NovelToon NovelToon
DATAR

DATAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintamanis / Tamat
Popularitas:14.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: dionesia

Bercerita tentang Dian cewek SMA yang di panggil Datar oleh cowok yang dia suka.

Bermula dari ,
*sabuk pengaman yang lepas,
*ledekan yang tiada habisnya,
*bantuan konyol,
*suka,
*cemburu,
*salah paham,
*Jatuh cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dionesia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran

Hari berikutnya di dalam kelas Rifki duduk termenung memikirkan kejadian kemarin malam antara Dia dan Nina.

"Datar." gumam Rifki saat matanya melihat pada Dian yang menjadi pendengar setia untuk April yang berkomat-kamit didepannya.

"Tunggu,Datarkan suka sama Denis. Nina pdkt sama Denis. Kalau aku bantu si Datar dapatkan Denis untuknya bukankah itu akan menyusahkan Nina." gumam Rifki dalam hati sambil tersenyum nakal

"TRENGG..." suara bel istirahat

Semua murid berlari keluar kelas menuju kantin dan juga pagar belakang gedung sekolah tempat abang-abang yang berjualan jajanan di luar pagar sekolah.

April pergi ke bawah tanpa Dian. Dan kini hanya ada Rifki dan Dian yang masih ada di kelas.

Rifki berjalan mendekati keberadaan Dian dan dengan pelan duduk disebelahnya. Dian yang menidurkan wajahnya dan mendirikan buku paket didepan wajahnya tidak menyadari kedatangan Rifki.

"Bahagia itu kita yang buat. Kamu tidak perlu menunggu orang lain untuk membuatmu bahagia." suara Dian membaca

"Tapi kayaknya aku butuh kamu untuk bahagia." ucap Rifki yang duduk menyamping menghadap Dian

Pelan-pelan Dian menutup buku itu dan mengangkat wajah dari meja

"Aku disini." ucap Rifki memutar wajah Dian melihat kearahnya

"Mau apa kamu?" tanya Dian spontan menyilangkan tangan dan meletakkan didadanya

"Datar juga pakai ditutupin segala." ucap Rifki melepas tangannya dari wajah Dian

"Iya buat jaga-jaga siapa tahu ada yang tiba-tiba ngerem." ucap Dian mengingatkan Rifki pada kejadian sebelumnya

"Maaf deh.Akukan gak sengaja juga buat kamu terkejut." ucap Rifki

"Bukan masalah Aku terkejutnya tapi---"ucap Dian terputus melihat Rifki menyunggingkan senyum tipis disudut bibirnya

"Godaan duniawi." gumam Dian dalam hati

"Tapi apa?" tanya Rifki mengingat sesuatu yang menyentuh punggungnya malam itu

"Gak ada lagi." jawab Dian

"Kalian berdua lagi ngapain?" Tanya April dengan nada datar yang berdiri didepan pintu melihat Dian dan Rifki dengan posisi berhadapan sangat dekat satu sama lain

"BUKK!" suara Rifki jatuh didorong Dian

"Aw!" desis Rifki terjatuh dari kursinya

"Sialan si Datar pakai dorong segala."cuma Rifki dalam hati

"A..April kamu sudah datang." ucap Dian bangkit dari kursinya menghampiri April

"Rifki,Kamu gak kenapa-napakan?" Tanya April melihat Rifki berdiri sambil mengelus sikunya yang tergores sudut pinggiran meja

"Bukan urusanmu."Jawab Rifki pergi meninggalkan keduanya

"I..Itu tadi se..se---"

"Aku beli ketela rasa balado loh. Tadi antriannya sedikit jadi keburu." ucap April mengalihkan pembicaraan melihat Dian yang terlihat ingin menjelaskan namun ekspresi wajahnya keberatan untuk melakukannya

"April Kamu gak mau tahu so--"

"Mau banget Dian. Tapi wajahmu tidak mendukung sama sekali untuk diinterogasi." gumam April dalam hati

"Daripada mikirin yang gak penting mending kita pikirkan cara menghabiskan ini sebelum bel." ucap April menunjukkan tangannya yang penuh dengan makanan yang dia bawa dari bawah

"Eh,sepertinya dia tidak peduli dengan yang tadi." gumam Dian dalam hati melihat makanan ditangan April

"Iya kamu benar.Tidak ada yang lebih penting dari makanan." sahut Dian dengan wajah ceria seolah tidak ada yang terjadi

"Dasar cewek pemakan segalanya. Tapi kenapa tidak ada lemak yang mengganggu disekitar tubuhnya meskipun makannya banyak ya?Dan sejak kapan keduannya bisa dekat seperti tadi." gumam April dalam hati melihat Dian mengambil beberapa bungkus makanan dari tangannya dan meletakkan mereka diatas meja.

Jam pulang sekolah.

"Dari jam istirahat sampai sekarang Rifki belum balik juga." gumam Dian duduk terdiam menunggu yang lain keluar terlebih dulu untuk menghindar dari desak-desakan di pintu

"Dian,Aku duluan ya? Mami aku jemput aku hari ini."ucap April pamit duluan pada Dian

"Iya."

"April pasti mikir aneh-aneh deh tentang aku dan Rifki." gumam Dian melihat April pergi

Setelah menunggu beberapa menit Dian beranjak dari kursi dan pergi meninggalkan kelas.

"Apa karna aku dorong tadi ya? makanya Dia gak balik-balik. sudahlah. ngapain juga aku mikirin itu anak." gumam Dian menuruni tangga

Tak berapa lama kemudian

"Tak Tak Tak." suara kaki berjalan cepat dari belakang Dian

"Datar!"

"Rifki."gumam Dian dalam hatinya menoleh dan mendapati Rifki disampingnya

"Kok malah diam." tegur Rifki

"Aku harus lakukan sesuatu supaya Rifki menjauh. Aku gak mau April salah paham dengan kami berdua. Sekarang mungkin April bisa jadi besok-besok yang lain salah paham dan akhirnya membahayakan diriku." gumam Dian dalam hati melanjutakan langkahnya menghiraukan Rifki yang berjalan disampingnya

"cowok dengan tampang seperti Rifki pasti masih banyak yang suka. Dan diantara mereka pasti ada yang fanatik." gumam Dian memikirkan konsekuensi kedepannya

Sesampai dibawah Dian menghentikan langkahnya. Melihat Dian berhenti Rifki ikut berhenti.

"Dia kok ikutan berhenti juga sih." gumam Dian dalam hati melirik kecil ke Rifki

"Rifki,kamu ngapain masih disini. Pulang sana!" ucap Dian mendorong Rifki dari sampingnya

"Datar,kamu kenapa?" tanya Rifki malah mendekat

"Jangan mendekat." jawab Dian menghalangi tubuh Rifki mendekat padanya dengan jari telunjuknya

"Datar,kamu berani ya nyentuh dadaku." goda Rifki pada Dian yang langsung menarik telunjuknya

"Rifki berhenti mengikutiku. Kita tidak sedekat itu."ucap Dian mendongak

"Kalau begitu mari kita menjadi dekat satu sama lain. Bereskan." ucap Rifki mendekatkan dirinya pada Dian

"Hah!dia mau dekat samaku. untuk apa?" gumam Dian dalam hati

"Untuk apa kamu dekat-dekat samaku?" tanya Dian memalingkan wajah dan meneruskan langkahnya

"Untuk membantumu." jawab Rifki berjalan di samping Dian

"Malaikat siapa nih yg lepas siang-siang begini." gumam Dian dalam hati

"Bantu buat apa?"

"Bantu kamu dapatkan cowok yang kamu suka itu."

"Eh?!Kamu mau comblangin aku ke kamu begitu?Yang benar aja." gumam Dian dalam hati

"Gimana?" tanya Rifki

"Gak usah. Aku sudah menyerah sama itu cowok." jawab Dian

"Kenapa?" tanya Rifki menghadang Dian dengan berdiri didepannya sambil melipat kedua tangan dan meletakkannya didada

"Dia tidak suka sama cewek yang dadanya datar." jawab Dian melihat luka goresan didekat siku Rifki

"Benar juga sih Denis siplayboy itu mana tertarik sama cewek datar." gumam Rifki dan disaat bersamaan Dian menjulurkan tangannya pada kantong kecil ranselnya dan mengambil sebuah plester dari dalam sana

"Kalau begitu akan bantu kamu memikirkan cara memperbesar dadamu yang datar ini." ucap Rifki

"Memperbesar,Wew!" gumam Dian dalam hati menahan tawa

"Aku tahu kamu begitu peduli dengan dadaku yang datar ini. Tapi kamu juga jangan lupa untuk peduli dengan dirimu sendiri." ucap Dian menarik tangan Rifki dan menempelkan plester dilukanya

"Nina pernah melakukan hal ini dan membuat hatiku tersentuh. Tapi pada akhirnya dia melukaiku dengan ucapannya." gumam Rifki dalam hati melihat yang didepannya bukanlah Nina tapi Dian

"Aku bukan peduli dengan dadamu. Aku cuma kasihan sama cowok yang kamu suka." ledek Rifki menahan senyum

"Aku tarik nih plesternya." ucap Dian

"Eh?!emang bisa begitu."

"Aku minta maaf ya soal aku dorong kamu tadi dikelas." ucap Dian melepas tangan Rifki

"Aku gak mau maafin kamu. Kecuali.."

"Kecuali apa?"

"Kamu harus bantu aku menggagalkan Nina jadian dengan Denis." gumam Rifki dalam hati

"Kamu bersedia aku ganggu." jawab Rifki mengangkat tangan yang diberikan plester oleh Dian ke atas

"Sini plesternya." ucap Dian melompat-lompat meraih tangan Rifki

"Datar kalau kamu begini terus. Aku gak seganloh meluk kamu." goda Rifki menyunggingkan senyum disudut bibirnya

"Sial,Dia menggodaku lagi." gumam Dian dalam hati

"Sudah ah aku mau pulang." ucap Dian menyerah berbalik badan dan berjalan kearah gerbang

"Datar,gimana dengan tawaran tadi?" tanya Rifki mengikuti Dian dari belakang

"Tidak usah diperbesar lagi. aku sudah katakan aku sudah menyerah padanya." ucap Dia dan di saat bersamaan Nadin dan Nina yang tidak mengetahui keberadaan satu sama lain berdiri saling berjauhan dilantai 3 melihat Rifki dan Dian dengan raut wajah kesal.

#Datar

#HappyTeens

1
Nala
Thor makasih sudah membuat cerita yang bagus saat diluar sana bertebaran cerita ceo ceo terus yg alurnya gitu-gitu aja,,,
cerita dian sama rifki ini benar-benar penyegaran bagi aku.
aku juga uda baca novel "Bukan suami pengganti" novel aksi yng bagus.... dan smpai sekarang nunggu up keduanya.

aku tunggu selalu lanjutan karya ini 😊😊 sehat sehat y author
Nur Kayati
Endi Yo r up up....
Nala
tapi jujur aq masih menunggu datar 😬 walaupun lama gpp wes
Nala
wah kelihatannya seruuu
💙 Ɯιʅԃα 🦅™📴
Semangat thor👍
Nala
kapan sih thor up lagi... aq tunggu loh kabarnya dian
Nala: kaka author,,, ini aq masih mode menunggu loh,,, semangat up yaaa 😁🤗👍🏻
total 2 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
Dian... Rifki.... kalian kemana???
knp blum hadir?? bukankah kita dh janjian... bwt ketemu lg secepatnya... di sini???
lm
lama nian tak jua kembali. ... rindu hadirmu...
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: maaf yaaa...Lg ada kesibukan tapi bakal diusahin🙏🙏
total 1 replies
Nala
dug dug ser
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: okey hari ini yaaa wkwk
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
oh no... oh no... oh no no no no... 🤣🤣🤣
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: maaf ya belum update 🙏 besok diusahan
total 1 replies
Nala
up up... se. ma. ngat ya thor
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
Disaasssssnnnnnnnn!!!!!!!
knp sih kmu itu lola???
Nala
semangat author,,, jan ndak ketebak alurnya,,
cepet lanjut yak,,,
ceritamu bikin mood booster bagiku,, like, like, like
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
oke thor, semangat up!!! 👌💪
Nala
ayo thor up up again
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: okey cintahhh
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
assshhhhh.... lagi....!.... lg....!!!... lg...!!! 😁😁😁😄😄😄😄
yg bnyk dong thor upnya.... biar revisinya sekalian.... 😅😇
kangen tau sm mrk yg dh alpa bbrp hr... rasanya dh setahun gk jumpa... rindu berat... 😘😘😘😛😛
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
dian ma rifki lama lama jadian ni🤣
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: masih panjang kak😂
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
Thor... jgn lupakan Datar yups!!! ttep ditungguin lho.... yg unboxing jg sih... sukses 👍👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤: owalaaaahh-hhhh😁😁😁
total 4 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
emang ngapa, gk boleh??? Denis sj bs seenaknya keluar masuk rumah gtu..
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: hahahaha
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
bner tuh. mang... 🤣
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: okay yuhuu
total 4 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
thor... jgn menggantung hatiku trlalu lama... aku takut ketinggian... 😁
₱Ø₱🅳🅴🆅🅸🍁: okay!okay! wkwkkw
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!