NovelToon NovelToon
I'M the mafia

I'M the mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Action / Misteri
Popularitas:149.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita puspitasari

"Bercerita tentang kisah Adel seorang mafia yang mengalami sebuah kecelakaan dan menyebabkan dia lupa akan segalanya."



Adelia yang kehilangan ingatannya membuatnya melupakan kehidupan dunia gelap yang ia miliki.





Kehidupan Adelia dimulai saat ia menikah dengan CEO bernama Adrian, pernikahan yang bermula dengan sebuah perjodohan sangat sulit menimbulkan rasa cinta.



Akankah Adelia akan meninggalkan Adrian?


Semua kisah masalalu akan muncul menghantui Adelia bagaikan mimpi buruk. Akankah Adelia bisa mengingat kembali masalalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita puspitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

"Aku sama sekali tidak terhibur dengan rasa simpatimu saat ini!" ucap Alana ketus.

"Ayolah ..... ini sudah sangat larut malam, Alana aku akan mengantarmu pulang.

Tidak baik wanita pulang sampai selarut ini." ucap Abian menarik paksa tangan Alana, menuju ke arah parkiran tempat mobilnya berada.

Abian terus saja menarik Alana untuk menjauh dari lokasi pesta dan berniat untuk mengantarnya pulang. Abian adalah satu-satunya mengerti perasaan kecewa, yang kini di rasakan oleh Alana.

"Lepaskan tanganku, Abian! aku tidak ingin pulang sekarang," teriak Alana dengan suara serak bercampur air mata. Alana melepaskan genggaman tangan Abian, dari pergelangan tangannya.

"Baiklah sekarang kau kembalilah ke dalam sana. Dan apa kau bisa tersenyum bahagia ketika berada di dalam sana?" tanya Abian masih menatap Alana dengan wajah serius dan menahan kesal.

Yang dikatakan Abian benar adanya jika di dalam sana pasti hanya akan membuat hatinya semakin sakit.

Tanpa banyak kata , Alana kembali mengikuti langkah Abian dengan menghentakkan kakinya karena kesal. Tubuhnya terasa sangat lelah, pernikahan Adrian membuat Alana menjadi wanita yang paling menyedihkan di malam itu. Cinta nya yang kini bertepuk sebelah tangan, merupakan gambaran yang sangat pas untuk perasaan Alana saat ini.

Tidak ada lagi senyum riang, yang biasa terpancar dari bibir manisnya. Senyum riang itu kini sudah berubah menjadi satu senyuman licik, untuk merebut apa yang harus ia miliki sebenarnya.

Tunggu saja pembalasanku wanita murahan, kau telah merebut orang yang selama ini aku cintai batin Alana marah.

"Adelia, apa kau lelah?" ucap Adrian melirik sebentar ke arah wanita yang kini sudah menjadi istrinya.

Ada rasa kesal dan marah yang masih berkecamuk di dalam pikirannya. sekuat mungkin ia menyembunyikan semua itu. Ia tidak ingin amarahnya naik ke permukaan.

Pesta kini baru saja selesai, ia tidak ingin bertengkar dengan Adelia saat ini. Meskipun ia berpikir semua ini adalah kesalahan Adelia seratus persen.

Namun Adrian masih memiliki hati untuk tidak membahas masalah itu disini. Ia masih memikirkan perasaan sang Mama nantinya kalau sampai melihat Adrian membuat masalah dengan Adelia.

"Tidak!" jawab Adelia singkat. Ia melepaskan genggaman tangannya dari Adrian.

Melihat tamu undangan yang sudah mulai sunyi, Adelia kini bernafas dengan lega. Kini ia bisa memperoleh kebebasannya lagi. Ia tidak perlu lagi bersusah payah menahan senyum agar tetap terukir di bibir manisnya. Sikapnya yang seakan-akan bahagia berada di samping Adrian dan harus terus menggandeng tangannya, kini sudah terbebas dari semua kebohongan itu.

Sebuah senyuman yang manis tapi tidak dengan hatinya yang merasakan sesak yang sangat menyiksa bagi Adelia. Ia harus rela berbohong kepada semua orang agar terlihat begitu bahagia atas pernikahan tersebut.

Nyatanya di hatinya hanya ada sebuah keterpaksaan menerima semua ini. Demi menepati janjinya terhadap sang Ayah. membuatnya harus rela berkorban dan mengalah. Kini ia sedikit bahagia bisa melaksanakan permintaan Ayahnya yang terakhir. Mengingat itu Adelia menjadi rindu sang Ayah. Matanya kini sudah berkaca-kaca menahan tangisnya agar tidak pecah.

" Aku rasa pesta sudah berakhir, dan kau bisa segera pulang ke rumah terlebih dulu. Alex yang akan mengantarkan pulang ke rumah. ucap Adrian memecah keheningan.

Adrian kini menatap ke arah dua pria yang kini telah berdiri tegap di belakangnya. Kedua pria itu terlihat menunduk hormat, saat menerima perintah singkat itu.

"Baiklah, kebetulan aku juga sudah sangat lelah berdiri di sepanjang pes....."

ucapan Adelia terhenti saat melihat wanita paruh baya muncul. Wanita itu berjalan perlahan untuk menghampirinya.

"Adelia, selamat akhirnya kau dan Adrian sudah resmi menjadi suami istri. Mama sangat senang. Mama berharap kalian selalu bahagia dan cinta segera hadir di dalam hati kalian. dan jangan lupa, kalian harus segera memberikan Mama seorang cucu." ucap Nyonya Wina dengan wajah yang sangat bahagia.

Bahagia karena impian besar yang selama ini memenuhi isi kepalanya, akan segera terkabulkan. Sosok cucu yang sangat ia impikan, akan segera hadir di antara keluarga besar yang kini ia miliki. Senyum teduh dan tulus itu memang sudah sejak tadi ada di wajah Nyonya Wina. Sosok wanita paruh baya itu kini menyandang status sebagai mama mertua Adelia.

Adrian adalah putra satu-satunya, ia tidak pernah dekat dengan wanita manapun.

Membuat Nyonya Wina sering kesal terhadap sang putra. Ia sudah sangat ingin menggendong seorang cucu.

"Ya, mungkin tidak sekarang! bukankah begitu, Adelia? balas Nyonya Wina menggoda. dan melirik ke arah menantunya yang hanya diam membisu.

"I-iya, Ma," jawab Adelia terbata-bata. wajahnya terlihat sangat gugup. Adelia menunduk bingung.

"kemarilah sayang," sambung Nyonya Wina lagi. membuka kedua tangannya untuk memeluk Adelia.

"Sekarang kau adalah menantu Mama, istri dari putra tunggal Mama. Dan mama sangat berharap, kau bisa bahagia menikah dengan Adrian," pinta Nyonya Wina dengan lirih.

Nyonya Wina terlihat meneteskan air mata dari mata indahnya. Kemudian menghapusnya secara perlahan. Ia juga terlihat mengusap pelan punggung Adelia.

"Adelia akan berusaha, Ma. Adelia sangat menyayangi Mama ......" ucap Adelia lirih, yang juga ikut meneteskan air mata.

Suasana kini berubah menjadi haru seketika, saat Nyonya Wina dengan Adelia sedang asyik berpelukan untuk memahami keadaan masing-masing. Tapi justru Adrian memandang dengan tatapan kesal kepada Adelia, dan memecah suasana haru itu.

"Ma! kalian bisa melanjutkannya nanti saat sudah dirumah. Adelia harus segera pulang, dia kelihatan sudah sangat lelah dan butuh istirahat," ucap Adrian pelan.

Adrian memasukkan tangan kanannya ke dalam saku celana. Dan membuang napasnya secara kasar.

"Benarkah? baiklah kalau begitu. Mama akan pulang dulu bersama Adelia." ucap Nyonya Wina sambil melepas pelukannya dari Adelia. lalu memandang ke arah Adrian.

"Papa kamu sudah berkumpul dengan yang lainnya, sebaiknya kau segera ke sana," sambung Nyonya Wina.

Tanpa membalas ucapan Nyonya Wina lagi, Adrian segera pergi meninggalkan kedua wanita itu. Langkahnya tertuju pada salah satu ruangan yang terletak di ujung aula. diikuti dengan orang kepercayaannya di belakang. Adrian melangkahkan kakinya cepat dan pasti. Pria itu tidak ingin, membalikkan tubuhnya ke belakang.

Meskipun pesta telah berakhir, namun Adrian harus tetap menemui beberapa orang penting. Membicarakan masalah kerjasama perusahaan.

Sementara itu, Nyonya Wina dan Adelia melangkah pelan menuju ke arah mobil.

Mobil itu telah disiapkan, sudah ada seorang sopir yang menunggu mereka. Kemudian segera pergi ke rumah utama.

Adrian ingin sekali membeli rumah, tapi Nyonya Wina melarangnya. karena Adrian belum menerima kehadiran Adelia dengan sepenuh hati. Maka biarkanlah mereka tetap tinggal di rumah yang sama dengannya.

1
Filindra Indra
ayo dong kan nulis lagi...msih setia nunggu cerita selanjutnya low
Zuny Achmad
kak knpa gk dlanjut lagi kak
Dedi Priyanto
sampe skrang gk update2 juga, lama x, berhari2, bahkan udah berminggu kayaknya
☾⃟ℳoon - Moon 🌙
Hadir, semangat
Filindra Indra
kak.masoh setia nunggu kelanjutanyA
meikehans 💕💕
ternyata adel kekasihnya mr.A to...

lanjut up nya thor
Kevin
kalau adel ketemu mr a apa ingatannya akan kembali?
Kevin
semangat up nya thor aku menunggu
Kevin
wah semakin mebarik nih ternyata adel dan kekasih devan berhubungan dekat
Kevin
walah itu dari bunga mawar pengaruhnya dan adel belum mampu menerima tekanan dari masalalu nya
Kevin
ada apa dengan adelia??? semoga nggak kenapa" dia
Kevin
wajar senang karna cewek itu suka dikasih bunga mawar.. ya nggak semua suka sih
Kevin
itu rumah sakit tau malah kalian teriak" hadeh
Kevin
kekasihnya hilang , dan dikira mr a pelakunya astaga devan kau ini janganlah emosi dulu dan cari tau kebenarannya
Kevin
astaga devan ternyata itu orang ...
Kevin
kedatangan mr menjenguk adel hihi mulailah tegang
Kevin
wahh siapa pria itu???
Kevin
wkwkkwwk pasti adel malu tuh sampe nutup muka dengan selimut
Kevin
ekhem udah ngaakuin kalo adelia itu cantik kan
Kevin
jangan bergerak dulu del lukamu belum kering
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!