NovelToon NovelToon
Black Pearl

Black Pearl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayu Assanna

Masih tahap revisi PUEBI 🙏

Andy Frederica, seorang mahasiswi magang di sebuah perusahaan multinasional. Suatu hari, ia harus berurusan dengan seorang presdir dingin yang sudah memiliki seorang istri.

Takdir mempertemukan mereka terus-menerus dan membuat Andy masuk lebih jauh ke kehidupan pribadi sang presdir. Mampukah ia bertahan dari jeratan cinta yang kapan saja bisa mengambil alih pikiran logisnya? Lantas, bagaimana dengan istri sang presdir?

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Cincin ini adalah simbol kalau aku adalah pembantunya. Dia adalah majikanku. Jangan pernah jatuh cinta pada majikanmu!"

"Apa!"

"Narsis sekali dia bicara begitu. Memang ini bukan cincin pertunangan. Apalagi cincin pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini adalah cincin perbudakan!"

[ Andy Frederica ]

Genre : Adult Romance, friendship, family
Setting : Jakarta, Indonesia
Alur : Maju
Status. : Tamat 124 Episode
Cover : Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayu Assanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 : Surat Perjanjian

"Lalu bagaimana kamu akan membayarnya?" tanya Tuan Asland.

Atmosfer suasana di antara kami berdua sudah menjadi tenang dan lebih baik sekarang. Isak tangisku juga sudah berhenti. Tinggal sesenggukannya saja yang masih sedikit tersisa, membuatku kadang terbata kalau bicara.

"Se-setiap bulan dari gajiku akan kutransfer ke rekening perusahaan, Tuan. Akan kucicil sampai semua utangku lunas. Aku berjanji tidak akan lari dari tanggung jawabku."

"Apa kamu karyawan tetap di perusahaanku?"

"Bukan Tuan, aku cuma karyawan magang."

Suaraku melemah di akhir kalimat. Wajahku menunduk lesu. Kupikir Tuan Asland pasti bimbang mau meminjamkan uangnya padaku usai tahu aku cuma karyawan magang.

"Kalau masa magangmu berakhir, bagaimana kamu bisa membayar utangmu?"

"Tuan...."

Kuangkat kepala lantas mengumpulkan segenap kepercayaan diri yang kumiliki untuk mempromosikan diri sendiri.

"Aku seorang mahasiswi jurusan manajemen pemasaran. Aku orang yang rajin bekerja dan jujur. Waktu dompet Tuan diambil dua orang pencopet malam itu. Aku mengembalikannya dalam keadaan utuh dan tidak mengambil apapun isi yang ada di dalamnya. Aku mohon Tuan bisa mempertimbangkan aku untuk bekerja lagi di perusahaan Tuan kalau masa magangku selesai," lanjutku lagi dengan sikap mantap. Tidak mencla-mencle agar Tuan Asland percaya dengan integritasku.

"Baiklah, akan kupertimbangkan."

Sontak aku senang bukan kepalang. "Terima kasih, Tuan. Terima kasih!"

Tanpa sadar aku berdiri, meraih tangan Tuan Asland lalu mendaratkan keningku di telapak tangannya.

"Sekali lagi terima kasih, Tuan."

Maksudku melakukan itu adalah sebagai bentuk tanda hormatku padanya. Namun rupanya, Tuan Asland tidak senang. Langsung menarik tangannya dengan kasar dari genggamanku.

"Jangan menyentuhku!"

Ia memalingkan muka masam.

'Tidak apa-apa aku dimarahinya, yang penting dia sudah berubah baik mau menolongku.' Segaria senyum tipisku terbit.

"Siapa namamu?"

"Namaku?" ulangku lagi, girang.

"Ya."

"Namaku Andy Frederica, Tuan."

Tuan Asland pergi setelah bertanya namaku. Aku duduk diam, masih di tempat yang sama. Lima belas menit lamanya Tuan Asland pergi. Beberapa saat kemudian, pria itu muncul lagi seraya membawa selembar kertas lalu menyodorkan kertas itu padaku.

"Tanda tangani kertas ini!"

Pada detik selanjutnya, selembar kertas itu sudah berpindah tangan.

"Apa ini, Tuan?" tanyaku bingung sambil membolak-balik melihat kedua sisinya.

"Kamu bisa membacanya dulu."

Tuan Asland duduk lagi di kursi yang berada di depanku. Sementara aku segera membaca kertas yang diberikan Tuan Asland tadi. Ternyata tulisan di atas kertas itu adalah sebuah perjanjian.

Di mana aku sebagai pihak kedua akan mengikuti dan menuruti semua perintah dan kata-kata yang diucapkan ataupun diberikan oleh pihak pertama, yaitu Tuan Asland. Tak lupa Tuan Asland membubuhi materai dan sudah menandatanganinya.

"Ayo, sekarang tanda tangan!"

Tuan Asland mendekatkan sebuah pena ke arahku.

Demi Mamaku, aku bersedia membubuhi tanda tanganku di atas kertas perjanjian yang telah dibuat oleh Tuan Asland. Tidak kupikirkan sebab akibat yang bisa terjadi di kemudian hari. Yang terpenting saat ini adalah aku sudah mendapatkan uang untuk biaya operasi mama.

"Ini adalah cek. Uang yang tertulis di situ sejumlah nominal yang kamu sebutkan tadi. Kamu harus mencairkannya hari ini juga."

Tuan Asland menyerahkan sebuah cek padaku ketika dia sudah melihat aku menandatangani surat perjanjian di antara kami dengan mata kepalanya sendiri. Di atas cek itu tertulis nama bank penerbit, uang sebesar yang kukatakan dan tanggal pencarian hari ini. Yang paling penting adalah tanda tangan Tuan Asland sudah tertera di sana.

"Terima kasih banyak, Tuan. Sekali lagi terima kasih."

Berkali-kali aku mengangguk dalam, bersyukur atas kebaikan yang telah ia berikan padaku.

**

Aku datang ke kantor keesokan harinya bersama surat keterangan resmi dari rumah sakit yang menerangkan bahwa mamaku didiagnosa sakit jantung dan akan segera dioperasi. Kuminta Tante Teresha mengirimkannya kemarin sore setelah aku mentransfer sejumlah uang untuk mendaftarkan proses administrasi rencana operasi mama.

Setelah surat yang kubawa sampai di tangan direktur pemasaran, akhirnya aku boleh izin cuti selama tiga hari. Tidak apa-apa, yang penting aku bisa menemani mama di saat genting. Saat berpamitan pada Mbak Sheryn, tak lupa wanita itu menberikan ucapan penyemangat.

"Andy, semoga Mamamu cepat sembuh, ya."

"Iya Mbak, terima kasih, ya. Sampai ketemu lagi tiga hari mendatang."

"Ya Andy, fighting!" Satu kepalan tinju Mbak Sheryn mengudara.

"Fighting!"

Lantas kubalas dengan satu kepalan tinju yang sama.

Selanjutnya aku harus segera pulang untuk mengemasi pakaianku. Hari ini juga aku akan berangkat ke rumah Tante Teresha. Yolanda yang sudah menungguku di kamar kos, duduk di tepian ranjang seraya membantuku melipat pakaian yang akan kubawa.

"Kamu naik apa ke kampung dari sini, Ndy?"

Gadis itu lebih dulu bertanya di sela-sela kegiatan kami.

"Aku naik bus saja deh, Yol."

"Mau aku antar, tidak?"

Seulas senyumku tercipta, membalas tawaran Yolanda. "Terima kasih, Yol. Tapi aku mau naik bus saja. Tidak enak ngerepotin kamu terus."

"Apa sih, Andy ini! Aku tidak merasa direpotin kok."

"Kamu sudah sangat baik selama ini. Itu saja sudah lebih dari cukup. Terima

kasih, ya."

"Kalau ada hari libur, nanti aku nyusul ke sana ya, Ndy."

"Kalau kamu mau datang. Telepon aku dulu ya, Yol. Biar aku jemput di terminal."

"Hhmm....."

Yolanda berdeham seraya mengangguk dalam.

**

Sementara itu di gedung G.F Company, Asland tampak sedang berkutat dengan komputer yang berada di atas meja kerjanya. Selain komputer, ada cukup banyak tumpukan dokumen di sana. Mungkin karena sekarang adalah awal bulan dan menuju akhir tahun. Sebagai presiden direktur perusahaan, pastinya ada banyak hal yang harus ia kerjakan.

"Asisten June!"

Selang sepuluh menit setelahnya, tetiba Asland ingin melakukan panggilan telepon dengan asistennya.

"Ya Tuan, ada yang bisa saya bantu?" jawab sang asisten dari luar ruangan.

"Cari informasi tentang karyawan magang di bagian pemasaran yang kita temui di koridor kantor tempo hari."

"Baik Tuan, akan segera saya lakukan."

Asisten June sigap menjawab. Segera ia melakukan panggilan telepon dengan staf bagian pemasaran. Kebetulan Sheryn-lah yang menerima panggilan itu. Sekretaris direktur pemasaran itu kemudian memberitahu penjelasan detail tentang Andy pada Asisten June.

Usai mendapatkan informasi tentang Andy, Asisten June lekas memberitahu atasannya secara langsung. Pria itu berdiri di dalam ruangan kantor presiden direktur seraya bersitatap muka dengan Asland.

"Tuan Asland."

"Kamu sudah mendapatkan informasinya?" tanya Asland dengan posisi tangan bersedekap dan kaki menyilang. Sesekali ia menggoyang kursi kerjanya yang terlihat nyaman.

"Ya Tuan. Karyawan magang itu bernama Andy Frederica. Hari ini dia sudah memasukan surat izin cuti ke perusahaan dan melampirkan surat keterangan dari rumah sakit. Di surat itu tertulis kalau ibunya sedang sakit jantung koroner dan akan segera dioperasi, Tuan."

Asland mengangguk beberapa kali. "Baiklah, kamu bisa bekerja lagi sekarang."

"Ya Tuan, permisi."

"Hhmm...."

Asland memberi izin lewat dehamannya. Setelah mengangguk singkat sebagai bentuk rasa hormat, Asisten June kemudian beranjak meninggalkan ruangan kantor presiden direktur. Lantas pria itu kembali bersemayam di meja kerjanya. Menyibukan diri dengan pekerjaan yang sempat tertunda.

***

BERSAMBUNG...

1
Kiki Nurjanah
Luar biasa
shandy
thor aku kasih masukan dikit ya thor
andykqn udh di katai prlacur di maluin pas tmt orang ramai di katai pembantu
coba andynya tegas sedikit thor punya harga diri gitu
jangan mudah luluh lg dengan aslannya
Nunung Suwandari
ini novel thn 2022 dan aku baru baca sekarang 😊
Apa novel nya sudah direvisi yak ?
coz aku caba dikolom komentar banyak yg bingung sama alurnya 😅
Vivry Latif
Alur ceritanya Keren,Susah,senang,suka&duka semua campur aduk..moga ke depan semakin sukses dengan Karya2 lanjutannya Thor👏👍Semangat Sllu🙏🙏Slam dari NTT
Vivry Latif
Keren Ceritanya Thor👏💪💪Semangat Sllu buat Karya2 ke DepanNya.Slam kenal dari NTT🙏
Reni Ajja Dech
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neur
keren 😎😎
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
adegan ++ nya gak di tayangin..😂😂😂
IG : @mayu_assanna: susah di sini kk. kalo mau yg jelas di F-I-Z-Z-O. Nama pena mayu assanna judul novel play date. di situ author nulis pake mode kebablasan 🤭🤭
total 1 replies
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
mode malaikat nya keluar si alshad,,
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
alshad gak ada manis² nya..😅
serem² nagih yg modelan begini
Ning Eni
sangat bagus menurut saya krn wawasan luas dan ringan cerita ulasanya sederhana tapi tepat dan sangat receh komikasinya
bisa untuk d rekom pada teman untuk d bacz
kavena ayunda
karma tukang selingkuh untung kagak mampusss mampuss lebih baik sih menjijikan
Bhre Sandra
romantis...melted
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
Kwkwkw.. Mkn tuh sate jengkol, bole CEO mkn sate jengkol kwkwkw 🤣🤣🤣
Lucas
baguuuuusssss bnget cerita ini.....bener2 proses untuk mencintai seseorang....dan bener2 perjuangan untuk bisa bersatu....alurny seperti kehidupan sehari2.....😁😁😁
❄️ sin rui ❄️
ini kok dari bab sebelum2 nya banyak yg komen mamah andy2 mulu, tapi aku baca di beberapa bab sebelum nya gak ada pembahasan soal mama nya andy, apakah sudah di revisi atau giamna? udah gtu alur nya kok muter2 mulu sih thor
IG : @mayu_assanna: Iya Mbak sudah direvisi karena sebelumnya 1 Bab mencapai 3000 kata. Peraturan platform menyarankan 1 Bab 1000-2000 kata aja. Makanya direvisi. Tapi tetap gak mengurangi ataupun menghilangkan bagian-bagian cerita. Cerita ini masih lengkap seperti semula, cuma babnya aja yg nambah 🙏😊
total 1 replies
Bunda Azzahra
mampir thor😊😊😊
Lusiana Novitasari
penuh bawang🤭😢
Lusiana Novitasari
baca untuk yg kedua x nya🤭
Lusiana Novitasari
wkkk bangun datar🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!