NovelToon NovelToon
The CEO'S Second Chance

The CEO'S Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Tidak semua cinta pertama berakhir dengan kebahagiaan. Bagi aruna, gadis yatim piatu yang hidup dari beasiswa dan kerja keras, jatuh cinta pada siswa paling populer di sekolah adalahawal dari mimpi buruk yang selama ini tak ingin dia miliki..dia bahagia, namun kebahagaan itu ternyata di bangun diatas sebuah taruhan konyol para anak orang kaya itu. Saat kebenaran terungkap, aruna kehilangan lebih dari sekedar cinta..penghianatan, perundungan, dan kehilangan yang tak tergantikan menghancurkan hidupnya hingga dia memilih menghilang dari masa lalu. Bertahun-tahun kemudia, takdir mempertemukan mereka kembali. Kini, pria yang dulu menghancurkan dunianya telah menjadi seorang pria yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan kesempatan kedua. Sayangnya, tidak semua luka dapat di sembuhkan dengan kata maaf… Penasaran?…yuk kepoin ceritanya….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Bel istirahat akhirnya berbunyi..aruna mulai membereskan semua peralatan tulisnya..dia melakukanya perlahan sampai semua murid di kelas keluar.

Dia keluar sambil menenteng sebuah bekal..di pejalanan semua orang menatapnya sinis, ada juga yang tak perduli..aruna tak menghiraukan itu, dia terus berjalan dengan langkah cepatnya..sesampainya di halaman belakang sekolah, aruna mendudukan punggungnya di kursi kayu yang ada di sana.

Perlahan gadis itu membuka kotak bekalnya..disana hanya terdapat nasi putih dan sepotong telur mata sapi yang diberi kecap asin diatasnya..dan jangan lupa kerupuk nasi yang dia buat sendiri menjadi lauk pelengkapnya..meski begitu senyum aruna merekah lebar.

“Saatnya makan..” seru gadis itu..dia mamakan nasi itu dengan lahap di keheningan.

Disinilah tempat ternyaman seorang aruna..perkarangan belakang sekolah, tempat sepi yang jarang di kunjungi para murid..disini aruna bebas melakukan apa saja tampa terganggu oleh bisikan-bisikan penuh ejekan dari semua orang..disini dia bisa menjadi pemeran utama diantara benda mati yang ada di sini…tapi saat dia kembali ketempat keramaian itu, dia bagai figuran yang tak berguna..yang hanya jadi pelengkap kisah hidup para orang kaya itu..dan bahkan namanya tak pernah tercantum di cerita hidup mereka.

Saat sedang makan, kehadiran seseorang mengejutkan aruna..gadis itu bahkan terbatuk pelan.

“Diana, kenapa kau kesini?..”tanya aruna pada seorang murid bernama Diana.

“Ini untuk mu..”ucap Diana sambil menyodorkan sebungkus kotak sterofom pada aruna.

“Kenapa kau memberinya lagi pada ku?..”tanya aruna merasa tak enak.

“Ini ayam sisa kemarin, aku menghangatkanya lagi..”ucap Diana.

“Ibu menyuruh ku mambagikanya saja, jadi aku menyisakan satu untukmu..lagi pula siapa yang mau menerima makanan ini di sekolah selain kau..”ucap Diana.

“Umm baiklah kalau begitu..ucapkan terimakasihku pada ibu mu..dan kapan-kapan aku pasti akan membeli ayam jualan ibumu ini..”ucap aruna..Diana hanya mengangguk sambil tersenyum manis.

“Yasudah pergilah, jangan sampai orang-orang gila itu melihatmu bersama ku..”ucap aruna.

“Hmm baiklah, aku pergi dulu lanjutkan makan mu..”ucap Diana berlalu dari sana.

Aruna tersenyum manis melihat kepergian Diana..Diana juga murid beasiswa sepertinya..tapi kondisi gadis itu lebih baik darinya..diana masih memiliki keluarga yang utuh..ayah Diana seorang pns di sekolah negri, sedangkan ibu Diana memiliki usaha ayam gebrek yang berada tak jauh dari sekolah mereka..Diana sering memberinya ayam jualan sang ibu, dan itu hampir terjadi setiap hari..membuat aruna merasa tak enak dan bahagia karna masih ada yang memperdulikanya..Diana juga kerap kali di bully..walau ayahnya seorang pegawai negri, jabatan itu tak membuat para murid takut..apalagi mereka yang anak pejabat, konglomerat dan orang kaya lainya..mereka menganggap pekerjaan ayah Diana cetek dan bisa disingkirkan kapan saja.

.

.

.

Setelah makan aruna duduk bersantai sambil membaca buku pelajaranya..jam istirahan masih ada sekitar 20 menitan lagi..jadi aruna hanya bersantai.

Tapi sebuah suara mengejutkan aruna.

“Heh udik..jadi disini lo dari tau?..gue capek tau ga nyariin lo..”seru seorang gadis cantik menatap tajam aruna.

Aruna terdiam manatap tiga gadis di depanya itu..dua tangan aruna bertautan, dia merasa gelisah.

“Awas!!..”seru gadis itu sambil mendorong kuat tubuh aruna..aruna terduduk di rerumputan..tiga gadis itu langsung menguasai bangku panjang tempat aruna duduk tadi.

“Sekarang beliin kita minum..”ucap gadis itu memerintah aruna.

Aruna yang masih duduk di reumputan mengepalkan tanganya..dia perlahan mendongakkan kepalanya menatap tiga gadis itu.

“Enggak..”ucap aruna..ucapan aruna membuat tiga gadis itu melotot.

“Apa!..coba ulangi..”ucap gadis yang duduk di tengah.

“Stop olla..stop nyaruh-nyuruh aku..aku pelajar, bukan pembantu di rumah mu..”ucap aruna terdengar tegas..jujur saja aruna sudah muak terus diperlakukan seperti ini sejak pertama kali masuk sekolah.

Gadis berbaju ketat bernama olla langsung bangun dari duduknya..wajah gadis itu memerah karna amarah..aruna merasa takut..tapi dia tetap mempertahankan perlawanan terakhirnya..perlahan olla mendekat dan langsung menarik kuat rambutnya.

Aruna berteriak pelan..badanya seketika terangkat berdiri karna tarikan kuat dia kulit kepalanya.

“Olla lepas, sakit..”ucap aruna keras.

“Salit huh?..”ejek olla sambil terus menarik kencang rambut aruna.

“Olla lepaskan..”ucap aruna mencoba menyingkrkan tangan olla dari rambutnya..tapi dua teman olla tak membiarkan itu..mereka menahan kedua tangan aruna.

“Lepaskan? Mimpi saja udik..gue akan mencabut semua rambut menjijikan lo ini..”ucap olla semakin menarik rambut aruna kuat..aruna berteriak kesakitan.

“Berani sekali mulut miskin lo menolak perintah gue..lo pikir lo siapa huh?..lo hanya sampah yang tak berguna..gue bahkan bisa ngemusnahin lo kapan aja..lo fikir hidup lo itu berarti?..ouh tidak sama sekali tentunya..bahkan ngelenyapin lo aja ga akan berpengaruh sedikitpun di dunia ini..jadi sadarlah…setidaknya perintah gue tadi membuat kelahiran lo sedikit berguna di dunia ini..”ucap olla panjang lebar.

Aruna tak memperdulikan cacian olla, lagipula cacian seperti itu sudah sering di dengarnya..tapi tarikan di kepalanya sungguh membuat aruna hampir kehilangan kesadaran.

“Olla ku mohon lepaskan..”ucap aruna pelan..tubuhnya tak lagi memberontak..hanya tatapan menyedihkan yang mata gadis itu pancarkan..tapi olla tak perduli..dia terus menarik rambut aruna.

Sampai sebuah suara menghentikan aksi mereka.

“Bisakah kalian berhenti..”ucap sebuah suara dingin dengan intonasi datar.

Olla menghentikan tarikannya..dia celingukan mencari sumber suara itu.

“Kalian menganggu tidur gue..”ucap suara itu lagi..kali ini berserta sebuah kepala yang timbul keatas dari balik rerumputan.

Olla langsung melepas jambakan itu dengan kasar dan beralih mendekati pria dibalik semak itu..sedangkan aruna terduduk lemas sambil memegang kepalanya yang berdenyut sakit.

“Liam..”panggil olla pada pria itu dengan nada riang.

“Sejak kapan lo ada disini?..”tanyanya sambil menyentuh lengan liam..liam langsung menepis tangan olla.

“Cukup lama sampai gue bisa melihat semua kelakuan lo..”ucap liam datar..liam melirik aruna yang masih terduduk lemas di rerumputan.

“Itu salahnya sendiri liam, dia ga mau dengerin perintah gue..”ucap olla dengan rengekan manjanya..liam hanya menatap jenuh gadis di depannya..tatapan liam kembali pada aruna.

“Pergilah ke uks kalau kepala lo masih sakit..”ucap liam singkat sebelum pergi dari sana..olla menghentakkan kakinya mendengar ucapan liam.

“Tunggu aja lo..”kesal olla pada aruna dan pergi dari sana mengikuti liam berama dua temanya.

Aruna tak menghiraukan empat orang itu..fokusnya sekarang hanyalah menghilangkan pusing di kepalanya.

.

.

.

TO BE CONTINUE………..

1
Yensi Juniarti
kapan puncaknya tor gak sabar ..🫣🫣
Yensi Juniarti
lanjuuut ya say 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!