalam hati Aslan sangat sennag ternyata Melissa dapat memikat Ceo Kim, dia tidak tahu kapan Ceo Kim pernah melihat Melissa atau mungkin karena Ceo Kim pernah melihatnya di majalah model pikir Aslan. Berbeda dengan yang di pikirkan Aslan, sebelumnya Kim Hyun Jae menyuruh asistennya untuk mencari tahu latar belakang dan kehidupan Aslan saat beberapa hari yang lalau Aslan meminta bertemu untuk minta kucuran dana. Ceo Kim bukan tipe orang yang gegabah dia harus mencari asal usul orang tersebut terlebih dahulu dan bagaimana kualitas kerja orang itu. Kim Hyun Jae memang beberapa kali pernah bertemu dengan Aslan di acara pesta pertemuan antar perusahaan namun perusahaannyatidak pernah menjalin bisnis dengan perusahaan Aslan.
*****
Ferdiannd saat ini menjemput Andrew dan Samuel karena Lia tidak bisa menjemput di sebabkan ada kuis dadakan dari dosennya. Beruntungnya Andrew dan frdinand sudah saling bertukar nomor ponsel dan Ferdinand juga meminta kepada Andrew jika perlu bantuan telpon saja dirinya.
Saat ini mereka tengah berada di dalam mobil, Ferdianand menyetir Andrew duduk di kursi penumpang dnsamping Ferdinand sedangkan Samuel di kursi belakang.
“Uncle tidak sibuk ya?” Andrew bertanya kepada Ferdinand.
“Tidak juga kebetulan uncle memang punya urusan di luar kantor.” Bohong Ferdinand padahal dia memiliki meeting penting namun dia tinggalkan dan ia serahkan kepada sekertarisnya hanya untuk menjemput si kembar.
“Bagaimana sekolah kalian hari ini?” Ferdinand selalu mengajak mereka mengobrol namun hanya Andrew yang selalu menjawab sedangkan Samuel yang duduk di kursi belakang sedang memakai earphone dan memejamkan matanya seakan mengisyaratkan bahwa ia tidak ingin ikut dalam obrolan tersebut.
“Lumayan menyenangkan dan seperti biasa banyak perempuan yang memberikan hadiah.” Ucap Andrew kemudian membukakan ranselnya untuk menunjukkan hadiah-hadiah yang di terima Andrew. Andrew mengambil beberapa coklat dan menyerahkannyan kepada Ferdiand.
“Ini untuk uncle dan bukan milikku juga, itu milik Sam namun Sam tidak pernah mau menerimanya.”
Di lain tempat Prycillia sedang kepanasan bukan panas karena cuaca melainkan Susana hatinya. Dari yang ia ketahui Ferdinand sedang menjempiut anak Kayla.
“Siapa sebenarnya Kayla?”
“Ferdinand bukan orang yang meninggalkan pekerjaan demi hal yang tidak penting.”
“Dia juga bukan orang yang mau membuang waktunya hanya bergauk dengan annak kecil.”
“Ah si*lan aku harus bertemu dengan Kayla itu. Seperti apa sih orangnya.”
Prycillia bergumam sendiri di dalam kamarnya.
*****
Kayla yang sedang berada di lokasi syuting begitu terkejut ketika membaca pesan dari anaknya. Matanya melotot ingin keluar kala membaca deretan pesan itu.
bersambung.....
jangan lupa like dan komennya readers
npa trima sarat it lbih baik ubah prsahaan atas nmamu di kn warisan kakekmu