NovelToon NovelToon
Kenzy Dan Nandini

Kenzy Dan Nandini

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Duniahiburan
Popularitas:91.5k
Nilai: 5
Nama Author: Karina the dark

Nandini adalah seorang gadis remaja yang cantik, berkulit putih, rambut lurus hitam pekat panjang, mata yang bulat indah.

Nandini yang baru putus dengan sang pacar yang bernama Tomy karena di selingkuhi pun harus menerima kalau dirinya akan di jodohkan dengan seseorang yang bahkan tidak di kenalnya sama sekali.

Kalau pun Nandini tau, Nandini pasti bakal menolaknya karena pria ini adalah dambaan setiap kaum hawa, yang dimana nantinya Nandini akan terus merasakan sakit hati karena popularitas pria yang di jodohkan nya bertolak belakang dengannya yang hanya mahasiswi biasa. Namun dugaan nya itu salah besar!

Akankah keduanya saling jatuh cinta? Atau malah akan sebaliknya?

Hem ... jangan lupa ikuti terus kisahnya deh, karna novel ini masih ongoing ya🤗

Bantu support karyaku ini♥️

Tinggalkan jejaknya dengan mengklik love, favorit, komen and dukungannya, ya🥰

Salam santuy dari author_lemot😍

RIMU06♥️💚🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karina the dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Woy Makhluk Bumi

Saat Nandini telah selesai mandi dan berganti pakaian di kamar mandi, Nandini pun langsung menghampiri Kenzy yang tertidur disana.

"Elo mau kuliah, apa mau tidur lagi?" kata Nandini sambil duduk di sampingnya Kenzy.

"Kuliah, tapi gue ngantuk banget ini, semalam gak bisa tidur, gue tau disana nyaman, tapi berbeda kala gue tidur di kamar sendiri." balasnya dengan mata yang masih terpejam.

"Ya udah lu pulang aja sana, lagian bokap gue juga udah sembuh, lo balik aja ke rumah lo? Kasian mama sama papa di tinggalin?" kata Nandini sambil bangun dan menuju ke tempat riasnya, dan mulai berdandan.

"Iya nanti gue pulang, tapi kalau gue di suruh kesini lagi, pintu rumah ini terbuka kan buat gue?" balas Kenzy sambil bangun dari tidurnya.

"Boleh. Ya udah sana mandi, gue mau berangkat sekarang, gue duluan, ya?" Nandini pun langsung keluar dari kamarnya tanpa memperdulikan Kenzy.

"Dasar cewek aneh, gak ada akhlak. Emang gak ada niatan buat cium tangan gue dulu gitu, setelah itu baru pergi. Dasar gak sopan!" gumamnya sambil melangkahkan ritual mandinya.

★★★

Setelah berada di kampus, Nandini pun langsung mengambil buku paket untuk tugas skripsinya.

Saat ingin pulang, tiba-tiba saja Keyla memanggilnya.

"Nandini?" panggil Keyla sambil berjalan menuju ke arah Nandini.

Nandini pun meliriknya dan menunggu Keyla menghampirinya. "Kyon?" balas Nandini.

"Elo liat Kenzy gak? Di jalan atau dimana gitu?" tanyanya sambil menatap Nandini.

"Yah mat dekho, lagian kan gue bawa mobil, dan gak sempet tuh lirik kiri lirik kanan, kyon?" balasnya datar.

"Gapapa sih, karna menurut anak disini, dimana ada Nandini disitu ada Kenzy?" cetusnya.

"Haha ... yah ajeeb hai, yang ada juga dimana ada Joan dan Diki, disitu ada Kenzo, Kenzy apaan dah ribet amat namanya!" balas Nandini sambil kembali berjalan, namun Keyla mencekalnya sehingga Nandini tertahan untuk pergi.

"Yah Kya hai? Elo jangan selalu ngelibatin cowok lo sama gue, karna gue gak mau di pertemukan sama cowok gak jelas kek dia. Jadi please lepasin tangan gue!" sambung Nandini sambil menghempas kasar tangannya Keyla.

"Aww ... kasar banget jadi cewek. Elo mau jadi preman?" Keyla pun memegangi tangannya yang sakit.

"Jo bhee ho!" balasnya singkat dan langsung pergi dari hadapannya Keyla.

Keyla pun terlihat kesal dengan perlakuannya Nandini barusan dan tak lama dari itu, Kenzy pun datang dan menghampiri Keyla.

"Kamu kenapa? Kok kayak yang lagi kesakitan aja?" kata Kenzy sambil menatap ke arah tangannya Keyla.

"Tangan aku sakit sayang, tadi Nandini memutar keras tangan aku? Sakit." manjanya sambil menyenderkan kepalanya di bahu Kenzy.

"Keyla udah deh jangan manja, jangan seperti ini. Aku malu di liat orang, sekarang mana Nandini nya? Biar aku ngomong sama dia?" balas Kenzy sambil menjauhkan dirinya dari Keyla.

"Dia udah pulang barusan, dia sebut nama kamu aja Kenzo, terus dia bilang kalau kamu itu cowok gak jelas." pengaduan Keyla yang berhasil membuat Kenzy kesal dan buru-buru mengambil buku paketnya dan kembali pulang ke rumah papanya Nandini.

"Ihh ... si Kenzy ngeselin banget sih, bukannya di manja atau gimana, ini malah di campakkin begini." gumamnya sambil berjalan masuk ke dalam perpus dengan menghentakkan kakinya.

Author POV

Kenzy pun telah sampai di rumah papanya Nandini dan langsung masuk ke dalam kamarnya Nandini.

Nandini sangat terkejut saat Kenzy masuk, karna Nandini hanya mengenakan tank top yang sangat seksi sehingga terlihat belahan dadanya yang jelas itu.

"Aaarrrggghhh ...!" Nandini pun berteriak dan langsung menyembunyikan badannya di balik selimut miliknya.

Pembantu yang mendengar teriakannya Nandini pun langsung masuk ke dalam kamarnya Nandini.

"Non kenapa? Teriakkan non sangat kencang barusan?" tanya pembantu itu.

"Saya gapapa, cuman kaget aja, karna dia yang masuk sembarangan." balas Nandini tersenyum kikuk.

"Oh gitu. Den Kenzy kan suami non, kenapa harus kaget?" ucapnya lagi.

"Bi udah deh gak usah ikut campur, mendingan bibi keluar aja dari kamar saya, maaf bukan saya ingin mengusir?" balasnya dengan lembut agar sang bibi tak tersinggung dan tak lama bibi pun keluar dari kamarnya Nandini.

"Waww ... seksi banget neng, bikin ngiler!" ucap Kenzy spontan dengan senyum genitnya.

"Kurang ajar lo, mau ngapain sih kesini? Bukannya lo bilang mau pulang ke rumah lo?" balas Nandini yang tetap bersembunyi di balik selimut itu.

"Tadinya iya, tapi gue belum siap di marahi nyokap, jadi gue mau tidur bareng lo aja disini?" Kenzy pun duduk di kursi yang tersedia disana.

"Ah gimana si lo, kalau lo ada disini, gue ngerasa gak bebas, ya, contohnya seperti sekarang, gue mau pake baju seksi pun gak bisa, karna ada lo!" cetusnya kesal.

"Gapapa kali, gue udah liat ini, dan lo juga bebas, gak usah peduli'in gue. Ya udah gue naik ke atas aja, dan elo bebas deh mau ngapain juga." Kenzy pun langsung menarik pintu itu dan tangga disana pun kembali keluar.

Kenzy pun naik ke anak tangga itu dan kembali menutupnya rapat-rapat.

Kenzy pun mengunci pintu itu agar tak ada orang yang sembarangan menariknya, atau nantinya dia akan ketahuan ada disana.

Nandini pun mengambil baju rajut nya dan memakainya sebelum Kenzy kembali turun dari sana.

★★★

Setelah makan malam tiba, bi Surti pun mulai memanggil kedua majikannya untuk makan, begitu pun Hernandang yang sudah berada di meja makan.

"Woyy? Elo makhluk bumi yang ada di atas situ, turun oy? Kita di suruh makan? Cepetan turun, atau jatah makan lo gak gue kasih." teriak Nandini dengan mengancam Kenzy dan tak lama Kenzy pun turun dari atas sana.

"Iya tungguin elah ... gak usah teriak, gue gak budek kok, jangan ngeselin deh!" balas Kenzy seperti perempuan saja.

"Takutnya elo tidur, makanya gue teriakin, kalau gak budek, ya, bagus!" kata Nandini sambil melangkahkan kakinya ke luar dari kamar miliknya dan di ikuti Kenzy dari belakang.

Sesampainya di meja makan, Nandini dan Kenzy pun langsung duduk di kursinya.

Hernandang pun menatap Kenzy. "Ternyata ada Kenzy juga disini, papa fikir kamu gak ikut Nandini, soalnya papa gak liat kamu?" kata Hernandang.

"Dari kemarin saya sudah disini kok pah, cuman papanya lagi istirahat jadi saya gak enak kalau harus membangunkan papa." balasnya sambil tersenyum.

"Oh begitu, terimakasih karna kamu sudah menemani Nandini disini, gimana kabar orangtuamu Ken?" tanya papa sambil menyendok makanan dan setelah berhenti bicara Hernandang pun memasukkan suapan nasi itu ke dalam mulutnya.

"Itu sudah kewajiban saya pah, Alhamdulillah mama sama papa baik-baik aja, dan katanya besok mereka mau kesini?" balas Kenzy memberitahukan.

"Dengan senang hati di tunggu kedatangannya." kata Hernandang sembari tersenyum.

Setelah selesai makan, Hernandang pun kembali masuk ke dalam kamarnya diantarkan Nandini dan juga Kenzy.

★★★

Setelah ayam berkokok, Nandini pun selalu bangun pagi meskipun hari kuliahnya libur, Nandini pun langsung melakukan ritual mandinya tanpa membangunkan Kenzy dulu.

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapih, baru Nandini akan membangunkan Kenzy.

"Woy makhluk bumi? Bangun udah siang? Kita sarapan udah di tungguin papa lho?" teriaknya berbohong, padahal Hernandang masih di kamarnya.

Kenzy yang mendengar teriakannya Nandini pun langsung menutup telinganya rapat-rapat dengan tangannya, namun Nandini tetap bersikeras untuk membangunkan Kenzy.

"Woy udah subuh? Mandi cepetan, setelah itu solat, gak usah ngebo deh." Nandini pun kembali berteriak dan berhasil membangunkan Kenzy dari tidurnya dan membuka pintu yang tertutup rapat itu.

"Apaan? Gue masih ngantuk juga, baru aja jam lima subuh, gue kan gak akan ke kampus!" balasnya sambil kembali duduk di kasur queen size milik Nandini.

"Subuh dulu, ntar keburu abis waktunya? Ayo cepetan, gue aja udah mandi." kata Nandini masih tetap sabar.

"Iya ini mau mandi, emangnya lo gak solat subuh juga?" balasnya sambil berdiri namun malas.

"Enggak. Gue cewek ada wajarnya, buruan gak usah banyak tanya deh," Nandini pun mulai kesal karna Kenzy.

"Iya bawel ah." Kenzy pun langsung membawa handuknya dan mulai melakukan ritual mandinya.

Setelah selesai mandi, Kenzy pun langsung memakai bajunya di kamar mandi dan keluar.

Setelah itu, Kenzy pun memakai sarungnya dan mulai solat subuh.

Nandini pun terus memperhatikan Kenzy yang sedang solat itu dan sedikit tersenyum.

"Ganteng juga kalau di liat-liat, gak ada yang kurang sedikit pun, entah ngidam apa maknya dulu, kok bisa punya anak seganteng dan se cool dia." batinnya Nandini.

Kenzy yang melihat Nandini tersenyum sendiri pun langsung menghampirinya dan duduk di sampingnya, sedangkan Nandini masih dengan haluannya.

"Elo ngapa dah, kayak orang kesurupan tau, senyum-senyum kayak orang stres." kata Kenzy yang membuat Nandini kaget karna Kenzy yang duduk di sampingnya.

Degh!

Hatinya berdetak kencang saat Kenzy duduk di sampingnya dengan gaya setelan anak pondok yang terlihat cocok di tubuhnya Kenzy yang kekar itu, sehingga membuat Nandini panas dingin entah kenapa hatinya tak bisa di ajak kompromi saat ini.

"Woy lah ... malah bengong lo, gue nanya sama lo? bales kek." Kenzy pun terlihat kesal karna Nandini yang mengabaikannya.

"Yah Kya hai? Ganggu aja, gue lagi ngehaluin para suami ganteng gue. Elo jelek mendingan gak usah muncul deh." Nandini pun mengusap kasar wajahnya Kenzy yang sedang memandangnya serius.

Kenzy yang mendapat perlakuan itu pun langsung menatap tajam ke arah Nandini, sedangkan Nandini yang di tatapnya malah cengengesan sendiri.

"Elo mau ke kampus gak? Kalau lo ke kampus nanti pulangnya gue titip beli bakso yang depan gang, ya?" kata Nandini sambil beranjak bangun dari duduknya dan mengambil dompet.

"Euhh ... gak sopan banget. Elo punya kaki kan? Beli aja sendiri, ngapain nyuruh gue?" balas Kenzy memelas.

"Hey ... elo udah numpang di rumah gue, jadi apa salahnya kalau gue nyuruh elo? Sekalian kan, apa jangan-jangan elo alesan doang buat ke kampusnya?" Nandini pun menatap serius dan sesekali menaik turun kan alisnya.

"Enak aja lo, gue mau ngambil buku tambahan belajar gue, yang itu doang gak cukup. Ya udah sini, mana duitnya?" Kenzy pun menengadahkan tangannya dan tak lama dari itu, Nandini pun memberikan satu lembar uang berwarna biru (lima puluh ribu rupiah).

"Ya udah berangkat sana, jangan lama-lama lo, ya. Ketemu sama Keyla nya sebentar aja."

Kenzy pun mengernyitkan dahinya dan kembali masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

Tak lama dari itu Nandini pun kembali berteriak memanggil Kenzy.

"Kenzy lo ngapain sih lama banget, ayo buruan sarapan dulu sebelum berangkat?" teriak Nandini dan tak lama Kenzy pun keluar dari kamar mandi dengan gayanya yang semakin cool abis.

Nandini yang melihatnya pun langsung melongo tak mengedipkan matanya sama sekali.

"Gue tau gue tampan, tapi gak usah kayak gitu juga ngeliatinnya. Ileran tuh?" kata Kenzy sambil keluar dari kamarnya Nandini dan menuju ke ruang makan.

"Ya Allah ... kenapa Hambamu jadi begini, ya Allah hamba mohon, jangan buka kan hati hamba untuk suami yang seperti dia! Aamiin ...!" batinnya dengan bergidik ngeri dan keluar dari kamarnya menuju ke ruang tv.

"Nandini? Kamu gak ikut sarapan?" kata Hernandang melirik ke arah Nandini yang sedang menonton tv.

"Enggak pah, lagian Nandini gak bakalan ke kampus. Buku Nandini aja udah hampir kumplit, si Kenzy mah males orangnya pah." balas Nandini sambil tersenyum kecil.

"Enak aja, enggak pah aku gak males kok, bentar lagi juga skripsinya selesai." kata Kenzy sedikit kesal.

Nandini pun tertawa kala melihat wajah kesalnya Kenzy.

Tak lama dari itu, Kenzy pun langsung berpamitan untuk berangkat ke kampus.

Keyla POV

Karna merasa bosan hanya mengerjakan skripsi saja, Keyla pun berinisiatif untuk datang ke rumah barunya Kenzy untuk menemui Kenzy disana.

"Gue harus siap-siap nih, Kenzy pasti seneng kalau gue dateng ke rumahnya." gumamnya sambil memilih-milih baju yang menurutnya tepat dan setelah selesai memilih baju, Keyla pun langsung duduk di kursi riasnya dan mulai bersolek disana.

Beberapa jam kemudian, Keyla pun telah selesai bersolek dan mengambil kunci mobil yang di gantung di tempatnya.

Tak lama kemudian Keyla pun telah sampai di depan gerbang rumah barunya Kenzy dan turun dari mobilnya yang terparkir di samping rumahnya Kenzy.

Sebelum memasuki lingkungan rumahnya Kenzy, tiba-tiba saja Kenzy menarik tangannya Keyla dan menjauh dari lingkungan rumahnya.

Monna - mamanya Kenzy pun melihat Kenzy sedang menarik tangan seorang gadis yang sama sekali tidak di kenalnya.

"Gadis yang bersama Kenzy siapa? Kok dia seperti bukan Nandini, gak bisa di biarin nih kalau Kenzy sampai menyakiti hatinya Nandini. Sebaiknya nanti aku bicarakan dengan Kenzy soal siapa gadis itu!" gumamnya sambil masuk dari balkon itu.

Kenzy POV

"Kamu ngapain dateng ke rumah aku gak bilang-bilang dulu?" kata Kenzy sambil menatap wajahnya Keyla.

"Ya aku kangen sama kamu, udah lama juga kan kita gak ketemu? Kamu kenapa sih?" balas Keyla sambil memanjakan suaranya.

"Ya aku tau, tapi gak seharusnya kamu dateng ke rumah aku. Ya udah kamu mau apa sekarang?" tanya Kenzy.

1
Susi nabila
lanjut....💪💪
nursarati
lanjuuuttt
ツ Snowy ࿐
Crazy up thor! 💪💪
Susi nabila
wah ternyata ada.up ya ...
setelah sekian lama aku kirain udah aja cerita nya....
lanjut... ...
udah mulai ada konflik ya.....💪💪💪💪💪🥰🥰
RIMU06: iya maaf ya, ternyata aku nya sibuk , sibuk kursus, cari kerja, terus kerja , ujian juga.🙏🙏😊
total 1 replies
nursarati
akhirnya up lagi sampe lupa ma ceritanya.. lanjuuuuttt
RIMU06: maaf ya, selama ini aku sibuk ngurusin kursus, ujian, kerja juga..🙏
total 1 replies
Dyan Maelani
kenapa ga pernah di up ka
RIMU06: maaf ya, lagi gak fokus sama perhaluan, aku nya lagi sibuk magang sama melamar kerja sanasini
total 1 replies
Dyan Pratama
kenapa ga di up ka
RIMU06: maaf ya karena udah lama gak bisa up, othor lagi sibuk terus gak ada waktu luang sama sekali
total 1 replies
Dyan Maelani
ayo lanjut lgi thor
Dyan Maelani
lanjutt lagi thor
Ahmat Hapids
gilang jodohnya hasna
nursarati
lanjuuuuttt
ツ Snowy ࿐
Waaahhh kayak nya gilang bakal keterima di perusahaan lakik nya nandini nih 🤭
RIMU06: semoga saja keterima ya
total 1 replies
nursarati
salah nandini juga sih kenapa nggak jujur aja dr awal biar jelas semua
RIMU06: temannya yang lebih tepatnya lagi, karena bilang nya temen
total 1 replies
Umbu Fandri
lanjut thor
Dyan Maelani
lanjutt lagi dong Thor..
lanjutnya jangan lama" bikin kangen..
Dyan Maelani: aku udah kangen sama ceritanya nandini sama kenzi
total 2 replies
Dyan Maelani
lanjuttt thorr
no name
semangat upnya thor 💪
nursarati
bikin makin seru dong thor biar tambah greget bacanya
RIMU06: harus gimana nih bikin alurnya coba kasih masukan yang seru itu
total 1 replies
nursarati
lanjuuuuttt
nursarati
selamat ortu baruu.. tinggal nunggu jooh randri nih.. semangat othor💪🏻💪🏻👍🏻👍🏻
RIMU06: Randri bakalan berjodoh sama siapa nih kira-kira?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!