NovelToon NovelToon
Ketua Osis Dingin Itu Suamiku

Ketua Osis Dingin Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:487.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Sherly02

Kim Aira Kusuma
Aira (17) adalah anak ketiga dari pasangan Kim Woo Joon dan Indira Kusuma dan memiliki kakak kembar yang sangat menyanyanginya, yaitu Kim Jayden Kusuma dan Kim Jordan Kusuma.

Kenzo Aditama
Kenzo (18) merupakan anak pertama dari pasangan Nathan Aditama dan Lydia Aditama dan tak lupa adiknya yang bernama Daniel Aditama.

Mereka dijodohkan oleh kedua orang tua mereka yang mana adalah sahabat dari mereka kuliah. Mereka pun akhirnya menikah diam-diam tanpa ada yang tahu hubungan mereka, hingga mereka saling jatuh cinta walaupun banyak masalah. Setelah 1 tahun pernikahan mereka Kenzo membuat kesalahan yang fatal mengakibatkan Aira pergi meninggalkannya dalam keadaan hamil sampai tak seorang pun yang tau keberadaannya.

Apakah Aira akan kembali dan memaafkan Kenzo atau Aira akan meninggalkan kenzo selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherly02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Razia

Beberapa Hari kemudian

Tibalah hari ini dimana hari bagi anggota osis untuk menjalankan razia sekolah yang telah mereka rencanakan, dan semua siswa tidak ada yang menyangka kalau hari ini mereka akan menjadi mangsa dari razia osis ini.

Rara yang sudah tiba di sekolah pagi-pagi sekali, karena ia tidak ingin telat apalagi ia juga akan yang melakukan tugas razia pada anak-anak bandel yang ada di SMA Negeri KEBANGSAAN. Sekolah yang masih sepi, dan Rara hanya duduk sendirian di ruang osis karena terlalu pagi berangkatnya. Daripada merasa bosan Rara pun membereskan ruang osis yang terlihat sedikit berantakan. Meskipun Rara sangat di manja oleh keluarga tetapi tidak menjadikan Rara anak yang pemalas untuk hanya sekedar membereskan yang berantakan bahkan Rara di rumahnya sering membantu sang mommy apapun itu mulai dari memasak, membersihkan taman belakang dan masih banyak lagi.

Rara yang sangat sibuk dengan kegiatan membereskan ruangan osis pun tak menyadari akan kedatangan si ketua osis dingin, yaitu Kenzo. Kenzo yang melihat Rara sedang merapikan ruang osis yang berantakan tanpa ia sadari bibirnya sedikit melengkung membentuk senyuman saat melihatnya, namun senyum itu tak berlangsung lama. Kenzo dengan cepat berlari ke arah Rara dan menangkap Rara yang terjatuh dari kursi karena Rara telah memijak ujung dari kursi itu karena saat itu Rara ingin meletakkan barang yang seharusnya berada di atas lemari tetapi Rara tidak memperhatikan pijakan kakinya sehingga tidak seimbang dan menyebabkan Rara jatuh, tapi dengan cepat Kenzo menangkap tubuh Rara ke dengongannya. Rara memejamkan matanya yang ia rasa akan terjatuh tetapi ia merasa heran karena ia tidak merasakan sakit di tubuh ataupun menyentuh lantai, Rara yang menyadari bahwa tubuhnya melayang langsung membuka matanya dan mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang menolong dirinya sontak membuat Rara membulatkan matanya dan menutup mulutnya saat melihat siapa orang tersebut yang tak lain tunangannya sendiri.

Mata Rara yang bertemu dengan manik hitam milik Kenzo pun membuat mereka saling menatap satu sama lain dengan posisi yang sama dalam waktu yang cukup lama. Tiba-tiba ada seseorang yang berdeham di ambang pintu membuat Kenzo segera menurunkan Rara dari gendongannya, orang tersebut ialah Devan si wakil ketua osis yang satu angkatan dengan Kenzo.

"Ekhem", Devan berdeham karena melihat Kenzo sedang menggendong Rara dan langsung saja Kenzo menurunkannya.

Keadaan menjadi canggung namun mereka dengan cepat menormalkan diri mereka, Kenzo langsung memasang wajah datar yang tak menampakkan ekspresi apapun berbeda dengan Rara yang menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan muka merah semunya dan dengan cepat Rara meletakkan kembali sapu dan kursi yang ia pakai tadi. Tak lama kemudian kelima sahabat Rara datang ke ruang osis dan menyapa yang ada di sana termasuk Rara.

"Assalamu'alaikum, selamat pagi semuanya, selamat pagi Rara sayang", ucap kelima sahabatnya serempak. Rara dan Devan membalas sapaan dari kelimanya sedangkan Kenzo hanya memasang wajah datarnya.

Setelah meletakan tas mereka di ruang osis Rara, Kenzo, Devan dan kelima sahabat Rara serta teman-teman osis lainnya yang sudah datang tak lupa juga untuk memanggil guru BK, yaitu Bu Nina berjalan menuju gerbang sekolah yang terbuka lebar. Kenzo dan Devan menutup setengah gerbangnya agar lebih sempit dan memudahkan mereka mencegat siswa-siswi yang akan masuk ke sekolah, memeriksa kelengkapan, juga merazia yang melanggar aturan.

Satu persatu siswa-siswi SMA negeri KEBANGSAAN berdatangan, banyak yang lolos dari razia karena mereka sesuai aturan dan tidak sedikit juga yang tertangkap karena melanggar, mulai dari laki-laki yang rambutnya panjang, rambut yang diwarnai, atribut yang tidak lengkap, seragam yang tidak rapi keluar kemana-mana, dan sepatu yang warna-warni yang pada peraturannya warna hitam, ikat pinggang yang tidak sesuai dan masih banyak lagi.

Rara bertugas di depan gerbang bersama Devan, Laura, Dinda dan syifa, sedangkan Kenzo di bagian belakang bertugas untuk mencukur rambut siswa yang panjang maupun rambut yang diwarnai. Syifa yang menjabat sebagai sekretaris bertugas untuk mencatat siswa-siswi yang melanggar aturan dan bergabung dengan Rara di gerbang.

Setiap kali melakukan razia ada saja drama yang dilakukan oleh Rara dan kelima sahabatnya, walaupun dramatis dan petakilan mereka selalu membuat orang tak bisa berkutik lagi setelah mendengar omongan manis namun mematikan, gaya-gaya polos namun menghanyutkan. Ya begitu lah cara mereka mengatasi siswa-siswi yang tidak mengikuti peraturan seperti yang terjadi pada ketiga sahabat Kenzo yang juga sangat dekat dengan Rara yang berjalan memasuki gerbang.

"Selamat pagi kakak-kakak ku yang ganteng", ucap Rara saat ketiga kakak seniornya berjalan mendekat ke arahnya.

"Pagi juga Rara cantik", balas ketiganya dengan kompak sambil tersenyum manis.

"Kakak-kakak ganteng kesayangan Rara kok gak sesuai aturan sih. Kak Reza rambutnya udah panjang tuh, kak Azka kenapa rambutnya diwarnai gitu dan juga celananya udah kecil, terakhir kak Tama kenapa pakai tali sepatu yang berwarna?", tanya Rara dengan lembut pada ketiganya dan Syifa langsung mencatat apa saja pelanggaran kakak seniornya sesuai yang dikatakan Rara, ketiganya pun hanya menggaruk tekuk yang tak gatal.

"Untuk kakak-kakak tersayang mau nurut sama Rara gak? Biar Rara aja yang potongin rambut kak Reza dan kak Azka juga sama celana kak Azka Rara potong sampe lutut aja, terakhir kak Tama tali sepatunya Rara gunting tali aja ya, janji deh Rara bakalan rapi potongnya. Tapi kalo kalian mau berontak dan tawar-menawar lagi sama Rara gak bisa mending kak Devan dan kak Kenzo aja yang potong semuanya sampe habis, jadi kakak-kakak sekalian mau pilih yang mana?", tawar Rara pada ketiga seniornya yang sedang dirazia Rara, dengan kompak mereka memilih Rara yang memotong rambut, celana dan tali sepatunya.

"Rara aja deh yang potong biar rapi daripada Devan yang potong hancur entar", ucap Reza

"Iya dek kamu aja yang lakuinnya daripada mereka berdua biarin aja deh kalo kami bakalan malu yang penting bukan mereka berdua yang motongnya", kata Azka dan Tama dan langsung Rara mengangguk cepat, namun kedua nama yang mereka sebut hanya bersikap mengabaikan. Sedangkan Bu Nina terlihat tengah memotong rambut siswa lain hanya tersenyum melihat tingkah Rara yang sedang merazia kakak seniornya karena Bu Nina sudah paham akan tingkah dan cara Rara bertindak.

"Iya deh berarti Rara ya yang potong dan tidak ada yang nolak oke!", seru Rara dengan riangnya.

Rara berjalan mendekati Bu Nina untuk meminjam alat cukur rambut untuk memotong rambut kakak kelasnya sedangkan untuk memotong celana dan tali sepatunya sudah ada gunting di tangan Laura. Setelah mendapat alatnya Rara langsung memotong rambut Reza dan Azka sesuai standar sekolah berbeda dengan Tama yang rambutnya sudah pendek tak perlu lagi dipotong, puas memotong rambut keduanya dengan cepat Rara mengambil gunting di tangan Laura beralih menggunting celana Azka sampai ke lutut menunjukan kaki jenjang Azka, kemudian memotong tali sepatu Tama dibagian tengahnya.

1
Suzieqaisara Nazarudin
Mampir thor...🙋🙋🙋 aku nyimak dulu...
Tamaida Saragih
kpn up ny thor
alisa 12
cheer up sis💪
Tamaida Saragih
kpn up ny thor
Euodia Febe
salfok am covernya ...tpi suukaaa...vkook😁😁
adalah pokoknya
update nya berabad-abad yak thor
Gridina Suciati
makasih thor
Ari Astari
koq br mncul thor? hbs lburan ya.lanjut dong crazy up 💪💪💪
Murjanah Alfinzira
lama bngt ngilangx Thor,,smangaat💪💪💪thor
nabilla septiyani
lanjutanya
Raudatul Jannah
thor semanggat lanjutin
bunda jo
lanjut lagi thor
Vien Margareta
seruu
Kirana
ok
Naa
like
only siskaa
lanjutannya thor
:)
good
RatnaS
lanjut thor, setelah begitu lama akhirnya kau up juga😌😌😌
adalah pokoknya
next kak
shanty
d tunggu lanjutannya Thor
makasih udah mau up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!