NovelToon NovelToon
Becoming A Princess In Ancient Times

Becoming A Princess In Ancient Times

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Contest / Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:81.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rajeng Tia

Dulu ia hanyalah seorang tentara elit yang dikhianati sahabatnya sendiri dan mati di tengah misi berbahaya. Namun takdir justru membawanya terlahir kembali sebagai seorang Putri Kekaisaran.

Sayangnya, status putri bukan berarti hidupnya aman. Intrik istana, bayangan pengkhianatan, hingga malapetaka yang mengintai, semua sudah menunggu.

Tapi Ariana Calista Castello bukan putri biasa. Di balik wajah manisnya, ia menyimpan jiwa seorang prajurit yang terbiasa menghadapi hujan peluru.

Akankah pengalaman hidupnya di masa lalu menjadi senjata terkuat untuk bertahan di dunia baru ini? Atau justru menjadi kelemahan yang menyeretnya ke jurang yang sama?

Mari temani perjalanan sang Putri Reinkarnasi dalam menghadapi dunia penuh sihir, intrik, dan rahasia kelam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rajeng Tia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ariana Revalia Pramana

...✾ Happy Reading Readers ✾...

Markas Pasukan Elit Selatan

Jam 13.26 Siang

Terlihat seorang gadis melangkahkan kakinya menuju sebuah ruangan. Gadis ini bernama Ariana, nama lengkapnya Ariana Revalia Pramana, seorang tentara elit muda yang dikenal tangguh dan disiplin.

Setibanya di sana, Ariana ingin mengetuk pintu, akan tetapi, tangannya berhenti. Ariana mendengarkan sebuah pembicaraan dari dalam ruangan.

Sedang komunikasi lapangan, ya?

Ariana melirik jam tangan militernya.

Tersisa lima menit lagi…

batinnya.

Sementara itu, di dalam ruangan—

“Bagaimana bisa kau menghancurkan rencana kita?!”

“Ah, aku tidak percaya ini!”

“Apa?! Kau ikut-ikutan juga?!”

“Dasar! Setidaknya bermanfaatlah bagiku, bukan malah menyusahkanku!”

“Sekarang, cari tempat yang aman. Biar aku urus sisanya.”

Tuuutttt...

(Panggilan diakhiri)

“AARRGGHH!!”

“SIAL!”

Teriakan frustrasi terdengar dari dalam ruangan.

Sementara itu, di balik pintu—

Dia sepertinya sedang kesal. Lebih baik aku kembali lagi nanti.

Saat Ariana membalikkan tubuhnya, terdengar bunyi alarm militer yang menandakan adanya misi darurat dari Komando Pusat.

Ariana segera bergegas ke ruang taktis. Sesampainya di sana, ia langsung duduk di kursi yang telah disediakan untuknya.

Setelah seluruh pasukan berkumpul, Komandan Pasukan Selatan mulai berbicara. Beliau menyampaikan bahwa mereka mendapatkan misi yang cukup berisiko dari Komando Pusat.

Misi itu adalah menangkap buronan militer yang telah mencuri persenjataan rahasia lebih dari lima belas kali. Ariana yang mendengar hal itu sontak kaget.

Gila... keberuntungannya oke juga.

Ariana mengalihkan pandangannya ke arah Rendra, rekan satu regunya—pria yang tadi ia dengar berbicara di dalam ruangan. Wajahnya tampak cemas sedari tadi.

Ada apa dengannya...?

Namun Ariana kembali fokus mendengarkan perintah sang Komandan.

“Kita harus menangkap buronan hari ini juga. Komando Pusat telah melacak keberadaan target setelah penyelidikan intensif,” ujar sang Komandan dengan tegas.

“Pasukan Selatan akan bergabung dengan unit lain untuk pengepungan malam ini.”

✤ ✤ ✤

Rapat selesai. Semua anggota pasukan bersiap.

Ariana yang telah siap menghampiri Rendra, yang masih tampak gelisah.

“Hei, Ren.”

“Kenapa? Kok cemas begitu?” ucap Ariana sambil menatapnya.

“Siapa yang kamu maksud?” Rendra tersenyum kaku.

“Aku baik-baik saja kok.”

“Yakin?” tanya Ariana kembali memastikan.

“Yakin. Ayo, kita berangkat,” potong Rendra cepat.

Ia langsung pergi meninggalkan Ariana.

Dia kenapa sih...?

Sebenarnya Ariana tahu Rendra sedang berbohong. Tapi ia tidak tahu bahwa kecemasan itu akan membawa bencana untuk dirinya sendiri.

✤ ✤ ✤

Tim Pasukan Selatan dan unit gabungan segera berpencar mengelilingi bangunan tua tak berpenghuni yang menjadi target operasi. Mereka bergerak dengan hati-hati, siap menghadapi segala kemungkinan.

Setelah berlari menembus hujan deras, Rendra dan Ariana tiba di pintu belakang bangunan. Mereka segera bergabung dengan tim lain yang sudah menunggu di sana.

“Kita harus bergerak dengan hati-hati,” bisik Rendra kepada Ariana.

“Buronan ini licik dan berbahaya. Pastikan keselamatan tim utama.”

Ariana mengangguk.

Tim segera membagi peran. Ariana dan Rendra memimpin tim masing-masing:

Tim Kanan, dipimpin oleh Ariana.

Tim Kiri, oleh Rendra.

Mereka mulai menyusuri lorong-lorong gelap bangunan itu.

Namun tanpa diketahui siapa pun, Rendra memutus komunikasi dengan pusat komando secara diam-diam.

Saat mendekati lantai dua, mereka mendengar langkah kaki samar. Rendra memberi aba-aba, dan mendekati pintu di ujung koridor.

Tiba-tiba, pintu itu terbuka keras! Buronan muncul dengan senjata di tangan. Dan di situlah Rendra menampakkan wajah aslinya.

✤ ✤ ✤

Di sisi lain, Ariana dan timnya merasakan sesuatu yang tidak beres.

Detik berikutnya—

DUARRR!

Tembakan memecah keheningan. Sebuah peluru menembus pundak kiri Ariana sebelum ia sempat berlindung.

Pertempuran sengit pun pecah.

Suara peluru, ledakan granat kecil, dan teriakan tim bergema di seluruh gedung.

“Kalian semua, cepat mundur!” teriak Ariana.

“Kemampuannya di atas kita! Panggil bantuan!”

Anggotanya sempat ragu, tapi Ariana meyakinkan mereka untuk mundur.

Beberapa detik kemudian, seseorang muncul dari kegelapan.

Ariana menatap dengan pandangan yang sulit percaya—

Rendra.

“Rendra...?”

Rendra mengangkat pistol, menatapnya dingin.

“Sudah saatnya kau tahu siapa aku sebenarnya.”

Dia bersekongkol... dengan buronan itu?!

Ariana menahan luka di pundaknya, mencoba tetap waspada.

“Aku harus segera melapor ke Komando…”

Namun belum sempat bergerak jauh, peluru kedua menembus dada kirinya.

“Gawat...” napasnya tercekat.

Rendra berjongkok di sampingnya, menyeringai.

“Bagaimana rasanya ditembak oleh rekanmu sendiri?”

“...Rendra, kenapa?” tanya Ariana dengan napas lemah.

“Kau terlalu naif,” jawab Rendra dingin. “Aku tak pernah benar-benar peduli padamu. Kau hanya batu loncatan untukku.”

Ariana mencoba bicara, tapi darah mengalir makin deras.

“Kau... tak akan lolos... dari ini…”

Rendra tertawa kecil. “Aku sudah merencanakan segalanya. Kau akan mati di sini, dan aku akan menghilang.”

Ariana menatapnya, matanya mulai kabur.

Dalam benaknya, wajah keluarganya dan pasukannya melintas cepat.

Setidaknya… semoga mereka tahu kebenaran…

Perlahan, dunia di sekitarnya memudar dalam kegelapan.

...✾ B E R S A M B U N G ✾...

1
✧ ƒℓყเɳɠ ɳเɱɓµร ✧
Revisi ya? 👀
Jadi bagus, Good Job 👍🏻/Coffee/
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ: Wahh ketahuan 🤭
total 1 replies
fairy tale 🕊️
Rendra pasti kena Karma 🫵
fairy tale 🕊️
Nanti aku tagih ngingetin buat hasil gambaran charanya ya kak /Joyful/
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ
📜 Pemberitahuan untuk Para Pembaca Terhormat ✨

Halo, Readers yang luar biasa! 🙌🏻
Terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, waktu, serta apresiasi yang telah kalian berikan untuk karya Becoming A Princess in Ancient Times.

Dengan ini, saya ingin menyampaikan bahwa seluruh chapter (episode) dalam novel ini sedang mengalami proses revisi dan perombakan cerita secara menyeluruh. Langkah ini saya ambil agar alur kisah, karakter, serta latar dunia dalam novel ini dapat tersusun dengan lebih matang, konsisten, dan memikat.

Selama proses revisi berlangsung, beberapa bagian mungkin akan diubah, diperbaiki, atau disesuaikan agar lebih selaras dengan arah cerita yang baru. Mohon pengertiannya apabila terdapat perbedaan antara versi sebelumnya dan versi yang akan datang.

Saya sangat menghargai setiap pembaca yang setia mengikuti perjalanan Ariana. Dukungan dan masukan dari kalian adalah motivasi terbesar bagi saya untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.

Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan cerita ini.
Mari nantikan versi terbaru Becoming A Princess in Ancient Times dengan semangat baru dan petualangan yang lebih menakjubkan! ✨

Salam hangat,
Rajeng Tia
Penulis
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ: Sabar ya, aku lagi nyusun alur cerita biar masterpiece 😆✨
total 2 replies
Ukek
sayah mampir ya thor
fairy tale 🕊️
Tuan Putri, saya juga menyumbang hadiah lho~
fairy tale 🕊️
Ayo tepuk tangan kawan²
fairy tale 🕊️
Akuuuu jugaaaa
fairy tale 🕊️
Sayang ria banyak² /Heart//Plusone/
fairy tale 🕊️
Mee too, aku juga sangat tidak menyangka jika aku akan tersentuh dengan ketikan penuliss.

Ah, sebentar lagi air mataku akan menitik deras TwT
fairy tale 🕊️
I feel u riaa, pasti ga mudah kan?
fairy tale 🕊️
Luisku jugaaa
fairy tale 🕊️
Ini Novel mengingatkan ku kepada buku dongeng sebelum tidur yang selalu dibacakan oleh my momy, jadi kangen masa² itu deh/Heart/
fairy tale 🕊️
Luisss, Will U Be Mine?/Rose//Heart/
fairy tale 🕊️
OMG Luisss, aku padamu /Heart/
りんえ
Hey, Author! Kapan nih update terbaru dari novel favorit kita? W rindu banget sama kelanjutan ceritanya yang seru ini! Jangan bikin kita nunggu terlalu lama please. Keep up the good work, Author! Can't wait to dive back into the world you've created!
Xiao Ling
Saya berharap penulis dapat mengambil waktu yang diperlukan untuk menulis Novel ini dengan baik. Saya akan tetap menunggu dengan sabar dan mendukung Penulis dalam prosesnya, jadi tetap Semangat! /Heart//Plusone/
Ur Krrr~
Novel ini emang Kece banget, aku rela nungguin kelanjutannya dengan sabar kok. Semoga Penulis bisa segera Update ya!
Graceyyy
I can't wait to read more beautiful and fantastic descriptions of Alam Nirwana from this incredibly talented Author.
ƒяєѕн ℓιкє ƒяєєѕια⚘
It's like reading a living poem that sparks my imagination, bruhh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!