NovelToon NovelToon
Bukan Janda Hina

Bukan Janda Hina

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Janda / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:235k
Nilai: 4.8
Nama Author: nita kinanti

Rissa diceraikan oleh Arvin, suaminya demi menikahi selingkuhannya yang merupakan anak atasannya. Bukannya mendapatkan simpati karena telah diselingkuhi, Rissa semakin terpuruk karena orang-orang justru lebih mendukung Arvin dengan istri barunya. Mereka bahkan tega membully Rissa di tengah keterpurukannya.

Bagaimana Rissa membalas orang-orang yang telah menyakiti hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nita kinanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Urusan Bisnis

"Waktu itu, ibu sudah pasrah dan menerima nasib ibu. Kalau memang ini sudah takdir ibu bisa apa? Ibu terlalu terpuruk hingga tidak ada keinginan lain selain menutup diri."

"Perlahan ibu bisa mengobati sakit hati ibu. Lalu ibu bertemu denganmu. Kisahmu sama seperti kisah ibu dulu. Tetapi penderitaan yang ibu rasakan dulu tidak ada apa-apanya dibandingkan penderitaan yang kamu rasakan."

Kedua perempuan ini menggenggam tangan satu sama lain untuk saling memberi kekuatan. Rissa tidak menyangka ibu angkatnya ternyata mempunyai kisah yang tak kalah sedih dengan kisahnya.

"Maaf ibu seharusnya aku tidak menanyakan hal yang membuat ibu sedih."

"Tidak apa-apa Sayang, lambat laun pasti kamu juga akan mengetahuinya," ucap ibu Rissa sambil membelai wajah cantik Rissa. "Ibu tidak mau ada yang menganggap jika ibu memanfaatkan kamu untuk membalas dendam ibu. Ibu hanya ingin membantu dan mendukung apapun yang akan kamu lakukan untuk membuat mereka menerima balasannya. Tetapi kalau kamu tidak ingin membalas mereka pun ibu juga akan menghargai keputusanmu."

Rissa mengangguk. Setelah mendengar cerita ibunya dendam di hatinya bukannya surut tetapi justru semakin bertambah besar.

"Aku akan tetap membalas mereka Bu!"

*

Di rumah mewahnya, Karin tidak bisa tidur. Dia terus memikirkan kata-kata Rissa yang mengaku jika dirinya baru pulang dari Surabaya. Firasatnya mengatakan jika mungkin Rissa bertemu Arvin karena perusahaan Wiratama sedang ada kerja sama dengan perusahaan Gunawan.

Karin sudah berusaha keras menyangkal firasatnya itu tetapi tidak bisa. Dan dia juga terlalu takut bertanya kepada suaminya. Karin juga teringat kata-kata Arvin yang menyebutkan jika perusahaan Gunawan mengirim orang baru mereka, apakah Rissa yang dimaksud orang baru itu? Lalu kenapa Arvin tidak cerita kepadanya? Bagaimana pun juga Karin tidak ingin Arvin bertemu dengan Rissa Gunawan ini. Padahal dibelakangnya Arvin sedang berusaha merayu Rissa.

Tidak kunjung bisa memejamkan matanya, Karin bangkit lalu meraih handphone Arvin yang tergeletak di atas nakas. Karin ingin mengetahui tagihan kartu kredit Arvin dari aplikasi perbankan di ponselnya. Karin bisa bebas mengakses apapun di smartphone Arvin karena dia mengetahui semua sandi akun Arvin.

Mata Karin membelalak dan jantungnya berdegup kencang. Dia melihat ada tagihan dari sebuah toko perhiasan. Ketakutan Karin semakin kuat dan beralasan.

Perlahan Karin meletakkan handphone Arvin kembali ke tempatnya. Kemudian dia kembali ke tempat tidur dan menatap nanar suaminya yang sudah terlelap.

Pagi harinya...

Dengan sikap lembut Karin melayani Arvin di meja makan, menyembunyikan perasaan yang sebenarnya sedang berkecamuk. Sementara itu anaknya diurus oleh baby sitternya.

"Sayang, apa kamu baru membeli perhiasan? Aku melihat tagihan kartu kreditmu ada transaksi di toko perhiasan," tanya Karin halus, menutupi rasa gusar yang sejak tadi malam dia rasakan.

"Oh ... Itu. Aku membelikan perhiasan untuk partner bisnisku. Dia seorang perempuan dan akan lebih mudah urusannya jika aku memberinya hadiah," terang Arvin dengan santainya. Tidak terlihat sedikitpun jika dia gugup atau menyembunyikan sesuatu. "Apa kamu juga menginginkannya Sayang? Aku akan membelikanmu juga kalau kamu menginginkannya," imbuh Arvin.

"Aku sedang tidak menginginkan perhiasan."

"Kenapa Sayang? Kamu tampak murung? Apa ada masalah?"

"Tidak apa-apa," jawab Karin singkat. Meskipun tidak terdengar marah ini tidak seperti Karin biasanya.

"Apa kamu curiga aku melakukan sesuatu Sayangku" meraih tangan Karin lalu menciumnya. "Tenanglah, rekan bisnisku memang perempuan tetapi aku jamin aku tidak akan tergoda karena aku sudah memiliki istri yang cantik sepertimu. Hidupku sudah sempurna bersamamu jadi aku tidak akan macam-macam. Ini murni hanya urusan bisnis," rayu Arvin seolah dia bisa membaca kekhawatiran Karin.

"Lagi pula aku tidak bisa menyembunyikan apapun darimu. Kalau aku berani macam-macam pasti kamu akan langsung mengetahuinya karena anak buah papa ada dimana-mana." Karin terdiam mendengar kata-kata Arvin yang meyakinkan. Benar juga kata-kata suaminya itu. Mana mungkin Arvin berani berbuat macam-macam karena papanya bisa membuat dia miskin dalam sekejap mata.

Karin tersenyum lega. Kegalauannya sirna setelah berbicara langsung dengan Arvin. Tidak bisa dipungkiri Arvin memang sangat pandai memanipulasi perasaan orang.

*

Rissa sedang menemui seorang gadis yang direkomendasikan oleh seseorang kepadanya. Rissa mengamati gadis itu dengan seksama. Masih muda, kulitnya putih, tinggi semampai dan sedikit berisi. Bibirnya sensual dan sedikit menggoda tepat seperti yang dia cari.

"Kamu sudah tahu apa tugasmu?" tanya Rissa kepada gadis itu.

"Aku harus menggoda seseorang," jawab gadis itu datar.

"Kamu bersedia melakukannya?"

"Asal bayarannya sesuai."

"Kamu tidak akan rugi. Kamu akan mendapatkan bayaran dariku dan jika kamu berhasil menggodanya kamu bisa minta apapun darinya. Semua keinginanmu pasti dia turuti. Apapun yang kamu dapat dari laki-laki itu aku tidak akan memintanya dan akan menjadi milikmu seutuhnya. Mudah bukan? Kamu akan menjadi sugar baby sekaligus bekerja."

"Siapa targetku?"

"Haikal Wiratama! Aku akan memberimu jadwal kegiatannya dan semua informasi tentang dirinya. Lalu kamu bisa mulai mendekatinya."

Gadis itu mengangguk lalu pergi dari hadapan Rissa. Dendamnya pada Karin membuat dia ingin menghancurkan Karin sehancur-hancurnya bahkan kedua orang tuanya juga harus merasakan penderitaan yang sama.

Selesai dengan urusan sugar baby Rissa pergi ke perusahaan Wiratama. Ada sesuatu yang harus dia bahas dengan Arvin mengenai proyek kemarin.

"Permisi, aku ingin bertemu dengan Tuan Arvin." Rissa bicara dengan sopan di meja resepsionis.

"Apa sudah membuat janji?"

"Ya, tadi aku sudah menelfonnya."

Lalu resepsionis itu terlihat menghubungi seseorang melalui telepon. "Silahkan naik ke lantai lima."

Lalu Rissa naik lift menuju lantai lima seperti yang resepsionis itu katakan. Lift terbuka dan Rissa pun berjalan menuju ruangan Arvin. Rissa berjalan sambil mengamati orang-orang yang bekerja di sini. Sudah cukup lama Arvin bekerja di perusahaan ini, bahkan sebelum menjadi suaminya. Tetapi tidak seorangpun yang mengenal Rissa ataupun sebaliknya karena Arvin tidak pernah mengenalkannya pada teman-temannya.

Sampai di depan ruangan Arvin, sekertaris Arvin langsung mempersilahkan Rissa masuk karena sudah diberi tahu sebelumnya.

Arvin tersenyum sumringah menyambut kedatangan Rissa seperti Rissa adalah istri yang sedang mengunjunginya.

"Akhirnya kamu datang juga."

"Aku datang bukan untuk melihatmu, tetapi untuk membahas masalah pekerjaan. Jadi singkirkan senyumanmu dari wajahmu!"

"Terserah apa katamu Sayang, yang jelas aku bahagia karena kamu mau datang ke kantorku."

Rissa memutar bola matanya malas. Dia tidak ingin berlama-lama di tempat ini jadi dia langsung pada intinya.

"Itu saja yang ingin aku sampaikan. Ini berkas-berkas laporannya lalu semuanya selesai." Rissa membereskan barang-barangnya lalu hendak kembali ke perusahaannya. "Aku permisi," ucap Rissa tanpa berlama-lama.

Rissa buru-buru jalan menuju lift. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pintu lift terbuka.

Saat hendak melangkahkan kakinya memasuki lift mata Rissa berhenti pada sosok yang akan keluar dari lift, yang juga sedang menatap ke arahnya.

"Hai Karin," sapa Rissa.

1
Endang Sulistia
Luar biasa
linda
ending nda jelas apa Daniel dan Rissa happy ending atau tidak. harus lebih di tingkatkan lagi.
semangat 👍
Ni Nick Nic
iya gantung ga asik
Casudin Udin
Luar biasa
Srie Sifa
ceritanya bagus,tp kyaknya gantung y
Molive(virgo girl)♍
wow
first blood
tripple kill
langssun maniac dan savace
🙀🙀🙀
Ersa
Luar biasa
Miftahul Husna
pelajaran yg dipetik dr crita ini...jd lah pribadi yg slalu baik pd siapapun mka kebaikan akan kembali pd drimu . slalu setia pd psangan dlam keadaan suka & duka...maka kebahagiaan akan sllu bersamamu . jgn memandang sesama dr derajat martabat & hartany saja krn sejati ny kita sama .
Nur Siti
sampek lupa alurmya ...soalnya kelamaan.. gk up
🍻
sampai lupa ceritanya karna kelamaan Upnya 🤪
Nur Hikmah
seneng banget deh klo Rissa ketemu daniel
Sukliang
sjrg ngmg cinta
dulu ngmg nya sangat sakit hsti
Sukliang
anaknya karin dan arvin
Sukliang
hahahaha mett ting
Sukliang
berkorban
Sukliang
mulaiiii eng ing eng
Sukliang
ooo arvin yg anjing sialan
dan karin anjing betina
Sukliang
tolol
Shaa
ogeb koq di piara Ris🤔
ros
bertambah seru ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!