NovelToon NovelToon
AKU GENDUT, TERUS KENAPA?

AKU GENDUT, TERUS KENAPA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:607.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yuli Susilowati

Nama Davina Ane Birawa
Berat Badan 80kg, Tinggi 150cm

Gendut itu yang pertama kali orang lihat dari diriku, bukan kepintaranku, kepandaianku atau kesuksesanku, bahkan wajah manisku ini hilang karena berat bandanku. Ya karena Aku Gendut, terus kenapa?..........


Nama Dipa Madaharsa
Tampan, wibawa, pintar, pandai, dan sukses. Namun angkuh.......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Susilowati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkenalan Bab 2

Di tempat lain

“Maaf Tuan, saya tidak sengaja” ucap seseorang pelayan.

“Pergi dari sini sebelum kau merusak acara kami” ucap

seseorang.

“Kau tidak apa-apa Dipa?” tanya yang lain.

“Aku tidak apa-apa, aku pergi ke toilet dulu” jawab sesorang

yang bernama Dipa.

Dipa Madaharsa seorang pemuda

dengan kepintaran yang luar biasa, memiliki bisnis sendiri sejak kuliah.

Termasuk pebisnis sukses di kota S, disegani banyak pebisnis lain walaupun

sikapnya sedikit urakan, namun dalam bekerja dia selalu berhasil. Dipa adalah

pengusaha di bidang perhotelan dan restauran – restauran mewah di kota S dan

diluar kota S, bahkan diluar negara. Jangan ditanyakan lagi berapa pundi –

pundi yang dia dapat tiap harinya. Dipa anak dari Aji Madaharsa dan Indah

Madaharsa seorang milyader dikota S, ayah Dipa adalah raja supermarket, sudah

ribuan supermarket atas ayah Dipa didalam kota maupun diluar kota. Dipa

memiliki kakak bernama Bagas Madaharsa pengusaha jual beli mobil mewah.

Dipa memiliki sahabat yaitu Ben

Bhagawanta pengusaha sukses namun belum mandiri, apa-apa masih minta bantuan

ayahnya untuk melancarkan proyeknya, bergerak dibidang properti.  Galih Haribawa petani dan peternak sukses di

kota S, semua hasil pertanian dan peternakannya di export ke luar kota, bahkan

keluar negara, dia juga mensuplai hotel dan restauran milik Dipa dan ayah Dipa.

Malam ini Dipa dan dua sahabatnya

sedang mengadakan pesta keberhasilan Ben mendapatkan proyek besar tanpa bantuan

ayahnya. Dipa yang sudah kembali dari toilet kemudian mendudukan tubuhnya

disalah satu sofa, dia mengambil minuman dan meneguknya sampai habis. Malam ini

suana hatinya sedikit buruk, namun dia tetap bisa menahannya demi pesta

sahabatnya, walapun pesta seperti ini sering diadakan oleh Ben. Setiap Ben

mendapatkan proyek dia selalu mengadakan pesta, entah atas keberhasilan dirinya

sendiri atau bantuan ayahnya.

“Ben sudah malam, aku pulang dulu”

ucap Dipa.

“Hai Bro, baru jam sebelas kamu

sudah mau cabut” tanya Ben.

“Besok pagi buta aku mau ke luar

negara, ada sedikit masalah di hotel ku” jawab Dipa.

“Okelah, besok kabari kalau kau

sudah kembali dari luar negara” ucap Ben.

Dipa merangkul Ben dan juga

Galih, setelah itu dia meninggalkan kedua sahabatnya. Dia menaiki mobilnya dan

melajukan mobilnya meninggalkan clup malam. Dipa memasukki keramain jalan dikota

malam ini,  lampu merah menghentikan laju

kendaraannya. Dia yang masih konsentrasi melihat ke ke arah depan, tiba-tiba

ada yang yang membuatnya tertarik, seorang wanita gendut yang begitu rakus,

namun lucu ketika sedang memakan snack di depan minimarket sambil mulutnya

mengoceh entah itu apa. Tanpa di sadari senyum Dipa mengembang, suasana hatinya

yang buruk berubah tenang tiba-tiba.

TIN TIN

TIN TIN

Suara klakson membuyarkan

senyumanan Dipa “Sialan” batinnya.

Ternyata lampu merah sudah hijau tanpa disadarinya, sebab itu banyak mobil yang

membunyikan klakson untuk memperingatkan Dipa segera menjalankan kendaraannya.

Dipa sampai ke apartemen, malam

ini dia memilih menginap di apartemen dari pada pulang kerumah, supaya besok

pagi dia berangkat ke bandara tidak terlambat. Jarak apartemen lebih dekat dari

pada jarak rumah dengan bandara. Dipa masuk ke dalam apartemen dan merebahkan

tubuhnya di atas kasur. Tak butuh waktu lama dia akhirnya tertidur.

.

.

.

Jam empat pagi Dipa terbangun

setelah mendengar alarm, “Cepat banget sih” omelnya. Tanpa malas – malasan, dia

segera menuju kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap. Cukup lama Dipa berada

di kamar mandi, karena dia harus fress dulu baru bisa memulai aktifitasnya.

Kamar mandi yang di miliki Dipa bukanlah kamar mandi pada umumnya, dari ukuran

dari fungsi sangatlah jauh.

Sekitar sejaman Dipa baru keluar

dari kamar mandi, dia terlihat tampan dan gagah hari ini. Tak banyak persiapan

yang dilakukan Dipa setelah selesai bersiap – siap dengan dirinya, tak perlu

kemas baju atau apapun. Setiap keluar negara dia hanya membawa dirinya saja,

tak pernah membawa apa itu koper dan kawan-kawannya, karena semuanya sudah

dipersiapkan oleh anak buahnya.

Dirasa sudah saatnya dia pergi ke

bandara, Dipa keluar dari apartemennya menuju parkiran. Setelah masuk ke dalam

mobil Dipa melajukan mobilnya ke bandara. Tepat jam enam pagi Dipa sampai di

Bandara, dia turun dari mobilnya disambut oleh anak buahnya.

“Pagi Tuan” sapa anak buahnya.

“Pagi, apakah semuanya sudah siap”

tanya Dipa.

“Sudah Tuan, sekarang kita bisa

berangkat” jawab anak buahnya.

“Oke” jawab Dipa.

Dipa berjalan diikuti dengan anak

buahnya. Dipa memilih penerbangan pagi karena dia menaiki pesawat pribadi milik

ayahnya. Jadwal penerbangan menggunakan pesawat pribadi harus mengikuti peraturan

dari maskapai penerbangan, tidak boleh sembarangan.

.

.

.

.

Ditempat lain...

“Ane sayang ayo bangung” teriak ibuku.

“Iya Ibu” jawab ku, yang masih malas – malasan di atas

kasur.

“Kakak ku yang gendut ayo bangun?” teriak adik laki-laki ku.

“Aku sudah lapar nih, masa tiap hari mau sarapan harus menunggumu sih”

tambahnya.

“Kau bocah tengil jangan panggil aku gendut, sopan sedikit

sama kakakmu” celotehku dari kamar.

“Anak ini” omel ibu ku sambil memukul kepala adikku.

Bukannya ibuku tidak sayang sama adik ku, cuma usilnya itu yang membuat ibu

geleng – geleng kepala, apalagi jika sudah mengusiliku.

“Ibu, ayah sarapan saja dulu, Ane masih mengantuk” jawab ku.

“Baiklah sayang, tapi kamu nanti sarapan ya. Jangan sampai

tidak sarapan” jawab ayah ku.

“Iya ayah, nanti Ane sarapan” jawab ku, dan tak butuh waktu

lama aku tertidur lagi.

Kamarku terletak didepan ruang makan, jadi kami bisa

mengobrol walaupun sedikit berteriak. Aku memutuskan untuk tidur lebih lama

sebelum berangkat ke butik,untungnya tidak ada yang penting yang harus aku

lakukan kecuali membuatkan gaun Adena untuk hari minggu. Tak butuh waktu lama

aku sudah terlelap masuk kedunia mimpi.

.

.

.

.

Bersambung.

Hai pembaca semoga kalian senang dengan novel karyaku. Aku

disini sedang belajar menulis, jadi mohon bantuannya ya dari para pembaca, dari

isi cerita, kata-kata atau lainnya.

Aku juga mempunyai novel yang berjudul “BUNGA GADIS PENARI

PENJUAL KUE” semoga menyempatkan diri untuk membacanya.

Sekali lagi terima kasih ya.

Salam kenal dari aku.

Jika kalian suka, jangan lupa untuk dukung, like, vote dan

coment ya. Aku akan belajar lebih baik lagi, Terima kasih...........

1
Jasmin Melor
Luar biasa
zalilah Omar
sebelumnya adena anak yatim piatu..kenapa sekarang bisa ada ibubapa.dia jugak pernah hamilkan.
Adin Da
salut msh adA yg sprti ni visual biasa jd ptkn
Adin Da
Luar biasa
Neng Mufah Slluskithati
ko semakin kesini g suka sikapnya ane yha mgkin karir penting tapi ap yha ada yg lebih penting dari keluarga,,,,ap LG Dipa cinta ane tanpa syarat,,ini malah KB g Konsul dulu sama suami ane mementingkan egonya sendiri,,,ok semangaaaaaatttt Thor lanjut
Rierudi Laras
😍😍😍 so sweet
Rierudi Laras
😍😍😍😍 wah Dipa jatuh cinta
ha?
mampir thor
Widya Setyorini
lanjut th9ur
Widya Setyorini
suka kok thour
tuhkan amnesia.mending dibikin koma atau lumpuh sementara
jangan dibikin amnesia...jng ky cerita2 yg lain
dipa strong,kuat gendong ane yg berbobot 80kg.
iin_andiniip
namanya ke balik2 thor..
Erna Ninink Ndutzansya
kenapa Ane jadi nggak tau kamar Dipa? padahal Ane sudah pernah kekamar Dipa, ngerawat Dipa waktu sakit. lupa ya, tor???
Hera sasuwe
sedih banget kan ane pastinya
Hera sasuwe
baru terasa nih kangen ane sama dipa aduhhh rindunyaa
🦂📻°Mommo Immo°🗣️🦂
kayaknya habis ini nulis cerita anjar ama ella.. 🤭🤭🤭
Hera sasuwe
jodoh tu dipa
Hera sasuwe
temuin dg dipa adeknya bagas aja tuh ane
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!