NovelToon NovelToon
Pelakor Tak Berdosa

Pelakor Tak Berdosa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Hamil di luar nikah / POV Pelakor / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:533.3k
Nilai: 5
Nama Author: Reski Muchu Kissky

⚠️Novel ini hanya karya fiksi semata ⚠️

Kesuciannya direnggut secara paksa oleh pria tak di kenal dalam semak-semak sepulang sekolah.

Dirinya yang ketahuan berbadan dua tak di terima dalam lapisan masyarakat, hingga ia berhenti sekolah dan di usir dari kampung halamannya.

Kedua orang tuanya yang hanya buruh lepas pemetik teh, terpaksa menikahkannya dengan sang tuan tanah yang telah memiliki istri namun tak punya keturunan.

“Aku hanya mau anak mu, setelah kau melahirkan kau akan ku ceraikan.” ucap Arash sang tuan tanah pengendali masyarakat setempat.

Bagaimana kisah hidup Ruby Maryam selanjutnya?

Akankah ia bahagia? Atau justru menderita?

Instagram : @saya_muchu


Ikuti terus alur novel Pelakor Tak Berdosa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepala Desa

Sejak pertama kali Marisa melihat Ruby, ia sungguh tak ingin anak itu tinggal bersamanya dan suaminya.

Namun karena Dahlan tak setuju untuk membuang Ruby, alhasil Marisa berdamai dengan keadaan.

“Ibu mu saja tak mau pada mu! Dia meninggalkan mu! Tak pernah menjemput mu, itu karena ia tahu, anak perempuan seperti mu pasti akan membuat repot!” kata-kata menyakitkan dari Marisa membuat Ruby marah.

“Ibu ku tak seperti itu, pasti ada alasan kuat kenapa dia tak datang menemui ku, ibu tak tahu siapa ibu ku sebenarnya, jadi jangan menjelekkannya!”

Ruby yang tak pernah membalas kalau di marahi membuat Marisa syok, saat gadis bodoh yang selalu perlakukan seenaknya melawan.

“Kau berani ya sekarang!” Marisa yang tak suka melepaskan pelukan Dahlan.

Kemudian ia yang tak terima kata-katanya di bantah mengambil sapu ijuk.

Puk!

Puk!

Puk!

Marisa tanpa rasa takut dan canggung memukul punggung Ruby dengan brutal di hadapan Dahlan.

“Sakit bu! Ampun!!” Ruby menutup bagian perutnya, agar tak jadi sasaran ibu tirinya.

Suara gaduh yang terdengar heboh membuat Mey datang untuk melihat apa yang terjadi.

“Sudah bu, jangan lagi, kasihan Ruby, nanti anak yang di kandungannya kenapa-napa.” Dahlan memisahkan istrinya dari putihnya.

“Ayah gimana sih?! Bukannya tadi setuju untuk menggugurkan anaknya??!” pekik Marisa, ia kesal dengan suaminya yang plin-plan.

Duar!

Mey yang mendengar segalanya merasa syok.

“Berita besar! Aku harus memberitahu ibu!” Mey yang suka kehebohan menuju rumahnya kembali.

“Bu, ibu! Bangun...” Mey menggoyang tubuh ibunya yang sedang terlelap.

“Ada apa sih mey?! Ibu lagi istirahat loh, jangan ganggu kenapa nak?” Siti yang lelah bekerja dari minggu ke minggu merasa jengkel pada putrinya.

“Ada kabar besar bu!” Mey sudah tak sabar untuk mengatakan apa yang ia dengar.

“Apa Mey? Kau ini ya, tidak bisa tunggu sore, ibu mau tidur Mey, ibu hanya punya waktu 1 hari libur untuk memanjakan tubuh, tolong pengertiannya nak.”

Siti merasa malas, sebab ia pikir yang akan disampaikan putrinya hanya berita receh.

“Bu, bangun dulu!” Mey menarik tangan ibunya sampai duduk.

“Ya sudah, katakan apa yang ingin kau sampaikan! Awas ya kalau kau cuma bilang hal-hal tak berguna!” pekik Siti.

“Bu, Ruby hamil!” mata Mey membelalak saat mengatakannya.

“Yang benar saja kau?! Jangan bercanda kau, mana mungkin gadis baik-baik seperti Ruby hamil di luar nikah, fitnah dosanya besar Mey!” Siti tak percaya dengan yang putrinya katakan.

“Aku dengar sendiri dengan telinga ku bu! Ibunya ngamuk-ngamuk mirip orang gila!” Mey pun menceritakan apa yang ia dengar.

“Kurang ajar! Ternyata Ruby gadis nakal rupanya, Ya Tuhan, ibu sampai tertipu wajah polosnya, ayo ke rumah pak kepala desa, kita tak boleh membiarkan masalah ini berlarut-larut, bisa-bisa desa kecil kita kena sial gara-gara dia!” ucap Siti

“Ibu benar, ayo bu!” kemudian ibu dan anak itu beranjak ke rumah kepala Desa.

🏵️

Ruby yang ada di kamarnya menangis, sebab tubuhnya terasa perih dan nyeri.

Pukulan tanpa perasaan dari Marisa membuat tubuhnya banyak lebam biru.

“Sekarang harus bagaimana? Aku juga sudah berhenti sekolah, akh! Laki-laki brengsek itu! Gara-gara dia aku jadi menderita, hiks....” Ruby merasa dirinya begitu malang.

Ia yang ingin rebahan tiba-tiba mendengar suara yang tak asing di telinganya.

“Asslamu'alaikum!”

“Pak Raja!” seketika jantung Ruby berdetak kencang, saat sang kepala desa kampung Jaya Raya datang ke rumahnya.

“Walaikum salam.” sahut Dahlan. Dan Ruby pun mendengar suara ayahnya

“Kenapa bapak kepala Desa tiba-tiba datang ke rumah ku?” perasaan Ruby sungguh tak tenang.

Ia yang penasaran pun keluar dari kamarnya. Bertepatan saat itu, Marisa ingin datang memanggilnya.

“Sudah puas kau pelacu*! Ayo ikut ke rumah pak kepala desa!” Marisa yang kesal rasanya ingin menggorok leher Ruby saat itu juga.

Tanpa di katakan pun, Ruby sudah dapat menebak apa yang akan terjadi.

Akan ku hadapi, apapun keputusan mereka, akan ku terima, batin Ruby.

Setelah sampai di depan pintu masuk rumah, Ruby melihat sang ayah menundukkan kepalanya.

Ayah, maafkan Ruby, batin Ruby.

Hatinya sungguh sakit melihat ayahnya yang tak punya harga diri di depan orang-orang karenanya.

Melihat Ruby yang telah ada di hadapan para pemuka desa. Raja, selaku kepada Desa di kampung Jaya Raya pun berkata.

“Ruby, serta bapak dan ibu, ikut kami ke rumah,” titah Raja.

Deg!

Jantung Ruby tak hentinya berdetak, belum lagi saat ia keluar rumah, sudah banyak orang yang mengerumuni rumah gubuk mereka.

Ya Tuhan, aku takut, batin Ruby.

Baginya tak ada tempat mengadu selain pada yang kuasa.

Orang-orang yang tahu kondisi Ruby menatap jijik padanya dan kedua orang tuanya.

Banyak yang memberi cibiran dan juga sindiran.

“Ini dia, hasil perceraian kedua orang tuanya, terciptalah anak nakal yang suka main gila sebelum menikah,” ucap warga A.

“Benar, sudah miskin enggak tahu diri lagi, laki-laki mana coba yang telah membobol lubangnya!” Warga B tertawa getir

Semua kata-kata jahat itu di dengar oleh Ruby dan kedua orang tuanya.

Namun Ruby tak menjawab apa yang orang katakan padanya.

Kampung yang hanya memiliki 200 kartu keluarga, memudahkan mereka antar sesama warga saling mengenal satu sama lain.

Mey dan Siti, yang tak bisa menjaga lisannya, membuat semua penghuni desa yang tidak pergi bekerja memenuhi rumah raja, sang kepala desa.

Ruby yang telah masuk ke rumah orang nomor satu di Jaya Raya, di persilahkan duduk di atas sofa yang sama bersama Dahlan dan juga Marisa.

Sedang kepala Desa, wakil kepala desa, dan 3 orang tetua duduk di hadapan pihak Ruby.

“Kami sudah mendengar mengenai kabar kehamilan Ruby, yang di beritahu oleh bu Siti.”

Mendengar mama tetangga di sebutkan oleh kepala desa, sontak ketiganya merasa geram.

“Bu Siti dan Mey mengatakan kalau kau hamil Ruby, dan itu Mey dengar saat kau dan ibu mu bertengkar, jadi... Ruby, apa benar kau hamil?” pertanyaan dari Raja membuat mereka bertiga malu.

Di tambah mereka di tonton semua orang dari segala arah, baik dari pintu masuk maupun jendela.

Mendapat pertanyaan demikian, Ruby melihat ke arah ibu dan ayahnya, sebab kalau ia bingung, harus berkata jujur atau tidak.

“Itu tidak benar pak.” jawab Dahlan, ia pun berbohong, ia berani melakukannya, karena ia percaya kalau Ruby akan keguguran berkat buah nanas yang di makan putrinya.

Sedang Ruby dan Marisa merasa khawatir, jika kebohongan mereka terbongkar, karena jika itu terjadi, masalah akan tambah runyam.

“Apa bapak yakin?” tanya Raja dengan suara yang tenang.

“Iya pak.” jawab Dahlan dengan perasaan was-was.

...Bersambung......

1
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
pastinya Arash juga suka dengan gadis yang muda 🤣🤣
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
awas aja ya Arash jatuh hati kepada Ruby 👊🏻👊🏻
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
lama² Kesal sama kepseknya ihh.. kok tidak membela muridnya yang menjadi korban asusila 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Evy
Dikira tidak sampai diperkosa Thor...kok begitu sih..
Evy
Jahatnya..gak punya hati..
Evy
Teman teman yang menyesatkan...
Evy
Aku curiga adiknya Arash yg telah memperkosa Ruby....
Evy
kerja diperkebunan Tuan Arash kok gajinya miris banget.Ayah dan ibu Ruby bekerja tapi untuk beli minyak goreng juga tidak mampu.jangan2 orang kepercayaan nya itu korupsi gaji karyawan ya...
Evy
Ibu tirinya kejam banget ya... kenapa sampai tidak diberikan makanan.kasihan...
Ainisha_Shanti
dari awal cik Aini curiga kalau Alvin adalah ayah biologi janin yang d kandung Ruby
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... mulut bu guru ni rasa nak je cik Aini cilikan 😡😡😡.
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... ini buk guru pendidik ka bu guru pem'provokasi? seorang pendidik tak akan pernah mengeluarkan kata2 kesat walau sesalah apa pun muridnya. bu guru akhlak less juga namanya ni😡😡😡
Ainisha_Shanti
bu marisa ada planing jahat ke pada ruby?
Ainisha_Shanti
malangnya nasib mu ruby. sudah jatuh, tertimpa tangga pula
Ainisha_Shanti
Yaa Allah... semoga d luar sana tak ada yang mengalami nasib seperti apa yang ruby alam, semoga hanya ada di dalam novel sahaja. sudah miskin, di dera ibu tiri, dan di nodai lagi. betul2 malang hidupnya.
Ainisha_Shanti
Astagjfirullahalazim... nak membunuh pula rasanya si iblis jantan ni😡😡😡
Puspa Trimulyani
ini seperti jaman apa ya .... sepertinya....semacam desa tertinggal atau apa ya....
Puspa Trimulyani
siapa sebenarnya dia?
Puspa Trimulyani
ibu tiri lucknut 😡
Puspa Trimulyani
mendiang ibumu? berarti ibunya sdh meninggal??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!