Namaku adalah Weiwei lebih tepatnya Bai Weiwei, aku seorang gadis modern berumur 22 tahun. Aku merupakan seorang mahasiswa jurusan Akuntansi, aku merupakan seorang yatim piatu dan dibesarkan di panti asuhan.
Suatu hari, karena menangis terlalu lama membuatku merasa letih dan terlelap begitu saja dengan buku novel yang masih berada dipangkuanku. Entah bagaimana bisa saat aku membuka mataku, jiwaku ada ditubuh orang lain, dan lebih parahnya jiwaku berada di tubuh pemeran utama wanita di novel yang aku baca.
Sekarang aku harus hidup menjadi seorang permaisuri kerajaan iblis, dan lebih ironisnya aku menjadi permaisuri yang ditelantarkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Luvvvay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
Tak beberapa lama kemudian Chuchu datang kembali memberitahu keberadaan raja Qin Yun ke selir kehormatan Yue Xiaoqi.
"Yang mulia selir, raja Qin Yun sekarang berada di ruangan permaisuri Bai Qiuran"
Tanya Chuchu.
"APA!! Bagaimana bisa yang mulia raja berada disana? Terus kenapa yang mulia raja masih berada di rungan Bai Qiuran?"
Teriak penuh emosi selir kehormatan Yue Xiaoqi.
"Menurut perkataan pelayan yang mulia raja, raja Qin Yun akan tidur di ruangan permaisuri Bai Qiuran. Yang mulia"
Kata Chuchu dengan penuh kehati-hatian, dia khawatir selir kehormatan akan marah.
"Sialan kenapa yang mulia raja menginap di ruangan yang sama dengan Bai Qiuran! Selama ini raja tidak pernah tidur bersama Bai Qiuran."
"Aaakh... sialan ini tidak bisa terjadi lagi, aku akan memastikan Bai Qiuran mati kali ini. Aku tidak akan membuatnya menyandang gelar permaisuri lebib lama lagi, karena itu adalah milikku."
Teriakan kekesalan selir kehormatan Yue Xiaoqi saat mengetahui raja Qin Yun dan permaisuri Bai Qiuran tidur bersama.
Pagi hari....
Sinar cahaya menembus celah-celah jendela ruangan utama persik tempat Bai Qiuran dan raja Qin Yun berada. Silauan cahaya itu membuat raja Qin Yun terbangun. Raja Qin Yun bangun terlebih dahulu dari Bai Qiuran.
'Lihatlah betapa lucunya wajahnya yang sedang tertidur ini'
Gumam raja Qin Yun, yang sedang memperhatikan wajah permaisurinya itu.
Raja Qin Yun menyentuh hidung dan mencubit sebelah pipi Bai Qiuran dengan pelan agar tidak membangunkan Bai Qiuran. Bai Qiuran yang merasakan sentuhan hangat diwajahnya membuatnya menggeliat dan mengerutkan keningnya.
'Tingkahnya sangat lucu, entah mengapa aku menyukai tingkah kekanak-kanakan Bai Qiuran ini'
Senyuman mengembang di wajah dingin raja Qin Yun saat melihat tingkah lucu Bai Qiuran.
"Sampai berapa lama kamu mau tidur Bai Qiuran!"
Kata raja Qin Yun sambil menjepit hidung Bai Qiuran dengan gemasnya.
Bai Qiuran yang merasakan sesak akibat raja Qin Yun menjepit hidungnya, membuatnya membuka kedua matanya.
'Sial raja brengs*k ini, apa dia ingin membunuhku?'
Gumam Bai Qiuran.
"Yang mulia hamba kesulitan bernafas"
Kata Bai Qiuran.
"Makanya bangunlah ini sudah pagi"
Kata raja Qin Yun.
Bai Qiuran dengan segera bangun dari tidurnya, tetapi gerakannya ditahan oleh raja Qin Yun yang menahan tubuhnya tetap di pelukannya.
'Nih orang maunya apa sih! Nyuruh bangun cepet eh malah ditahan untuk bangun. Masih pagi-pagi membuatku emosi aja nih raja brengs*k'
Gumam kekesalan Bai Qiuran.
"Aku menyuruhmu bangun tapi aku tidak menyuruhmu pergi! Tetaplah seperti ini untuk sementara!"
Kata raja Qin Yun yang masih memeluk erat Bai Qiuran.
'Seseorang tolong bantu aku'
Gumam Bai Qiuran.
Tak beberapa lama sahabat Bai Qiuran datang menemui Bai Qiuran.
Tok tok tok...
"Yang mulia raja dan yang mulia permaisuri, dewi bunga Di Jiufeng datang untuk bertemu yang mulia permaisuri"
Kata kepala pelayan yang berada di depan ruangan utama paviliun persik itu.
'Sialan dewi bunga ini mengganggu saja, aku ingin sekali membakarnya menjadi abu!'
Gumam kekesalan raja Qin Yun.
'Di Jiufeng kamu memanglah sahabat terbaik Bai Qiuran, dewi penolongku datang juga'
Gumam kebahagiaan Bai Qiuran.
"Yang mulia raja temanku dewi bunga datang aku permisi untuk menemuinnya"
Kata Bai Qiuran.
"Pergilah"
Jawab raja Qin Yun dengan kesalnya.
Bai Qiuran berjalan keluar menemui dewi bunga yang tak lain merupakan sahabat baiknya itu.
"Selamat pagi yang mulia permaisuri Bai Qiuran"
Salam sopan Di Jiufeng.
"Selamat pagi feng'er, sudah kubilang jangan memanggilku dengan sopan seperti itu, panggil aku Qiuran saja"
Balas Bai Qiuran.
"Baiklah. Qiuran sudah sangat lama kita tidak bertemu bagaimana kalau kita beremdam di permandian surgawi"
Ajak dewi bunga Di Jiufeng.
"Ide yang bagus, mari kita berendam disana sudah lama sekali aku tidak datang di permandian surgawi"
Kata Bai Qiuran.
Sesampainya di permandian surgawi, Bai Qiuran sangat tabjuk melihat betapa indahnya permandian surgawi. Di menatap keseluruh inci seisi penjuru ruang permandian surgawi itu. Nuansa putih yang kental dengan uap-uap yang berasal dari kolam air panas nya mengiasi seluruh permandian surgawi.
'Oh my god ini sungguh luar biasa, Bai Weiwei sungguh beruntung nya dirimu mandi di tempat seindah ini. Eh tunggu yang mandikan tetap saja badan Bai Qiuran... sudahlah setidaknya aku bisa melihat tempat secantik ini'
Gumam kekaguman Bai Qiuran.
Bai Qiuran dan Di Jiufeng merendam kan diri mereka di kolam air panas permandian surgawi. Di tengan merendam diri Di Jiufeng menanyakan sesuatu yang sangat ingin dia tanyakan ke Bai Qiuran.
"Qiuran... aku dengar dari Yuxhin, beberapa waktu lalu kamu tenggelam di sungai keputusasaan. Apa itu benar?"
Tanya dewi bunga Di Jiufeng.
Yuxhin merupakan pelayan setia Bai Qiuran yang telah bertumbuh besar bersama Bai Qiuran sejak berada di kerajaan rubah.
"Iya itu benar"
Jawab singkat Bai Qiuran.
"Apa kamu baik-baik saja?"
Tanya kekhawatiran Di Jiufeng.
"Aku sudah baik-baik saja sekarang ini"
Kata Bai Qiuran.
"Siapa yang melakukan itu? Aku yakin kamu tidak akan melakukan tindakan sebodoh itu bukan?"
Tanya Di Jiufeng
"Selir Yue Xiaoqi yang menjebakku dan mendorongku"
Jawab Bai Qiuran.
"Apa! Selir Yue Xiaoqi, kenapa dia bisa setega itu? Apa dia masih menganggapmu sebagai penghambat dirinya meraih gelar permaisuri?"
Kata Di Jiufeng dengan marahnya
"Tapi memang benarkan gelar ini sesungguhnya gelar miliknya!"
Kata Bai Qiuran.
"Qiuran ini semua itu bukan salahmu, kamu juga adalah korban. Aku harus balaskan dendam mu kepada selir Yue Xiaoqi"
Tiba-tiba Di Jiufeng berdiri.
"Feng'er kamu mau ngapain?"
Tanya Bai Qiuran.
"Aku mau membunuh selir Yue Xiaoqi itu dengan tanaman beracunku"
Kata Di Jiufeng dengan tegas.
"Pfft... hahahahaha"
Suara tertawa Bai Qiuran terdengar memenuhi ruangan kolam air panas itu.
"Kenapa kamu tertawa Qiuran?"
Tanya heran Di Jiufeng.
"Soalnya wajahmu sangat lucu, Feng'er kamu tahukan kalau selir Yue Xiaoqi itu adalah kesayangan Qin Yun. Kalau kamu membunuhnya, kamu akan dibakar menjadi abu dengan api nerakanya. Apa kamu mau?"
Tanya Bai Qiuran.
"Oh iya yah hehehe... aku tidak mau menjadi abu"
Kata Di Jiufeng dengan polosnya.
.
.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA KLIK TOMBOL LIKE NYA YAH 😊
🌼TERIMA KASIH YANG SUDAH MEMBACA CERITA "AKU MENJADI PERMAISURI KERAJAAN IBLIS"
TETAP NANTIKAN LANJUTAN CERITA NYA YAH 😊 🌼
UPDATE NYA 2 HARI SEKALI YAH HE HE HE 😊
mana kisah yg pertama tdi..
jdi ga seru bacanya..