NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

Melati baru saja selesai membereskan rumah, dia sedang memasak untuk makan siang mereka di rumah ini. Tapi Melati di kejutkan dengan suara anak - anak di ruang tamu, itu adalah anak - anak nya Arini.

Arini adalah kakak perempuan nya Rayan, dia sudah menikah dan memiliki 2 orang anak. Anak yang pertama laki - laki sudah berusia 6 tahun, sedangkan anak yang kedua perempuan sudah berusia 3 tahun. Saat ini mereka datang ke sini, memang mereka sering datang ke rumah ini.

Melati pun meneruskan pekerjaan nya memasak, dia menambah lagi porsi masakan nya. Karena Melati tahu mereka akan makan siang di rumah ini. Orang - orang di rumah ini tidak suka masakan dingin, jadi Melati harus memasak 3 kami sehari. Sarapan pagi, makan siang dan makan malam.

"Melati, cepat ke sini!" Terdengar teriakan bu Arum dari depan.

Melati mematikan kompor nya, bergegas dia menemui mertua nya.

"Ada apa bu?" Tanya Melati.

"Fatan menumpahkan minuman nya, cepat kamu lap lantai ini sampai kering. Takut nya mereka terpleset dan jatuh!" Bu Arum memberi perintah pada Melati.

"Baik bu!" Jawab Melati.

Melati bergegas pergi ke belakang, dia mengambil alat pel. Dia mulai mengepel lantai yang di tumpahi minuman Fatan, tapi pada saat yang sama Arini malah melemparkan bungkus cemilan ke arah kaki Melati.

Melati hanya diam saja, baru beberapa waktu yang lalu Melati memberskan rumah ini. Tapi kini rumah sudah seperti kapal pecah, sampah bekas cemilan dan remahan nya tampak berserakan di lantai.

"Orang seperti mu ini pantas nya menjadi babu saja!" Ucap Arini sambil tersenyum mengejek.

Melati hanya diam, padahal selama ini hubungan nya dan Arini cukup baik. Tapi hari ini, Arini pun menunjuk kan wajah asli nya di hadapan Melati.

"Melati, jangan lupa lupa bereskan rumah ini!" Arini memberi perintah pada Melati.

"Tunggu dulu mbak, aku sedang memasak!" Jawab Melati.

"Berani kamu membantah perintah dri ku hah?" bentak Arini dengan kasar.

"Bukan begitu mbak, tapi saat ini makanan belum siap. Sebentar lagi waktu makan siang tiba!" Jelas Melati.

"Alasan saja kamu!" Bentak Arini lagi.

Melati tidak ingin meladeni mereka, dia bergegas pergi ke dapur melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda. Melati harus segera menyelesaikan semua masakan nya, sebelum waktu makan siang tiba.

Setengah jam kemudian, semua masakan Melati siap dan dia langsung menyajikan nya di meja makan.

"Melati, udah selesai belum sih? Lelet banget, cucu ku udah kelaparan!" Tanya Bu Arum yang kini sudah berada di dapur.

"Sudah bu!" Jawab Melati.

"Bagus lah, pastikan diri mu berguna jika masih mau tinggal di rumah ini!" Sindir bu Arum lagi.

Bu Arum segera pergi ke ruang tamu, memanggil anak dan cucu nya untuk makan siang bersama.

"Anak - anak, ayo makan siang, kata nya udah laper kan!" Ajak bu Arum.

"Iya nek, aku udah laper banget!" Jawab Fatan sambil mengusap perut nya.

"Ayo, ayo!" Bu Arum membimbing kedua cucu nya untuk pergi ke meja makan.

Begitu pun dengan Arini dan Pak Ilham, mereka mengikuti dari belakang. Melati pun di sibuk kan dengan kegiatan nya melayani mereka, persis seperti pembantu saja.

"Kau membuat ku kehilangan selera makan, pergi dari hadapan ku!" Arini mengusir Melati.

"Kau tidak pantas untuk makan satu meja dengan keluarga ku!" Ujar bu Arum dengan sinis.

"Cepat, bereskan ruang tamu, jangan cuma bengong saja!" Arini memberi perintah pada Melati sambil membentak nya.

Melati pun berlalu dari hadapan mereka, dia membawa alat - alat kebersihan untuk membereskan rumah. Melati melakukan semua nya tanpa mengeluh sedikit pun, dia sengaja memberi kesempatan pada mereka semua untuk melakukan apa saja yang dia ingin kan.

Karena saat Melati membalas nya nanti, maka bisa di pastikan. mereka tidak akan mampu lagi mengangkat wajah nya di depan orang - orang lagi.

Melati mulai membersihkan sampah bungkus cemilan yang berserakan, lalu dia menyapu remahan cemilan yang bertebaran di lantai. Setelah itu, dia pun mulai mengepel lantai hingga bersih.

'Ibu, kau sengaja memecat bi Ira agar bisa menjadikan aku pembantu di rumah ini, baiklah bu aku akan turuti semua keinginan ku. Tapi mulai hari ini, jangan harap kalian bisa menikmati uang ku lagi!' Batin Melati di dalam hati.

*******

Sore ini Rayan belum pulang ke rumah nya, hingga tiba waktu magrib Rayan pun tidak kunjung pulang. Hal seperti ini tidak pernah Rayan lakukan selama ini, dia selalu mengabari Melati jika dia pulang terlambat.

Tapi hari ini dia tidak memberi kabar sama sekali pada Melati, dan Melati pun sudah bisa menebak kemana Rayan saat ini. Melati yakin, saat ini Rayan pasti menemui wanita yang berbicara dengan nya melalui sambungan telepon tadi malam.

"Silvi benar, jika aku tidak melakukan hal ini maka aku tidak akan pernah tahu wajah asli kalian. Mungkin selama nya aku akan di manfaatkan oleh kalian!" Melati berkata pada diri nya sendiri.

"Tapi kalian melupakan satu hal, kalian menyebut ku wanita yang tidak berguna. Padahal apa yang kalian pakai saat ini, semua nya di dukung oleh uang ku!" Guman Melati lagi.

Dari balkon kamar nya, Melati melihat mobil Rayan memasuki halaman rumah nya. Rayan pulang ke rumah saat memasuki waktu isya, padahal Melati tahu Rayan sudah pulang ke kantor sejak siang tadi.

Melati melihat Rayan yang keluar dari dalam mobil nya, dia mengitari mobil nya lalu membuka pintu samping. Dari dalam mobil, keluar lah seorang wanita cantik dengan pakaian yang setengah terbuka.

"Oh, rupa nya hari ini kau sudah membawa wanita itu pulang ke rumah ini!" Guman Melati sambil tersenyum.

Dari balkon kamar nya yang berada di atas, Melati melihat Rayan membawa wanita itu masuk. Dan di depan pintu, bu Arum sudah menyambut kedatangan mereka.

"Aku harus turun, aku akan menyambut kedatangan calon madu ku!" Guman Melati sambil tersenyum.

Melati segera keluar dari dalam kamar nya, dengan langkah pasti dan pelan Melati menuruni anak tangga satu persatu. Di ruang tamu, Melati melihat bu Arum sedang berbicara dengan wanita itu, wajah bu Arum terlihat sangat bahagia.

"Andin, kamu cantik sekali!" Puji bu Arum pada wanita yang bernama Andin itu.

"Terima kasih bu, ibu juga cantik dan baik banget!" Andin balik memuji bu Arum.

"Rayan, kamu memang pintar cari calon istri. Tidak seperti Melati, udah mandul dan tidak berguna lagi!" Ujar bu Arum.

Melihat Melati yang berjalan menuruni tangga, bu Arum pun langsung memeluk erat tubuh Andin.

"Andin sayang, makasih ya kamu mau menjadi istri nya Rayan!" Ujar bu Arum.

1
Ma Em
Bu Arum emang besanmu itu kere cuma pura2 kaya untuk menguras harta Rayan , nikmati saja karma yg akan Bu Arum dan Rayan terima akibat keserakahan mu Bu Arum .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu Rayyan dan keluarganya hancur , semua kebohongan nya terbongkar tentang Rayyan yg mandul dan Andin bkn anak seorang pengusaha tapi hanya anak seorang penipu .
Agunk Setyawan
thor lama banget mau bongkar
Agunk Setyawan
lama banget dari kemaren muter trus
Siti M Akil: bnr bngt 🤣
total 1 replies
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart/
Agunk Setyawan
mau bongkar rahasia mandul lama bnget
Heni Setiyaningsih
semoga pak Hutama menarik sahamnya di perusahaan Rayyan
Ma Em
Ayo Melati cepat bertindak pecat si Berry suami Arini juga bongkar rahasia Rayan yg mandul biar Rayan dan keluarganya hancur .
Machmudah
hadehhh...gemes banget sm rayan and the gang......somplak sekeluarg
Lee Mba Young
Lanjuttt
Maziah ahmad
orang stress 🤮
Heni Setiyaningsih
keluarga gila
Ma Em
Rayan , Bu Arum kamu pasti akan menyesal dan menangis darah setelah tau kebenaran nya tentang si Andin yg hanya wanita kere yg pura2 kaya .
Ma Em
Rayan dan Bu Arum rayakan saja kemenangan mu karena sdh membuang melati dan memilih H Andin padahal itulah awal kehancuran dan penyesalanmu Rayan , semoga Melati bisa balas semua perbuatan Rayan dan keluarganya dan Alvian balas perbuatan Rayan .
Anonim
jgn klamaan melati balas semua’a
Heni Setiyaningsih
mungkin dr Silvy sdh tahu klo rayyan selingkuh
sutiasih kasih
dasar parasit klean smua🙄🙄
Heni Setiyaningsih
semoga cerita nya menarik thor
terus sehat dan semangat 😍💪
Ma Em
Duh sdh tdk sabar melihat kehancuran Rayan dan Bu Arum setelah tau anak yg dikandung Andin bkn darah daging nya Rayan dan Melati bisa membuktikan bahwa bkn Andin yg mandul tapi si Rayan .
Ma Em
Rayyan tunggu saja kehancuranmu begitu juga dgn Bu Arum dan kakak nya Rayyan si Arini kamu sekeluarga pasti akan menyesal setelah kebenaran nya terungkap .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!