(SLOW UPDATE)
(karya pertama sebelum Kaisar cahaya kultivasi iblis)
Kehidupan sebelum adanya kultivasi, memang cukup sulit! Mereka para umat manusia harus bertahan hidup bersama iblis-iblis yang masuk ke dalam alam umat manusia ini.
Kaisar Wu Shen, tidak menduga bahwa anak ini (Xin Dao) adalah iblis! Namun karena melihat kondisi Xin Dao yang ia temukan dalam kondisi prihatin, membuat Wu Shen berniat untuk menyatukan kembali umat manusia dan juga bangsa iblis. Benar! Jawaban dari orang-orang ini pastilah "Tidak mungkin!"
"Impian mu bodoh, Wu Shen!"
Wu Shen; "peperangan, mungkin akan terjadi karena itu, aku akan selalu berdoa, padanya agar setia untuk melindungi desa Qishan Jin ini dari serangan para iblis itu."
bagaimana bisa Wu Shen berdoa seperti itu setelah tahu bahwa anak yang selama ini di asuhnya adalah seorang iblis dan tepatnya dia adalah calon untuk pemimpin alam iblis!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arinimase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter. 10 - Kuil Ghaib di Yaguan
Bukit Yaguan.
Bukit itu dipenuhi dengan aura negatif para iblis. Orang-orang biasa selain pejabat surgawi yang melewati bukit itu akan merasa pusing dan seperti ingin muntah bahkan terasa ingin mati. Bagaimanapun juga, segel penghalang alam iblis dan manusia berada di bukit Yaguan tepatnya di sebuah kuil ghaib. Mereka harus menemukan kuil ghaib itu dan harus melawan seorang biksu tua penjaga kuil ghaib sebelum memperkuat segel kembali.
Ya, tidak terduga saat Wu Shen melewati bukit itu, merasa pusing dan ingin muntah. Anehnya, hanya ia yang merasakannya tetapi Xin Dao yang Wu Shen tahu adalah seorang manusia biasa, seperti bertingkah laku baik-baik saja. "Ada apa dengannya?" Dewa murah hati berkata karena dirinya juga mengkhawatirkan Wu Shen yang mengeluh pusing di kepalanya.
Xin Dao membantunya untuk tetap duduk dan berkata; "Apa kau masih kuat untuk berjalan? Jika tidak, tunggulah di sini."
"Tidak perlu, Xin Dao. Di sini, saya yang bertanggung jawab atas semua ini jadi, tidak mungkin saya main asal pergi begitu saja bukan?" Wu Shen menjawab dan akhirnya mencoba untuk berdiri kemudian melanjutkan; "Ayo, kita jalan kembali."
Sementara itu, kaisar Xian Wu sangat mengkhawatirkan tentang putranya yang tidak kunjung kembali. Ia takut sekali jika sesuatu terjadi padanya. Ia pun memerintahkan kepada panglima Jin Mo untuk memimpin pasukannya mencari keberadaan Wu Shen sekarang ini.
Putra ku, Wu Shen sekarang ini sedang bersama dengan seorang anak iblis. Saya takut, Wu Shen akan terluka bahkan dibunuh oleh iblis itu. Karena itu, saya mohon pada kalian untuk mencarinya dan segera memenjarakan Xin Dao saat kalian menemukannya.
Bagi kaisar Xian Wu, pastilah Wu Shen adalah satu-satunya orang yang sangat dipedulikannya. Xian Wu percaya bahwa anaknya ini pasti akan membuat perubahan pada dunia manusia ini yang hanya bersenjatakan pisau dapur.
Saya merasa aneh dengan Xin Dao yang melewati bukit Yaguan ini dengan biasa-biasa saja. Seperti ada sesuatu yang istimewa dari dalam tubuhnya! Wu Shen terus dibantu oleh Xin Dao untuk berjalan hingga menemukan sebuah kuil ghaib tepatnya berada di tengah-tengah hutan.
"Hmm, itu aneh. Biasanya selalu ada mayat-mayat hidup yang berkeliaran menyerang orang-orang disini tapi, kenapa tidak terlihat satupun?" Dewa murah hati merasa aneh pada pemandangan ini. Apa mungkin mereka memiliki sesuatu yang mampu menangkal keberadaan mayat-mayat hidup ini?
"Kenapa kita tidak langsung masuk saja agar lebih cepat keluar dari bukit menyeramkan ini?" Xin Dao berkata sambil terus menahan tubuh Wu Shen yang berpegang pada bahunya ini.
Dewa murah hati membuka gerbang kuil tersebut dan yang terlihat di sana hanya cahaya hitam dan hitam saja yang memenuhi ruangan. Bagaimana cara agar saya bisa melihat jika seluruh ruangan ini gelap tidak kelihatan!?
Sebuah cahaya lentera terpasang di tengah-tengah ruangan kuil tersebut. Hanya ada satu cahaya, mungkin kita bisa mengambil lenteranya. Saya rasa itu bukan milik siapapun. Mereka berjalan maju mengambil letera tersebut berbarengan dengan suara seorang laki-laki paruh baya yang terdengar serak tidak terasa; "Yang mulia Xin Dao, apa anda sudah kembali dari pengasingan?"
Bersamaan dengan suara kakek tua yang membuat pandangan Xin Dao teralihkan, tepat dibelakangnya sesosok mayat hidup menyerang menggunakan pedang mereka. Bukan hanya satu melainkan puluhan mayat-mayat hidup yang memegang pedangnya masing-masing. Wu Shen tak tinggal diam dan mengayunkan pedangnya, melindungi Xin Dao dari serangan mayat hidup itu. Xin Dao juga terkejut ketika sesosok biksu tua menyerang dewa murah hati dengan tangan kosong. Ada apa ini? Apa yang terjadi?
Xin Dao tidak memilih siapapun, melihat Wu Shen yang sepertinya masih kuat untuk melawan puluhan mayat hidup itu, Xin Dao memilih menyelamatkan dewa murah hati dan berharap ia segera menyelesaikan segel penghalang yang harus di perbaiki.
Melihat isyarat itu, dewa murah hati segera menghindar dari serangan dan digantikan oleh Xin Dao yang juga mengayunkan pedangnya. Tampak jelas biksu tua yang terkejut bahwa Xin Dao berani untuk menyerangnya. "Tuan, kenapa anda menyerang saya?" Biksu itu berkata sambil menahan gerakan pedang Xin Dao yang di arahkan ke arahnya.
Mendengarnya ia merasa jijik dan menjauh dari biksu itu dan melakukan serangan yang lain. Ketika Xin Dao kembali melakukan penyerangan pada biksu tua tersebut, ia sama sekali tidak terlihat melakukan gerakan balasan dan malah menerima dirinya tertusuk pedang Xin Dao yang mengarah ke arahnya. "Tuan, kenapa anda menyerang saya?" Suara biksu itu gemetar! Menahan sakit yang terasa.
"Apa maksudmu! Aku bukanlah tuan siapapun disini! Apalagi saya sama sekali tidak mengenal anda!" Xin Dao membentak dan semakin menekan pedangnya yang masuk ke tubuh biksu tua.
"Tuan, Anda tidak ingat? Anda adalah dewa iblis. Pemimpin alam iblis ini, jangan berkhianat pada manusia-manusia itu!" Biksu tua perlahan menggerakkan tangannya, menyentuh wajah Xin Dao secara lembut.
Wu Shen yang melihat pemandangan itu tentunya tidak tinggal diam, ia segera mengabaikan mayat-mayat yang menyerangnya dan berlari ke arah Xin Dao. "Xin Dao! Kau ini adalah orang yang baik! Jangan terperdaya oleh omong kosongnya!" Ketika hanya tinggal satu langkah lagi mendekati Xin Dao, biksu tua itu malah menggunakan tongkat kayu miliknya untuk menikam Wu Shen dan mengenai dada kirinya. "Pembohong yang sebenarnya ada disini, tuanku." Biksu itu berkata kemudian terjatuh dan memejamkan matanya.
Begitupula dengan Wu Shen yang juga seketika terjatuh saat tongkat kayu lepas dari tubuhnya. Xin Dao menahan tubuhnya yang tidak sanggup berdiri itu. Darah segar terus keluar dari tubuhnya, tidak ada hentinya. "Tidak! Jangan seperti ini lagi, kumohon!" Tampak jelas Xin Dao meneteskan air matanya perlahan.
Dewa murah hati yang baru saja melihat pemandangan seperti itu, hanya bisa terdiam tidak bisa berkata apapun. Dia bukanlah seorang ahli penyakit yang mampu mengobati segala penyakit.
Dan karena suatu hal yang mendadak, dewa murah hati terpaksa meninggalkan Xin Dao juga dengan Wu Shen berjalan untuk pulang. Dan ketika berjalan sudah dekat dari Qishan Jin, Xin Dao malah bertemu dengan panglima Jin Mo yang langsung menghunuskan pedangnya ke arahnya. Mereka terkejut melihat kaisar mereka, Wu Shen dalam kondisi kritis, dibawa oleh Xin Dao dengan pakaian yang dipenuhi dengan bercak darah. "Bisa anda jelaskan, mengapa kaisar sampai terluka parah seperti ini?"
Kuy Mampir di karyaku judulnya TERNYATA CINTA. Kisah Cinta Seorang ceo muda dan gadis cantik sederhana pemilik usaha catering
ku tunggu feedback mu ya
↓↓↓↓↓
The Revival Of The Grand Master Mage
↑↑↑↑↑
.
.
.
.
.