"Dimana aku? siapa aku? kenapa aku berada disini?!"
Nadia Rebecca Marshall, terkejut bukan main mendapati dirinya masuk ke dalam novel, yang baru saja selesai ia baca.
Nadia seorang gadis biasa, yang memiliki kehidupan ekonomi pas-pasan, tidak pernah menyangka menjadi tokoh Antagonis dalam novel yang selalu ia baca.
Pemeran Antagonis yang memiliki nama yang sama dengannya, wanita yang sangat jahat, dan sangat dibenci oleh Protagonis pria.
Bagaimana Nadia dapat bertahan, dan membuat dirinya tetap hidup, sebagai tokoh Antagonis yang akan mati dengan tragis, dalam dunia novel yang pernah ia baca?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 2.
( Tuan James! cepat berikan kompensasi ku, aku tidak ingin berlama-lama lagi berada di dekat mu! ) bisik hati Nadia sudah tidak sabaran melihat James, yang belum juga mengirimkan kompensasi dua miliar untuknya.
Aku mendengar suara Nadia, tapi aku tidak melihat mulutnya terbuka saat bicara! apakah aku sedang berhalusinasi, bisa mendengarkan suara hati Nadia?! bisik hati James mengamati Nadia.
Dia mengatakan pemeran utama pria, dan pemeran utama wanita! siapa yang dia maksud? pikir James lagi merasa bingung.
"Kak James!"
Dua orang wanita masuk ke dalam kamar, dan Nadia yang belum mengenal siapa mereka, memandang ke duanya mengamati dengan seksama.
"Kamu harus menceraikan perempuan jahat ini, kak!!" salah satu wanita itu dengan suara ketus memandang Nadia dengan tatapan bermusuhan.
( Apakah dia adik pemeran utama pria? ) bisik hati Nadia mengamati adik James dari atas kepala sampai bawah kaki.
"Siapa! siapa yang bicara?!!" Emily, adik James Hector, seketika memutar lehernya melihat sekeliling kamar.
Pemeran utama pria? apakah aku yang dimaksud Nadia si pemeran utama pria? bisik hati James lagi, setelah mendengar suara dalam hati Nadia.
( Lumayan cantik! tapi sayang, sebelum kakaknya yang buta ini mati, dia lebih dahulu mati terkena penyakit HIV! ck ck ck.. tunangan yang dia pikir sangat mencintainya itu, sebenarnya sedang merancang rencana yang tepat, untuk menjualnya pada lelaki hidung belang di pelelangan! ) bisik hati Nadia lagi menggelengkan kepalanya.
Mata Emily membulat memandang Nadia, "Apa katamu! siapa yang mati! perempuan jahat! kamu mengutuki ku biar mati, ya?!" mata Emily melotot memandang Nadia.
"Mengutukimu? sedari kamu masuk ke dalam kamar, aku diam saja tidak mengatakan apa pun sama kamu! kenapa kamu marah samaku?!" tanya Nadia bingung.
Ternyata Emily juga mendengarkan suara dalam hati Nadia! bisik hati James, lalu menarik tangan adiknya itu untuk berdiri di sampingnya.
"Emily, aku tahu kamu tidak suka sama Nadia! baru saja dia tidak mengatakan apa pun!" suara lembut perempuan yang datang bersama Emily melangkah mendekati Nadia.
"Kak, aku baru saja mendengar suara istrimu yang jahat itu mengatakan aku mati terkena penyakit HIV" bisik Emily pada James.
"Kamu juga mendengarnya?" tanya James berbisik.
"Iya" jawab Emily menganggukkan kepalanya.
"Berarti kita berdua saja yang dapat mendengar suara dalam hati Nadia, baru saja Iriana mengatakan Nadia tidak mengatakan apa pun"
"Kenapa kita bisa mendengar suara dalam hati Nadia?" tanya Emily tidak percaya.
James menggelengkan kepalanya tidak mengerti juga, kenapa mereka berdua bisa mendengar suara dalam hati Nadia.
"Kamu jangan asal bicara sebelum kita tahu, apa maksud dari perkataannya tadi! dia mengatakan kita berdua akan mati" bisik James.
"Kak, aku percaya sama Brian! dia tidak mungkin jahat sama aku" bisik Emily, walau dalam hatinya ada sedikit keraguan.
( Ternyata perempuan ini pemeran utama wanita, kekasih yang sangat dicintai pemeran utama pria, terlihat baik di luar, tapi penuh kelicikan dalam hatinya! aku harus berhati-hati dekat dengannya, kalau tidak si pemeran utama pria bodoh itu membunuhku! ) bisik hati Nadia mengamati Iriana yang melangkah mendekatinya.
Pemeran utama wanita? apa maksudnya? bisik hati Emily bingung.
Kekasih? sangat dicintai? sejak kapan aku mencintai Iriana? aku baik padanya karena dia pernah menolong ku! Pikir James mendengar suara dalam hati Nadia.
"Nadia, aku membawa bubur untukmu, aku dengar dari Emily, kamu mencoba bunuh diri karena James ingin menceraikan kamu!"
"Mau apa kamu? aku tidak mau! kasih saja sama James!" tolak Nadia.
( Jangan mendekat! aku tahu kamu berpura-pura baik samaku! padahal kamu mau menjatuhkan bubur itu ke tanganmu sendiri, agar aku semakin dibenci si James Hector buta itu! ) mata Nadia waspada melihat langkah Iriana yang semakin dekat padanya.
"Apa? tidak mungkin!" James dan Emily sontak mengeluarkan suara tidak percaya mereka mendengar suara dalam hati Nadia.
Bersambung.........
jelas² dia udah dengar suara hati nya Nadia, tapi masih z mau nemuin cew jadi²an nya🤣🤣🤣🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ini ceritanya 98% ada di dracin.
aku dah nonton beberapa kali sampe hafal alurnya