21+
Untuk mencintaimu adalah HAL YANG MUDAH tetapi untuk mendapatkan cintamu adalah HAL YANG PALING SULIT untuk aku lakukan"
-Kanaya Almira
"Aku tidak akan pernah memperlakukanmu sebaik itu, bahkan untuk menyakiti atau menyiksamu saja aku sanggup"
-Rendy Saputra
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Venita Ven-Ven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11
Shella memberitahu Kak Rendy jika dia akan pergi ke Korea Selatan untuk perjalan bisnisnya. Dia ingin Kak Rendy ikut bersamanya selama di Seoul tapi ditolak oleh Kak Rendy.
"Kamu kan tahu aku harus mengurus pekerjaanku disini, kalau aku ada waktu aku akan susul kamu kesana. Rencana kamu akan berapa lama di Seoul...?!!" tanya Kak Rendy.
"Sekitar satu minggu kalau urusannya kelar cepat... " balas Shella sambil memasukan nasi kedalam mulutnya.
"Aku bakal pergi hari ini jam 09.00, kamu antar aku ke bandara ya... " pinta Shella dan Kak Rendy pun menganggukkan kepalanya.
Selesai makan Kak Rendy dan Shella naik keatas kamar mereka, Shella mulai memasukan beberapa pakaian kedalam koper yang akan ia bawa. Kak Rendy turun terlebih dahulu karena hari ini akan ada meeting bersama Dewan Direksi.
------
Sesampainya di kantor Kak Rendy keluar dari mobilnya dan disambut oleh satpam dan para karyawan.
"Selamat pagi pak... " sapa kedua satpam yang berjaga di pintu masuk, Kak Rendy tidak merespon apa yang diucapkan oleh kedua bawahannya itu.
Dia terus berjalan melewati beberapa karyawan dan langsung pergi ke lift khusus CEO. Setelah pintu lift terbuka dia pun masuk kedalam dan menatap tajam kearah depan, seakan-akan dia sudah siap untuk menerkam siapa pun yang mengganggunya.
Pintu lift terbuka dan Kak Rendy pun keluar dan langsung berjalan menuju ruangannya. Dia melempar jas kearah kursi dan melonggarkan dasinya, lalu membuka tas yang dibawanya memeriksa beberapa dokumen untuk meeting hari ini.
Dia mengeluarkan ponsel dari dalam saku celananya dan mencari nama Shella.
"Sayang, tolong antarkan map kuning di atas meja kerjaku... " pinta Kak Rendy.
"Baiklah... " balas Shella singkat diujung telepon.
------
Setelah menerima telepon dari Kak Rendy, Shella pun langsung mencari map dokumen yang dimaksud pacarnya itu. Setelah menemukannya dia pun memberikan map itu kepadaku dan menyuruhku mengantarkannya ke kantor Kak Rendy.
Aku yang sedang membersihkan ruang tamu dikagetkan dengan suara Shella.
"Heh, anterin nih kekantor... " perintah Shella sambil melempar map yang sudah berantakan dilantai.
Aku pun memungut kertas yang sudah berserakan dilantai dan menyusunnya. Lalu aku pergi kedalam kamar dan mengganti pakaianku. Setelah selesai aku pun langsung melenggangkan kakiku keluar dari apartemen, ku keluarkan ponselku dan membuka aplikasi taksi online.
Sekitar 10 menit taksi yang ku pesan sudah tiba dan aku buru-buru naik kedalam taksi itu. Jarak kantor dan apartemen lumayan dekat hanya butuh waktu 20 menit sampai kekantor.
Setelah sampai di kantor aku langsung masuk dan menuju meja receptionis dan menanyakan keberadaan serta lantai berapa ruangan Kak Rendy.
"Permisi, apa Pak Rendy ada..??!! Dan lantai berapa ruangannya...??!! " tanyaku pada wanita yang sedang berdiri di hadapanku.
"Ada perlu apa ya, bu...??!! Apakah sudah membuat janji dengan CEO...??!! tanya balik wanita itu.
" Saya disuruh beliau untuk mengantarkan dokumen untuk meeting hari ini... " balasku sambil tersenyum.
"Ruangan CEO ada dilantai 25..."
Setelah itu aku langsung pergi ketempat dimana beberapa karyawan sedang kumpul didepan lift menunggu pintunya terbuka. Ketika pintu lift terbuka aku langsung masuk kedalamnya dan menekan tombol 25.
Sesampainya dilantai 25 aku langsung berjalan menuju ruangan yang kucari. Sampai akhirnya aku melihat meja didepan ruangan yang terpampang tulisan kapital 'CEO'.
Aku menghampiri meja itu dan menyerahkan dokumen kepada seorang wanita yang bertugas sebagai sekretarisnya.
"Permisi, tolong berikan dokumen ini kepada CEO karena ini akan dipakai untuk meeting hari ini.. " ucapku pada wanita itu.
"Baik... " jawab wanita itu dan langsung mengetuk pintu dan meminta izin kepada orang yang ada didalamnya.
masih bingung dengan kata² 'Kanaya langsung naik ke kamarku dan membersihkan tubuh ku' ? "ku" nya itu siapa?
ini cuman saran & kritik aja ya, bukan menjatuhkan..
sukses trs kak.
Fyi? aku bisa nemu tulisan kamu karena masuk Beranda di rekomendasi pilihan Editor. Itu udan clue banget artinya wajib di lanjut, kan?!
Ayo semangat Kakak Author🥰