NovelToon NovelToon
Wanita Pilihan CEO 2

Wanita Pilihan CEO 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Badboy / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Ini kisah Alexa Hutama, seorang anak haram yang selalu mendapat tatapan kebencian dari keluarga ayahnya, Anggara Hutama. Tidak sampai di situ, kisah cinta Alexa pun tidak pernah mulus. Dihianati kekasih dan adiknya sendiri. Membuat Alexa yang penurut dan pendiam menjadi sosok berani dan liar. Apalagi setelah pertemuanya dengan seorang CEO dingin dan arrogant. Pria dewasa yang hanya ingin tubuhnya. Apa Alexa akan tetap bertahan? Pada hati yang selalu membuatnya sakit? Atau justru membuat Austin menyesali sikap acuhnya selama ini, begitu Alexa memutuskan hilang dari dunia ini dengan cara bunuh diri. Menceburkan diri dari kapal pesiar ketika hari pernikahannya. Cekidot. Baca juga novel Sept yang lain;
Rahim Bayaran
Menikahi Majikan
Dea I Love you
Istri Gelap Presdir
Suamiku Pria Tulen

Follow juga IG Sept yaa... yuk kenalan sama penulisnya.

Instagram ; Sept_September2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RUBAH BETINA

Wanita Pilihan CEO Bab 11

Oleh Sept

Rate 18+

Suasana bangsal VIP mendadak gaduh, ada keributan antara sesama penghuni bangsal VIP. Tepatnya di bangsal milik Alexa. Kunjungan tiba-tiba Aurora, memancing keributan. Wanita itu datang-datang membawa masalah.

Seperti istri tua yang melabrak madunya. Aurora bersikap seolah Alexa adalah benalu yang harus diberantas sampai akar-akarnya.

PLAKKK

Suara tamparan memenuhi ruangan. Alexa sampai tertegun dibuatnya. Ia tidak mengerti tujuan Aurora.

"Perempuan gila!" batin Alexa saat menatap Aurora menampar pipinya sendiri. Ia menatap miris pada wanita yang ia anggap sinting tersebut. Mana ada orang menampar pipinya sendiri. Mungkin hanya orang yang kurang waras, dan itu adalah Aurora. Tidak ada angin dan tidak ada hujan, wanita cantik itu mendadak melukai tubuhnya sendiri. Mungkin ia menderita kelainan. Sarafnya terganggu, pikir Alexa.

"Hey! Apa yang kau lakukan! Apa kau kurang waras?" sentak Alexa masih tak percaya pada yang ia lihat.

Aurora hanya tersenyum licik, kemudian ekspresi wajahnya seketika itu langsung berubah. Wanita gila itu nyatanya layak jadi bintang opera. Pandai bersandiwara dan mendramatisir keadaan. Perempuan itu sengaja menampar pipinya sendiri, setelah tahu bahwa di depan pintu di bangsal Alexa ada Austin. Pria yang jadi rebutan. Ia sengaja membuat pertunjukan gratis untuk Alexa.

Aurora ingin Austin marah pada gadis itu. Ia akan pura-pura ditampar Alexa. Lihat saja nanti, pasti Austin akan membelannya, pikir Aurora penuh percaya diri yang tinggi.

KLEK

Terdengar suara pintu tiba-tiba terbuka, Alexa melihat pintu bangsal tersebut dan ia manatap Austin yang melangkah masuk secara perlahan. Dan Aurora pun mulai beraksi, ia mengadu dirinya sedih karena ditindas. Tanpa tahu malu, Aurora memasang muka paling melas dan tak berdaya.

"Austin ... Dia menamparku, dia marah padaku ... lihat, bibirku sampai berdarah. Dia wanita yang kasar, padahal aku hanya ingin melihat dan menanyakan kondisi wanita ini."

Aurora melirik ke arah Alexa dengan sudut bibir yang terangkat. Seolah sedang tersenyum penuh kemenangan di depan Alexa.

Wanita itu sedang berusaha mengadu kesakitan karena ditampar Alexa. Ia mengelayut manja pada lengan kekar Austin.

"Ini sakit sekali," rengeknya manja pada Austin.

Melihat pemandangan yang mengelikan itu, ekspresi wajah Alexa menjadi datar. Apalagi saat melihat Austin memegang dagu Aurora untuk memeriksa wajahnya, hatinya hampa dan tanpa dipikirkan pun akan tahu Austin akan bagaimana menanyakan hal ini padanya. Austin akan emosi jika dia tidak mengaku salah. Ah, sungguh sial. Batin Alexa terus saja merutuki akting rubah betina tersebut.

Rasanya, Alexa ingin mencakar wajah Aurora saat itu juga. Wanita bertopeng yang penuh dengan tipu daya dan muslihat. Dasar rubah betina. Alexa makin kesal, ketika wajah Austin sangat dingin tak kala menatap ke arahnya. Sepertinya, ia sudah kalah. Alexa pun kini tidak peduli, lebih baik mengaku salah saja. Karena percuma, Austin pasti lebih percaya pada wanita rubah tersebut.

Ia menghela napas dengan dalam. Alexa kira sebentar lagi Austin akan memarahi dirinya, tapi sesuatu membuat ia mengeryitkan dahi. Tidak disangka tebakan Alexa justru meleset. Austin tidak memarahinya dan bahkan meminta Gary membawa Aurora pergi berobat.

"Antar dia ke bangsalnya, panggilkan dokter untuk mengobati lukanya!" Austin melirik Gerry yang tidak jauh dari sana. Seketika Gerry mengangguk seolah mengerti.

"Nggak, aku mau sama kamu," pinta Aurora tidak tahu diri. Sedangkan Austin, pria itu hanya melirik ke arah Gerry. Seakan memerintahkan Gerry untuk segera mengantar Aurora ke kamarnya.

Hal itu jelas membuat Aurora kesal, mengapa tidak Austin sendiri yang mengantarnya ke kamar dan mengobati luka di bibirnya? Apa Austin buta? Tidak melihat bibirnya berdarah? Siallll ... sepertinya kali ini wanita sialan itu yang menang. Aurora dengan masam meninggalkan bangsal Alexa. Marah, ia sampai tidak sudi menatap wajah Alexa sebelum pergi.

Sesaat kemudian. Tinggal mereka berdua yang ada di dalam sana. Hanya Austin dan Alexa. Pria itu kemudian menatap Alexa dengan intense. Lalu menanyakan kondisi Alexa.

"Bagaimana kondisimu?" Tangan Austin membelai rambut Alexa dengan lembut.

Setelah Gerry pergi mengantar Aurora, Austin langsung duduk di sebelah Alexa. Ia duduk di samping ranjang dan menanyakan keadaan Alexa seperti tidak terjadi apa-apa. Pria itu malah mengupas apel untuk Alexa. Membuat wanita itu tertegun cukup lama. Apa ia tidak salah lihat? Harusnya Austin marah padanya.

"Ah ... aku baik-baik saja. Emm ... mengapa tidak bertanya tentang apa yang terjadi?" Dengan wajah gelisah, Alexa mengamati buah apel yang mulai terkupas tersebut.

Austin tidak menyahut, ia fokus mengupas apel di tangannya. Hal itu malah membuat Alexa jadi takut dan bertanya pada Austin sekali lagi. Karena ini di luar ekspetasinya. Tidak biasanya Austin begitu tenang saat ia membuat masalah.

"Kenapa tidak menanyakan tentang Aurora yang menggadu telah aku tampar?" tanya Alexa dengan hati-hati. Takut pria itu marah.

Austin hanya menjawab, "Apa itu penting?"

Sebuah jawaban singkat. Namun, membuat Alexa resah. Alexa tidak bisa berkata-kata lagi. Ia diam sesaat. Tapi, rasa penasaran Alexa lama-lama tidak tertahan. Akhirnya ia kembali bertanya.

"Dia kekasihmu, bukan?" Alexa menelan ludah, siap menunggu jawaban dari pria itu. Ia sangat iseng sekali, dari pada mati penasaran. Karena ia sempat melihat dengan mata kepalanya sendiri, bagaimana Aurora mengelayut manja pada Austin. Jika bukan pacar, kekasih, lalu apa? Alexa jadi semakin penasaran dengan hubungan Austin dan Aurora.

Mendengar Alexa yang terus bicara dan banyak bertanya, Austin pun berhenti mengupas buah apel, ia melirik ke arah Alexa sejenak. Kemudian menjawab pertanyaan wanita tersebut.

"Aurora adalah ...." Bersambung.

1
Ros Yusmiasih
kasihan juga sm austin .....
tapi dulu dia jahat juga.....rasain aja ....
Widyawati Dian
Luar biasa
komalia komalia
terong di cabein
komalia komalia
kelewat polos kamu wil
komalia komalia
wili wili
komalia komalia
baca nya di cepatin aja soal nya lgi puasa
komalia komalia
padahal anka haram malah si dinda
komalia komalia
padahal yang ngambil kegadisan nya kamu sendiri A hati bukan si aurora
komalia komalia
padahal bukan alexa yang anak haram malah si dinda sendiri yang anak haram
komalia komalia
udah baca tapi mau baca lagi soal nya kisah nya nyesek dan ending nya sangat memuas kan
komalia komalia
udah baca tapi mau baca lagi walau pun menyesakan
komalia komalia
kaya nya udah baca deh
komalia komalia
lanjut
Safira Najib
Luar biasa
Hylmi
hihi.. komen nya lucu2
Pipit Suciati
Luar biasa
Dewi Sariyanti
Tuh kan dugaan ku benar, pas hutama minta maaf ke alexa soal dia lebih milih karir, aq udah mikir ini pasti hutama udah nikah sama mamanya lexa, cuma mungkin gk di restui jd di suruh milih harta ato keluarga, trus si hutama pilih harta, sekarang jd nyesel sendiri.
Yelly _16
Luar biasa
Melya Siena Siena
suka thor ceritanya bagus. oia thor lain kali coba bikin cerita yang dari kalangan orang biasa, tdk usah orang kaya banget sekelas CEO
umi chasanah
bagusss
Author_Ay: Permisi

yuk baca kak novelku SUAMIKU 5 MILYAR

BERI LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

JANGAN BOOM LIKE
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!