Safira Aulia Wardani gadis cantik yang dijodohkan dengan seorang duda beranak satu oleh orang tuanya.
Arlan Yogi Pratama duda beranak satu yang ditinggal istrinya meninggal saat melahirkan anaknya.Sudah 5th kepergian istrinya tapi Arlan masih belum menikah lagi.
Akan kah Safira dan Arlan mau untuk dijodohkan....???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leeiyaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 11
Hari yang dinanti-nanti oleh oleh keluarga Arlan dan keluarga Fira.Hari ini adalah hari dimana ia akan berganti status menjadi istri dari Arlan Yogi Pratama.Fira sangat gugup sampai telapak tangannya berair.Ia sedang dirias di kamarnya ditemani Sella sahabatnya. Acara pernikahannya dilakukan di rumah,karena Fira ingin pernikahan yang sederhana saja.Meski sederhana tapi halaman luas rumahnya sudah disulap menjadi sangat megah.
"Udah tenang aja.." Sella mencoba menenangkan sahabatnya.
"Tenang...tenang..coba kamu yang jadi aku sekarang,bisa tenang gak?Enak banget bilang tenang..tenang!" jawab Fira sewot.
"Kok ngamuk??" Sella malah meledek Fira yang sedang sewot.
"Kenapa ribut-ribut sih.." ucap Mamanya Fira yang tiba-tiba masuk.
"Biasa Tan...ada yang gak sabar jadi Nyonya Arlan." Sella kembali menggoda Fira.Fira semakin kesal mendengarnya.
"Keluarga Arlan bentar lagi nyampe.." setelah mengucapkan itu Mamanya keluar lagi.Semakin gugup Fira mendengar itu.
"Tuh bentar lagi Mamasnya...sabar ya??" melihat Fira yang gelisah malah bertambah usil Sella menggodanya.
Fira menatap Sella tajam,bisa-bisanya sahabatnya ini malah menggodanya.Tak lama pintu kembali terbuka dan Mamanya datang lagi untuk menjemput Fira,karena Arlan dan keluarganya sudah sampai.
"Ayo sayang...Arlan sudah menunggu mu." Mama Mira menggandeng tangan Mira sebelah kanan dan yang kiri Sella.
"Mah...aku mundur aja deh,gak jadi nikah." ucapnya.Entah mengapa dirinya menjadi ragu.
"Gak usah ngomong aneh-aneh deh.Jangan bikin malu..Ayo kita turun!" Ujar Mamanya dengan kesal.
Akhirnya Fira pasrah,semoga pilihan orang tua nya ini terbaik untuknya.Saat menuruni tangga bertepatan matanya beradu dengan Arlan yang sudah duduk didepan Papanya dan seorang penghulu.
"Cantik sekali...apa benar wanita ini yang sebentar lagi akan jadi istri ku?" Arlan dalam hati saat melihat Fira sangat cantik turun bersama Mama dan sahabatnya.
"Nek itu siapa?" Abi tak mengenali Fira.
"Itu Tante Cantik sayang..." jawab sang Nenek.
"Benar kah itu Tante Cantik??Waahh...cantik sekali." ucap Abi yang masih tidak percaya.
Fira sudah duduk disamping Arlan,ia tidak berani memandang Arlan.Ketika Papanya menjabat tangan Arlan,jantung Fira rasanya mau meledak.Ia bingung dengan perasaan yang di rasakan nya saat ini.
"Arlan Yogi Pratama Bin Anton Pratama,saya nikah kan dan saya kawin kan dengan putri kandung saya Safira Aulia Wardani Binti Doni Wardani dengan maskawin satu set perhiasan berlian dan uang sebesar Rp.212.020.000 dibayar tunai.
" Saya terima nikah dan kawin nya Safira Aulia Wardani Binti Doni Wardani dengan maskawin yang tersebut dibayar tunai.
"Bagaimana saksi?" tanya penghulu pada kedua saksi.
"SAH" jawab saksi kompak.
Air mata Fira sudah tidak dapat dibendung lagi,tapi dengan cepat ia menghapusnya dengan tisu yang digenggamnya dari tadi.Entah perasaan apa yang ia rasakan saat ini,mendengar kata "SAH" menandakan dirinya sudah menjadi istri Arlan dan Mommy untuk Abi.
Selanjutnya Fira memasangkan cincin ditangan Arlan dan tak lupa juga menciumnya.Arlan juga memasangkan cincin di jari manis Fira lalu mencium kening Fira. "Aduh jantung ku gak aman banget!" gumam keduanya.
Acara dilanjutkan dengan sungkem kepada kedua orang tua mereka.Semua orang yang menyaksikan prosesi itu ikut terharu.Resepsi keduanya langsung dilakukan saat itu juga.
Arlan dan Fira sudah berganti baju dan sudah duduk di pelaminan bersama Abi juga.Tamu yang datang kebanyakan dari kolega Papanya dan juga kolega Arlan.Sedang kan Fira tidak banyak mengundang teman-temannya.
Dari pelaminan Fira melihat Sella bersama kekasihnya Devin berjalan kearahnya dengan senyum mengembang susah diartikan.
"Selamat ya.." Sella menyalami Arlan.
"Terima kasih Sel..." jawab Arlan.
"Selamat Best Friend ku dan juga Bos ku..semoga cepet dikasih adik buat Abi.Hihihi.." Fira mendengar itu langsung merah mukanya,bisa-bisanya sahabat sengkleknya ini bahas-bahas adik untuk Abi.
"Benar kah Abi akan punya adik Tante?" Abi membuka suara setelah mendengar kata "Adik".
" Benar...minta sama Daddy dan juga Tante Cantik.. Eh bukan Tante Cantik lagi panggilnya tapi Mommy.Minta sama Daddy Mommy ya..." Sella mengompori Abi.
Dibelakang Devin sang pacar hanya geleng-geleng melihat kelakuannya.
"Selamat Tuan Arlan..Fir selamat juga ya.Semoga langgeng dan bahagia." ucap Devin tulus.
"Makasih Vin..." jawab Fira tidak semangat.
"Sudah ayo..gantian sama yang lain!" Devin menarik Sella untuk turun dari pelaminan.
"Mommy apa bener aku akan mendapatkan adik?" tanyanya antusias.
Fira bingung harus menjawab apa pertanyaan Abi,ia juga masih asing mendengar Abi memanggilnya Mommy.
"Ya nanti kau akan mendapatkannya boy.." Arlan yang menjawab karena melihat Fira yang sepertinya bingung mau menjawab apa.
Fira menatap Arlan dan pandangan mereka bertemu saling memandang.Bukan senang Fira mendapat bantuan dari Arlan yang membantu menjawab pertanyaan Abi.Arlan menatap Fira dengan sebuah senyum manis.
"Apa maksudnya sekarang dia menatap ku sambil tersenyum seperti itu.Apa nanti malam dia akan melakukannya?" gumam Fira dalam hati dan sekujur tubuhnya merinding.
Ditengah-tengah acara bahagia itu Dika asisten Arlan menaiki pelaminan dan membisikan sesuatu kepada Arlan.Setelah asistennya turun,Arlan juga ikut turun berjalan menuju meja orang tua nya.
Fira melihat wajah Arlan yang berubah,ia menebak kalo sedang terjadi sesuatu.
Setelah membisikan sesuatu pada Papanya Arlan kembali menuju pelaminan.Sebenarnya tamu yang datang sudah tidak banyak,jadi ia mengajak Fira dan Abi yang sudah tidur untuk masuk kedalam rumah bersama dengan kedua orang tua mereka.
"Kamar kamu dimana Fir?" tanya Arlan ingin membaringkan putranya.
"Ayo..aku juga ingin ganti baju." ucap Fira yang sudah gerah dengan baju pengantinnya.
"Pah..Mah kita keatas dulu." pamit Arlan dan orang tuanya dan mertuanya mengangguk.
"Dek gak sabaran amat sih.." celetuk Sadam menggoda adiknya.
Dengan cepat Fira melempar buket bunga ditangannya dengan kencang dan tepat sasaran mengenai muka Sadam.
"Dek sakit tau.." keluhnya.
"Untung gak masuk ke mulut yang lemes itu.." jawab Fira sewot dan berjalan menaiki tangga.
Begitu memasuki kamarnya Fira kaget,kamarnya sudah dihias dan banyak bunga-bunga.
"Tidurin aja disitu mas.." suruh Fira pada Arlan yang masih menggendong Abi.
"I-iya..." jawab Arlan gugup.
Arlan juga kaget melihat kamar Fira yang penuh bunga.
"Aku akan mandi dan ganti baju." ucapnya dan berjalan menuju walk in closetnya yang tergabung ada kamar mandi disana.
"Kenapa harus sekarang sih..." gurutunya dalam hati.
Tadi saat asistennya memberi tahu kalo cabang perusahaannya yang di surabaya ada masalah.
"Mas...mau mandi?" ucap Fira yang sudah selesai mandi dan ganti baju.
"Hah..." Arlan kaget Fira tiba-tiba berbicara.
"Mau mandi gak atau ganti baju gitu?" tanya Fira lagi.
"Iya aku akan mandi.." jawab Arlan dan bangkit dari duduknya.
"Handuknya sudah ku taruh di kamar mandi." ucap Fira lagi.
"Terima kasih.." Arlan lalu berjalan menuju kamar mandi.
Tok...tok...tok...
"Ada apa Bik??" tanya Fira setelah membuka pintu.
"Ini Non..katanya baju ganti Den Arlan sama Den Abi.." Bi Siti menyerahkan sebuah tas.
"Makasih ya Bik..." ucap Fira.Tadi ia sempat bingung mau pakai apa Arlan setelah mandi.
Setelah Bi Siti pergi Fira menutup pintu dan membuka tas untuk mengambil baju ganti Abi.Mengelap tubuh Abi dengan handuk basah yang ia bawa tadi.
"Fir aku pakai baju apa?" tanya Arlan saat Fira sedang mengganti baju Abi..
Mendengar Arlan berbicara Fira menoleh dan terkejutnya Fira saat Arlan hanya mengenakan handuk sebatas pinggang.Dengan cepat Fira memalingkan wajahnya yang pasti sudah merah.
"Di-di tas itu,tadi Bi siti yang antar kesini." ucap Fira gugup dan tak berani melihat kearah Arlan.
Fira melanjutkan memakaikan baju Abi dan menyelimutinya,tidak lupa ia juga mencium kening Abi.Karena badannya juga sangat capek,ia juga berbaring di samping Abi tanpa menunggu Arlan.Sebentar saja Fira sudah sampai ke mimpinya.
Selesai memakai baju Arlan keluar,dan matanya melihat Fira yang sudah tidur dengan memeluk Abi.
"Selamat malam istri ku...Selamat malam boy.." ucap Arlan lirih sambil mencium kening Fira dan Abi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Annyeong Cingudeul..
Jangan lupa Like & Komen ya..Gamsahaeyo 🌹😘
Aku gak bisa login ke akun yang lama gara ganti HP. Mungkin cerita ini gak bakalan lanjut...maaf banget ya ceritanya gantung. huuuhuuu...Sedih banget aku gak bisa login😭😭😭
dan sela membuka hati buat jordan
bahasanya juga mudah di mengerti
god job 👍👍👍👍
semangatt menulisnya 🥰
sok kecakepan x yah
ada suami yg cinta sama dia
dia nya sok jual mhal
ada lelaki tukang selingkuh
di setia in
semoga jordan jumpa perempuan yg betul tulus sama dia
biar tau rasa tu perempuan