NovelToon NovelToon
Pernikahan 80 Hari

Pernikahan 80 Hari

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cintamanis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:653.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Desifa

Tepat pada saat acara pesta, Rachel Victoria tidak sengaja melakukan ONS bersama pria yang begitu ia hindari, Leonardo.

Karena satu malam itu, sekaligus menghindari perjodohan orang tuanya, Rachel dan Leon melakukan perjanjian pernikahan selama 80 hari.

Akankah perjanjian pernikahan bisa membawa cinta dalam hati masing-masing?

Note!!!
(Season dua dari cerita : Menikahi Ceo Dingin) Sebaiknya baca S1nya terlebih dahulu🥰🥰

Follow ig : @dsifaadian_
Tik-tok : @dsifaaadian_02

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2.

"Sungguh?" Rachel masih tidak percaya.

Violet menganggukkan kepalanya. "Aku juga awalnya nggak menyangka! Kiev juga selalu hati-hati, tiba-tiba saja saat liburan kedua satu bulan yang lalu, aku baru sadar kalau beberapa bulan aku nggak dapat! Dan setelah aku tes, hasilnya positif!" Violet tertawa kecil menceritakan kebodohannya, karena bisa-bisanya kecolongan. "Setelah aku cek kedokter, usianya hampir 4 bulan!"

"Astagaaa!!!" Rachel sampai menurunkan nada bicaranya dan menutup mulutnya sangking syoknya. Padahal Baby Radja dan Baby Rayya saja belum genap satu tahun, bisa-bisanya Violet kebobolan. Violet memang tidak ingin KB, karena ia ingin memberikan Asi ekslusif untuk dua buah hatinya. Supaya ASI-nya lancar untuk dua bayi!

Rachel keluar dari rumah, karena tidak memiliki tujuan, dan ternyata sialnya Black cardnya diblokir oleh Daddynya. Terpaksa Rachel menginap dirumah Violet, sekaligus membantu menjaga Baby Radja dan Baby Rayya.

Rachel bisa saja tinggal di apartemen, tapi Violet memaksanya menginap dirumahnya.

.....

Rachel menemani Violet bermain bersama dua bayi yang sudah bisa berdiri sendiri dan hendak belajar berjalan.

"Apa kamu nggak mau menuruti orang tuamu?" Tanya Violet, memegang jari-jari mungil Rayya, gadis kecil itu mulai berdiri.

"Nggak! Aku nggak mau dijodohkan!"

Violet menganggukkan kepalanya. Ia tau sifat temannya yang selalu pada pendiriannya.

"Bagaimana kalau... Sama Leon saja?" Violet mengulum bibirnya menahan senyumnya.

Rachel langsung menatap Violet. "Nggak! Mau jadi apa aku kalau menikah sama asisten dingin seperti itu? Hiii, amit-amit. Cukup kamu aja yang dapet suami kutub selatan yang dinginnya minta ampun!" Rachel menggelengkan kepalanya.

Plak!

Pukulan kecil dari Radja membuat Rachel menatap anak kecil itu. "Yaampun, aku hanya mengatakan Daddymu sangat dingin, kau sudah memukulku!" Ucap Rachel tidak percaya dengan perbuatan Radja.

Bukannya nangis, justru Baby Rayya yang menangis. Mereka seakan mengerti ucapan dua wanita dewasa itu.

Bahkan Radja langsung melepaskan diri dari tangannya, dan berusaha menjangkau Mommynya. "Yaampun! Benar-benar anak-anaknya Kiev Arron!" Gerutu Rachel.

Violet meraih tangan putranya yang berusaha melangkah, menuntunnya untuk berjalan mendekatinya.

"Sekarang sudah tau kan!" Violet tertawa kecil. Ia mendekatkan pipinya pada wajah putra kecilnya, Radja langsung mencium pipinya. Violet membawa Radja duduk dipangkuannya. Sambil ia memberikan botol Asi ekslusif pada Rayya.

"Asal kau tau. Meskipun Kiev dingin, tapi berbeda saat bersamaku! Suami dingin memang kadang menyebalkan, tapi sisi lainnya, dia lebih romantis dari yang kita kira! Apa kamu pernah melihat, Kiev dingin padaku?" Tanya Violet.

"Ya, nggak sih!" Jawab Rachel sambil mengingat-ingat lagi.

"Kalau aku lebih suka suami seperti Kiev! Karena aku yakin, sikapnya yang hangat hanya padaku dan anak-anak! Dan yang aku lihat dari Leon, sepertinya dia tipikal pria yang setia! Pekerja keras dan bertanggung jawab!"

Rachel mendengus usai Violet memuji Leon lagi. Ya, memang yang dilihat, Leon tipikal pria setia, tampan, pekerja keras, cerdas, dan banyak lagi.

"Kenapa aku jadi muji dia?" Gerutu Rachel menggelengkan kepalanya.

Violet mendengar langsung tertawa kecil. "Jangan terlalu judes! Aku takutnya kamu termakan kata-katamu sendiri!" Rachel menghela nafasnya.

.....

Pagi harinya, Leon datang menjemput tuannya diMansion.

"Selamat pagi Nyonya Violet!" Sapa Leon pada Violet yang sedang duduk ditaman bersama dua buah hatinya.

"Selamat pagi Leon! Masuklah dulu, sepertinya Kiev ada diruang kerja!" Jawab Violet.

Leon menganggukkan kepalanya singkat lalu berjalan masuk kedalam Mansion.

Begitu masuk, tiba-tiba saja Leon ditabrak oleh seseorang hingga jasnya basah.

"Astaga! Kalau jalan tu pakai mata!" Pekik Rachel. Teh dingin digelas hampir saja jatuh, namun sedikit tumpah mengenai jas pria itu.

Rachel menelan salivanya ketika melihat siapa yang ia tabrak.

Leon mendengus. "Kau lagi! Kemarin kau menabrak mobilku! Sekarang jasku kotor karenamu! Sekarang ganti rugi!"

Rachel mengulum bibirnya, ia bingung harus menjawab apa karena sekarang ia tidak memiliki uang yang banyak untuk membayar ganti rugi. Black cardnya ternyata diblokir oleh Daddy Vikko.

Rachel salah tingkah, "Emm... Begini, tuan muda Leon. Asisten tuan Kiev Arron yang terhormat! Tolong beri aku waktu, aku akan membayar hutangku!"

"Tidak bisa! Kau harus membayarnya sekarang, atau ikut aku kekantor polisi!" Ketus Leon.

Rachel membelalakkan matanya mendengar kantor polisi. Ia menggeleng. "Aku mohon, tuan kulkas dua puluh pintu. Maksudku, tuan muda Leon." Rachel menjeda ucapannya. "Aku janji, akan membayar hutangku! Tapi nggak sekarang!"

"Leon!" Sebuah suara terdengar, mereka langsung menoleh dan melihat Kiev turun dari tangga terakhir.

"Selamat pagi tuan!"

"Kenapa kalian bisik-bisik pagi-pagi?" Tanya Kiev.

Rachel langsung menggeleng. "Tidak ada apa-apa!" Leon melirik Rachel dengan ekor matanya.

Rachel merasa memiliki kesempatan untuk melarikan diri dari kulkas dua puluh pintu. "Kiev terimakasih! Violet ingin minum jus!" Rachel menatap Leon sambil menjulurkan lidah dan menahan tawa, lalu ngacir membawa jus dan es tehnya.

Kiev hanya memperhatikan sikap dua manusia didepannya yang sepertinya sedang terlibat masalah.

"Kau ada urusan dengannya?" Tanya Kiev.

"Tidak ada tuan!" Jawab Leon. "Pagi ini tuan ada meeting dengan dewan direksi!"

"Kita pergi sekarang!" Sahut Kiev.

.....

Hari yang Violet dan Kiev tunggu, acara tujuh bulanan sekaligus Ulang tahun baby twins Radja dan Rayya.

Sebenarnya Violet ingin mengadakan acara diMansion, tapi Kiev menolak karena ingin mengundang banyak tamu dihari ulang tahun putra putrinya sekaligus tujuh bulanan calon anak keempatnya, meskipun anak pertamanya sudah tiada.

Acara sangat meriah, Rachel juga nampak bahagia karena sebentar lagi akan menyambut keponakan baru lagi.

"Aku berdoa, semoga kamu dan calon debaynya sehat. Happy birthday, ponakan-ponakan gumus aunty!" Rachel mencium pipi Radja dan Rayya, sembari menyerahkan hadiah pada dua anak yang baru berusia 1 tahun.

"Terimakasih, aunty!" Violet memeluk temannya. "Jangan lupa segera menyusul! Kulkas dua puluh pintu!" Bisik Rachel.

Gadis berusia 28 tahun itu langsung melepaskan pelukannya. "Jangan membahas itu!" Violet tertawa.

Setelah acara utama selesai, disusul pesta meriah diballrom hotel milik Kiev.

"Leon! Bersenang-senanglah malam ini!" Kata Kiev sembari mengangkat satu gelas kecil wine.

"Baik tuan!" Jawab Leon, pria itu ikut mengangkat gelasnya dan mereka bersulang lalu minum bersama.

Kiev tidak banyak minum karena mengikuti kata-kata Violet. hanya beberapa gelas kecil untuk menemani rekan-rekan bisnisnya yang ia undang. Pria itu lalu menjauhkan diri, dan mencari sosok wanitanya serta anak-anaknya yang bersama keluarga mereka.

"Lihatlah, itu tuan muda Leonardo!" Ucap seorang gadis bersama beberapa rekannya.

"Semakin hari, Asisten Leon semakin tampan!" Sahut yang lainnya.

"Asisten Leon, malam ini harus menjadi milikku!" Gadis yang memakai gaun body press sepaha dengan belahan dada itu tersenyum smirk.

"Kau yakin bisa mendapatkannya?"

"Tentu saja!"

Gadis itu mengeluarkan sesuatu dalam tasnya sebuah botol kecil, "Aku yakin, sebentar lagi obatnya akan bekerja! Kalian jangan iri denganku!" Mereka lalu tertawa pelan, meski keras pun terendam musik yang berputar.

1
SLina
orang tua gila. demi harta, anaknya dijual
imoe nawar
👍
Bunda Cica
Luar biasa
Hindun Puji
👍
Azlina85
Thank you.. Ceritanya simple...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga terasa sudah tamat saja.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: aamiin.🤲🙂
total 5 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kiyara egois padal kamu dan Boy yg salah tp Raline yg kamu benci harusnya salahkan dirimu sendiri yg ga punya harga diri brhubunan badan sebelum menikah tp ga tobat jg udhbsering melakukan kesalahan.. sok²an suci trauma.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tuh kan talinya masih saja nyambung lg ternyata oh ternyata Raline anaknya mantal ulat bulu tr ujung²nya si ulat bulu malah susah move on buat lepasin Leon lg dgn manfaatin anaknya lg.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
semoga Violet dan bayinya baik² saja trs Kiev kenapa kamu harus berlama² telpon tanpa mikir keselamatan istrimu yg lg hamil dan lg di luar rumah tanpa pengawasanmu sih harusnya jgnbtrlalu mengandalkan orang lain biarpun ada Rachel krn keselamatan Violet itu utamanya tugasmu jdnya celaka kan... jd esmosi aku bacanya thor, masih sempet²nya waktu di luar kantor malah msh sibuk urusan bisnis.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
owh ternyata saling berkaitan di lingkarang mereka.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sabar Ion, masih awal itu ujian dr Rachel.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat Ion, telat.. cb kalau dr dulu kamu bersikap tegas kayak gitu mungkin beda ceritanya sampe Rachel ga akan pergi krn sikap plin plan kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
telat kamu Leon Rachel sudah terlanjur kecewa n peri jd siap² saja untuk mendapat maaf dr iatrimu yg sudah kamu sakiti berkali².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Rachel kamu harus lbh tegas sama Leon dari pada trs sakit hati tak berujung lbh baik pergi n bercerai krn bersatupun Leon plin plan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
sepertinya calon anak Leon membenci ayahnya...mudah²an saja mual n pusingnya pundahin tuh sekalian sama Leon biar tau rasa trs Rachel mending jgn bilang sapa² kalaupun kamu lg hamil mending lgsg pergi saja dr situ biar suamimu sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
god tuan Vikko syukurlah maaih bs bijak n peka sama anak..
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhh Leon sok²an dingin tapi nol dlm ngambil sikap masalah wanita mana yg tulus dan modus.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rachel se engga_nya sopan lah sama Leon walau bagai manapun diabsuami mu bahkan sudah banyak berkorban buat keluarga mu jangan seperti kacang lupa kulitnya biarpun kamu ga suka tp hormati lah dia.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ny. wisley sok bermartabat ngerendahin orang lain padahal anaknya sendiri lebih menjijikan dr Rachel.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhhh bener² orang tua egois egois ga ketulungan, lebih milihbcasanova dari pada Leon walaupun cm bawahan tp aman ga celap celup...🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!