NovelToon NovelToon
Pergaulan Bebasku

Pergaulan Bebasku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: siti solikhah

Likha Charina

Gadis desa yang merantau ke Ibu Kota Jakarta bersama temanya untuk bekerja. Bagaimana dia bisa hidup di tempat perantaun dan bagaimana dia bisa terjebak dengan pergaulan bebas.

21 +

di tunggu kritik dan saranya

jangan lupa vote like dan komen ya guys.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti solikhah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tumpah

Irfan yang mendengar percakapan mereka pun menatap dengan rasa cemburu di dadanya.

"Aku harus mendapatkanya terlebih dahulu. Sebelum orang lain memilikinya" Gumamnya.

"Silahkan di nikmati hidanganya" dengan senyum dan tuturnya yang ramah Likha menjamu pengunjungnya.

Setiap jam makan siang akan selalu seperti ini.

Pengunjungnya ramai sehingga membuat karyawan kewalahan.

Di sisi lain Likha membawa nampan yang terisi tiga es teh manis yang akan ia antar ke meja berikutnya.

Namun tiba-tiba~~~~

Praaaangggg

" aaa aduh maaf maaf maaf " ucapnya berkali-kali.

Sembari tanganya membersihkan kemeja pengunjung restoran tersebut.

Pengunjung tersebut pun membulatkan matanya penuh karena terkejut.

"Gimana si mba, kalau jalan lihat-lihat dong, basahkan kan jadinya" dengan nada marah

Tanganya pun ikut mengibas-ibaskan ke arah baju yang ketumpahan es teh manis itu.

"Maaf pak saya sungguh tak sengaja" dengan raut wajah yang teramat menyesal.

Dan membungkukan badanya berulang-ulang kali.

Menandakan bahwa saat ini dia sangat menyesal.

Kini semua mata pengunjung menatap ke arah Likha dan pengunjung tersebut.

Mereka berdua yang sedang berdebat.

Mereka tidak peduli dengan tatapan itu.

Bu Hani yang mendengar kegaduhan, ia pun keluar dari ruangan.

Dia melihat dua orang sedang beradu mulut itu.

"Likha" batinya.

Dengan cepat Bu Hani mendekati sumber ke gaduhan tersebut.

"Kenapa ini ?" dengan menatap Likha.

"Ada yang bisa saya bantu"

"Gimana nih bu ? saya akan meeting sebentar lagi. Baju saya basah" dengan menatap kesal pada Likha.

Mata Likha dan Bu Hani pun kini bertemu.

Mereka saling bertanya melalui tatapan mereka.

"Maafkan karyawan saya pak. Dia anak baru beberapa hari bekerja"

"Kami akan bertanggung jawab" imbuhnya lagi.

"ah ya sudah lah" pengujung itu pun pergi dan melalui Likha dan Bu Hani.

"Silahkan di lanjutkan, maaf atas kenyamanan anda sekalian terganggu. Sekali lagi saya minta maaf" Ucap Bu Hani pada pengunjung restoran.

Pengujung pun kembali menikmati makan siang mereka.

"Cepat beresakan" Ucap Bu Hani dengan nada memerintah.

Agar Likha membereskan pecahan gelas yang ia pecahkan tanpa sengaja.

"Baik bu"

Dua pasang mata memperhatikan dari meja yang mereka tempati.

"Kok loe diem ajah si saudara loe di gituin" ucap Egar pada Bagas yang tetap fokus makan setelah insiden es teh manis.

"Biarkan saja, belajar tanggung jawab" menjawab pertanyaan Egar dengab santainya.

"Parah loe"

"Selagi lelaki itu tidak berbuat kasar biarin ajah, lagian dia juga yang salah kok"

"Meski ga sepenuhnya salah dia, udah lanjutin makanya. Keburu jam makan siang sebentar lagi habis" imbuhnya lagi

Mereka pun menikmati makan siang mereka kembali

***

" Kha loe nggak papa?" dengan cemas Irfan mendatangi Likha seusai jam makan siang berakhir.

Dan memang sedang sepi pengunjung.

"Aku nggak papa kok" jelas Likha.

Meski hatinya juga cemas karena ke jadian tadi.

"Maaf ya. Tadi gue nggak bisa bantu loe"

"Tadi gue sibuk banget" dengan memegang bahu Likha.

Likha reflek menatap tangan Irfan ya memegang bahunya.

"eh Maaf" dengan cepat Irfan mengangkat tanganya dari bahu Likha.

Irfan menggaruk rambutnya karena merasa tak enak.

Likha hanya tersnyum.

"Nanti pulang bareng ya?" ajak Irfan.

Yang memang ingin selalu berada di dekat Likha.

"Ngerepotin nggak ?" dengan nada meledek Irfan.

"Apaan sih" Irfan kini tersenyum malu

"Sudah sana kembali ketempat asalmu"

"kamu ngusir nih ceritanya" Irfan membalas candaan Likha.

"hahaha bisa ajah kamu"

"Sudah sana nanti Bu Hani kesini lagi" Imbuh Likha

Dengan menepuk lengan Irfan

"Saya sudah disini"

"Astagfirulloh" ucap Likha secara bersamaan.

Karena terkejut dengan kedatangan Bu Hani.

Ya Bu Hani hobby ya dateng tiba-tiba ya guys.

"Kenapa kalian berduan disini?" Kata Bu Hani dengan nada mengintrogasi.

"hah" Likha bingung dengan pertanyaan Bu Hani

"Maaf Bu saya akan kembali" Dengan senyum kikuk nya Irfan meninggalkan Bu Hani bersama Likha.

"ehhhh saya akan kembali bekerja" Likha dengan terburu-buru beranjak dari duduknya.

"Tunggu!"

***Hai-hai guys.

Jangan lupa like vote dan komen ya.

Aku tunggu juga kritik dan saran kalian. Mau aku siapin visual Maya dan Egar .

Like vote komen yang banyak dulu ya hehehe***.

1
November
lanjut
Mentari
bagus
Hanisah Nisa
lanjut
Susiana Hutagalo
cakep
Mit Sebauh
lanjutin ceritanya
Sri Atun
serasa belajar membaca ya bahasa nya
khariliska
semangat author
Bundha Shandy
npa selalu buntu , nga da lanjutan nya , ampe cape bolak balik liatin nya ...
Deyooooo
langsung hot hot....
Erniwati Matondang
senang membacanya
Nur Izatty Okiun Abdullah
tdk cntk
Yustina Hadi
lanjut tor
Shedah Humaira
lanjut kak
Kymora Pertukangan
kirain tamat
ELmyah
ccok bang irfan
Eka S
seru.. lanjut thor
Elly Carlana
lanjut..
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG
total 1 replies
Wartin Kusmawati
mampir thoor
DRY CoachGABAT
mana lanjutannya thor dah lama ga metu
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG
total 1 replies
Ellice
kalau nulis novel segera kelarin . jadi nya gantung kayak pohon pisang
🌻 y_alcalief 🌻: hai kak mampir yuk ke karya terbaru ku yang berjudul MENCINTAI IBU SAMBUNG
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!