NovelToon NovelToon
Dear Sang Mantan

Dear Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Tamat
Popularitas:108.5k
Nilai: 5
Nama Author: Zandzana

Hidupku yang semula tenang dan damai dengan keluarga kecilku tiba-tiba berubah ketika aku bertemu dengan cinta pertamaku

Benar kata orang cinta pertama tak bisa dilupakan, dan cinta pertama bisa jadi bukan pacar pertama

Tapi ini adalah cinta pertama sekaligus pacar pertamaku. Kehadirannya dalam diriku kembali yang tak disangka-sangka mampu membuat duniaku jungkir balik 360 derajat

Semua cinta dan khayalan kami dulu serasa bermunculan kembali dan aku makin sulit bergerak dalam lingkaran perasaan yang tak bisa aku hindari

Tuhan.... tolong aku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zandzana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pindah Tugas

Pagi buta suamiku sudah bangun, dan aku yang bangun setelahnya hanya membiarkan dia membuat kopi untuk dirinya sendiri

Jam enam pagi saat kedua anakku telah selesai mandi datanglah mobil mertuaku

"Papa sudah beritahu mama dan papa jika hari ini papa pergi keluar daerah" ucap suamiku seakan memberitahuku karena aku menoleh heran ketika mendengar suara salam dari mereka

Setengah tujuh dua mobil jemputan kedua anakku sampai, setelah mencium wajah mereka aku mengantarkan mereka keluar

Lalu mas Arif mengejar keduanya ketika mereka akan naik kedalam mobil

"Papa mulai hari ini dinasnya jauh nak, kalian baik-baik ya di rumah dengan mama"

Kedua anak kami memandang heran kearah wajah papanya yang tampak sendu

"Berangkatlah nanti telat" teriakku agar mas Arif berhenti sok sedih di depan kedua anakku

Mas Arif hanya menarik nafas panjang ketika melihat kedua mobil jemputan berangkat meninggalkannya yang berdiri mematung

"Sudah beres?"

Aku tak menjawab pertanyaan mama mertuaku, hanya mengarahkan daguku kearah maa Arif, agar mas Arif yang menjawab pertanyaannya

Jam tujuh lewat mas Arif menarik koper yang semalam diisinya dengan pakaian, dimasukkannya kedalam mobil

Mama mertuaku protes karena tidak setuju jika hanya membawa pakaian satu koper padahal mas Arif akan menetap di sana, hanya seminggu sekali pulang

Dan aku hanya mengikuti beliau masuk ke kamar kami untuk mengeluarkan seluruh pakaian mas Arif hingga tak ada satupun pakaian mas Arif yang tersisa di dalam lemari

Dan mas Arif tampak kaget ketika melihat aku dan mamanya menarik tas besar lalu memasukkan kedalam mobilnya

"Nanti mampir ke toko, beli lemari!"

Aku kembali tak menjawab ucapan mama mertuaku melainkan aku naik keatas dan segera mandi

Hingga akhirnya jam delapan aku telah duduk di sebelah mas Arif yang mengemudi

Dan benar, di toko yang paling besar di daerah kami mama mertuaku turun

"Yuk beli lemari"

Aku menoleh kearah mas Arif yang diam

"Belinya di daerah sana saja ma, biar nggak bawanya kejauhan" jawabku

Mama mertuaku diam tapi mas Arif aku setuju dan dia menjelaskan jika omongan aku benar

Akhirnya mama mertuaku menurut kembali masuk kedalam mobil mereka. Sepanjang jalan aku lebih banyak diam dan lebih fokus menatap hp

Maaf Mario aku nggak jadi kesana hari ini, hari ini mas Arif pindah tempat dinas dan aku mengantarnya

Begitulah isi pesan What's app ku pada Mario, tak lama telah berwarna biru

*Jadi kamu serius mau balikin skincare yang aku belikan untuk kamu?

Iya*

Lalu aku menatap jalan ke depan, dan kudengar jika mas Arif berkali-kali menarik nafas panjang

"Aku sedih ma...."

Aku diam tak menjawab omongannya

"Maafin aku ya ma, aku janji video yang mama lihat tidak akan pernah terulang lagi"

Lalu aku duduk menghadap mas Arif

"Apa sih mas yang buat mas tertarik pada mereka?"

Mas Arif diam tak menjawab pertanyaanku

"Ingat mas, tanpa mas sadari mas sudah membawa penyakit, dan aku khawatir kebiasaan mas yang suka jajan itu berdampak buruk untuk kesehatanku"

Kembali mas Arif sibuk dengan penyesalan dan janji-janjinya yang akan berubah

Aku hanya menggelengkan kepalaku mendengar janjinya

"Aku nggak yakin kamu berubah, karena seekor anjing yang telah makan kotoran, akan begitu seterusnya" jawabku telak

Dan kembali aku mendengar tarikan nafas panjang mas Arif

Hingga akhirnya nyaris empat jam perjalanan barulah kami mulai memasuki daerah tempat mas Arif berdinas

Sepanjang jalan kami melihat toko mana saja yang besar yang kira-kira nanti akan kami singgahi setelah kami selesai beres-beres

Disebuah pasar tradisional aku meminta mas Arif menghentikan mobilnya karena aku berniat membeli perabotan untuknya

Dengan ditemani mama mertua, aku berbelanja seluruh keperluan mas Arif selama di sana dan tak lupa pula aku membeli nasi bungkus untuk kami makan siang

Ternyata untuk sampai di tempat mas Arif berdinas kami masih membutuhkan waktu dua jam perjalanan. Karena memakan waktu yang sangat lama akhirnya nasi bungkus yang tadi aku beli, kami makan dipinggir jalan

Saat turun aku langsung melihat pemandangan perkebunan yang ada di kanan kiri jalan, daerah dataran tinggi tentulah udaranya dingin dan cocok dijadikan daerah perkebunan

Mama mertua sama halnya denganku, bahkan beliau memuji keindahan alam tempat dinas baru suamiku

Kami tak lama istirahat, karena selesai makan siang kami lalu melanjutkan perjalanan

Sesuai dengan surat tugas yang dibawanya mas Arif langsung menjalankan mobil dengan pelan untuk mencari kantor barunya

Dan benar saja, kantor tersebut kantor biasa, tidak megah seperti kantor tempat mas Arif dulu berdinas

"Nikmati saja" lirihku ketika kembali kulihat raut kecewa di wajahnya

Kami semua turun, dan mengikuti mas Arif masuk kedalam kantor. Di sana mas Arif langsung disambut ramah dengan semua pegawai kantor, bahkan mereka semua menyalami kami

"Inilah daerah kita pak Arif, semoga bapak betah" ucap seorang bapak paruh baya yang ternyata adalah kepala kantor disini

Lalu bapak tersebut juga membawa kami ke rumah dinas yang ada di belakang kantor ini

"Sudah kami bersihkan tadi pak, jadi bapak tinggal masuk saja" ucap beliau

Aku dibantu dengan mertuaku menurunkan semua perabotan dan segala barang untuk mas Arif selama tinggal disini

Selama aku merapihkan kamar mas Arif, mama mertuaku membereskan belakang dengan mencuci perabotan yang tadi kami beli dan papa mertua memasang gas dam regulatornya, baru setelah itu beliau memanaskan air untuk membuat kopi

Sedangkan mas Arif langsung dibawa oleh pimpinannya berkeliling tempat ini, melihat sekeliling dan menjelaskan apa saja yang ada disini

Selesai itu barulah mas Arif masuk dan duduk bersama kami. Dan kembali wajahnya sedih

"Semua butuh proses dan mungkin ini pembelajaran untuk kamu" ucap papa mertuaku

Mama mertuaku mengelus punggung mas Arif dan aku yang duduk di dekat pintu kamar hanya melirik saja pada mas Arif

Dan kesedihan mas Arif kian bertambah ketika kami akan pulang, tampak sekali dia berat melepas kepergian kami

Dan aku akhirnya berusaha untuk berempati lah padanya sebenarnya aku masih sangat kesal

Saat mas Arif memelukku aku hanya tersenyum dan mengusap punggung nya

"Jaga kesehatan, jangan telat makan" pesanku

Mas Arif mengangguk dan mengusap wajahku

"Mama hati-hati ya di rumah"

Aku mengangguk, lalu ketika giliran mas Arif menyalami orang tuanya, mama mertuaku tampak menyusut air matanya

Perlahan dan pasti mobil mertuaku berjalan, sedangkan mobil kami ditinggalkan di sini, karena aku tidak bisa menyetir, lagian juga sebagai alat transportasi mas Arif

Hingga enam jam, atau hampir tengah malam aku sampai di rumah dan saat itu kedua anakku telah tidur bersama ibuku

Saat aku naik ke atas kamar, hp ku berdering

Dengan malas aku melirik hp dan melihat jika yang menelepon ku adalah Mario

"Besok aku tunggu"

Aku mendecak kesal mendengar ucapannya

"Mario aku sangat ngantuk nyaris seharian aku di dalam mobil"

Kudengar Mario tertawa

"Ntan, besok sebelum berangkat tolong mampir ke rumah mama ya?"

"Untuk apa?" ucapku dengan mata yang langsung membesar

"Kata mama ada yang ingin dititipkan nya"

Aku diam tak menjawab, apalah nanti yang akan dipikirkan mama Mario tentang ku

"Jika begitu paket dari kamu aku titip sama travel aja lah" jawabku kesal

"Becanda Ntan, mama nggak tahu kok jika kamu kesini, nggak mungkinlah aku ngasih tahu orang jika kamu kesini, aku menjaga nama baik kamu, bagaimanapun aku tak ingin orang menilai buruk tentang kamu"

Aku diam, aku tampak memikirkan ucapan Mario

1
hellena jsn
intan &Arif 2x 5 jak .sama2 murahan Dan selingkuh...bkn contoh yg baik..marahin suami selingkuh to dri sndri pn selingkuh
Wanti Wanti
ko lama ga up mba author q yg cantik
Zandzana: fokus ke yg satunya dl mbak say. 🙏🙏
total 1 replies
Myra Myra
mintk2 indah hamil ank mario
Myra Myra
nk xnk ko kena tandatangan arif bengong...semua slh MU jgn rasa diri to betul pdhl slh...x mlu kew
Myra Myra
PD muka mirna...Arif x ada urt malu ..
Susi Airin: Gak sabar pingin liat mario dan intan hidup bahagia,
total 1 replies
Irma Damayanti
bagus
Zandzana: trima kasih🙏🙏
total 1 replies
Abel Yasmin
good
Wanti Wanti
sangat menarik
Lee Mba Young
jng Lama Lama update nya
Zandzana: In Shaa Alloh
total 1 replies
Lee Mba Young
pancen intan ae seng gk baik sdh mantan msak boleh nginep Gila ae, kcuali mantan blm nikah mntan ae sdh nikah kok mlh suruh nginep.
Wanti Wanti
iiih gemes sama Arif deh ..........
Lee Mba Young
𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒅𝒊 𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒉𝒂𝒕𝒊 𝒚𝒂 𝒏𝒈𝒍𝒖𝒏𝒋𝒂𝒌 𝒋𝒅 𝒏𝒚𝒂..
Wanti Wanti: iya ikut gemes Aq bacanya
total 1 replies
Lee Mba Young
𝒌𝒂𝒑𝒐𝒌 𝒌𝒂𝒖 𝒅𝒊 𝒖𝒍𝒕𝒊 𝒎𝒂 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
Lee Mba Young
𝒘𝒆𝒔 𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉𝒆
Sugianti Sugianti
bagus
Zandzana: Terima kasih🙏🙏
total 1 replies
Wanti Wanti
semangat up nya mba Thor.......makin penasaran deeh
Wanti Wanti
alkhmdulilah up.....
Wanti Wanti: pokoknya mba author harus tetap semangat yah...sama kaya Aq semangat menunggu up nya mba ku sayang
total 2 replies
Wanti Wanti
ko tumben lama ga up mba author ku
Zandzana: malesnya lagi kumat mbak🙏🙏
total 1 replies
watini
udahlah thoor,ga abis" ulah adik lucknut.gulung aja mereka buang hutan buat pakan harimau....
Wanti Wanti: 😀😀 gulung terus di karungin yaah mba .....
total 2 replies
Wanti Wanti
huhhhh makin seru....... semangat up nya mba Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!