NovelToon NovelToon
The Bastard Duke'S Son

The Bastard Duke'S Son

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyeberangan Dunia Lain / Barat
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: mawangsyah

Ini adalah kisah tentang Fredrick Von Heisenberg. Sejarah mencatat namanya dengan banyak julukan dan gelar. Sang penakluk, yang agung, si penjagal, tiran, bahkan pahlawan. Kejahatan apa yang membuat Fredrick mendapat julukan sang penjagal dan tirani? Kebaikan hati macam apa yang membuat Fredrick dijuluki sebagai pahlawan. Sekali lagi, ini adalah kisah Fredrick dan perjalanan hidupnya. Mari kita ikuti petualangannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mawangsyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rafaela (1)

Fredrick terus 'menari'. Dia hanya mengikuti 'irama' yang diciptakan oleh lawannya, Eric. Saat Eric melepas serangan beruntun, Fredrick memberikan rentetan tepisan. Kanan, kiri, atas, bawah, depan, dan belakang. Tidak peduli darimana serangan itu berasal, Fredrick dapat dengan mudah tidak mengenainya.

"Ada apa, hah!? Tidak bisa kah kau melakukan hal lain selain menghindar!? Hanya seginikah kemampuan pewaris nama Heisenberg!? Mengecewakan!?" Provokatif. Dalam pandangan para ksatria dan bawahan duke Heisenberg, sikap Eric sangat kurang ajar.

Fredrick yang sedang menahan tusukan Eric ke arah perutnya, pun berubah mimik wajahnya. Untuk sekilas dia terlihat marah, namun setelah itu menyeringai. Dengan ayunan yang cukup kuat, Fredrick berhasil mendorong mundur Eric beberapa meter.

"Aku sempat marah ketika kau mengatakan hal itu. Tapi kalau dipikir-pikir lagi.... Kenapa kau tidak dapat mengenaiku seinci pun? Apakah aku yang hebat dalam menghindar, atau jangan-jangan.... Kau yang payah dalam menyerang?". Fredrick tidak kalah Provokatif. Dengan nada bicara angkuhnya, dia tidak segan untuk mengejek Eric.

Terimakasih karena hal itu, serangan Eric semakin agresif. Kalau dilihat dari perspektif luar dan Eric, Fredrick semakin kesulitan dalam menerima pukulan pedang kayu Eric. Tapi tetap saja, itu tidak mengubah banyak hal. Keadaannya masih tetap sama.

"Wah, kau hebat Eric! Tetapi aku rasa cukup sampai di sini Ya!". Ekspresi Eric langsung berubah, seolah tidak yakin dengan apa yang dia lihat dan rasakan. Ini bukan pertama kalinya dia bertanding dengan Fredrick, tetapi tekanan dan intimidasi yang dia rasakan benar-benar berbeda dari level sebelumnya.

Slap! Mendadak saja, Eric merasakan nyeri hebat di rusuk sebelah kanannya. Rasanya tubuh Eric melayang, dan memang itu yang terjadi. Lebih cepat dari yang bisa dia ikuti, Fredrick berhasil menyerang bagian kanan pinggangnya, yang otomatis membuat tubuhnya terpental.

Guh! Eric meringis kesakitan saat tubuhnya menyentuh bumi. Dia merasa ada beberapa tulangnya yang patah, tetapi dia tidak punya banyak waktu untuk memikirkan hak tersebut. Menggunakan mananya, dia memperkuat tubuhnya, juga meredakan rasa sakitnya.

Sial bagi dia, sebelum Eric bisa mengokohkan tubuhnya, Fredrick sudah berdiri di depan dia, dengan santai menendang perutnya. Meskipun terlihat tidak begitu kencang, tendangan Fredrick rupanya terasa sangat keras, lagi-lagi membuat Eric terpental dan menyemburkan darah dari mulutnya.

'Sial! Bahkan setelah melapisi tubuhku dengan mana, tendangannya masih terasa sangat kuat dan sakit! Dasar monster!'. Eric mengumpat di dalam hati. Efek tendangan Fredrick sangat terasa di tubuhnya, membuat ia terkapar dan tidak berdaya di atas tanah. Hanya mengerang yang bisa dia lakukan.

Beberapa kali Eric berusaha bangkit, tetapi percuma. Bahkan hanya untuk duduk saja rasanya sangat sakit! Karenanya, wasit memberikan sinyal kalau pertandingan sudah selesai. Lagi-lagi, pemenangnya adalah Fredrick.

Dengan tatapan penuh rasa marah, dendam, cemburu, dan iri, Eric memandangi Fredrick sembari menggertakan giginya. Sudah tidak terhitung lagi berapa kali dia melawan Fredrick. Di beberapa kesempatan, dia dapat mendesak lawannya itu. Tapi hanya itu. Sisanya sama, dia kalah.

Fredrick yang mungkin menyadari tatapan Eric, mengalihkan wajahnya pada Eric. Jujur Eric terkejut. Alih-alih memasang ekspresi marah, Fredrick malah terlihat bingung seolah bertanya 'mengapa dia membenciku?'.

Pada akhirnya Fredrick pergi, bersama dengan bawahan tuan Paul. Eric yang masih terkapar tidak berdaya, akhirnya ditandu dan diberi perawatan.

Pertarungan berakhir, tapi Eric masih tetap kalah.

...****...

Malamnya, Eric kembali ke barak. Setelah menerima perawatan intensif, dia diminta untuk istirahat selama beberapa hari untuk memulihkan diri. Usianya masih 13 tahun, jadi penyembuh tidak menyarankan dirinya untuk terlalu memaksakan diri.

Dia berbaring di atas dipannya, sambil memandangi langit-langit. Sebuah ruangan berukuran 3x5 meter, diisi oleh lima sampai enam orang, sesama ksatria. Ini adalah asrama umum yang digunakan oleh mereka. Biasanya dipakai untuk istirahat.

Semua rekannya sedang tidak ada. Hanya ada dirinya sendiri. Yang dia lakukan hanyalah melamun. Matanya seolah sedang menerawang, pikirannya melayang jauh. Entah kemana. Mimik wajahnya berubah-ubah. Kadang ia terlihat sangat kesal. Tapi beberapa saat kemudian, wajahnya penuh dengan senyum. Kadang mendengus marah, kadang juga tertawa kecil.

Saat asyik tenggelam dalam pikirannya, dia dikagetkan dengan kehadiran seseorang dari arah pintu asramanya. Seorang gadis yang seusia dengannya. Bukan, bukan rekan sesama ksatria. Gadis itu menggunakan pakaian pelayan khusus perempuan. Rambutnya dipotong sebahu, berwarna hitam keabu-abuan. Matanya juga sama. Dia manis dan terlihat menggemaskan.

"Rafaela! Astaga kamu membuatku terkejut! Apa yang kamu lakukan disini? Masuklah, jangan sampai yang lain melihatmu!"

Gadis itu mengangguk dan berjalan ke arah Eric lalu duduk di sampingnya. Ya, dia adalah gadis yang ditemukan oleh Duke Heisenberg, bersama dengan Eric. Dan sekarang, dia melayani Fredrick sebagai pelayan pribadinya.

1
Agus Mulyadi
cerita nya oke gan...
tinggal typo sama penempatan kata yg kadang masih ga sesuai...
overall mantabs...
Gustrik Swastika
ceritanya bagus, alur cerita bagus, tata bahasa nya juga bagus, harusnya bisa berlanjut ngga berenti disini
Gustrik Swastika
bagus bagus 👍👍👍
kanm
lanjut thor
kanm
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!