NovelToon NovelToon
Bahligai Hati Gadis Tawanan

Bahligai Hati Gadis Tawanan

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / TimeTravel / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Shaquinna Lathifah

Berawal dari sebuah kejutan besar di pagi hari. Perkebunan yang senantiasa dijaga dan dirawatnya hancur berantakan !.


"Astaghfirullah !, Kenapa jadi begini ?!." Seorang gadis pemilik perkebunan sayur-sayuran dan buah-buahan langsung syok ketika melihat kebunnya rusak hanya karena semalam saja.


*


Pertemuan tak disangka ternyata membawa seorang gadis desa untuk merasakan bagaimana ketakutannya dicintai oleh seseorang pria kota dengan pengaruhnya yang sangat besar terhadap dunia.

Alifah Zea Faeqa, menjalani kehidupannya dengan penuh penekanan dan perintah dari pria berkuasa.

Tidak ada hidup bebas seperti sebelumnya.

Tidak ada berkebun seperti yang biasa dilakukannya.

Hidupnya berubah bagai di dalam sangkar emas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shaquinna Lathifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok misterius

Bab 11

Alifah menghela nafasnya berat. Seperti inilah kehidupannya kini hingga kelak, mungkin. Alifah mengangguk tak perduli dan melangkah begitu saja melewati mereka.

Untuk pertama kalinya selama berada di rumah mewah itu, Alifah bisa merasakan segarnya suasana di luar ruangan. Suasana cerah dan sangat indah.

Salah satu bodyguard tadi melangkah di sampingnya. "Mari, nyonya." Ujarnya mempersilahkan Alifah untuk masuk ke dalam mobil mewah yang berhenti tak jauh dari hadapannya.

Alifah kembali mengangguk dan melangkah menuju mobil tersebut dan masuk ke dalamnya.

Mobil yang sangat mewah dan baru pertama kali Alifah memasukinya. Perlahan, mobil itu mulai bergerak meninggalkan pekarangan rumah.

Ternyata tidak hanya mobil itu saja yang keluar tapi ada juga dua mobil yang juga bergerak mengikutinya.

"Anda ingin kemana, nyonya ?." Tanya bodyguard yang duduk di sebelah supir.

Alifah memperhatikan setiap suasana yang ada di luar jendela mobil. "Toko buku." Jawabnya.

Bodyguard itu mengangguk mengiyakan begitu juga dengan supirnya.

Toko buku terbesar yang baru dikunjungi oleh Alifah, sebab di Indonesia dia tidak pernah melihat toko buku sebesar bangunan yang ada di hadapannya kini.

Pintu mobil dibuka dari luar oleh bodyguard yang tadi berada di mobil lainnya. Alifah keluar dengan tenang dan melangkah masuk ke dalam bangunan megah itu ditemani oleh dua bodyguard perempuan yang berjalan di samping kanan-kirinya. Sedangkan yang lainnya berjalan menuju ke segala penjuru lain.

"Siapa nama kalian ?." Tanya Alifah akhirnya kini mulai bersuara.

Kedua bodyguardnya tidak langsung menjawab dan malah saling melempar tatapan bingung.

"Apa kalian tidak memiliki telinga ?, Aku bertanya dan kalian harus menjawabnya !." Decak Alifah kesal karena keduanya tidak juga ada yang menjawab pertanyaannya.

"Saya Grace, Nyonya." Jawab bodyguard yang berjalan di samping kanan Alifah.

Tampilan bodyguard itu sangat gagah dan terlihat dia sedikit tomboy karena rambut setengah panjangnya dikuncir satu. Hanya saja wajahnya yang terlihat sangat cantik.

"Saya Tasya, nyonya." Jawab satunya lagi dan Alifah kembali memperhatikan penampilan wanita itu.

Berbeda dengan Grace, Tasya lebih terlihat feminim meskipun dengan pakaian bodyguard. Tasya memiliki rambut panjang pirang bergelombang dan dikuncir satu ke atas.

Alifah kembali fokus pada jalannya dan melihat-lihat rak buku yang berjejer rapi.

Alifah masuk ke salah satu gang dari dua rak buku yang tinggi menjulang. Kedua bodyguardnya juga senantiasa menemaninya.

Mata Alifah mencari-cari buku yang menarik minatnya untuk dibaca.

Sebuah buku sejarah dunia dengan volume yang cukup tebal, Alifah ambil dari rak lalu dia menoleh ke arah Tasya. "Boleh aku meminta tolong ?." Tanyanya pada Tasya.

Tasya langsung mengangguk mengiyakan. "Apapun, nyonya."

"Hemm, kalau begitu, kamu bawakan ini ke meja kasir untuk melakukan pembayarannya."

"Nyonya hanya ingin membeli satu buku saja ?." Tanya Tasya.

"Kamu benar. Baiklah, aku akan mencari lagi." Alifah kembali melanjutkan langkahnya menelusuri setiap rak buku untuk mencari yang lainnya. Dan, tak lama dia sudah mendapatkan lima buku dengan ketebalan dan judul yang berbeda-beda.

Seperti sebelumnya, Alifah memberikan buku-buku yang baru di ambilnya pada Tasya.

"Sepertinya sudah cukup. Sekarang kita ke kasir." Putus Alifah akhirnya.

Kedua bodyguardnya langsung mengangguk patuh dan mereka bertiga berjalan beriringan dengan posisi Alifah di tengah menuju ke meja kasir.

Hanya ada sekitar delapan orang yang sedang berdiri mengantri di depan meja kasirnya. Grace langsung sigap mengambil alih buku yang dipegang oleh Tasya untuk ikut mengantri.

Sedangkan, Tasya senantiasa bersama Alifah menunggu selesai sambil kembali melihat-lihat buku yang diperbolehkan untuk dibaca.

Tidak. Lebih tepatnya hanya Alifah yang membaca buku-buku itu dan Tasya hanya berdiri di sampingnya untuk menjaga keamanan istri tuannya.

Saat Tasya sedang lengah melihat ke arah Grace yang sedang mengantri, sesuatu terjadi pada Alifah.

Tangan seseorang dari seberang meja rak menarik buku yang juga akan ditarik Alifah. Seketika kedua tangan itu saling tarik-menarik untuk mendapatkan buku tersebut, karena mereka kira bahwa buku itu menyangkut. Tapi, setelah keduanya menyadari, kedua tangan itu langsung melepaskan buku tersebut. Dari celah yang terlihat, Alifah bisa melihat ada sosok badan seorang pria yang hanya terlihat sebagian saja.

Alifah sedikit penasaran, jadi dia melongokkan kepalanya melihat sosok itu dan ternyata, sosok pria itu juga sedang melakukan hal yang sama seperti dirinya.

Kedua mata itu terpaku dalam tatapan yang sama-sama kagetnya. Namun, Alifah segera sadar dan langsung kembali menegakkan posisi berdirinya dan melangkah pergi dari tempat tersebut.

Tingkah Alifah ternyata dilihat oleh Tasya. Membuat bodyguardnya itu langsung waspada dan segera memeriksa keadaan di sebelah lorong satunya, bersamaan dengan Alifah yang melangkah memasuki lorong rak lainnya lagi.

Alifah tidak tau jika sekarang dirinya hanya sendiri karena kedua bodyguardnya sedang memiliki kesibukan masing-masing. Alifah kembali fokus pada deretan buku-buku tebal yang di pajak di rak.

Satu buku menarik perhatian Alifah dan membuatnya langsung mengambil buku tersebut untuk dia baca.

"Kamu tidak ingin membaca buku juga, Tasya ?." Tanya Alifah mencoba mengakrabi bodyguardnya agar tidak terlalu kaku, menurutnya.

Tapi Alifah masih belum sadar jika dirinya sekarang sedang sendiri dan saat tidak ada sahutan sama sekali, Alifah menoleh.

"Eh, kemana dia ?." Tanya Alifah bermonolog.

Alifah menoleh ke arah kanan dan kirinya, dan ternyata benar jika dirinya hanya sendirian. Entah kemana perginya bodyguardnya itu.

"Huhh, mungkin dia ke toilet kali ya ?." Alifah acuh tak peduli. Dia malah mulai asyik membaca buku yang dipegangnya dengan sambil berdiri.

Terlalu fokus pada alur cerita yang ada di dalam buku novel yang sedang dia baca, Alifah tidak sadar sama sekali jika saat ini ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya dari kejauhan.

Pemilik sepasang mata itu begitu lekat memperhatikan Alifah dari ujung kepala hingga ujung kakinya lalu dia tersenyum penuh arti saat menatap wajah Alifah yang hanya terlihat sebagian karena sebagian lainnya tertutup buku yang sedang dia baca.

"Srulq’opili." Gumam pemilik mata tajam itu dengan suaranya yang sangat lirih dan hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri.

Setelah puas memandangi wajah Alifah, sosok itu melangkah pergi dan lenyap dibalik rak-rak buku yang menjulang tinggi.

"Nyonya, ternyata anda disini ?."

Suara itu langsung mengalihkan perhatian Alifah. Alifah menoleh dan mendapati kedua bodyguardnya sedang sedang menatapnya cemas. " Hem, ya. Dari tadi aku memang di sini." Ucap Alifah santai.

Kedua bodyguard itu melihat sekeliling tempat tersebut seperti sedang mewaspadai sesuatu lalu mereka merapat ke tubuh Alifah seperti membuat garda keamanan.

Alifah menatap bingung keduanya. "Ada apa ?. Apa kalian mencemaskan sesuatu ?." Tanya Alifah penasaran.

Kedua bodyguardnya saling menatap satu sama lain. "Tidak, nyonya." Sahut keduanya sangat kompak.

Alifah semakin dibuat bingung. Dia mengernyitkan alisnya heran melihat tingkah keduanya yang menurutnya sangat aneh. 

Grace berdehem. "Kami hanya masih khawatir karena tadi nyonya tidak ada." Ucapnya kemudian.

"Kamu diperintahkan untuk menjaga keamanan anda, dan maaf, karena tadi kami lalai." Tasya melanjutkan.

Alifah masih ada rasa penasaran tapi dia juga bingung mau bagaimana lagi dan akhirnya dia hanya mengangguk menanggapi. "Kalau begitu kita keluar dari sini. Aku ingin ke tempat wisata." Ucap Alifah sambil berlalu pergi.

"Nyonya."

Panggilan Grace membuat langkah kaki Alifah terhenti. Alifah berbalik. "Kenapa Grace ?."

"Tuan meminta kami membawa Nyonya pulang ke rumah sebelum jam sebelas."

Alifah melirik jam tangan yang menempel di pergelangan tangan Grace. Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh lebih dua puluh menit !.

 Alifah menghembuskan nafasnya berat. "Dia tidak mengatakan apapun padaku." Ucapnya kesal.

"Tuan baru menghubungi saya tadi, nyonya."

"Kalau begitu, katakan padanya, aku masih ingin keluar." Alifah kembali melanjutkan langkahnya tak peduli.

Tasya segera mengikuti langkah istri tuannya

 

1
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat upnya
Patimah Atim
mm akin setu semangat thoor up Nya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Baihaqi Sabani
lnjut thor
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
Patimah Atim
jangan sampe Alifah celaka ya thoor ..
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Patimah Atim
duh deg deg degan .
Patimah Atim
semangat thoor up Nya..
Baihaqi Sabani
ko g dari dulu saat alifah hilang...melvin beraksi....knp bru 5 thun bru trun tangan🤣🤣🤣
Reni Anjarwani
lanjut
Airhujan
Semangat ka,,, mampir iya😊
Nunnamin_shaqi
Makasih komentarnya kak🙏🏻☺️
Nunnamin_shaqi
alurnya di cepetin kak, 🙂. tapi untuk pertemuannya yang akan dibuat berbagai macam perjalanan.

Harap tunggu alur selanjutnya yaa😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!