NovelToon NovelToon
Kehendak Atau Pilihan

Kehendak Atau Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Wanita Karir / Keluarga & Kasih Sayang / Karir / Persahabatan / Romansa
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: Elga Rista

#Terkadang yang kita anggap obat ternyata adalah luka terhebat#

Novel ini menceritakan seorang laki laki yang bernama Raka Pratama. Raka pernah berpacaran dengan seseorang 5 tahun. Tetapi Ia menjalin hubungan dengan perempuan yang Pondasi hidup nya berbeda. Sehingga Membuat kedua orang tuanya tidak merestui hubungan mereka. Dan akhirnya, Ia memilih menyerah.

Luka di hati Raka yang masih basah tersebut , Ia malah bertemu dengan perempuan yang sedang patah hati. mengapa begitu? Rara baru saja mendapatkan kabar bahwa kekasihnya itu dijodohkan dengan perempuan lain. Padahal mereka berdua sudah memikirkan untuk lanjut kejenjang lebih serius.

Dua orang yang sudah patah, bertemu dalam keadaan rapuh. Tanpa sadar mereka saling menjadi sandaran. Bagaimana mereka mengatasi perbedaan dan tekanan dari orang sekitar? Apakah mereka bisa saling menyembuhkan atau justru saling melukai atau bahkan orang yang mereka temui adalah " Jodoh Orang lain "?

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Ikutin terus yaaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elga Rista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hibur Reyhan

Dan saat itulah , untuk pertama kali dalam hidupnya, Raka kalah. Bukan karena orang tuanya, tetapi oleh keyakinan yang selama ini Ia jaga dan kini membuatnya harus memilih.

Dan Bu Riana mengajak sang suami untuk istirahat.

Raka duduk seorang diri diruang keluarga. Dan Ia memutuskan untuk membersihkan diri agar pikiran an nya segar karena saat ini pikirannya sedang kacau.

Tok....Tok....Tok......

“Assalamualaikum!” suara ceria memecah kesunyian dari depan rumah.

Bu Riani membuka pintu. “Wa’alaikumsalam. Reyhan...”

Dan munculah seorang laki laki dengan wajah ceria sambil membawa tentengan kue yang dibuat orang tuanya, untuk keluarga sahabat. Jadi Reyhan dan Raka temanan dari kecil sehingga orang tua mereka saling mengenal bahkan sudah seperti keluarga. Kita lanjut ceritanya yaaaa

“Raka di rumah, Tante?” tanya Reyhan sambil menyunggingkan senyum sambil menyalami tangan sang bunda sahabatnya itu. Dan memberikan tentangan .

“Ya Allah makasih ya , Raka ada di kamar. Tapi kayaknya lagi badmood deh. Maaf ya kalau nanti dia sifatnya agak beda” jawab Bu Riani sambil mempersilahkan Reyhan masuk dan membawa tentangan ke dapur sambil menyiapkan minuman untuk Reyhan

" memang kenapa Tante," tanya Reyhan Bingung

" Biasa tentang Kristiana, kamu udh tau kan maksudnya," jawab Bu Riani dengan wajah lesu

Reyhan mengangguk. Karena memang Dia sudah tau apa yang dimaksud ucapan Bu Riani, Dan dulu Raka maupun orang tuanya Raka sering cerita mereka yang tidak menyetujui hubungan mereka

“Biar saya temui, ya Tan.” ucap Reyhan lagi

" iya, kamu mau minum atau makan apa nak?" jawab Bu Riani menyiapkan kue ke dalam piring

" ngga usah repot repot Tante, Reyhan cuman sebentar kok," jawab Reyhan yang mau berjalan ke kamar Raka.

" udah gapapa. Tante buat in minum dulu. Nanti Tante bawa ke kamar Raka ya, Dan ini tolong dibawa ya Buat ngemil kalian disana ,"awab Bu Riani sambil tersenyum

" iya Tante makasih, maaf udah ngerepotin," jawab Reyhan juga sambil nyengir kuda

Dan hanya dibalas senyuman oleh Bu Riani. Reyhan sudah dianggap anaknya sendiri karena memang Raka merupakan anak tunggal.

Sesaat kemudian, setelah sampai didepan pintu kamar Raka , Ia diketuk perlahan.

Tok.....Tok.....Tok

“Rak, ini gue. Bukain, bro.” ucap Reyhan

Raka tidak kaget lagi. Ia mengenal suara nya dengan jelas. Karena sudah biasa Reyhan berkunjung kerumah nya karena memang jarak rumah Reyhan dan rumahnya tidak terlalu jauh

" Biasanya Lo tinggal nyelonong aja, tumbenan Lo nyuruh bukain," jawab Raka yang masih setia duduk disofa.

"Ya elah, Bukain lah sekali kali. Gue bawa kue enak lho buatan emak gue sendiri setidaknya cicip lah dikit. Dosa lho kalau nolak" ucap Reyhan dengan nada menggoda

Raka terdiam sejenak sebelum bangkit dan membuka pintu. Wajah Reyhan langsung berubah dari yang ceria menjadi begitu setelah melihat wajah sahabatnya yang suram.

" Kamar Lo bau sedih nih, gue semprot dikit pakai tawa ah," hibur Reyhan sambil melangkah melewati sang pemilik kamar dan langsung duduk disofa sambil membuka kue

" Bercanda Mulu kerjaan Lo, " jawab Raka malas

“Lagian kenapa muka Lo suram kayak abis digebukin orang atau jangan jangan pacar lu selingkuh?” ucap Reyhan yang pura pura syok dan tidak tahu

Raka hanya duduk kembali di Ranjang, tanpa menjawab. Reyhan hanya menghela nafas melihat temannya tidak bisa diajak bercanda

“Gue udah tahu ceritanya. Tante Riani cerita dikit tadi.”

Reyhan menepuk bahunya. “Kalau mau diem dulu, gue temenin diem. Kalau lo mau marah, nangis, atau cerita... gue dengerin. Sampai kapan pun.”

Dan untuk pertama kalinya malam itu, Raka merasa sedikit lebih tersentuh . Karena Reyhan benar benar memang selalu ada saat Ia memang butuh teman cerita.

Dan tiba Bu Riani masuk kekamar Raka dengan membawa dua cangkir kopi diatas nampan

"Nak, ini kopinya. Enak nih hujan hujan gini minum minuman hangat," Ucap Bu Riani sambil menatap kedua laki-laki dihadapan nya. Namun disaat menatap ke Raka. Bu Riani Sedih melihat anaknya yang sedih tersebut.

"makasih Tante," ucap Reyhan sambil tersenyum ceria

Dan Bu Riani hanya mengangguk sambil tersenyum. Saat Bunda nya menutup pintu , Raka barulah bersuara.

Raka menunduk. “Gue capek, Han. Cinta sama Kristiana tuh kayak terus berusaha napas di air.”

Langit senja itu kelabu, seakan menggambarkan isi hati Raka yang penuh gundah. Hujan turun tanpa henti. Aroma kopi menguar pelan dari cangkir yang tak tersentuh. Pandangannya kosong, menatap keluar jendela dengan napas berat.

Langit malam masih muram, seperti suasana hati Raka yang baru saja dibenturkan kenyataan. Ia duduk terpaku di kasur.

“Ribet banget ya hidup lo,” katanya sambil menggigit Kue yang ada didepannya “Tapi santai, hidup gue lebih ribet. Gue suka sama cewek yang suka sama cowok lain yaitu sepupu gue sendiri, Ribet nggak tuh?”

Raka menoleh, nyaris tersenyum. “Lo becanda mulu.”

“Lah biar lo nggak makin stres! Rak, lo udah kayak sepupu telenovela. Hidup lo penuh drama, tapi bro... tenang, tiap drama ada penontonnya. Dan gue penonton setia lo!” Hibur Reyhan

Reyhan menatap Raka lebih serius. “Gue tahu lo lagi kacau. Tapi lo nggak sendirian. Gue di sini bukan buat nyuruh lo ninggalin Kristiana, atau lawan orang tua lo. Gue di sini buat dengerin lo.”

Raka menatap sahabatnya. Diam beberapa saat, lalu berkata lirih, “Mereka nggak terima Kristiana karena beda keyakinan. Bahkan setelah gue bilang Dia mau pindah keyakinan pun, mereka tetap nolak. Katanya, iman bukan mainan. Jangan karena cinta lo rela taruhan surga.”

Reyhan menarik napas. “Orang tua lo taat, Rak. Mereka punya prinsip. Tapi lo juga punya hak buat milih jalan hidup lo sendiri. Yang penting, jangan ambil keputusan gegabah. Lo harus yakin, lo dan Kristiana bener-bener saling ngerti dan siap.”

Raka mengangguk pelan.

“Gue juga tahu lo capek. Tapi Lo buktiin pelan pelan jangan ribut terus sama mereka. Coba tenangin dan ajak ngobrol mereka dari hati ke hati. Jangan keras lawan keras. Mereka kayak gitu karena sayang sama Lo," ucap Reyhan

Raka menarik napas dalam-dalam, lalu menatap Reyhan. “Kalau mereka tetap nolak gimana?”

Reyhan terdiam sejenak. Tatapannya serius, tapi senyum kecil tetap bertahan di wajahnya.

“Kalau mereka tetap nolak... ya mungkin itu takdir lo, ka”

Raka menunduk, menahan berat di dadanya. Tapi Reyhan lanjut, suaranya lembut dan jujur.

“Kadang kita nggak bisa melawan kehendak Tuhan lewat tangan orang tua. Tapi kita bisa belajar dari setiap luka. Mungkin bukan Kristiana yang ditakdirin buat lo. Atau... mungkin kalian ditakdirkan buat saling nguatin, walau nggak bisa jalan bareng selamanya.”

Ia lalu menepuk bahu Raka.

“Intinya, apapun hasilnya nanti, setidaknya lo udah berjuang. Lo bisa berdiri tegak dan bilang, ‘gue udah nyoba, dan gue ikhlas.’”

Raka menatapnya, matanya mulai berkaca. “Lo bener, Han. Gue harus berani hadapin semua ini.”

Reyhan menepuk bahu sahabatnya sambil tersenyum.

“Lo nggak sendiri, Rak. Lo punya gue. Bahkan kalau dunia nolak Lo, gue masih tetap menjadi tembok tempat Lo bersandar maupun cerita. Tapi inget selesain semua ini dengan kepala dingin"

Raka menatapnya. Senyum tipis muncul. “Thanks, Han. Lo gila, tapi gue butuh gila lo di saat begini.”

Reyhan tertawa. “Gue emang gila. Tapi gila sayang sama sahabat sendiri itu keren, kan?”

Dan raka pun ikut tertawa

Dan malam itu, di antara kue yang tadi nya hangat menjadi mulai dingin dan candaan reyhan yang menghangatkan, Raka menemukan sedikit ketenangan. Karena di tengah badai hidup, kadang yang kita butuh bukan solusi tapi seseorang yang sedia duduk di sebelah kita, tanpa menghakimi, hanya mendengarkan.

Kalau kalian suka dengan ceritanya, kita bisa lanjut ke cerita selanjutnya yaaa. Dan pastinya ceritanya bakal lebih seru dan menegangkan.

Dan jangan lupa beri komentar, saran, dan like

Karena dukungan kalian merupakan semangat untuk author membuat cerita. Terima Kasih sudah membacanya❤️

1
Anggraheni. 000
Waduhhh, please kak jangan pisahan raka sama rara🤣🙏
Cut Anggraini: jangan jangan sama sifajar lagi🤭🤣
total 2 replies
Cut Anggraini
Mau dijodohin palingan ituu🤭
Elga Rista Septina: Hehe jadi penasaran yaa? 🤭 Sabar dulu ya kak, nanti semuanya bakal terjawab pelan-pelan di bab selanjutnya. Doain aja semoga author bisa terus rajin update biar teka-tekinya cepat terungkap. Makasih banyak ya kakak-kakak sudah baca, ikut nebak-nebak, dan selalu meramaikan kolom komentar. Semangat terus nemenin cerita ini sampai selesai yaa! 🤍✨
total 3 replies
Elga Rista Septina
MasyaAllah, terima kasih banyak ya kakak kakak🤍🥹 Senang sekali kalau cerita ini bukan cuma menghibur, tapi juga bisa menyampaikan pelajaran dan membuat kita sama-sama belajar dari setiap babnya. Semoga setiap pesan yang ada di dalam cerita bisa bermanfaat untuk kita semua yaa. Terima kasih sudah membaca, mendukung, dan meluangkan waktu untuk berkomentar. Semoga kakak-kakak selalu betah menemani perjalanan cerita ini sampai akhir. 🤍🌷
Vania M.
Setuju sih ka, soalnya aku juga baru baca novel ini kan tapi aku ngebut bacanya. Dan novel ini setiap bab nya ada pelajaran yang bisa kita ambil. Dan pasti ada kalimat kalimat yang menyadarkan kita👍🙏
Andita f.: Nah iyaa. Aku juga baru ka Vania. Tapi emang iya sih setiap bab nya ada pelajaran banget yang bisa kita ambil
total 1 replies
Andita f.
Novelmu banyak pelajaran thor👍the best
Anggraheni. 000
gas polllll🙏👍
RAINA DWI
lanjut thor💪
alisyha
lanjuttttttttt👍🙏
Elga Rista Septina
Hehe iya kak 🤭 memang sengaja aku buat beberapa bagian jadi teka-teki biar pembaca ikut penasaran dan menebak-nebak jalan ceritanya. Semoga kakak tetap menikmati ceritanya yaa 🤍✨ Terima kasih sudah baca dan ikut menemani perjalanan Rara & Raka 🥰
Elga Rista Septina
Makasih ya kak sudah memberikan pendapatnya 🤍
Maaf kalau menurut kakak alurnya terasa terlalu berliku. Aku memang mencoba membuat cerita dengan beberapa konflik dan kejutan supaya perjalanan para tokohnya lebih terasa ✨

Tapi aku tetap menerima kritik dan sarannya. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca ceritaku 🤍
Cut Anggraini
lanjuttttt 🙏😍
Anggraheni. 000
Mantap👍
Anggraheni. 000
The best
Vania M.
terusin kaaaa😍
Cut Anggraini
gassssss😄🤭
Andita f.
lanjut🙏
Andita f.
lanjut thor😄💪👍
Melinda Alvina
lanjut kak💪
Cut Anggraini
Akhirnya update lagi🤣👍
Cut Anggraini
lanjut kaaa🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!